Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

13128Hi..salam hangat. kali ini kita akan memberikan tips jitu mengatasi hama pada tanamn karet. pada artikel sebelumnya kita sudah memberikan cara budidaya tanaman karet kan nah sekarang kita akan memberikan tips dalam mengatasi hama pada tanaman karet. hmmm penasaran ? kuy kita simak!

*Baca Juga Artikel Ini : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

Sebagaimana halnya tanaman perkebunan lainnya, tanaman karetpun tak luput dari gangguan hama & penyakit. Gangguan hama dan penyakit ini harus ditangani dengan baik agar tanaman tumbuh subur serta produktivitasnya optimal.

A. Hama

Beberapa jenis hewan menjadi hama tanaman karet dari masa pembibitan, penanaman, hingga masa berproduksi.

1. Tikus.

13129Tikus (Rattus sp.) menjadi hama tanaman karet pada fase perkecambahan dan pesemaian. Pada waktu perkecambahan tikus memakan biji-biji yang sedang dikecambahkan dan saat penyemaian memakan daun-daun bibit yang masih muda.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan melindungi tempat perkecambahan agar tikus tidak dapat masuk ke dalamnya. Dalam hal ini tempat perkecambahan yang berupa kotak bisa ditutup dengan kawat kasa serta tempat perkecambahan di atas tanah dipasang pagar plastik.

2. Belalang.

131210

Belalang menjadi hama bagi tanaman karet pada fase penyemaian dengan cara memakan daun daun yang masih muda. Serangga ini tergolong sangat rakus. Jika daun muda habis, mereka tak segan-segan memakan daun-daun tua, bahkan tangkainya.
Mengendalikan serangan belalang bisa secara kimiawi dengan menyemprotkan insektisida Thiodan dengan dosis 1,5 ml/liter air. Penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali tergantung pada intensitas serangannya.

3. Siput 131211Siput (Achatina fulicd) menjadi hama karena memakan daun-daun karet di areal pembibitan dengan gejala daun patah-patah. Pada daun-daun yang patah ini terdapat alur jalan berwarna keperakan mengkilap yang merupakan jejak siput.
Pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan siput-siput yang bersembunyi di tempat teduh lalu dibakar atau dikubur. Sementara itu, secara kimiawi dengan membuat umpan dari campuran dedak, kapur, semen, & Meradex dengan perbandingan 16:5:3:2. Campuran ini dilembabkan dulu dengan cara diberi air sedikit kemudian diletakkan di area pembibitan. Siput yang memakan umpan ini akan mati.

4. Uret Tanah131212
Uret tanah merupakan fase larva dari beberapa jenis kumbang, seperti Helotrichia serrata, Helotrichia rufajlava, Helotrichiafessa, Anomala varians, Leucopholis sp., Exopholis sp., dan Lepidiota sp. Bentuk uret tanah ini seperti huruf “C” dengan warna putih hingga kuning pucat. Uret tanah menjadi hama yang sangat merugikan karena memakan bagian tanaman karet yang berada di dalam tanah, terutama tanaman karet yang masih berada di pembibitan.
Mencegah serangan hama ini bisa dilakukan dengan menaburkan Furadan 3 G sesuai dengan dosis yang danjurkan pada saat menyiapkan areal pembibitan. Sementara itu, pengendaliannya bisa secara mekanis atau kimiawi. Secara mekanis dengan mengumpulkan uret-uret tersebut dan membakarnya. Secara kimiawi dengan cara menaburkan Furadan 3 G, Diazinon 10 G, atau Basudin 10 G di sekitar pohon karet. Dosis yang dipakai sekitar 10 gram/pohon.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana 

5. Rayap

131213Rayap yang menjadi hama bagi tanaman karet, terutama spesies Microtermes inspiratus dan Captotermes curvignathus. Rayap-rayap tersebut menggerogoti bibit yang baru saja ditanam di lahan, dari ujung stum sampai perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat.
Pengendaliannya bisa dengan kultur teknis, mekanis, dan kimiawi. Secara kultur teknis ujung stum sampai sedikit di atas mata dibungkus plastik agar rayap tidak memakannya. Secara mekanis dilakukan dengan menancapkan umpan berupa 2 – 3 batang singkong dengan jarak 20 – 30 cm dari bibit, sehingga rayap lebih suka memakan umpan tersebut daripada bibit karet yang lebih keras.
Pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi rayap, seperti Furadan 3 G dengan dosis 10 gram ditaburkan di sekitar batang karet. Bisa juga menggunakan Agrolene 26 WP atau Lindamul 250 EC dengan dosis & frekuensi pemakaian bisa dibaca di kemasannya.

1312146. Kutu
Kutu tanaman yang menjadi hama bagi tanaman karet adalah Saissetia nigra, Laccifer greeni, Laccifer lacca, Ferrisiana virgata, dan Planococcus citri yang masing-masing memiliki ciri berbeda. Saissetia berbentuk perisai dengan warna cokelat muda sampai kehitaman. Laccifer berwarna putih lilin dengan kulit keras dan hidup berkelompok. Ferrisiana berwarna kuning muda sampai kuning tua dengan badan tertutup lilin tebal. Sementara itu, Planococcus berwarna cokelat gelap dan badannya tertutup semacam lilin halus mengilap. Kutu tersebut menjadi hama bagi tanaman karet dengan cara menusuk pucuk batang dan daun muda untuk mengisap cairan yang ada di dalamnya. Bagian tanaman yang diserang berwarna kuning dan akhirnya mengering, sehingga pertum-buhan tanaman terhambat.

Hama lain yang sering merusak tanaman karet, khususnya yang berada di pinggir hutan antara lain: Babi hutan, Rusa, Kijang, Tapir, Monyet, Tupai dan Gajah.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

 3 Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet

Hi Salam Hangat, Kali ini kita akan memberikan trik cara meningkatkan produktivitas getah karet yang dijamin mujarab! penasaran? Yuk kita simak!

berita6648yyyBagaimana cara meningkatkan produktivitas getah karet? Lateks merupakan getah alami yang berasal dari tanaman karet. Lateks banyak dimanfaatkan oleh industri sebagai bahan baku. Itulah kenapa getah karet mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Saat ini, harga getah karet rata-rata berkisar antara Rp 10-15 ribu.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Tingkat produktivitas getah yang dihasilkan oleh pohon karet bersifat naik turun. Pada musim kemarau, pohon karet akan mengalami penurunan produktivitas sebagai upaya untuk pertahanan diri. Produksi tersebut biasanya akan mengalami peningkatan kembali di kala musim penghujan. Di musim ini, daun tanaman karet akan kembali bersemi sehingga siap untuk melakukan proses fotosintesis secara maksimal dan menghasilkan getah sebanyak-banyaknya.
Tidak sedikit penduduk Indonesia yang memiliki mata pencaharian sebagai petani karet. Selain dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak, perawatan tanaman karet pun lebih mudah. Tumbuhan karet juga mempunyai daya tahan yang kuat dari serangan hama dan penyakit. Tanaman ini sudah menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatannya.

banner-plastik-mulsa-tembakauBerikut ini upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas getah yang dihasilkan oleh tanaman karet :

Cara I : Pemberian Pupuk

Pupuk berguna sebagai sumber unsur hara bagi tumbuhan karet. Pohon karet yang tercukupi kebutuhan haranya maka dapat dipastikan akan tumbuh subur. Pupuk yang diberikan pada tanaman karet ini harus disesuaikan dengan karakteristik dari kondisi alamnya. Jika Anda tinggal di Sumatera misalnya, Anda tidak bisa menerapkan metode pemupukan yang dilakukan oleh petani karet di Papua. Alasannya karena kondisi alam kedua daerah tersebut amat berbeda. Silakan kunjungi kantor dinas pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi pemberian pupuk yang sesuai.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Cara II : Penyadapan Getah

Secara langsung, teknik penyadapan getah akan berpengaruh kepada hasil yang didapatkan. Begitu pula jika Anda melakukan kekeliruan dalam melakukan penyadapan, dampaknya pun langsung dapat dirasakan oleh tanaman karet tersebut. Oleh karena itu, proses penyadapan getah karet harus dikerjakan sesuai prosedur yang benar. Disarankan pula melakukan penyadapan pada waktu pagi hari sebelum matahari terbit agar getah karet yang keluar dari batang pohon lebih banyak akibat adanya tekanan turgor.

Cara III : Penggunaan Perangsang

Anda bisa merangsang kapasitas getah yang dihasilkan oleh suatu tanaman karet, baik menggunakan bahan alami maupun buatan. Tidak sedikit produk perangsang getah karet yang bersifat kimiawi yang beredar di pasar. Anda perlu menguji coba khasiat dari produk tersebut terlebih dahulu sebelum menggunakannya secara massal. Sedangkan bila Anda lebih menyukai bahan alami, coba manfaatkan bawang merah. Anda bisa mengoleskan bawang merah yang telah ditumbuk di sekitar permukaan area batang tanaman karet yang sedang disadap secara merata

Selamat Mencoba Semoga Berhasil!!

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Budidaya padi sawah sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya mengkonsumsi beras sebagai makanan pokoknya. Hal ini membuat permintaan beras di masyarakat terus melonjak. Namun kenyataannya produksi beras di Indonesia belum dapat mencukupi kebutuhan beras masyarakat. Meski disebut sebagai negara agraris, Indonesia tetap mengimpor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan beras tersebut.
Bertanam padi biasanya hanya dijadikan pekerjaan sampingan, sehingga ini membuat hasil panen tidak maksimal. Padahal jika dilakukan dengan serius, budidaya ini sangat menguntungkan.

cara-menanam-padi-lapak-nasa

Metode Budidaya Padi Sawah
Agar hasil panen melimpah para petani harus mengetahui cara bertanam yang benar. Selain itu, petani harus bersungguh-sungguh membudidayakan tanaman ini. Berikut langkah-langkah yang harus Anda perhatikan.

-Pengolahan Tanah

Langkah pertama adalah dengan membersihkan lahan untuk ditanam padi. Anda harus membersihkan gulma seperti semak, rumput dan tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Setelah bersih, Anda harus mengaliri lahan tersebut dengan air agar tanah menjadi gembur sehingga mudah untuk dibajak dengan menggunakan alat tradisional atau modern.

Setelah gembur, aliri air hingga lahan tergenang air setinggi 10 cm. Anda biarkan lahan tersebut hingga 2 minggu untuk menghilangkan racun dan membuat tanah menjadi berlumpur.

-Memilih Bibit Padi Unggul

Langkah selanjutnya dalam budidaya padi sawah adalah menentukan bibit yang unggul dan berkualitas. Untuk mendapatkan bibit yang unggul, Anda bisa melakukan beberapa cara, Yang pertama adalah rendam beberapa benih padi di dalam air dan diamkan selama 2 jam. Kemudian letakkan benih yang sudah direndam tersebut di atas kain & perhatikan apakah mengeluarkan kecambah hingga 90% atau tidak. Jika iya maka benih tersebut memiliki kualitas baik.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

-Menyamai Benih Padi di Lahan

Langkah selanjutnya adalah dengan menyamai benih padi tersebut. Caranya adalah rendam benih selama sehari semalam, dan diamkan hingga benih mengeluarkan kecambah. Siapkan lahan sawah yang berar dan berlumpur. Selanjutnya Anda berikan pupuk urea & TSP dengan porsi 10 gr/1 m2. Tanam bibit padi pada lahan persemaian dengan cara menyebarnya secara merata.

-Cara Menanam Padi

Tahap budidaya padi sawah selanjutnya adalah proses penanaman. Caranya adalah siapkan bibit padi yang sudah tumbuh daun sekitar 2-3 helai dan sudah berusia lebih dari 2 minggu. Penanaman padi dapat dilakukan secara tunggal atau ganda, artinya satu lubang dapat diisi dengan satu atau dua bibit tanaman padi. Proses penanaman yang baik adalah pada lahan yang tergenang air & untuk kedalamannya sekitar 1-2 cm. Agar bisa tumbuh sempurna maka posisi akar harus membentuk huruf L.
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah

-Memberikan Pupuk pada Tanaman Padi

Ini merupakan tahap penting yang harus dilakukan dalam budidaya padi sawah. Berikut takaran pupuk yang perlu Anda ketahui. Pada pemupukan pertama Anda berikan ketika padi berusia 7-15 hari. Pupuk yang dapat dipilih adalah pupuk urea & TPS dengan dosis 100:50 kg/ha. Kemudian di tahap kedua pemberian pupuk dilakukan pada padi berusia 25-30 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea 50 kg/ha serta phonska 100 kg/ha. Tahap pemupukan terakhir dilakukan saat tanaman berusia 40-45 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea yang dicampur Za dengan perbandingan 50:50 kg/ha.
cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300-Melindungi Tanaman dari Hama

Setiap tanaman budidaya tidak lepas dari gangguan hama yang dapat merusak tanaman. Untuk itu Anda harus bisa mencegah hama agar tumbuhan padi dapat dipanen dengan maksimal. Hama yang sering mengganggu diantaranya adalah tikus, belalang, lembing, walang sangit, burung & sebagainya. Cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat bebegig sawah untuk mencegah burung atau dengan memelihara hewan pemangsa.

-Masa Panen

Ciri-ciri tanaman padi siap panen adalah warna dari butiran biji padi sudah menguning dengan ranting yang sudah mulai menunduk. Proses pemanenan dapat Anda lakukan secara tradisional atau menggunakan cara modern. Untuk menghindari kerugian maka Anda jangan menunda masa panen karena jika padi terlalu tua akan membuat biji padi mudah rontok.

Demikian artikel tentang Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana. selamat mencoba, semoga berhasil ya. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan ada artikel menarik lainnya.

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Hiii Salam Hangat, pada artikel kali ini kita akan menjelaskan tentang mengatasi hama & penyakit pada tanaman pisang. siapa sih yang gak suka pisang? pisang yang rasa nya manis dengan warna kuningnya yang mencolok membuat iman kita goyang untuk memakannya. Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M.paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Nah sekarang siapa yang suka bercocok tanam pisang? mungkin kalian sering jengkel jika ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman kalian. pasti kalian cari referensi kesana kesini kan? nah sekarang gak usah bingung karena disini ada solusinya. udah gak sabar mau lihat cara mengatasinya? kuy kita simak.

images (4)

Salah satu penghambat dalam budidaya pisang adalah serangan penyakit. Hama dan penyakit tanaman pisang relatif tidak terlalu banyak, namun beberapa penyakit bisa menimbulkan kerugian serius. Serangan yang paling umum diantaranya layu fusarium, layu bakteri & kerdil.

1.Layu fusarium
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Penyakit layu fusarium banyak menyerang tanaman hortikultura. Beberapa tanaman yang sering terserang penyakit ini antara lain cabe, bawang & tomat. Serangan penyakit ini cukup mematikan karena bisa menyebar dalam tempo yang singkat dengan skala yang luas.

Begitu juga pada tanaman pisang, layu fusariun bisa menyerang daun, batang hingga akar. Penularan penyakit ini bisa dengan berbagai media seperti bibit, tanah, air, pupuk kandang atau alat-alat pertanian.

Gejala awal serangan layu fusarium pada tanaman pisang ditandai dengan menguningnya daun yang diikuti kelayuan pada pelepah. Daun & pelepah mengalami perubahan warna atau diskolorisasi. Selain daun terjadi perubahan warna pada bonggol.

Tanaman pisang yang terserang penyakit ini biasanya akan mengalami kematian. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut adalah dengan membongkar & membakar tanaman yang sakit. Kemudian tanah bekas tanaman tersebut disiram dengan fungisida.

Adapun kiat-kiat pencegahan penyakit tanaman pisang antara lain:
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah
Menanam varietas tanaman pisang yang tahan penyakit layu fusarium, atau menggunakan bibit hasil kultur jaringan yang bebas penyakit.
Tidak membawa bibit dari daerah yang pernah atau sudah terserang penyakit.
Penggunaan alat pertanian secara selektif, kalau alat tersebut telah digunakan untuk membongkar tanaman yang sakit sebaiknya dicuci dengan fungisida.
Perbaikan drainase kebun serta rotasi tanaman bisa membantu mencegah penularan penyakit ini.
Memanfaatkan musuh alami seperti Trichoderma atau Glicocladium.

banner wodpress mulsa

2.Layu bakteri
Penyakit tanaman pisang yang menyebabkan kelayuan bukan hanya diakibatkan oleh cendawan saja. Bakteri Pseudomonas solaracearum bisa menyebabkan layu pada tanaman pisang.  Penyakit ini biasanya menampakkan diri setelah tandan pisang keluar.

Pada awalnya daun muda mengalami perubahan warna. Terlihat garis coklat kekuningan ke arah tepi daun, kemudian daun kemudian menguning, coklat hingga akhirnya layu.
Ciri yang khusus adanya lendir berbau yang keluar dari buah, tangkai tandan, bonggol serta batang. Lendir tersebut berwarna putih, abu-abu, hingga coklat kemerahan.

Bila tanaman terserang penyakit ini sebaiknya basmi oleh larutan herbisida yang mengandung glyphospate 5% sebanyak 5-20 ml. Kemudian fumigasi tanah bekas tanaman yang sakit dengan  Methyl Bromide.

Cara untuk mencegah serangan penyakit tanaman pisang antara lain :

Gunakan bibit yang sehat serta bebas penyakit.
Gunakan alat-alat pertanian yang bersih.
Jangan memindahkan bibit tanaman dengan tanahnya, terutama bila bibit tersebut berasal dari tempat rawan penyakit.
Kelola drainase kebun dengan baik.
Bungkus buah beberapa saat setelah jantung keluar.
Lakukan rotasi tanaman dengan tanaman padi, jagung, atau pun rumput-rumputan untuk memutus siklus hidup bakteri di dalam tanah.

3.Bercak daun
Bercak daun merupakan penyakit tanaman pisang yang disebabkan cendawan Mycosphaerella musicola Mulder. Serangan cendawan ini tidak separah layu fusarium namun tetap bisa menyebabkan kerugian besar karena buah pisang akan mengalami kematangan sebelum waktunya.
*Baca Juga : Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

Gejala awal terlihat bintik-bintik hitam pada daun. Kemudian bintik-bintik tersebut semakin membesar dan melebar membentuk noda kuning kecoklatan hingga hitam. Pada akhirnya semua daun menjadi kuning & kering.

Pengendalian penyakit tanaman pisang dilakukan dengan cara memotong daun-daun yang terserang & membakarnya. Untuk mencegah serangan penyakit ini dianjurkan melakukan pemupukan berimbang.
Penyakit kerdil pisang

Kerdil pisang merupakan salah satu penyakit tanaman pisang yang cukup sulit diberantas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Banana bunchy top virus (BBTV) & Abaca bunchy top virus (ABTV). Kedua virus itu ditularkan oleh kutu daun Pentalonia nigronervosa.

Tanaman yang terserang penyakit ini akan mengalami pertumbuhan yang lambat. Daun tumbuh agak tegak, pendek & sempit. Kemudian daun menguning dimulai dari tepiannya. Selain itu daun menjadi rapuh dan mudah patah.

mulsa kuda 3

Virus ini menular dari pohon satu ke pohon yang lain dengan bantuan kutu daun. Jadi, bila populasi kutu daun dikebun pisang meningkat maka penularan penyakit ini akan semakin meluas.

Cara pengendalian penyakit tanaman pisang antara lain:

Menanam bibit yang terbebas dari virus.
Tanaman yang sakit dibongkar hingga ke bonggolnya lalu dibakar, agar tidak ada tunas yang tumbuh kembali.
Gunakan insektisida untuk mengendalikan hama yang menjadi pembawa virus.

Selamat mencoba, Semoga berhasil GOOD LUCK!! jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena bakal ada artikel baru yang insyallah bisa membantu.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com atau info harga terlengkap klik DISINI 
banner wodpress mulsa
Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah

 

Foto3371

Cara Mencangkok Tanaman Jambu Biji dengan Mudah

Mencangkok atau cara okulasi adalah tehnik pengembangbiakan tanaman yg sangat pas untuk cara penanaman di dalam pot. Di samping lantaran kualitas buahnya dapat terbangun sama dengan induknya, nanti pohon juga bertumbuh tidaklah terlalu tinggi. Pohon yang dikembangbiakan dengan menggunakan tehnik cangkok akan tidak mempunyai akar pohon berjenis tunggang.
*Baca Juga: Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

Tanaman yang dapat dicangkok yaitu tanaman buah berkayu keras atau yang mempunyai kambium semisal pohon jambu.

banner wodpress mulsa
Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk mencangkok :

-Pisau yang kuat dan juga tajam
-Serabut kelapa atau kantong plastik kresek.
-Tali maupun karet ban dalam bekas.
-Paku sepanjang 10 cm.
-Ember atau apa sajakah yang bisa jadi media lain utk menyimpan air.
-Kursi/tangga/stegger, apabila cabang tanaman sangat tinggi.
-Campurankan tanah yang subur,Pupuk kandang,serbuk gergaji dengan perbandingan 1 : 1

Berikut adalah beberapa langkah untuk mencangkok :

Pertama, pastikanlah bahwa induk semang dari tanaman yaitu dari tanaman yang type varietasnya Hingga, supaya akhirnya kelak membuahkan tanaman yang berbentuk bibit unggulan juga.
-Tentukan cabang yang memiliki bentuk lurus serta cukup besar supaya nanti  pohon cukup kuat untuk dapat tumbuh Kurang lebih sebesar pergelangan tangan anak-anak atau lebih kurang berdiameter 3 cm.
-Selanjutnya, keratlah pangkal cabang tanaman memakai pisau. ikatlah sekali lagi batang tanaman yang datang dari keratan pertama tadi yang berjarak sekitaran satu kepalan tangan atau sekitaran 5 cm.
-Buanglah kulit pada keratan tadi.
-Setelah kulit kayu bersih, kikislah lendir/getah sampai bersih menyeluruh serta kayu tak merasa licin.
-Ambil serabut kelapa maupun plastik seperlunya lalu ikatlah sisi bawah tanamanya
-Bentuk sedemikian rupa sampai membuat penampung, isilah dengan kombinasi tanah yg sudah anda buat persiapan. Isian mesti dapat cukup padat, serta anda bisa memadatkanya lewat cara sedikit menekan-nekanya.
-Ikatlah sisi atas dari serabut atau plastik serta pastikanlah kombinasi tanah yang anda buat tadi tertutup rapat.
-Buatlah lubang-lubang untuk pembuangan air dengan jarak 1 cm setiap antara lubangnya (bila medianya plastik).
-Siramlah dengan air hingga air menetes keluar dari cangkokan.

*Baca Juga:Cara Mudah Menanam Buah Lemon di Pekarangan Rumah
Tunggu kira-kira 4-6 minggu sebelum cangkokan tadi siap untuk dipisahkan dari induknya. Ingatlah untuk selalu menyirami cangkokan tiap pagi serta sore hari. Untuk meyakinkan kalau tanaman yang anda cangkok telah jadi, cek lagi apakah telah keluar akar yg cukup banyak. Umumnya tanaman hingga menembus serabut pembungkus.

Apabila kondisi sudah memenuhi syarat seperti tadi, potonglah tanaman dari induknya. Sebaiknya anda memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak gampang rusak. Kurangi daun serta ranting (sisakan sebagian lembar daun saja) supaya perkembangan tanaman jadi baik.

Selamat mencoba,Semoga Berhasil, Janga lupa berdoa sebelum melakukan cangkok.. wkwkwk

Jangan lupa kunjungi juga

wordpress
CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com atau info harga terlengkap klik DISINI
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

SELADA

Selada (Lactuca sativa) adalah tumbuhan aquatik atau semi aquatik yang berasal dari lembah di bagian timur Laut Tengah dengan adanya bukti lukisan Mesir kuno yang menunjukkan bahwa selada yang tidak membentuk kepala telah ditanam sejak 4500 SM menjadikan selada salah satu sayuran tertua yang dikonsumsi manusia dan hingga sekarang menyebar ke seluruh dunia khususnya wilayah beriklim sedang dan tropis.
Jenis selada banyak sekali macamnya, tetapi tidak semua jenis selada ditemukan dengan mudah di indonesia. Berikut beberapa jenis selada yang mempunyai ciri dan khasiat yang berbeda-beda.

*Baca juga : Cara Mudah Menanam Buah Lemon di Pekarangan Rumah
1. Selada keriting

Ciri dari selada keriting ini adalah daunnya tipis dan ujungnya ramping, mempunyai tulang daun yang lunak dan berwarna putih, daunnya berwarna hijau muda atau kuning muda dan tak mempunyai rasa.2. Lollo rosso

Hampir sama dengan selada keriting perbedaan yang paling mencolok terdapat pada ujung daunnya berwarna merah, teksturnya lembut dan renyah.
3. Selada bokor

Merupakan salah satu jenis selada yang mempunyai cita rasa yang segar dibanding selada yang lain. Mempunyai daun daun yang berlapis dan bertekstur renyah dan mempunyai bonggol yang besar. Tapi sayangnya selada jenis ini hanya bisa bertahan 24 jam setelah panen
4. Selada air

Selada air merupakan tumbuhan aquatik yang mempunyai siklus pertumbuhan yang cepat. Ciri dari selada air ini adalah berdaun lonjong dan berwarna hijau menyala dan mempunyai bentuk bunga yang kecil dan berwarna putih.

Di indonesia jenis selada yang cukup digemari oleh masyarakat ialah selada air dan selada keriting yang mempunyai banyak manfaat selada bagi tubuh kita seperti mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna untuk membunuh sel kanker dan tumor, dapat juga untuk menjaga kesehatan mata, mendetoksifikasi racun yang ada dalam tubuh, Mencegah Cacat kandungan,  selain itu daun selada dapat dijadikan obat panas dalam dan sariawan, Menyeimbangkan gula darah dan masih banyak lagi.

Karena di indonesia tanaman jenis selada dapat tumbuh dengan baik maka dapat dijadikan sebagai lahan bisnis di bidang pertanian. Berikut ini adalah cara yang baik dan benar dalam menanam selada

1.Proses pemilihan dan pembenihan

Selada diperbanyak atau dibudidayakan dengan cara biji atau benih. Siapkan biji yang yang berkualitas karena pemilihan biji atau benih ikut mempengaruhi pertumbuhan dan hasil yang akan di panen nantinya.

2.Penyiapan lahan tanam dan lahan persemaian

Siapkan lahan tanam dengan menggemburkan tanah terlebih dulu agar sirkulasi dalam tanah lancar dengan cara dicangkul kemudian tambahkan pupuk untuk memperkaya nutrisi dalam tanah setelah selesai buatlah bedengan dengan tinggi sekitar 20cm dengan panjang dan lebar menyesuaikan. Lakukan penggemburan dan pemupukan yang sama pada media penyemaian.

3.Proses Penanaman

Sebelum melakukan penanaman pada lahan tanam, persiapkan dahulu lahan tanam yang akan langsung digunakan media tanam, namun lebih baik disemaikan terlebih dahulu di media penyemaian selama kurang lebih satu bulan, setelah bibit tumbuh hingga mempunyai 3-4 lembar daun, pindahkan bibit yang telah tumbuh tadi ke lahan tanam atau bedengan yang telah disiapkan dengan hati-hati dan sebaiknya pindahkan juga bersamaan dengan tanah yang menyangga perakaran, jangan lupa untuk memberi jarak pada setiap tanaman.
{TIPS dan TRIK: Jangan biarkan tanaman selada kekurangan air, berikan lebih banyak air pada awal penanaman dan menjelang panen}

*Baca juga : Budidaya 3 Tanaman Ini Bisa Dapat Banyak Uang! Benarkah?
4. Masa Perawatan

Pada masa perawatan cukup mempenganguhi pertumbuhan dan hasil yang akan diperoleh, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam masa perawatan selada

-Penyiangan yaitu pembersihan tanaman dari gulma, tanaman liar atau binatang yang merugikan.

-Penyulaman yaitu mengganti tanaman yang rusak, tidak tumbuh dengan sempurna, supaya tanaman tumbuh secara bersamaan.

-Pemupukan, untuk pemberian pupuk tidak perlu terlalu banyak atau terlalu sering karena jika berlebihan dapat mempengaruhi pH tanah, berikan pupuk secukupnya saja

-Pengairan atau penyiraman, tanaman selada memerlukan cukup banyak air terlebih di dataran rendah dengan suhu yang lebih panas dan penguapan yan lebih banyak maka harus diperhatikan juga proses penyiraman dan kondisi parit jika menggunakan parit sebagai sarana pemberian air terhadap tanaman.

5. Masa Panen

Masa panen tanaman selada sekitar 2-3 bulan, cara pemanenan selada ada yang dipotong pada pangkal batang atau dicabut hingga akar.

Segera jual atau olah tanaman selada yang telah dipanen karena selada tidak tahan terhadap panas dan penguapan.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

15 Langkah Menanam Asparagus Dengan Mudah Dan Benar

LANGKAH MENANAM ASPARAGUS.jpg

Asparagus merupakan sejenis sayuran dari satu spesies tumbuhan genus Asparagus, paling utama batang muda dari Asparagus officinalis. Asparagus sudah digunakan sejak lama sebagai bahan makanan sebab rasanya yang sedap dan sifat diuretiknya. Dengan adanya sifat diuretik tersebut, asparagus berkhasiat sebagai memperlancar saluran urin sehingga mampu memperbaiki kinerja ginjal. Asparagus yaitu sumber terbaik asam folat nabati, sangat rendah kalori, tidak mengandung lemak atau juga kolesterol, serta mengandung sangat sedikit natrium. Tumbuhan ini juga merupakan sumber rutin, suatu senyawa yang bisa memperkuat dinding kapiler.

Kandungan Gizi
Asparagus rendah kalori, tidak menyimpan kolesterol dan sangat rendah sodium. Ini juga merupakan sumber yang sangat baik sebagai vitamin B6, kalsium, magnesium dan seng, serta sumber yang sangat baik seperti serat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, besi, fosfor, kalium, tembaga, mangan aerta selenium. Asam amino asparagina berasal dari asparagus, tanaman asparagus kaya akan kandungan bahan yang satu ini.

Langkah Penanaman
1. Menyiapkan Bibit
Dalam pembibitan asparagus dapat dilakukan dengan cara vegetatif dengan kultur jaringan, cara generatif dari biji dan anakan yang datang dari tunas atau juga setek. Dari ke 3 asal bibit tersebut, bibit yang datangnya dari biji akan lebih baik.

2. Persemaian
Siapkan tempat persemaian dan media yang diperlukan. Tempat yang baik untuk 705abbd6354b738a6759887e2cd87c59.jpgAsparagus adalah yang mempunyai drainase baik, tidak hanya sisa tempat tanamanan Asparagus, tanahnya yang gembur dan subur serta berpasir. Beserta membuat bedengan dimedia tanam, lalu diberi pupuk basic dan Furadan 3G untuk menghindari hama. Bedengan dibuat dengan mempunyai dimensi lebar 120 cm, tinggi 20-25 cm, lebar parit 40 cm dengan memiliki kedalaman 40 cm.

3. Perendaman Benih
Siapkan benih Asparagus yang akan disemai, direndam menggunakan air dingin dengan suhu 27 derajat Celcius dalam waktu 24-48 jam. Selama perendaman, air ditukar sebanyak 2-3 kal. Biji yang mengambang pada waktu perendaman dibuang.

4. Semai Benih
Selanjutnya siapkan benih Asparagus yang akan disemai di tanah dengan jarak tanam 15 x 10 cm, kedalaman 2,5 cm, dengan tiap – tiap 1 lubang ditanami 1 biji. Diatas permukaan tanah ditutup menggunakan jemari atau sekam, dan siram seperlunya.

5. Perawatan Persemaian
Pencegahan dari hama penyakit yang akan menyerang dikerjakan disaat mulai dari benih.

6. Pemupukan
Saat Asparagus dipersemaian, setiap 20 hingga 30 hari selanjutnya melakukan pemupukan susulan urea.

7. Seleksi dan Pencabutan Benih
Selanjutnya pindahkan bibit (transplanting) ke lahan diumur 5-6 bulan. Beberapa hal yang harus diperhatikan disaat transplanting yaitu bibit yang sehat, bibit yang dicabut harus selekasnya ditanam, sebelum penanaman akar dipotong, disisakan kurang lebih 20 cm, dan pucuk tanaman dipangkas sampai tinggi tanaman hanya sekitar 20cm.

8. Pemrosesan Tanah
Dianjurkan sebelum ditanam, lahan tanah dibajak dalam dan rata. Dibuat parit dengan memiliki kedalaman 15 sampai 20 cm. Untuk tempat tanam, jarak antar tanaman 40 sampai 50 cm dan jarak antar baris 1,25 sampai 1,5 m. Di awal tanam tidak dipakai pupuk kimia, tetapi memakai pupuk kandang.

9. Penanaman
Bibit yang sudah berumur 5 – 6 bulan selanjutnya ditanam, jika umur masih terlihat muda sebaiknya tunggu hingga umurnya mencapai 5-6 bulan. Penanaman dilakukan dipagi hari sekitar jam 9 atau sore hari sekitar jam 4.

10. Pemeliharaan : Pembumbunan
Jika tanaman mulai memiliki tunas, bisa dikerjakan pembumbunan. Di musim hujan, parit diperdalam. Hal ini dikarenakan Asparagus tidak menyukai genangan.

Asparagus_0.jpg11. Pemeliharaan : Pemangkasan
Pemangkasan dikerjakan disaat indukan Asparagus bertunas hingga 8-10 tunas, selebihnya dipangkas. Sesudah mendekati masa panen batang yang dipelihara cukup 3-5 batang. Pemangkasan juga dilakukan dicabang dan batang yang diserang oleh hama atau penyakit.

12. Pemeliharaan : Pengairan dan Drainase
Parit yang digenangi setengah dari tinggi parit, tunggu sampai air meresap hingga atas, kemudian bekas air dibuang. Irigasi dimusim kemarau dikerjakan setiap 1 minggu sekali.

13. Pemeliharaan : Pemupukan Susulan
Saat pemupukan tidak hanya pupuk susulan secara umum, tetapi setiap tahun juga dikerjakan secara pemupukan berkala, yakni pemupukan berat seperti di waktu pertama kali tanam. Di saat itu tidak dikerjakan panen selama 3-4 minggu atau fase istirahat dan dilakukan seleksi induk. Pupuk susulan sendiri dilakukan dengan cara membuat parit dengan barisan berjarak 20cm dari tanaman, didalamnya parit 15 cm kemudian pupuk digabung dan ditutup menggunakan tanah. Pupuk susulan kimia diberikan tiap bulan, sedangkan pupuk kandang diberikan tiap 3 bulan sekali. Pupuk susulan ke-4 kembali lagi seperti pupuk I dan sebagainya.

14. Pemeliharaan : Pengelolaan Hama dan Penyakit
Apabila tanaman mati atau terkena penyakit dan hama, solusinya yakni dengan membesarkan batang yang tumbuh normal. Hama yang biasa menyerang yakni ulat grayak dan ulat tanah sepanjang periode transisi musim kemarau ke musim hujan, untuk penyakit pada umumnya kelompok jamur. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan cara mekanik selama serangan belum berat. Pestisida dilakukan jika serangan sudah berat dengan menggunakan pestisida organik atau daun tembakau.

15. Pemanenan
Panen bisa dikerjakan saat asparagus sudah muncul diatas tanah dengan keadaan pucuk yang masih kuncup.

Pemanenan asparagus dikerjakan dengan memotong dahannya dengan ketentuan daun tampak hijau tua, daun tidak terdapat bunga dan buah, bebas dari hama penyakit serta batang terlihat lurus, sehat dan juga tidak terkena penyakit. Terutama batang yang kuat dan terlihat segar.

JUAL MULSA PLASTIK KUALITAS TERJAMIN
Pastikan kebutuhan mulsa plastik Anda pada kami, dapatkan harga khusus jika pengambilan dalam jumlah besar. Info harga mulsa plastik hitam perak langsung saja hubungi admin kami di 08123.258.4950 atau 0877.0282.1277. Harga dijamin murah, langsung dari pabrik. http://www.mulsa99.com
#MulsaPlastik #PlastikMulsa #HargaMulsa #MphpMurah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment