Plastik Mulsa Berkualitas Merk Tembakau dan Montana

Lim corporation adalah produsen plastik mulsa hitam perak dengan kualitas terbaik. Kami berharap agar produk kami dapat mensukseskan penanaman anda.Plastik mulsa hitam perak ialah material yang digunakan untuk melapisi bendengan tanah dalam penanaman yang berguna untuk memproteksi tanaman dari hama ataupun rumput liar yang mengganggu.

Plastik mulsa ini sangat penting untuk anda para petani yang membudidayakan tanaman dalam skala besar,sebab dengan plastik mulsa ini penanganan hama pada tanaman menjadi lebih praktis. Salah satu merk plastik mulsa hitam perak yang lumayan banyak diminati/best seller yaitu plastik mulsa dengan merk tembakau atau merk montana.

Rata-rata setiap produk terutama plastik mulsa memiliki keunggulan dan kekuranganya masing-masing,namun kami sebagai produsen plastik untuk pertanian mencoba untuk membuat plastik mulsa dengan standart yang diinginkan para petani, yaitu awet dengan harga ekonomis.

Maka dari itu kami memberitahukan pada anda plastik mulsa hitam perak merk Tembakau,seperti namanya platik mulsa tembakau ini kami buat dengan menambahkan aroma tembakau didalamnya,bagi para petani sudah tidak asing lagi jika tembakau adalah salah satu bahan alami untuk mengusir hama pada tanaman.Dengan menggunakan plastik mulsa ini para petani dapat menghemat anggaran untuk penanganan.

Untuk ukuran mulsa tembakau ini bisa diminta sesuai permintaan,kami juga menyediakan ukuran umum yaitu 60/120cm x 500m x 0,35.Selain merk Tembakau kami juga memiliki plastik mulsa merk Montana, untuk plastik montana kami menyediakan 2 kualitas yaitu yang high quality ( dengan bahan full original) atau medium quality( Satu kali penanaman) ,berikut untuk spesifikasinya :

A.Plastik Mulsa hitam perak merk MONTANA
– Ukuran 60/120 x 457 meter, ketebalan 0,35,netto 17kg

B.Plastik Mulsa hitam perak merk MONTANA ORIGINAL
*Netto 15kg
*Tebal 25 micron
– uk. 60/120 x 555m
– uk. 50/100 x 665m
– uk. 45/90 x 740m
– uk. 40/80 x 830m
*Tebal 30 micron
– uk. 60/120 x 460m
– uk. 50/100 x 555m
– uk. 45/90 x 615m
– uk. 40/80 x 690m
Bagi anda yang membutuhkan plastik mulsa hitam perak dalam skala besar kami siap menyediakan dengan merk tembakau dan montana, kedua merk tersebut kami jual dengan harga yang ekonomis dan sangat murah tetapi tetap kami perhatikan kualitasnya.Jika anda sedang mencari plastik mulsa ,info harga silahkan hubungi call/sms/wa 085233925564-087702821277-081232584950 atau anda bisa klik DISINI untuk info harga plastik mulsa terupdate.

Advertisements
Posted in Mulsa bHitam Perak, Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mudah Lengkap Praktis Budidaya Bengkuang!

Pachyrhizus erosus atau biasa disebut Bengkuang merupakan tanaman dengan jenis menjalar, tanaman ini dapat tumbuh tinggi mencapai panjang 5 – 6 meter dengan kebiasaannya menjalar serta membelit. Pada bengkuang ini diambil umbinya serta bisa dimanfaatkan untuk beragam aneka seperti bahan makanan ( dibuat tepung ), bahan baku obat dan dapat juga sebagai pangan olahan yang lainnya. Terdapat 2 variates bengkuang yag dibudidayakan di Indonesia, yaitu :
• Varietas genjah ialah memiliki umur panen yang lebih cepat yakni sekitar 4-5 bulan.
• Varietas badur ialah panennya berumur sekitar 7-11 bulan.

  • Syarat Tumbuh

Untuk membudidayakan bengkuang ini sangat cocok sekali bila dilakukan yaitu :
– Didataran rendah dengan ketinggian 1500 m dpl. Namun untuk ketinggian yang paling ideal adalah 200-800 m pdl.
– Memiliki curah hujan sekitar 700-1000 mm/tahunnya
– Suhu yang ideal untuk tanama bengkuang ialah 25 – 28° C
– tanaman bengkuang ini dapat tumbuh dengan baik ditanah lempung berpasir dengan memiliki kandungan hara yang tinggi serta keasaman dikisaran 4.5-8 pH.

  • Persiapan Benih Bengkuang

Benih bengkuang dapat didapatkan dengan melalui 2 cara yaitu :
• Yang pertama dengan menyeleksi dari tanaman yang telah ada, caranya dengan memilih beberapa tanaman yang terlihat sehat kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sebaliknya dari tanaman lain bunganya tetap dipangkas karena pada tanaman bengkuang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan memberikan hasil umbinya. Pada polong yang telah tumbuh sampai tua polong tersebut siap untuk dipanen sebagai benih. Apabila benih tersebut akan disimpan sebaiknya jangan dibuka dahulu kulit polongnya. Namun apabila sudah dibuka maka simpan ditempat yang kering serta tertutup dengan rapat. Cara penyimpanan yang dilakukan dengalahembuat benih dapat bertahan hingga 1 tahun.

• Yang kedua dengan menyeleksi dari benih hasil panen, dengan memilih beberapa umbi yang berkualitas yang bagus hal ini dapat dilihat dari ukuran juga dari bentuknya. Kemudian umbi disimpan ditempat yang mempunyai kelembaban yang cukup, lalu biarkan tunas tumbuh pada umbi tersebut. Dan setelah tunas tumbuh pada umbi, maka segera lakukan seleksi pada tunas tersebut. Pada tunas yang bagus adalah tunas yang paling dekat dengan pusat dari umbi. Lalu biarkan tanaman bengkuang tumbuh berbunga hingga dapat menghasilkan polong, apabilapolong sudah dihasilkan maka polong tersebut dapat dijadikan benih, untuk cara yang kedua ini dapat menghasilkan benih yang lebih bagus dibandingkan dengan cara yang pertama.

  • Pengolahan Tanah Dan Penanaman

Dalam pengolahan tanah hal pertama yang harus dilakukan ialah membajak atau mencangkul tanah, hal ini dimaksudkan agar pada tanah menjadi gembur. Setelah itu buatlah bedengan denga tujuan agar drainase tanah dapat berjalan dengan baik. Buat bedengan degan ukuran sebagai berikut :
– Lebar bedengan 1 meter
– Tinggi 20-25 cm
– Panjang bedengan sesuaikan dengan kontur dari tanah
– Jarak antar bedengan 40-50 cm

Setelah pengolahan tanah, lalu lakukan penebaran ataupun campurkan dengan pupuk kandang atau kompos dengan jumlah pupuk dasar berkisar 20 ton untuk per hektarnya, kemudian aduk hingga rata. Lalu buatlah lubang tanam dengan cara ditugal dengan ukuran sebagai berikut:
– Kedalaman 5-7 cm dalam 1 bedeng dibuat 2 baris lubang yang memiliki jarak dalam barisanya 25 cm.
– Jarak antar barisnya 30 cm
Kemudian masukkan benih bengkuang sebanyak 1 biji pada setiap tugalan lalu timbun menggunakan tanah dan siram sedikit agar kelembaban tanah terjaga.
* Sebelum melakukan proses penanaman sebaiknya benih bengkuang direndam di air terlebih dahulu sekitar 6-12 jam lalu tiriskan dan biarkan selama 1 hari. Dari sana akan terlihat calon-calon tunas yang nantinya tumbuh pada biji bengkuang, setelah itu bibit dapat ditanam.

  • Perawatan & Pemeliharaan

• Pemupukan. Pengamatan tanaman selama pertanaman harus dilakukan secara teratur dan intensif. Seminggu dari proses penanaman apabila menemukan ada tanaman yang mati, maka segera lakukan penyulaman tanaman agar tanaman tumbuh dengan baik dan tetap terjaga keseragamannya, jika perlu siapkan tanaman cadangan di Polybag ukuran 6 x 8 Cm sehingga apabila ada yang tidak tumbuh bisa langsung di pindahkan. Apabila menemukan tanaman Bengkuang yang mengalami pertumbuhan kurang baik, maka segera lakukan pemberian pupuk susulan menggunakan pupuk NPK. Kebutuhan pupuk NPK 100 kg/ha. Pemupukan terakhir (pupuk tutup) dilakukan saat tanaman berumur 3 bulan dengan dosis pupuk per Ha menggunakan : Za 30 Kg, SP 36 50 Kg dan KCL 30 Kg

• Penyiangan. Penyiangan dapat dilakukan apabila gulma penggangu tanaman telah tumbuh, dengan cara mencabut gulma tersebut meggunakan tangan.

• Pemangkasan. Tanaman Bengkuang yang berumur 6-8 minggu dapat dilakukan pemangkasan dengan menggunakan alat pemangkasan, yaitu gunting atau pisau. Pemangkasan tanaman bengkuang dapat dilakukan apabila tanaman tumbuh menjalar panjang dengan cara memangkas atau memotong tanaman dengan menyisakan 50 cm dari pangkal tanaman. Pemangkasan dapat diulangi setelah tiga minggu. Apabila tanaman telah menjalar panjang, maka segera lakukan pemangkasan lagi. Pemangkasan tanaman Bengkuang dilakukan pada umur 4 bulan dan dilakuan sebayak 4 kali, hal ini bertujuan untuk membentuk umbi agar buah bengkuang tumbuh sesuai dengan yang kita harapkan seperti berbuah bulat, besar dan berkualitas baik.

• Pengendalian Hama & Penyakit. Sebenarya tanaman Bengkuang tidak memiliki banyak hama yang merusak tanaman, namun masih perlu dilakukan pengamatan yang intensif. Apabila terdapat gangguan hama pada tanaman Bengkuang, seperti adanya serangan pada daun, anda dapat mengendalikannya dengan menyemprotkan insektisida.

  • Pemanenan Bengkuang

Bengkuang dapat dipanen pada umur 4 bulan. Namun apabila mengharapkan buah Bengkuang dengan ukuran lebih besar maka panen dapat dilakukan pada tanaman yang sudah berumur 5 sampai umur maksimal 8 bulan harus sudah dipanen, jika pemanenan terlambat akan menyebabkan mutu buah akan berubah seperti buahnya berserat dan kurang renyah. Pemanenan tanaman Bengkuang dapat dilakukan dengan cara mencabut batang tanaman, namun apabila lahannya kering dan tidak gembur, maka dapat dilakukan dengan cara mencangkul untuk mengangkat buah Bengkuang ke permukaan.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Inilah Langkah Jitu Budidaya Mentimun!

Mentimun atau yang memiliki nama lain cucumis sativus L., merupakan tanaman yang termasuk suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buah atau sayuran mentimun ini berasal dari daerah pegunungan Himalaya, di India Utara. Mentimun memiliki banyak varietas tapi pada umumnya mentimun sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mentimun biasanya dikonsumsi sebagai lalapan, pelengkap menu makanan sehari-hari. Namun belum banyak orang yang tahu bahwa mengkonsumsi mentimun juga memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti :
1. Memperlancar pencernaan
2. Mengontrol tekanan darah tinggi
3. Baik untuk kesehatan kulit
4. Meningkatkan daya tahan tubuh & mencegah dehidrasi
5. Menjaga kesehatan gigi dan gusi
6. Kesehatan ginjal
7. Menurunkan kadar gula dalam darah
8. Menurunkan kadar kolesterol
9. Menjaga kesehatan mata
10. Mencegah kanker
Untuk anda yang baru ingin melakukan budidaya mentimun namun tak mengerti caranya, anda dapat mengikuti lagkah langkah dibawah ini.

  • Persyaratan Tumbuh

Tanaman mentimun dapat dibudidayakan pada ketinggian 200-800 m dpl, dengan ketinggian optimal 400 m dpl. Dan tekstur tanah yang cocok untuk budidaya mentimun ialah yang berkadar liat rendah dengan pH 6-7.

  • Budidaya Mentimun

1. Perkecambahan Benih
Perkecambahan dapat dilakukan di bak berukuran 10 cm x 50 cm x 50 cm. Dengan Bak diisi pasir yang sudah diayak dengan tinggi 7-8 cm, dan diatas pasir dibuat alur tanam berkedalaman 1 cm dengan jarak antar alur 5 cm, panjang alur sesuai panjang bak, dan jangan lupa untuk memberi lubang-lubang kecil berdiameter 0,5 cm untuk peresapan air pada bagian bawah bak. Persemaian mentimun dilakuan denga cara menebar benih mentimun dalam alur tanam secara rapat dan merata, kemudian ditutup dengan pasir dan disiram air hingga tanah lembab.

2. Persemaian
Benih yang sudah berkecambah akan dipindahkan ke polibag untuk disemaikan, letakkan benih di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan hujan.

3. Pengolahan Lahan
Tanah diolah dengan mencampur pupuk kandang dengan dosis 10-20 ton/ha. Lalu dibuat bedengan dengan lebar 100 cm, panjang disesuaikan dengan kondisi lahan dan tinggi 20 cm pada musim kemarau atau 30 cm pada musim hujan. Jarak antar bedengan 30 cm.

4. Penanaman
Bibit yang siap ditanam, apabila sudah mempunyai 2-3 helai daun sejati (berumur 20-23 hari). Berikut beberapa cara tanam yang dapat digunakan dalam budidaya mentimun, yaitu:
– cara tanam baris dengan jarak antar tanaman 30 cm x 40 cm (menggunakan rambatan tunggal atau ganda), lubang tanam berupa alur.
– cara tanam persegi panjang dengan jarak tanam 90 cm x 60 cm (menggunakan sistem rambatan piramida).
– cara tanam persegi panjang dengan jarak tanam 80 cm x 50 cm (menggunakan sistem rambatan tengah).

5. Pemupukan
Pupuk yang digunakan ialah pupuk Urea (225 kg/ha), ZA (150 kg/ha), KCl (525 kg/ha), dan pupuk kandang (1,5-2 kg/tanaman). Pemupukan dapat dilakukan dua kali yani setengah dosis sebelum tanam dan setengah dosis pada saat tanaman berumur 30 hari. Pupuk ditempatkan pada 4 lubang yang dibuat dengan jarak dari batang utama tanaman 10-15 cm disekeliling tanaman. Lubang pemupukan berdiameter 30-60 mm dengan kedalaman 3-4 cm.

6. Pemeliharaan
• Pemasangan mulsa dilakukan apabila setelah bibit mentimun dipindahkan ke lapangan (kecuali untuk benih yang ditebar langsung ke kebun produksi). Mulsa dapat berupa jerami padi atau mulsa plastik hitam perak. Rambatan sebaiknya dibuat mulai 4-5 hari setelah bibit ditanam. Untuk bentuk rambatan dapat dipilih dengan mempertimbangan kesehatan tanaman, kemudahan pemeliharan, juga segi kemudahan mendapatkan bahan untuk rambatan.
• Perompesan dapat dilakukan pada bunga, daun maupun cabang air. Pembuangan bunga dilakukan pada bunga yang tumbuh sampai ruas ketiga dari bawah, bunga jantan, dan apabila ada bunga lebih dari satu pada suatu buku, maka dipilih satu bunga sehat saja untuk dibiarkan tumbuh. Pembuangan daun dilakukan pada daun tua yang terletak dekat permukaan tanah dan saat tanaman mentimun sudah berumur 1,5-2 bulan.
• Pengairan sangat diperlukan terutama pada tanaman mentimun yang ditanam pada saat musim kemarau. Penyiraman dilakukan secukupnya dan sebaiknya dilakukan pada pagi hari.
• Penyiangan ini dilakukan pada gulma, kara pertumbuhan gulma dapat menimbulkan persaingan dalam mendapatkan hara bagi tanaman mentimun. Sanitasi dilakukan dengan cara menghilangkan bagian tanaman yang sakit agar tidak menjadi akar penularan penyakit.

7. Hama dan Penyakit Tanaman Mentimun
Hama yang menggangu tanam mentimun ialah lalat buah dengan meletakan telurnya di permukaan bakal buah mentimun, lalu telur akan menetas dan larvanya masuk ke dalam buah. Dengan demikian pellindungan terhadap buah pada waktu buah masih muda sangat dibutuhkan. Selain lalat lebah, hama yang lainnya ialah kutu timun. Sedangkan penyakit yang menyerang timun ialah embun tepung. Penyakit ini biasanya menyerang daun tanaman timun. Panen mentimun dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6-8 minggu.

8. Panen dan Pascapanen
Panen pertama mentimun dapat dilakukan setelah tanaman berumur ± 75-85 hari. Masa panen dapat berlangsung 1-1,5 bulan. Pemanenan dapat dilakukan setiap hari, umumnya dibolehkan untuk 1-2 buah/tanaman setiap kali petik. Produksi buah mentimun mencapai 12-300 ton/ha. Buah mentimun yang layak untuk dipetik ialah buah yang sudah matang penuh dengan warna yang seragam mulai dari ujung hingga ujung buah dan mencapai panjang yang optimal sesuai dengan jenisnya.

Buah yang dipetik terlalu awal akan mudah keriput karna mentimun mudah mengalami kehilangan kandungan air setelah panen sehingga ini yang menyebabkan buah menjadi keriput dan tidak tahan lama, sedangkan apabila terlalu lambat dipetik buah akan terasa pahit. Pemetikan mentimun dapat dilakukan dengan cara memotong sebagian tangkai dari buahnya menggunakan gunting pangkas atau pisau. Proses pemetikan ini sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari agar buah selalu segar karena penguapan sedikit. Setelah pemanenan, sebaiknya mentimun disimpan di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari secara langsung. Apabila ingin dikemas sebaiknya kemasan diberi lubang terlebih dahulu agar sirkulasi udara lancar, lalu ditempatkan di tempat sejuk.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Menanam Terong Yang Mudah Dan Sederhana

 

Terong ialah salah satu sayur yang memiliki banyak kandungan gizi. Untuk memperoleh terong bisa dilakukan dengan membeli di pasar tradisional atau supermarket. Jika ingin mencoba menanam terong sendiri, sebetulnya cara menanam terong cukuplah mudah. Menanam terong bisa dilakukan di media tanah maupun secara hidroponik. Panduan atau langkah-langkahnya penanamannya telah diulas di bawah, silahkan Anda simak poin-poin pentingnya.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menanam sayur terong agar hasil panennya memuaskan.

Panduan Menanam Sayur Terong
Menanam terong di pekarangan atau kebun sendiri sebaiknya perlu memperhatikan cara menanam terong yang baik dan tepat agar menghasilkan terong yang melimpah. Selanjutnya kami akan jelaskan bagaimana cara menanam terong yang dapat memperoleh hasil panen yang memuaskan, berikut penjelasannya.

Pembibitan
Cara menanam terong yang pertama bisa dilakukan dengan merendam bibit di air hangat selama 15 menit. Bibit yang dipilih adalah bibit hibdrida yang berkualitas bagus. Benih tersebut diperam di handuk basah selama 24 jam.

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Cara Melindungi Tanaman Dari Hewan Pengganggu
Penggunaan Mulsa Pada Tanaman Sayuran
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Siapkan tanah dan pupuk sebagai tempat persemaian bibit dan masukkan ke dalam polybag. Sebarkan bibit pada polybag kemudian tutup dengan daun pisang pada permukaan atasnya. Jika bibit mulai tumbuh maka penutup bisa dibuka, lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin pada bibit tersebut. Jika bibit tersebut sudah memiliki empat helai daun maka siap untuk dipindahkan ke lahan.

Persiapan lahan
Lahan menjadi media penting dalam cara menanam terong. Siapkanlah lahan dengan mencangkulnya kemudian berikan air dan diamkan selama 3 hingga 5 jam. Buatlah bedengan pada lahan yang telah dicangkul. Campurlah pupuk kandang dengan tanah tersebut hingga merata dengan perbandingan tanah dan pupuk yaitu 2:1.

Penanaman
Setelah lahan siap, buatlah lubang-lubang tanam pada tanah sedalam 10 hingga 15 cm. Kemudian mulailah melakukan penanaman bibit terong di saat sore hari setelah dilakukan penggenangan. Masukkan bibit ke dalam lubang kemudian tutup dengan tanah sambil ditekan pada bagian batang bawah. Siramlah bibit yang telah ditanam tersebut agar tanahnya menjadi lembab.

Pemeliharaan/Perawatan
Cara menanam terong yang berikutnya adalah melakukan pemeliharaan atau perawatan agar tanaman terong tumbuh optimal. Untuk pemeliharaan cara menanam terong yang bisa dilakukan adalah dengan cara melakukan penyiraman secara rutin setiap hari pada pagi dan sore hari. Untuk melindungi tanaman terong dari penyakit dan hama, bisa dilakukan dengan penyulaman terhadap tanaman yang mati. Kemudian lakukanlah penyulaman terhadap tanaman terong ketika tamanam terong belum mencapai usia15 hari sejak dipindahkan ke lahan.

Untuk menjaga tanaman terong dari serangan gulma atau rumput liar, dapat dilakukan penyiangan dengan mencabuti tanaman gulma dan rumput disekitar tanaman terong. Penyiangan bisa dimulai ketika tanaman terong berusia 15 hari. Ketika tanaman terong telah mencapai usia 21 hari, baru dapat ditambahkan pupuk ZA, SP dan KCl. Pemupukan berikutnya bisa dilakukan pada saat tanaman berusia 50 hari dengan menggunakan pupuk NPK.

Masa panen
Tanaman terong baru bisa dipanen apabila sudah mencapai 30 hari setelah tanam di lahan. Tanaman terong yang telah siap dipanen akan memiliki ciri-ciri warna yang sudah mengkilap, daging terong belum terlalu keras dan berukuran sedang. Tanaman terong bisa dipanen dua kali dalam seminggu sehingga pada masa penanamannya terong bisa dipanen sekitar 8 kali. Namun akan tetapi tidak akan lama tanaman terong semakin menurun produktivitasnya sehingga bisa diganti dengan bibit terong yang baru.

Sekiranya hanya itu lah yang perlu kita perhatikan terkait tentang cara menanam terong yang mudah dan sederhana. Cara dalam menanam terong tadi bisa anda praktikan sendiri di kebun atau pekarangan agar memberikan hasil panen terong yang melimpah dan memuaskan. Tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri, namun hasil panen terong juga bisa dijual untuk menambah pundi-pundi rupiah.

Jika tidak memiliki lahan yang luas, maka penanaman terong bisa dilakukan di polybag berukuran agak besar namun menanam terong di polybag tetap sama dengan di kebun hanya tempat tanamannya saja yang berbeda

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penggunaan Mulsa Pada Tanaman Sayuran

Permasalahan yang sering mengganggu di lahan adalah pertumbuhan gulma diantara tanaman utama. Kehadiran gulma dapat mengurangi asupan pupuk dan cahaya matahari, gulma juga dapat menjadi inang bagi penyakit tanaman. Meski terlihat sepele, nyatanya gulma bisa menjadi momok terhadap penyebaran penyakit dan menurunnya hasil panen.

Struktur tanah menjadi keras juga kerap terjadi ketika tanah terbuka dan mendapat panas matahari. Sementara itu untuk bisa berkembang dengan optimal, tanaman membutuhkan struktur tanah gembur dan sirkulasi udara yang cukup. Oleh sebab itu, diperlukan penutup tanah atau mulsa yang mampu menekan perkembangan gulma sekaligus dapat mengurangi evaporasi atau penguapan tanah, menjaga unsur hara dari pencucian, menjaga kelembaban dan struktur tanah.

Mulsa bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :

– mulsa plastik
– mulsa alami.

Pada umumnya mulsa plastik berupa mulsa plastik hitam perak. Sedangkan mulsa alami biasanya menggunakan sisa jerami padi, sisa tanaman jagung atau sisa tanaman sebelumnya.

Kedua jenis mulsa tersebut sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tidak hanya itu mulsa plastik juga memiliki keunggulan dengan pemasangannya yang praktis, bisa digunakan berulang, mulsa perak juga dapat mengusir hama yang biasa bersembungi dibalik daun. Sedangkan kelemahannya, tanaman bisa kepanasan ketika cuaca terik, beban biaya produksi diawal tanam lebih besar karena untuk pembelian mulsa, pemasangan dan pembuatan lubang tanam.

Baca Juga :
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Apa bila meggunakan mulsa alami, memang relatif lebih hemat dikarenakan menggunakan bahan sisa, selain itu mulsa alami dapat lapuk dan bisa menjadi bahan organik alami bagi tanah. Namun kelemahannya, penggunaanya hanya sekali pakai, tidak bisa berulang seperti mulsa plastik dan terkadang gulma masih bisa tumbuh diantara mulsa.

Tidak hanya itu, di saat musim hujan mulsa plastik tidak bisa menyerap air. Meskipun hujan, bedengan tidak mendapat air hujan secara langsung, kecuali saat hujan besar yang bisa menggenangi bedengan. Sedangkan mulsa alami masih bisa menyerap air hujan meski dalam kondisi hujan ringan.

Pemasangan Mulsa Plastik
Pemasangan mulsa plastik dapat dilakukan menggunakan beberapa cara, yaitu secara manual dan menggunakan mesin. Supaya mulsa dapat terpasang dengan kencang dan tidak kendor, Secara manual mulsa dipasang pada siang hari disaat panas terik. Pada pinggir mulsa kemudian diberi pasak bambu berbentuk U agar posisi mulsa lebih kencang.

Sedangkan pada pemasangan mulsa plastik menggunakan mesin, mulsa dibentangkan dan ditarik menggunakan mesin. Dengan otomatis pembentangan mulsa sekalian mengikat pinggir mulsa dengan tanah. Sehingga mulsa dapat terpasang dengan kuat dan kencang. Berdasarkan mekanisasi.litbang.pertanian.go.id pemasangan mulsa menggunakan mesin dapat menghemat biaya hingga 37%.

Lubang tanam bisa dibuat menggunakan bekas kaleng berdiameter 8-10 cm. Terlebih dahulu lubang tanam sebaiknya diukur dengan menggunakan tali ukur, kemudian mulsa diberi tanda menggunakan spidol pada tiap lubang tanam. Kaleng dipanaskan menggunakan arang sehingga dapat melelehkan lembaran mulsa.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Hama Cabe Keriting


Masalah yang sering membuat ketakutan para petani. Dapat dipastikan apabila tanaman cabe terserang penyakit maka tidak dapat melakukan panen alias gagal panen.Cabe kerdil tidak dapat berkembang tumbuh dengan baik tak dapat berbuah dan jika di biarkan di pastikan akan mati. keritingnya daun pada cabe di sebabkan oleh berbagai macam jenis hama,antara lain seperti:

Hama Thrips (Thrips Tabacci)
bentuknya sangat kecil tapi masih bisa di lihat oleh mata telanjang,ukuranya kurang lebih 0,5-1,5 mm. hama Trips juga bisa menyerang berbagai macam tanaman,karena jenis hama ini pemakan tanaman apa saja, sedangkan yang sering diserang oleh hama ini selain cabe adalah kopi,bayam,labu,ubi jalar,kentang,bayam,kapas dan masuh banyak lagi. Hama ini menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan tanaman pada daun muda dan bunga.Sedangkan untuk gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini terlihat pada permukaan bawah daun atau bunganya.Kerusakan pada tanaman cabe yang terserang hama ini ditandai dengan adanya bercak-bercak putih atau keperak perak an untuk awalnya akan tampak terlihat dekat tulang daun lalu akan menjalar ke tulang daun hingga seluruh permukaan daun menjai kuning. Kemudian daun cabe akan berubah warna menjadi warna coklat, tidak lama kemudian akan mengeriting keriput pada ahirnya kering.Pada tahap serangan yang tinggi bagian tepi daun akan mengerut,lalu menggulung ke atas dan terdapat benjolan seperti tumor.Dan pada daun yang menggulung ini hama trips menjadikan tempat berkembang biaknya, dan jika dibuka gulungan tersebut akan tampak Imago atau anak Hama Trips yang brkelompok,jika tanaman cabe sudah terserang hama trhips ini mengakibatkan pertumbuhan tanaman cabe menjadi kerdil dan tidak akan dapat berbunga.

* Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi

Hama Tungau (Mite)
ada dua jenis tungau yang menyerang tanaman cabe yang disebut tungau kuning atau polyphagotarsonemus latus dan tungau merah Tetranycus sp. Dan hama jenis in menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan daun. Yang diserang biasanya daun tanaman cabe yang ketiga hingga ke bawah. Dan daun akan menguning serta akan menggulung ke sisi bawah,mirip seperti sendok yan terbalik. Anda akan melihat binatang yang lembut seperti tepung yang bergerak lambat apabila anda membuka gulungan yang terdapat pada daun cabe. Pertumbuhan daun muda tanaman cabe pasti akan terhambatjika terserang hama jenis ini, yang pada ahirnya daun akan menjadi coklat dan mati mengering.

Kutu Daun (Myzus Persicae)
Hama ini sering disebut kutu kebul, cara menyerang pa tanaman cabe hama ini sama dengan Thrips dan Tungau yaitu menghisap cairan pada daun. Tetapi hama Kutu daun ini menghasilkan ekskresi cairan yang manis hingga mengundang datangnya semut. bila terlihat adanya semut yang semakin banyak dapat dipastikan ini adalah gejala bahwa cabe terserang dengan kutu daun ini.Dan residu cairan hasil ekskresi tersebut mengundang adanya jamur atau cendawan yang dapat dilihat adanya jelaga hitam oada lapisan daun. Jika cabe terserang dengan hama kutu kebul ini hanya akan menggulung daun pada ujungnya saja,dan di pastikan tanaman cabe akan kerdil dan mengganggu pertumbuhanya,tidak subur susah untuk berbunga dan menyebabkan kematian. Hama Virus. Apabila terdapat adanya hama kutu kebul dan thrips maka serangan virus dapat terjadi pada cabe.Kedua hama ini merupakan carier dan pembawa virus,Cucumber Mosaik Virus (CMV). Indikasi jika hama virus ini menyerang pada tanaman cabe adalah terlihat bercak agak kekuningan pada daun, ada bercak kuning di atas permukaan daun, dan akan melebar pada seluruh permukaan daun lalu menguning. Bentuk ukuran pada daun akan lebih kecil dari pada ukuran normal pada umumnya,kaku dan melengkung dan terlihat keriting,setelah menguning sebagian daun akan rontok lalu pada ahirnya cabe akan menjadi kerdil dan mati.

* Baca Juga : Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

Cara Mengatasi Hama Daun Keriting Pada Tanaman Cabe

1. Memilih bibit tanaman cabe yang tahan terhadap hama penyebab daun keriting.

2. Anda dapat melakukan memelihara kebersihan lingkungan dengan cara membersihkan gulma atau rumput liar. Keberadaan rumput liar akan mengundang timbulnya berbagai serangga yang dapat menyebarkan hama. Dengan menutup tanah menggunakan plastik mulsa dapat mengatasi hal ini. cara ini sangat efektif untuk mencegah tumbuhnya rumput liar. Tidak hanya itu kelembaban pada tanah akan tetap terjaga dengan baik dan biaya operasional dapat di minimalisir.

3. Jika memungkinkan penyiraman dapat dilakukan dengan springkel. Penyiraman ini dapat menguirangi serangan hama thrip,kutu maupun tungau

4. Sebaiknya hindari melakukan penanaman tanaman cabe berdekatan dengan tanaman lain yang rawan terkena serangan trips maupun tungau seperti singkong,Tanaman singkong dapat menularkan hama tungau,karena singkong seringkali mendapat serangan hama tungau.

5. Sebelum penanaman bibit cabe anda dapat melakukan penaburan pestisida Furadan 3G pada area tanam.Penggunaan furadan juga akan memberikan kekebalan pada tanaman cabe dikarenakan bekerja secara sistemik yaitu dapat dihisap oleh akar bersamaan air dan dengan unsur hara lainya. Dosis yang di gunakan yaitu 60 – 90 kg per hektar atau 2 sendok makan per meter persegi.

6. Penyemprotan pestisida setelah tanaman tumbuh atau sebelum terjadi serangan hama. Cara ini sangat ampuh apabila anda lakukan dari pada melakukan penyemprotan setelah terjadi serangan hama. Contoh Pestisida yang baik untuk mencegah hama keriting pada tanaman cabe salah satunya seperti pestisida yang berbahan aktif Fipronil,Imidakloprid dll. Agar dapat agar dapat bertahan lama dapat juga di campur dengan perekat pestisida,serta pupuk daun untuk menambah kesuburan tanaman.

cara pengendalian hama penyebab daun keriting setelah terjadi serangan adalah:

1.Anda dapat melakukan penyemproten dengan bahan aktif Untuk hama thrips dapat menggunakan insektisida yaitu seperti abamektin,karbosulfan,fipronil,imidakloprid. Sedangkan untuk hama tungau dapat digunakan akarisida dengan seperti samite,mitac dan mesurol.

2. Anda dapat melakukan pengendalian secara organik dengan penyemprotan biopestisida dari larutan daun Antawali atau brotowali, kapur dan kunyit. Trik pembuatannya ialah dengan menggunakan 1 kg daun brotowali,10 sendok makan kapur,1 kg kunyit di tumbuk atau di blender dan saring untuk mengambil larutanya dengan campuran air sebanyak 30ltr. daun tanaman cabe dapat anda semproti dengan semprotan berkabut secara merata.

3. Anda dapat melakukan secara mekanik dengan memotong daun yang terserang hama atau cengan cara mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Tetapi jika sudah terjadi serangan pada seluruh tanaman apalagi adanya serangan virus yang akut mau tidak mau harus dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang.

4. Penyemprotan Fungisida untuk mengendalikan jamur atau cendawan yang timbul akibat hama kutu,seperti: Antracol,Supracide,Dithane

5. Memberikan jeda pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan ataupun dengan menanam tanaman lain.

6. pemupukan dan penyemprotan zat perangsang tumbuh seperti GA3,Atonik,atau pupuk daun dapat melakukan pemulihan tanaman yang telah sembuh dari serangan hama.

Demikian artikel kali ini yang berjudul Cara Mengatasi Hama Cabe Keriting, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang melakukan bubidaya cabe atau hanya sekedar mencari pengetahuan 🙂

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi

Buah kiwi biasanya sering kita jumpai pada bulan Ramadhan. Buahnya dapat kita jadikan untuk pelengkap soup buah dan jus minuman segar untuk kita nikmati saat berbuka puasa. Buah kiwi sendiri masih jarang dibudidayakan oleh petani di negara kita. Berikut adalah panduan cara budidaya tanaman buah kiwi.

Persiapan lahan budidaya
Persiapan lahan dapat kita mulai dengan membersihkan tanah dari gulma yang mengganggu tanaman. Setelah dirasa cukup bersih,langkah berikutnya adalah menggemburkan bagian tanah yang akan di jadikan lahan tanam. Setelah kita gemburkan,lapisan atasnya dapat kita berikan pupuk kandang/kompos. Jika kita ingin menyesuaikan keasaman tanah,dilakukan dengan cara pemberian kapur dengan pupuk kapur (dolomit),pada area tanah yang sudah kita gemburkan.

sebelum dilakukannya proses penanaman tanaman kiwi adalah membuat lubang tanam dengan jarak kurang lebih 2 meter x 2 meter. Pengolahan,pemupukan,pengapuran,serta juga pembuatan lubang tanam harus sudah selesai 2 minggu sebelum tanam kiwi kita tanam.

* Baca Juga : Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah 

Penyemaian bibit tanaman buah kiwi
Untuk mempercepat dalam proses pembenihan,biji buah kiwi kita rendam dahulu dalam air hangat,kemudian kita keringkan. Selanjutnya benih dibungkus dengan tisu atau kapas dan biarkan sekitar satu malam.

Langkah-langkah Penyemaian Bibit
Media tanam yang baik untuk pembibitan tanaman kiwi adalah tanah humus.
Kemudian,setelah biji dibungkus selama satu malam lalu tebarkan ke media tanam tanah humus.
Diamkan selama kurang lebih 10 hari.
Biji akan mulai berkecambah dan tumbuh akar pada biji kiwi yang kita tebar.
Perlu diperhatikan juga bahwa selama proses penyemaian benih harus diberikan naungan guna menghindari paparan sinar matahari secara langsung.
Jika benih kiwi sudah tumbuh daun dan akar,kita dapat membuat naungan yang sudah kita buat tersebut menjadi transparan supaya calon bibit tanaman kiwi bisa terkena langsung paparan sinar matahari.

Penanaman bibit buah kiwi
Setelah bibit kiwi tumbuh daun,kita bisa memindahkannya ke dalam pot sampai kira-kira cukup besar untuk bisa ditanam pada tanah lahan budidaya.
Setelah bibit tanaman kiwi cukup besar dan sudah diperkirakan dapat tumbuh,langsung saja kita tanam dalam lubang tanam yang sudah kita buat sebelumnya.
Kemudian tutup dengan tanah kompos secara merata dan lakukan penyiraman.
Disarankan penanaman dilakukan pada saat pagi atau sore hari.
Perhatikan juga setelah bibit kita tanam jangan sampai tergenang air.

Pemeliharaan tanaman buah kiwi
Untuk tumbuhnya pohon kiwi perlu diperhatikan bahwa struktur tanah yang dibutuhkan haruslah kuat,karena tanah lahan tanam akan menahan beban yang sangat berat dari pohon kiwi ketika berbuah.

* Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis 

Langkah-langkah pemeliharaan tanaman
Penyiraman tanaman kiwi secara teratur pada pagi dan sore hari.
Pemupukan tanaman kiwi secara berskala dan sesuai dengan kebutuhan.
Penyuburan tanah secara teratur.
Pembersihan gulma yang mengganggu tanaman.
Pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman kiwi dengan penyemprotan fungisida,dll.
Pengemburan kembali tanah dengan pemberian kompos.
Selain hal-hal diatas,juga pemeliharaan bunga dan membantu proses penyerbukan dengan sikat lembut sehingga lebih banyak pembuahannya.

Panen buah kiwi
Buah Kiwi dapat kita panen tergantung pada kondisi cuaca. Pada umumnya buah dapat dipanen dengan cepat dengan waktu antara 3-4 bulan. Guna menghindari kerusakan pohon buah kiwi.Pemanenan kita gunakan gunting untuk memotong tangkai pada buah kiwi

Demikian artikel tentang Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi semoga artikel ini bermanfaat bagi yang ingin melakukan Budidaya Buah Kiwi 🙂

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment