Pabrik Plastik Mulsa Hitam Perak Cap Kuda

cropped-banner-wordpress-3.jpg

Pabrik serta distributor mulsa plastik hitam perak, mulsa pertanian di Surabaya, siap melayani pengiriman ke semua lokasi Indonesia. Ada READY STOCK mulsa plastik hitam perak cap KUDA (bahan 100% Original dapat 2x penggunaan), mengandung senyawa yg bakal mengusir thrips serta hewan klelet.

Ada 2 jenis ukuran mulsa plastik cap Kuda :
– 60cm x 0, 35 x 500m
– 50cm x 0, 35 x 600m.
Manfaat mulsa plastik hitam perak (MPHP) bakal menghindar tercucinya pupuk oleh air hujan, & penguapan unsur hara oleh cahaya matahari. Harga di pastikan murah lantaran kami segera produksi pabrik.

Mulsa Plastik Hitam perak Cap KudaManfaat Plastik Mulsa Untuk Tanaman
Mulsa plastik (plastik mulsa) adalah lembaran plastik penutup tempat (tanah bedengan) atas budidaya tanaman. Faedah/manfaat plastik mulsa serta penggunaan mulsa plastik utk :
– membuat perlindungan permukaan tanah dari erosi
– melindungi kelembapan serta susunan tanah
– menghalangi perkembangan gulma.

Plastik mulsa termasuk tipe mulsa anorganik sebab terbuat berbahan polietilena berdensitas rendah yg dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah desakan tinggi. Mulsa plastik banyak dibutuhkan pada budidaya tanaman dgn sistem intensifikasi produksi, salah satunya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran (cabai, sawi) serta buah (melon, semangka, & lain-lain).

*Jangan Lupa Baca Juga : Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Warna mulsa bakalan tetapkan daya radiasi matahari yg ditampung serta beresiko atas suhu susunan olah tanah, selain itu sinar yg dipantulkan bidang atas mulsa punya pengaruh pada kondisi lingkungan lebih kurang tanaman.

Dari demikian tipe plastik mulsa yg sekurang-kurangnya sedikit digunakan yaitu tipe mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam untuk melindungi kelembapan tanah, menghambat perkembangan gulma serta rumput liar, sedang warna perak untuk memantulkan cahaya matahari utk memotong penguapan cairan tanah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum L Back) adalah semacam tanaman sebagai bumbu beragam masakan di dunia datang dari Iran, Pakistan serta pegunungan-pegunungan di samping utaranya, lalu dibudidayakan didaerah dingin yang bersub-tropis ataupun tropis, umbi bawang bisa dikonsumsi mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa jadikan zat pewarna serta daunnya dapatlah dipakai untuk kombinasi sayur.

Bawang Merah

131220Tanaman Bawang Merah Anda Diserang Hama Serta Penyakit!! Ini Langkah pencegahanya
Seperti tanaman yang lain tanaman bawang merah ini dapat tak lepas dari serangan hama serta penyakit yang bisa menghalangi perkembangan serta menurunkan kwalitas hasil panen. Nah di bawah ini type hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman bawang merah serta langkah untuk ingindaliannya, simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

A. Hama Pada Tanaman Bawang Merah

-Ulat (Agrotis Ipsilon)
Tipe 131221hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini akan terlihat layu serta pada akhirnya mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida tabor yang memiliki bahan aktif karbofuran (furadan, regent) dengan dosis 10-12 kg/ha. Untuk langkahnya ditabur ditanah atau digabung waktu pemupukan.

-Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Hama ini menyerang tanaman saat malam hari, ulat grayak ini datang dari telur serangga spodoptera litura yang berwarna putih kelabu, telur ditempatkan di daun yang hijau, telur berwarna putih seperti kapas, lama saat injubasi sekitar 3 hari. Telur menetas jadi larva kecil serta masuk ke daun bawang merah serta makan dari dalam daun, daun tampak transparan serta berlubang sisi yang dikonsumsi. Larva kecil bersembunyi di dalam daun apabila telah besar bersembunyi di dalam tanah. Pada serangan hebat bisa menggunakan daun bawang merah dalam 2 malam.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan mengambil telur, ulat grayak dari daun serta dengan melakukan penyemprotan insektisida lannete hijau serta untuk ulat yang besar dengan memakai insektisida memiliki bahan aktif klorfenapir.

Jangan Lupa Baca Juga : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

-Lalat Penggorok Daun (Liriomyza Chinensis)
Hama ini apabila menyerang tanaman bawang merah menusukkan telurnya ke daun tanaman itu, dengan ditandai bintik-bintik kecil lurus seperti ujung jarum. Selang 2 hari bintik-bintik itu membuat garis lurus berwarna putih serta makin lama daun mulai menjadi kering. Apabila serangan sangat hebat sampai ke akar bakal mengakibatkan busuk serta mengeluarkan belatung.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida memiliki bahan aktif Abamectin (demolish, agrimec).

-Tungau
Hama ini menyerang pada daun tanaman bawang merah lewat cara mengisap cairan pada daun hingga daun jadi kering serta pada akhirnya mati. Umumnya tipe hama ini menyerang tanaman bawang merah ketika musim kemarau. Berkembang begitu cepat waktu hawa mulai panas. Untuk serangan yang demikian hebat daun tampak kering dalam 3 hari serta tanaman juga jadi mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida memiliki bahan akatif Fenpropatrin (meotrin 50 ec) dengan dosis 20-30 ml/17 liter air, dengan interval 5 hari.

B.Penyakit Tanaman Bawang Merah

Penyakit Cekik (Dumping off)
Penyakit ini kerap menyerang tanaman muda yang ditanam dari biji pada saat masihlah dipersemaian cendawan ini menyerang sisi tanaman di bawah tanah sampai leher batang (sisi permukaan tanah) sampai akar serta leher batang busuk serta jadi kering. Setelah itu tanaman itu bakal layu mendadak tanpa ada memberi tanda-tanda menguning pada daunnya. Penyakit ini ditularkan lewat biji.

plastik-mulsa-7Langkah pencegahanya :
Untuk ingindalian bisa dikerjakan dengan memberi perlukaan pada bijinya sebelum saat ditanam.

-Penyakit Mati Pucuk
Penyakit ini awal mula menyerang ujung daun sampai warnanya menguning, lalu sel-selnya mati serta jadi kering. Lalu tanda-tanda menyebar ke bawah hingga lebih kurang 15 cm. di bagian daun yang kering ini pada akhirnya terurai ke bawah sembari membuat pilin. Penyakit ini disebarkan lewat hawa serta bersembunyi dalam tanah. Serangan biasa muncul setiap waktu tanaman mulai berusia 1/2 bln..

-Penyakit Trotot (Downy Mildew)
Penyakit satu ini bisa menyerang dengan cara systemis atau local serta sebarluaskan dengan hawa. Tanaman yang diserang daun bakal jadi pucat dan menguning. Jika hawa lembab daun yang diserang bakal menunjukkan tanda-tanda seperti bintik-bintik berwarna ungu. Apabila hawa kering akan menunjukkan bintik-bintik putih sedemikian rupa. Hingga daun itu bintik-bintik besar. Serangan ini bakal nampak pada keadaan kelembapan hawa yang tinggi serta suhu yang dingin pada 4-25 derajat celcius.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan pemanasan kering dengan suhu 41 derajat celcius sepanjang kian lebih 4 jam pada umbi-umbi bibit disangka memiliki kandungan penyakit embun itu.

-Penyakit Noda Ungu
Penyakit ini menyerang daun, tangkai bunga serta umbi bawang. Penyakit ini menyerang tanaman bawang lewat luka atau mulut kulit serta memberi tanda-tanda bintik lingkaran konsentris warna ungu pada pusatnya yang melebar jadi makin tidak tebal serta pada akhirnya berwarna abu-abu pada daerah sekitarnya.

Sisi yang rusak ini biasanya membuat cekungan. Disangka penyebaran penyakit ini lewat umbi bibit serta percikan air dari dalam tanah. Gejalanya kerap muncul berbarengan dengan penyakit embun upas. Penyakit ini susah diberatas namun pada bawang merah lebih tahan daripada bawang Bombay, hingga penyakit ini tidak sering diketemukan pada tanaman bawang merah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

13128Hi..salam hangat. kali ini kita akan memberikan tips jitu mengatasi hama pada tanamn karet. pada artikel sebelumnya kita sudah memberikan cara budidaya tanaman karet kan nah sekarang kita akan memberikan tips dalam mengatasi hama pada tanaman karet. hmmm penasaran ? kuy kita simak!

*Baca Juga Artikel Ini : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

Sebagaimana halnya tanaman perkebunan lainnya, tanaman karetpun tak luput dari gangguan hama & penyakit. Gangguan hama dan penyakit ini harus ditangani dengan baik agar tanaman tumbuh subur serta produktivitasnya optimal.

A. Hama

Beberapa jenis hewan menjadi hama tanaman karet dari masa pembibitan, penanaman, hingga masa berproduksi.

1351654891. Tikus.

Tikus (Rattus sp.) menjadi hama tanaman karet pada fase perkecambahan dan pesemaian. Pada waktu perkecambahan tikus memakan biji-biji yang sedang dikecambahkan dan saat penyemaian memakan daun-daun bibit yang masih muda.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan melindungi tempat perkecambahan agar tikus tidak dapat masuk ke dalamnya. Dalam hal ini tempat perkecambahan yang berupa kotak bisa ditutup dengan kawat kasa serta tempat perkecambahan di atas tanah dipasang pagar plastik.

2. Belalang.

131314984132Belalang menjadi hama bagi tanaman karet pada fase penyemaian dengan cara memakan daun daun yang masih muda. Serangga ini tergolong sangat rakus. Jika daun muda habis, mereka tak segan-segan memakan daun-daun tua, bahkan tangkainya.
Mengendalikan serangan belalang bisa secara kimiawi dengan menyemprotkan insektisida Thiodan dengan dosis 1,5 ml/liter air. Penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali tergantung pada intensitas serangannya.

3. Siput

4649465479434 Siput (Achatina fulicd) menjadi hama karena memakan daun-daun karet di areal pembibitan dengan gejala daun patah-patah. Pada daun-daun yang patah ini terdapat alur jalan berwarna keperakan mengkilap yang merupakan jejak siput.
Pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan siput-siput yang bersembunyi di tempat teduh lalu dibakar atau dikubur. Sementara itu, secara kimiawi dengan membuat umpan dari campuran dedak, kapur, semen, & Meradex dengan perbandingan 16:5:3:2. Campuran ini dilembabkan dulu dengan cara diberi air sedikit kemudian diletakkan di area pembibitan. Siput yang memakan umpan ini akan mati.

4. Uret Tanah131212
Uret tanah merupakan fase larva dari beberapa jenis kumbang, seperti Helotrichia serrata, Helotrichia rufajlava, Helotrichiafessa, Anomala varians, Leucopholis sp., Exopholis sp., dan Lepidiota sp. Bentuk uret tanah ini seperti huruf “C” dengan warna putih hingga kuning pucat. Uret tanah menjadi hama yang sangat merugikan karena memakan bagian tanaman karet yang berada di dalam tanah, terutama tanaman karet yang masih berada di pembibitan.
Mencegah serangan hama ini bisa dilakukan dengan menaburkan Furadan 3 G sesuai dengan dosis yang danjurkan pada saat menyiapkan areal pembibitan. Sementara itu, pengendaliannya bisa secara mekanis atau kimiawi. Secara mekanis dengan mengumpulkan uret-uret tersebut dan membakarnya. Secara kimiawi dengan cara menaburkan Furadan 3 G, Diazinon 10 G, atau Basudin 10 G di sekitar pohon karet. Dosis yang dipakai sekitar 10 gram/pohon.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana 

5. Rayap

7987987987654321984Rayap yang menjadi hama bagi tanaman karet, terutama spesies Microtermes inspiratus dan Captotermes curvignathus. Rayap-rayap tersebut menggerogoti bibit yang baru saja ditanam di lahan, dari ujung stum sampai perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat.
Pengendaliannya bisa dengan kultur teknis, mekanis, dan kimiawi. Secara kultur teknis ujung stum sampai sedikit di atas mata dibungkus plastik agar rayap tidak memakannya. Secara mekanis dilakukan dengan menancapkan umpan berupa 2 – 3 batang singkong dengan jarak 20 – 30 cm dari bibit, sehingga rayap lebih suka memakan umpan tersebut daripada bibit karet yang lebih keras.
Pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi rayap, seperti Furadan 3 G dengan dosis 10 gram ditaburkan di sekitar batang karet. Bisa juga menggunakan Agrolene 26 WP atau Lindamul 250 EC dengan dosis & frekuensi pemakaian bisa dibaca di kemasannya.

1312146. Kutu
Kutu tanaman yang menjadi hama bagi tanaman karet adalah Saissetia nigra, Laccifer greeni, Laccifer lacca, Ferrisiana virgata, dan Planococcus citri yang masing-masing memiliki ciri berbeda. Saissetia berbentuk perisai dengan warna cokelat muda sampai kehitaman. Laccifer berwarna putih lilin dengan kulit keras dan hidup berkelompok. Ferrisiana berwarna kuning muda sampai kuning tua dengan badan tertutup lilin tebal. Sementara itu, Planococcus berwarna cokelat gelap dan badannya tertutup semacam lilin halus mengilap. Kutu tersebut menjadi hama bagi tanaman karet dengan cara menusuk pucuk batang dan daun muda untuk mengisap cairan yang ada di dalamnya. Bagian tanaman yang diserang berwarna kuning dan akhirnya mengering, sehingga pertum-buhan tanaman terhambat.

Hama lain yang sering merusak tanaman karet, khususnya yang berada di pinggir hutan antara lain: Babi hutan, Rusa, Kijang, Tapir, Monyet, Tupai dan Gajah.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

 3 Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet

Hi Salam Hangat, Kali ini kita akan memberikan trik cara meningkatkan produktivitas getah karet yang dijamin mujarab! penasaran? Yuk kita simak!

berita6648yyyBagaimana cara meningkatkan produktivitas getah karet? Lateks merupakan getah alami yang berasal dari tanaman karet. Lateks banyak dimanfaatkan oleh industri sebagai bahan baku. Itulah kenapa getah karet mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Saat ini, harga getah karet rata-rata berkisar antara Rp 10-15 ribu.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Tingkat produktivitas getah yang dihasilkan oleh pohon karet bersifat naik turun. Pada musim kemarau, pohon karet akan mengalami penurunan produktivitas sebagai upaya untuk pertahanan diri. Produksi tersebut biasanya akan mengalami peningkatan kembali di kala musim penghujan. Di musim ini, daun tanaman karet akan kembali bersemi sehingga siap untuk melakukan proses fotosintesis secara maksimal dan menghasilkan getah sebanyak-banyaknya.
Tidak sedikit penduduk Indonesia yang memiliki mata pencaharian sebagai petani karet. Selain dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak, perawatan tanaman karet pun lebih mudah. Tumbuhan karet juga mempunyai daya tahan yang kuat dari serangan hama dan penyakit. Tanaman ini sudah menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatannya.

banner-plastik-mulsa-tembakauBerikut ini upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas getah yang dihasilkan oleh tanaman karet :

Cara I : Pemberian Pupuk

Pupuk berguna sebagai sumber unsur hara bagi tumbuhan karet. Pohon karet yang tercukupi kebutuhan haranya maka dapat dipastikan akan tumbuh subur. Pupuk yang diberikan pada tanaman karet ini harus disesuaikan dengan karakteristik dari kondisi alamnya. Jika Anda tinggal di Sumatera misalnya, Anda tidak bisa menerapkan metode pemupukan yang dilakukan oleh petani karet di Papua. Alasannya karena kondisi alam kedua daerah tersebut amat berbeda. Silakan kunjungi kantor dinas pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi pemberian pupuk yang sesuai.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Cara II : Penyadapan Getah

Secara langsung, teknik penyadapan getah akan berpengaruh kepada hasil yang didapatkan. Begitu pula jika Anda melakukan kekeliruan dalam melakukan penyadapan, dampaknya pun langsung dapat dirasakan oleh tanaman karet tersebut. Oleh karena itu, proses penyadapan getah karet harus dikerjakan sesuai prosedur yang benar. Disarankan pula melakukan penyadapan pada waktu pagi hari sebelum matahari terbit agar getah karet yang keluar dari batang pohon lebih banyak akibat adanya tekanan turgor.

Cara III : Penggunaan Perangsang

Anda bisa merangsang kapasitas getah yang dihasilkan oleh suatu tanaman karet, baik menggunakan bahan alami maupun buatan. Tidak sedikit produk perangsang getah karet yang bersifat kimiawi yang beredar di pasar. Anda perlu menguji coba khasiat dari produk tersebut terlebih dahulu sebelum menggunakannya secara massal. Sedangkan bila Anda lebih menyukai bahan alami, coba manfaatkan bawang merah. Anda bisa mengoleskan bawang merah yang telah ditumbuk di sekitar permukaan area batang tanaman karet yang sedang disadap secara merata

Selamat Mencoba Semoga Berhasil!!

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Budidaya padi sawah sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya mengkonsumsi beras sebagai makanan pokoknya. Hal ini membuat permintaan beras di masyarakat terus melonjak. Namun kenyataannya produksi beras di Indonesia belum dapat mencukupi kebutuhan beras masyarakat. Meski disebut sebagai negara agraris, Indonesia tetap mengimpor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan beras tersebut.
Bertanam padi biasanya hanya dijadikan pekerjaan sampingan, sehingga ini membuat hasil panen tidak maksimal. Padahal jika dilakukan dengan serius, budidaya ini sangat menguntungkan.

cara-menanam-padi-lapak-nasa

Metode Budidaya Padi Sawah
Agar hasil panen melimpah para petani harus mengetahui cara bertanam yang benar. Selain itu, petani harus bersungguh-sungguh membudidayakan tanaman ini. Berikut langkah-langkah yang harus Anda perhatikan.

-Pengolahan Tanah

Langkah pertama adalah dengan membersihkan lahan untuk ditanam padi. Anda harus membersihkan gulma seperti semak, rumput dan tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Setelah bersih, Anda harus mengaliri lahan tersebut dengan air agar tanah menjadi gembur sehingga mudah untuk dibajak dengan menggunakan alat tradisional atau modern.

Setelah gembur, aliri air hingga lahan tergenang air setinggi 10 cm. Anda biarkan lahan tersebut hingga 2 minggu untuk menghilangkan racun dan membuat tanah menjadi berlumpur.

-Memilih Bibit Padi Unggul

Langkah selanjutnya dalam budidaya padi sawah adalah menentukan bibit yang unggul dan berkualitas. Untuk mendapatkan bibit yang unggul, Anda bisa melakukan beberapa cara, Yang pertama adalah rendam beberapa benih padi di dalam air dan diamkan selama 2 jam. Kemudian letakkan benih yang sudah direndam tersebut di atas kain & perhatikan apakah mengeluarkan kecambah hingga 90% atau tidak. Jika iya maka benih tersebut memiliki kualitas baik.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

-Menyamai Benih Padi di Lahan

Langkah selanjutnya adalah dengan menyamai benih padi tersebut. Caranya adalah rendam benih selama sehari semalam, dan diamkan hingga benih mengeluarkan kecambah. Siapkan lahan sawah yang berar dan berlumpur. Selanjutnya Anda berikan pupuk urea & TSP dengan porsi 10 gr/1 m2. Tanam bibit padi pada lahan persemaian dengan cara menyebarnya secara merata.

-Cara Menanam Padi

Tahap budidaya padi sawah selanjutnya adalah proses penanaman. Caranya adalah siapkan bibit padi yang sudah tumbuh daun sekitar 2-3 helai dan sudah berusia lebih dari 2 minggu. Penanaman padi dapat dilakukan secara tunggal atau ganda, artinya satu lubang dapat diisi dengan satu atau dua bibit tanaman padi. Proses penanaman yang baik adalah pada lahan yang tergenang air & untuk kedalamannya sekitar 1-2 cm. Agar bisa tumbuh sempurna maka posisi akar harus membentuk huruf L.
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah

-Memberikan Pupuk pada Tanaman Padi

Ini merupakan tahap penting yang harus dilakukan dalam budidaya padi sawah. Berikut takaran pupuk yang perlu Anda ketahui. Pada pemupukan pertama Anda berikan ketika padi berusia 7-15 hari. Pupuk yang dapat dipilih adalah pupuk urea & TPS dengan dosis 100:50 kg/ha. Kemudian di tahap kedua pemberian pupuk dilakukan pada padi berusia 25-30 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea 50 kg/ha serta phonska 100 kg/ha. Tahap pemupukan terakhir dilakukan saat tanaman berusia 40-45 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea yang dicampur Za dengan perbandingan 50:50 kg/ha.
cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300-Melindungi Tanaman dari Hama

Setiap tanaman budidaya tidak lepas dari gangguan hama yang dapat merusak tanaman. Untuk itu Anda harus bisa mencegah hama agar tumbuhan padi dapat dipanen dengan maksimal. Hama yang sering mengganggu diantaranya adalah tikus, belalang, lembing, walang sangit, burung & sebagainya. Cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat bebegig sawah untuk mencegah burung atau dengan memelihara hewan pemangsa.

-Masa Panen

Ciri-ciri tanaman padi siap panen adalah warna dari butiran biji padi sudah menguning dengan ranting yang sudah mulai menunduk. Proses pemanenan dapat Anda lakukan secara tradisional atau menggunakan cara modern. Untuk menghindari kerugian maka Anda jangan menunda masa panen karena jika padi terlalu tua akan membuat biji padi mudah rontok.

Demikian artikel tentang Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana. selamat mencoba, semoga berhasil ya. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan ada artikel menarik lainnya.

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Hiii Salam Hangat, pada artikel kali ini kita akan menjelaskan tentang mengatasi hama & penyakit pada tanaman pisang. siapa sih yang gak suka pisang? pisang yang rasa nya manis dengan warna kuningnya yang mencolok membuat iman kita goyang untuk memakannya. Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M.paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Nah sekarang siapa yang suka bercocok tanam pisang? mungkin kalian sering jengkel jika ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman kalian. pasti kalian cari referensi kesana kesini kan? nah sekarang gak usah bingung karena disini ada solusinya. udah gak sabar mau lihat cara mengatasinya? kuy kita simak.

images (4)

Salah satu penghambat dalam budidaya pisang adalah serangan penyakit. Hama dan penyakit tanaman pisang relatif tidak terlalu banyak, namun beberapa penyakit bisa menimbulkan kerugian serius. Serangan yang paling umum diantaranya layu fusarium, layu bakteri & kerdil.

1.Layu fusarium
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Penyakit layu fusarium banyak menyerang tanaman hortikultura. Beberapa tanaman yang sering terserang penyakit ini antara lain cabe, bawang & tomat. Serangan penyakit ini cukup mematikan karena bisa menyebar dalam tempo yang singkat dengan skala yang luas.

Begitu juga pada tanaman pisang, layu fusariun bisa menyerang daun, batang hingga akar. Penularan penyakit ini bisa dengan berbagai media seperti bibit, tanah, air, pupuk kandang atau alat-alat pertanian.

Gejala awal serangan layu fusarium pada tanaman pisang ditandai dengan menguningnya daun yang diikuti kelayuan pada pelepah. Daun & pelepah mengalami perubahan warna atau diskolorisasi. Selain daun terjadi perubahan warna pada bonggol.

Tanaman pisang yang terserang penyakit ini biasanya akan mengalami kematian. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut adalah dengan membongkar & membakar tanaman yang sakit. Kemudian tanah bekas tanaman tersebut disiram dengan fungisida.

Adapun kiat-kiat pencegahan penyakit tanaman pisang antara lain:
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah
Menanam varietas tanaman pisang yang tahan penyakit layu fusarium, atau menggunakan bibit hasil kultur jaringan yang bebas penyakit.
Tidak membawa bibit dari daerah yang pernah atau sudah terserang penyakit.
Penggunaan alat pertanian secara selektif, kalau alat tersebut telah digunakan untuk membongkar tanaman yang sakit sebaiknya dicuci dengan fungisida.
Perbaikan drainase kebun serta rotasi tanaman bisa membantu mencegah penularan penyakit ini.
Memanfaatkan musuh alami seperti Trichoderma atau Glicocladium.

banner wodpress mulsa

2.Layu bakteri
Penyakit tanaman pisang yang menyebabkan kelayuan bukan hanya diakibatkan oleh cendawan saja. Bakteri Pseudomonas solaracearum bisa menyebabkan layu pada tanaman pisang.  Penyakit ini biasanya menampakkan diri setelah tandan pisang keluar.

Pada awalnya daun muda mengalami perubahan warna. Terlihat garis coklat kekuningan ke arah tepi daun, kemudian daun kemudian menguning, coklat hingga akhirnya layu.
Ciri yang khusus adanya lendir berbau yang keluar dari buah, tangkai tandan, bonggol serta batang. Lendir tersebut berwarna putih, abu-abu, hingga coklat kemerahan.

Bila tanaman terserang penyakit ini sebaiknya basmi oleh larutan herbisida yang mengandung glyphospate 5% sebanyak 5-20 ml. Kemudian fumigasi tanah bekas tanaman yang sakit dengan  Methyl Bromide.

Cara untuk mencegah serangan penyakit tanaman pisang antara lain :

Gunakan bibit yang sehat serta bebas penyakit.
Gunakan alat-alat pertanian yang bersih.
Jangan memindahkan bibit tanaman dengan tanahnya, terutama bila bibit tersebut berasal dari tempat rawan penyakit.
Kelola drainase kebun dengan baik.
Bungkus buah beberapa saat setelah jantung keluar.
Lakukan rotasi tanaman dengan tanaman padi, jagung, atau pun rumput-rumputan untuk memutus siklus hidup bakteri di dalam tanah.

3.Bercak daun
Bercak daun merupakan penyakit tanaman pisang yang disebabkan cendawan Mycosphaerella musicola Mulder. Serangan cendawan ini tidak separah layu fusarium namun tetap bisa menyebabkan kerugian besar karena buah pisang akan mengalami kematangan sebelum waktunya.
*Baca Juga : Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

Gejala awal terlihat bintik-bintik hitam pada daun. Kemudian bintik-bintik tersebut semakin membesar dan melebar membentuk noda kuning kecoklatan hingga hitam. Pada akhirnya semua daun menjadi kuning & kering.

Pengendalian penyakit tanaman pisang dilakukan dengan cara memotong daun-daun yang terserang & membakarnya. Untuk mencegah serangan penyakit ini dianjurkan melakukan pemupukan berimbang.
Penyakit kerdil pisang

Kerdil pisang merupakan salah satu penyakit tanaman pisang yang cukup sulit diberantas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Banana bunchy top virus (BBTV) & Abaca bunchy top virus (ABTV). Kedua virus itu ditularkan oleh kutu daun Pentalonia nigronervosa.

Tanaman yang terserang penyakit ini akan mengalami pertumbuhan yang lambat. Daun tumbuh agak tegak, pendek & sempit. Kemudian daun menguning dimulai dari tepiannya. Selain itu daun menjadi rapuh dan mudah patah.

mulsa kuda 3

Virus ini menular dari pohon satu ke pohon yang lain dengan bantuan kutu daun. Jadi, bila populasi kutu daun dikebun pisang meningkat maka penularan penyakit ini akan semakin meluas.

Cara pengendalian penyakit tanaman pisang antara lain:

Menanam bibit yang terbebas dari virus.
Tanaman yang sakit dibongkar hingga ke bonggolnya lalu dibakar, agar tidak ada tunas yang tumbuh kembali.
Gunakan insektisida untuk mengendalikan hama yang menjadi pembawa virus.

Selamat mencoba, Semoga berhasil GOOD LUCK!! jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena bakal ada artikel baru yang insyallah bisa membantu.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com atau info harga terlengkap klik DISINI 
banner wodpress mulsa
Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah

 

Foto3371

Cara Mencangkok Tanaman Jambu Biji dengan Mudah

Mencangkok atau cara okulasi adalah tehnik pengembangbiakan tanaman yg sangat pas untuk cara penanaman di dalam pot. Di samping lantaran kualitas buahnya dapat terbangun sama dengan induknya, nanti pohon juga bertumbuh tidaklah terlalu tinggi. Pohon yang dikembangbiakan dengan menggunakan tehnik cangkok akan tidak mempunyai akar pohon berjenis tunggang.
*Baca Juga: Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

Tanaman yang dapat dicangkok yaitu tanaman buah berkayu keras atau yang mempunyai kambium semisal pohon jambu.

banner wodpress mulsa
Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk mencangkok :

-Pisau yang kuat dan juga tajam
-Serabut kelapa atau kantong plastik kresek.
-Tali maupun karet ban dalam bekas.
-Paku sepanjang 10 cm.
-Ember atau apa sajakah yang bisa jadi media lain utk menyimpan air.
-Kursi/tangga/stegger, apabila cabang tanaman sangat tinggi.
-Campurankan tanah yang subur,Pupuk kandang,serbuk gergaji dengan perbandingan 1 : 1

Berikut adalah beberapa langkah untuk mencangkok :

Pertama, pastikanlah bahwa induk semang dari tanaman yaitu dari tanaman yang type varietasnya Hingga, supaya akhirnya kelak membuahkan tanaman yang berbentuk bibit unggulan juga.
-Tentukan cabang yang memiliki bentuk lurus serta cukup besar supaya nanti  pohon cukup kuat untuk dapat tumbuh Kurang lebih sebesar pergelangan tangan anak-anak atau lebih kurang berdiameter 3 cm.
-Selanjutnya, keratlah pangkal cabang tanaman memakai pisau. ikatlah sekali lagi batang tanaman yang datang dari keratan pertama tadi yang berjarak sekitaran satu kepalan tangan atau sekitaran 5 cm.
-Buanglah kulit pada keratan tadi.
-Setelah kulit kayu bersih, kikislah lendir/getah sampai bersih menyeluruh serta kayu tak merasa licin.
-Ambil serabut kelapa maupun plastik seperlunya lalu ikatlah sisi bawah tanamanya
-Bentuk sedemikian rupa sampai membuat penampung, isilah dengan kombinasi tanah yg sudah anda buat persiapan. Isian mesti dapat cukup padat, serta anda bisa memadatkanya lewat cara sedikit menekan-nekanya.
-Ikatlah sisi atas dari serabut atau plastik serta pastikanlah kombinasi tanah yang anda buat tadi tertutup rapat.
-Buatlah lubang-lubang untuk pembuangan air dengan jarak 1 cm setiap antara lubangnya (bila medianya plastik).
-Siramlah dengan air hingga air menetes keluar dari cangkokan.

*Baca Juga:Cara Mudah Menanam Buah Lemon di Pekarangan Rumah
Tunggu kira-kira 4-6 minggu sebelum cangkokan tadi siap untuk dipisahkan dari induknya. Ingatlah untuk selalu menyirami cangkokan tiap pagi serta sore hari. Untuk meyakinkan kalau tanaman yang anda cangkok telah jadi, cek lagi apakah telah keluar akar yg cukup banyak. Umumnya tanaman hingga menembus serabut pembungkus.

Apabila kondisi sudah memenuhi syarat seperti tadi, potonglah tanaman dari induknya. Sebaiknya anda memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak gampang rusak. Kurangi daun serta ranting (sisakan sebagian lembar daun saja) supaya perkembangan tanaman jadi baik.

Selamat mencoba,Semoga Berhasil, Janga lupa berdoa sebelum melakukan cangkok.. wkwkwk

Jangan lupa kunjungi juga

wordpress
CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com atau info harga terlengkap klik DISINI
Posted in Uncategorized | Leave a comment