Manfaat Mulsa Plastik Untuk Budidaya Bawang Merah, Dijamin Hasil Panen Bermutu Tinggi

Budidaya-Bawang-Merah

Pabrik Mulsa Plastik di Sidoarjo – Lim Corporation

Siapa sih yang tak kenal tanaman ini? Umbi tanaman yang 1 ini dipakai hampir di semua jenis masakan Indonesia. Masakan serasa tak lengkap tanpa bumbu ini. Selain untuk masakan bawang merah juga sering dipakai untuk obat. Produksi dalam negeri tahun 2016 rata-rata 5.4 ton per hektar, sementara potensi produksi aslinya bisa mencapai 10-12 ton/ha. Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah, pemakaian mulsa plastik yaitu salah satu langkah yang bisa ditempuh.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemakaian mulsa plastik hitam perak bisa meningkatkan jumlah umbi bawang dan bobot kering bawang. Pastinya hasil panen yang demikian akan meningkatkan keuntungan para petani. Jadi meskipun harga mulsa plastik cukup mahal tetapi sebanding dengan manfaat yang diberikannya.

Berikut Cara menanam bawang merah menggunakan plastik mulsa :

1. Persiapan Lahan

Langkah pertama yang harus dikerjakan yaitu melaksanakan pembersihan dengan cara membabat rumput dan gulma. Sesudah itu tanah harus digemburkan. Selanjutnya bedengan dibuat dengan lebar 1m dengan tinggi 30cm-40cm. Sebaiknya petani mengetahui pH tanah karena kondisi tanah yang terlalu asam ataupun basa akan mempengaruhi proses penyerapan unsur hara pada tanaman. Bawang merah tumbuh dengan optimal di tanah dengan pH 5,6-6,5.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sesudah itu, laksanakan penebaran pupuk. Pupuk yang dipakai yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/ha yang ditebar di bedengan. kemudian pakailah pula pupuk ZA, TSP dan KNO3 sebanyak 400kg/ha. Campur pupuk dan tebarkan kemudian diaduk dengan tanah. Pada bedengan yang sudah diberikan pupuk dibiarkan selama 10-15 hari sebelum siap untuk ditanami. Kemudian mulsa plastik dipasang dan dilubangi dengan jarak tanam 10x25cm.

Baca Juga :

2. Persiapan dan Pemilihan Bibit

Bawang merah bisa ditanam melalui umbi ataupun biji. Pilih umbi yang warnanya mengkilat, tak ada cacat, padat, dan sudah disimpan selama 2-4 bulan dengan titik tumbuh 80%. Usahakan bibit umbi mempunyai ukuran yang sama jadi pertumbuhan bawang merah nantinya seragam.

3. Penanaman Bibit

Bibit dengan titik tumbuh 80% dibersihkan dari kulit yang mengering dan sisa akar kemudian tiga per empat bagian umbi dibenamkan di tiap lubang mulsa. Jika bibit bawang merah belum mencapai 80% titik tumbuh maka bagian ujung umbi perlu dipotong untuk mempercepat pertumbuhan.

Dan apabila petani memakai biji maka diperlukan tahap penyemaian. Bawang merah yang ditanam dengan biji memerlukan waktu 5 bulan untuk siap panen.

4. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilaksanakan 2 kali, yang pertama 15 hari sesudah tanam dan 30 hari sesudah tanam. Pupuk yang dipakai yaitu pupuk urea, ZA, dan Kcl di sepanjang garitan tanaman.

5. Pengairan dan Penyiangan

Bawang merah memerlukan air yang banyak tetapi jangan sampai tergenang. Sesudah masa penanaman 0-10 hari penyiraman dilaksanakan sebanyak 2 kali 1 hari, umur 11-35 hari sebanyak 1 kali 1 hari di pagi hari, dan diatas 35 hari sampai masa panen 1 kali sehari di pagi hari dan sore hari.

Penyiangan perlu dilaksanakan apabila petani menemukan gulma, tetapi demikian pemakaian mulsa plastik tentunya mengurangi jumlah gulma yang mungkin tumbuh.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

Mulsa plastik sangat terjamin bisa mengurangi jumlah hama dan penyakit pada tanaman bawang merah. Umumnya hama dan penyakit yang menyerang yaitu ulat daun dan layu fusarium. Apabila petani menemukan hama ulat maka sebaiknya daun dipotong dan dimusnahkan. Dan juga bila ditemukan daun bawang menguning dan layu harus langsung dicabut dan dibakar. Pemakaian cairan insektisida juga diperbolehkan tetapi harus sesuai dosis.

7. Panen

Ciri-ciri bawang merah sudah siap panen yaitu:
– Pangkal terasa lemas apabila dipegang
– Daun menguning serta rebah
– Umbi terlihat pada permukaan tanah

Panen dilaksanakan dengan cara mencabut tanaman kemudian diikat dan dijemur sampai kering. Hal ini bertujuan untuk menjaga supaya umbi bawang merah tak cepat busuk. Sesudah umbi bawang 85% kering maka bawang merah siap dipasarkan.

* Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Mulsa Plastik untuk membudidayakan melon untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Ternyata Budidaya Timun Apel Aceh Dengan Mulsa Plastik Membuat Hasil Panen Lebih Berkualitas

timun apel

Jual Mulsa Plastik Merk Tembakau – Lim Corporation

Apel aceh yaitu jenis varietas tanaman buah tropika yang dihasilkan melalui persilangan antara timun suri dengan melon. Walaupun namanya apel aceh, apel aceh tak sama dengan apel pada umumnya. Sekilas buah apel aceh ini sekilas sama seperti buah jambu biji. Apel aceh juga disebut dengan melon apel ataupun timun apel.

Buah apel aceh ini mempunyai kulit berwarna putih kekuning-kuningan, mempunyai rasa seperti melon, tetapi apabila melon pada umumnya bertekstur kasar sedangkan apel Aceh mempunyai tekstur halus serta berbentuk kecil seperti ukuran buah apel yang besar.

Ada Beberapa Cara Budidaya Timun Apel Aceh, Yaitu :

Persiapan Lahan Tanam Apel Aceh

Siapkan lahan yang akan dijadikan tempat budidaya apel aceh dan diolah terlebih dahulu. Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu yang lainnya. Sesudah itu, gemburkan pada lahan dengan cara dibajak atau dicangkul dengan dalam sekitar 40cm-60cm, kemudian biarkan selama 7-10 hari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selanjutnya laksanakan pemupukan dasar dengan memakai pupuk kandang yang sudah matang dan juga pupuk kimia seperti Za, Urea, TSP dan KCl. Tak hanya itu, apabila pH tanah kurang maka bisa dilaksanakan pengapuran. Kemudian biarkan selama 1-2 minggu.

Buatlah bedengan dengan ukuran panjang sekitar 40cm-60cm, lebar sekitar 60cm-80cm dan tinggi sekitar 30cm-70cm dengan jarak setiap bedengan sekitar 20cm-40cm. Bedengan tersebut kemudian diberi mulsa plastik. Sesudah bedengan diberi mulsa, biarkan selama 7-10 hari supaya unsur hara dan pupuk bereaksi dan bisa diserap oleh tanaman. 1 hari sebelum penanaman, buatlah lubang tanam dengan melubangi mulsa yang berdiameter sekitar 10cm dengan jarak lubang tanam sekitar 60cm×60cm atau 70cm×70cm.

Pembibitan Apel Aceh

Perbanyakan bibit apel aceh bisa dilaksanakan melalui biji. Beli dan pilih buah apel aceh yang benar-benar matang mempunyai warna putih kekuningan dan sudah beraroma wangi seperti melon dan mempunyai ukuran sekitar 5-8ons. Kemudian jemur biji timun apel aceh selama 1 minggu jangan sampai terkena air, sesudah itu simpan pada tempat yang kering.

Baca Juga :

Penyemaian Benih Bibit Apel Aceh

Cara penyemaian biji apel aceh bisa dikerjakan dengan memakai kotak persemaian ataupun yang lainnya. Sebelum disemai, biji direndam terlebih dulu dengan air hangat selama 30 menit, sesudah itu rendam kembali dengan larutan perangsang akar selama 1 hari 1 malam. Kemudian bungkus biji dengan kain basah dan biarkan selama 1 hari 1 malam. Sambil menunggu biji benih, siapkan media semai berupa campuran tanah gembur dan pupuk kandang yang sudah matang dengan perbandingan 1:1, kemudian beri tambahan pupuk NPK.

Masukkan media semai ke tempat semai dan sirami media semai dengan larutan perangsang akar sampai lembab, kemudian semaikan biji benih apel aceh pada media semai.

Penanaman Apel Aceh

Sesudah semuanya siap dan bibit sudah berumur 7-10 hari atau sudah mempunyai 2 helai daun, maka bisa dilaksanakan proses penanamannya. Waktu untuk penanaman yang baik yaitu dilaksanakan pada pagi hari atau sore hari.

Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Apel Aceh

Laksanakan proses penyulaman pada tanaman apel aceh yang mati atau tak tumbuh optimal, penyulaman ini dikerjakan pada minggu pertama dan paling lambat minggu kedua sesudah tanam.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman apel aceh terpenuhi, laksanakan proses pemupukan susulan ketika tanaman berumur 15 hari sesudah tanam dengan pupuk buatan.

Kerjakan proses pengairan paling tak 2 hari 1 kali pada waktu kurang dari 40 hari sesudah tanam. Kemudian kerjakan prose penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar lahan.

Masa Panen Apel Aceh

Tahap pemanenan timun apel aceh bisa dilaksanakan sesudah tanaman berumur sekitar 57 hari. Pemanenan apel aceh ini dilaksanakan dengan cara memetik buah yang sudah berwarna putih kekuningan atau putih tak banyak kehijauan.

* Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari serangan hama dan melindungi kelembapan tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Yuk Kenali 3 Jenis Varietas Labu Kuning

Pumpkin Patch

Labu atau nama ilmiahnya Cucurbita spp. yaitu tumbuhan yang tumbuh merambat penghasil buah konsumsi berukuran besar. Tumbuhan ini banyak ditemui di Amerika Utara, Eropa Tengah, Australia, Selandia Baru, India atau negara yang lainnya. Umumnya, yang dinamakan Labu atau Waluh atau juga Pumpkin yaitu tumbuhan yang termasuk dalam 4 jenis Cucurbita, yaitu Cucurbita Moschata, Cucurbita Maxima, Cucurbita Mixta serta Cucurbita Pepo.

Labu kuning bisa dijadikan menu utama sampai penutup. Ada 3 jenis labu kuning yang kerap dipakai sebagai bahan pembuatan hidangan lezat. Berikut ini jenis labu kuning beserta ciri-cirinya :

Labu Parang

Labu-Parang

Labu ini mempunyai ukuran yang besar, bobotnya mencapai sekitar 4kg-5kg per buah, bahkan bisa mencapai ratusan kilogram. Tak heran labu parang disebut sebagai rajanya labu. Buah yang mempunyai ukuran besar ini mempunyai kulit keras, ada yang berwarna hijau, berwarna kecokelatan, serta berwarna oranye. Daging buahnya cukup tebal, berwarna kuning oranye. Labu inilah yang kita kenal sebagai pumpkin dan banyak dipakai ketika perayaan Halloween. Sekarang ini sudah banyak diproduksi tepung dari labu parang. Tepung labu bisa dipakai untuk membuat roti karena protein yang terkandung di dalamnya mengandung gluten yang cukup tinggi jadi mampu membentuk jaringan 3 dimensi yang melekat serta elastis, jadi roti akan mengembang dengan baik.

Baca Juga :

Kabocha

Labu_Jepang_Kabocha

Jenis ini sering dikenal sebagai labu Jepang, menurut cerita labu kabocha ini dibawa dari Kamboja oleh orang Portugis ke Jepang. Di negara Jepang, kabocha banyak dipakai untuk tempura dan diyakini bisa mencegah flu ketika musim dingin. Kandungan betakaroten kabocha lebih tinggi bila dibandingkan dengan labu parang. Buahnya mempunyai ukuran kecil, beratnya sekitar 2kg. Ada yang berkulit hijau tua, ada yang oranye. Kulitnya tak sekeras kulit labu parang. Daging buahnya berwarna kuning, teksturnya cukup halus, serta rasanya manis.

Butternut Squash

labu butternut squash

Bentuknya persis seperti buah pir, tetappi mempunyai ukuran besar. Panjangnya sekitar 20cm-30cm, dengan diameter sekitar 10cm-12cm. Kulit buahnya berwarna kekuningan. Buah yang belum matang berwarna hijau. Daging buahnya berwarna kuning dan cita rasanya manis.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Mulsa Plastik untuk membudidayakan labu untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Trik Jitu Budidaya Tembakau Yang Baik & Benar, Hasilkan Untung Besar

budidaya-tembakau

Tembakau yaitu jenis produk pertanian yang tergolong dalam komoditas perkebunan. Tembakau ini umumnya dipakai sebagai bahan baku rokok dan cerutu. Bagian yang dimanfaatkan dari tumbuhan tembakau yaitu daunnya. Adapun beberapa spesies yang tergolong nikotiana yang bisa juga disebut dengan tembakau, yaitu Nicotiana tabacum.

Tumbuhan ini mengandung zat nikotin yang paling tinggi bila dibandingkan dengan tanaman yang lainnya. Walau begitu, tembakau tak mengandung senyawa tropan alkaloida yang sangat berbahaya bagi manusia. Daerah penghasil tembakau di Indonesia, yaitu seperti Klaten, Sleman, Boyolali, Madura, Temanggung, dan masih banyak lagi.

Ada Beberapa Cara Budidaya Tanaman Tembakau, Yaitu :

1. Syarat Tumbuh

Tumbuhan ini tumbuh dengan maksimal apabila ditanam pada daerah yang mempunyai iklim tropis dengan suhu sekitar 21°C–27°C, dengan curah hujan rata-rata sekitar 1500mm-2000mm setiap tahun, serta mempunyai kelembapan udara sekitar 50%-70% dan mendapat sinar matahari secara penuh.

Tanah yang baik untuk menanam tembakau yaitu tanah yang bertekstur liat berpasir, gembur, remah, dan mempunyai drainase yang baik serta mempunyai derajat keasaman atau pH sekitar 5,5-6,5.

2. Persiapan Lahan Tanam tembakau

Tembakau bisa tumbuh dengan baik di lahan tegalan dan lahan persawahan yang mempunyai drainase yang baik. Lahan yang akan dipakai untuk budidaya dibersihkan terlebih dulu dari tanaman pengganggu. Selanjutnya, tabah pada lahan digemburkan dengan memakai bajak atau cangkul dengan kedalaman sekitar 20cm-30cm kemudian diratakan kembali.

Sesudah itu, buatlah bedengan dengan ukuran sekitar 120cm x 10cm dengan jarak setiap bedengan sekitar 50cm.

3. Persiapan Benih Tembakau

Pilihlah varietas benih tembakau yang mempunyai kualitas tinggi, bentuk dan warnanya yang seragam, mempunyai daya tumbuh sekitar 85%, tahan terhadap serangan hama dan penyakit dan tentunya yang mempunyai hasil produksi yang tinggi.

4. Persemaian Benih Tembakau

Sesudah benih siap, selanjutnya laksanakan persemaian benih. Tetapi sebelum menyemaikan benih, buatlah lahan semai yang berupa bedengan dengan ukuran sekitar 1m-2m untuk lebar, 50cm-80cm untuk tinggi serta untuk panjangnya sekitar 5m-6m, kemudian berikan naungan berupa plastik transparan supaya bibit tersebut terkena sinar matahari secara langsung.

Kemudian 5 hari atau 1 minggu sesudah media semai dibuat, setelah itu taburkan benih pada bedengan. Kemudian laksanakan penyiraman dengan memakai gembor setiap pagi hari dan sore hari. Sesudah bibit berumur sekitar 35-50 hari, bibit bisa dipindah tanamkan ke lahan tanam yang permanen.

Baca Juga :

5. Penanaman Tembakau

Penanaman tembakau dilaksanakan pada awal musim penghujan atau akhir musim kemarau. Waktu penanaman tersebut yaitu dilaksanakan pada sore hari untuk menghindarkan bibit layu karena sinar matahari yang terlalu berlebih.

Tembakau ditanam dengan memakai sistem pagar ganda dengan kedalaman tanam sebatas pangkal batang. Umumnya para petani di indonesia memakai pola tanam yaitu jarak tanam sekitar 100cm x 50cm ataupun 100cm x 45cm dengan populasi bibit 33.000 per hektar.

6. Pemeliharaan Tanaman Tembakau

* Penyulaman

Proses selanjutnya yaitu laksanakan penyulaman atau penggantian tanaman yang mati atau tumbuhan yang tak tumbuh dengan maksimal. Proses penyulaman ini dikerjakan tak lebih dari 5-7 hari sesudah tanam.

* Penyiraman

Laksanakan penyiraman sampai tanaman berumur sekitar 30-45 hari sesudah tanam dengan cara gembor pada pagi hari dan sore hari supaya media tanam tetap lembab.

* Penyiangan

Proses penyiangan pada tanaman pengganggu lain yang tumbuh pada sekitar tanaman tembakau yaitu dengan memakai koret atau bisa juga memakai pestisida.

* Pembubunan

Laksanakan proses pembubunan, proses ini bertujuan untuk menggemburkan tanah dengan cara menaikan lagi tanah yang longsor akibat penyiraman air ke tanaman.

* Pemupukan

Laksanakan pemupukan sebanyak 3 kali selama masa tanam yaitu pada 7-10 hari sesudah tanam, 20-25 hari sesudah tanam, dan 40-45 hari sesudah tanam. Pupuk yang dipakai bisa berupa pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk anorganik seperti Urea, TSP serta KCl.

7. Pemanenan Tembakau

Pemanenan tembakau untuk yang pertama kali bisa dilaksanakan pada 60-70 hari sesudah tanam. Pemanenan tersebut dikerjakan dengan cara memetik daunnya. Supaya memperoleh kadar pati yang tinggi, pemetikan tembakau dilaksanakan pada sore hari.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari serangan hama dan melindungi kelembapan tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Budidaya Pare, Menguntungkan & Bermanfaat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

pare-1

Pare atau nama ilmiahnya Momordica Charantina yaitu sebuah jenis sayuran yang tak mempunyai banyak pengemar karena rasanya yang sangat pahit. Maka dari itu banyak yang tak menyukai sayuran ini akan tetapi perlu di ketahui ternyata pare ini banyak juga mengandung manfaat bagi kesehatan dan juga kecantikan lho!!.

Kandungan yang ada pada sayuran pare seperti mengandung vitamin B1, K , E, magnesium, kalsium, kalium, Fospor, seng, besi, protein dan lemak serta masih banyak lagi yang senyawa dan kandungan yang ada pada sayuran pare ini yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan.

Inilah Manfaat Pare bagi Kesehatan Dan Kecantikan, Yaitu :

1. Melancarkan Pencernaan

Di balik dengan rasanya yang sangat luar biasa pahit ternyata hal ini sangat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan anda karena sayuran pare bisa merangsang sebuah enzim dalam pencernaan yang menjaga dan mengontrol setiap gerakan pada usus.

2. Menurunkan Berat Badan

Kandungan kaya serat dalam sayuran pare bisa dimanfaatkan untuk obat diet herbal dan obat tradisional bagi kesehatan. Menurut para ahli juga mengatakan bahwa sayuran pada pare mengandung kalori yang sangat rendah hal ini bisa membantu anda dalam menurunkan berat badan yang terlalu berlebihan.

3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Adanya beberapa kandungan senyawa dan juga protein yang lainnya hal ini mempu mempercepat dalam memperkecil dan juga mempercepat pencernaan yang lagi bermasalah dan juga sebagai anti gemuk dengan istilah cepat menurunkan berat badan.

Baca Juga :

4. Mengontrol Kolesterol

Kandungan pare memanglah sangat bermanfaat besar bagi kesehatan terutama untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, karena sayuran pare bisa menghilangkan secara perlahan lemak dalam tubuh serta bisa mengatur dan mengontrol tekanan darah anda.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

kaya kandungan serat dan vitamin lainnya yang mampu menjaga kesehtan pada kulit yang menagalami masalah seperti jerawat, serta kulit yang terlihat kusam, dan lainnya yang di sebabkan beberapa faktor lain. Hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi sayuran ini secara berkala hal ini memungkinkan bisa mengatasi dan juga menjaga kesehatan anda.

6. Mengatasi Racun Dalam Tubuh

Kayanya kandungan dalam pare bisa membantu pengikisan lemak yang sangat tinggi hal ini bertujuan untuk membersihkan dan mengeluarkan racun pada tubuh anda dengan mengeluarkanya dari beberapa saluran seperti keringat serta urine.

7. Membersihkan Darah

kandungan dari pare mampu membuat dan membersihakan darah yang sangat kotor seperti terjadinya gatal pada kulit yang disebabkan darah yang terlalau kotor. hal ini bisa anda atasi dengan meminum jus atau mengonsumsi pare saecara rutin.

8. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Menurut para pakar ahli dalam sayuran, ternyata menfaat dari kandungan tersebut mampu menetralisir sel dan jaringan yang bisa merusak sel kanker sehingga mengakibatkan kanker yang sangat parah hal ini anda harus mengonsumsinya secara rutin juga supaya hasil nya pun sangat efektif.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Mulsa Plastik untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat

timun suri

Timun suri merupakan tumbuhan 1 musim penghasil buah dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buah timun suri umumnya sangat laris pada saat Ramadan. Karena itu, budidaya buah ini mempunyai peluang yang cukup bagus. Adapun cara budidaya timun suri sebenarnya cukup gampang.

Tahapan Yang Perlu Anda Laksanakan Pada Saat Budidaya Timun Suri, Sebagai Berikut :

Persiapan Lahan

Lahan yang akan dipakai untuk menanam timun suri dibersihkan terlebih dulu dari gulma ataupun tanaman liar lainnya. Setelah itu, gemburkan lahan dengan cara dibajak ataupun dicangkul. Kemudian, buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 80cm—90cm. Dalam setiap bedengan dibuat 2 lajur, yaitu lajur kanan dan lajur kiri serta bagian tengahnya dibuat parit dengan lebar sekitar 40cm—50cm.

Jika pH tanah di bawah 5,5, laksanakan pengapuran dengan menggunakan dolomit. Laksanakan juga pemupukan dasar pada bedengan dengan memakai pupuk organik ataupun pupuk non-organik.

Pupuk organik yang dipakai bisa berupa pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Sementara, pupuk anorganik yang bisa dipakai, yaitu pupuk TSP/SP-36, KCl, dan Urea/ZA. Pemupukan dasar umumnya dikerjakan 10—15 hari sebelum tanam.

Persiapan Bibit Timun Suri

Benih timun suri bisa didapatkan dengan cara membuat benih sendiri dari tanaman sebelumnya. Timun suri yang akan dijadikan bibit dipilih yang sudah cukup tua dan sehat kemudian diambil bijinya. Anda juga bisa membeli biji benih di toko pertanian apabila tak ingin repot.

Setelah biji benih diperoleh, seleksi biji benih dengan cara merendamnya dengan air. Apabila ada benih yang mengapung, buang saja karena itu benih yang kualitasnya kurang baik. Kemudian, benih timun suri bisa ditanam langsung ataupun disemai terlebih dulu. Media semai yang dipakai, yaitu campuran tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Baca Juga :

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik
Mengenali Beras Plastik Dengan Mudah, Ini Dia Caranya!!!

Penanaman Timun Suri

Apabila bibit timun suri sudah berumur sekitar 10 hari sesudah semai, maka bisa melaksanakan penanaman. Jarak tanam yang dipakai, yaitu sekitar 70cm—80cm. Dalam setiap lubang tanam yang dibuat dengan kedalaman sekitar 2cm ditanami 2 benih bibit, kemudian timbun kembali dengan tanah dan siram supaya lahan tetap lembap.

Perawatan Tanaman Timun Suri

Perawatan tanaman timun suri sangatlah penting untuk dilaksanakan supaya bisa berbuah secara maksimal. Laksanakan penyiraman pada tanaman timun suri seperlunya saja karena tanaman timun suri tahan pada kekeringan dan cuaca panas.

Kemudian laksanakan pengontrolan tanaman, apabila ada tanaman yang mati atau tumbuh tak normal laksanakan penyulaman dan ganti dengan tanaman yang baru. Penyulaman ini dilaksanakan hingga tanaman berumur 10 hari sesudah tanam. Kerjakan juga penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman.

Pemupukan pada tanaman timun suri dilaksanakan sebanyak 5 kali selama musim tanam, yaitu pada saat tanaman berumur 10 hari sesudah tanam, 17 hari sesudah tanam, 24 hari sesudah tanam, 31 hari sesudah tanam, dan 40 hari sesudah tanam. Pupuk yang dipakai, yaitu pupuk NPK. Pemberian pupuk susulan ini dilaksanakan dengan cara ditabur atau dikocor.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau

Musim hujan akan berubah menjadi musim kemarau. Teriknya sinar matahari tentu saja memberikan suhu panas yang membuat semua orang mengeluh. Tetapi, hal itu justru dapat memberi keuntungan kepada tanaman supaya bisa tumbuh serta berkembang dengan bantuan dari sinar matahari. Terdapat beberapa jenis sayuran yang cocok pada musim kemarau yang mungkin bisa Anda tanam untuk meraih keuntungan pada musim tersebut.

Hal ini selain untuk mengembangkan bakat dalam berkebun, juga bisa membantu Anda dalam mengatur pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi sayuran yang Anda tanam sendiri. Lantas, jenis sayuran apa saja yang cocok untuk ditanam ketika musim kemarau datang?

Ada 5 sayuran yang dapat Anda tanam pada musim kemarau, yaitu :

Tomat

Cara-Budidaya-Tomat-dalam-Polybag-yang-MudahTomat merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang tahan banting untuk ditanam ketika musim kemarau karena tak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Karena, di tanah kering pun mereka masih bisa tumbuh.

Meski demikian, Anda harus tetap menyiramnya secara berkala supaya tanaman tomat tak kehilangan kelembapannya. Jangan lupa juga untuk menanam tumbuhan lain di dekat tomat supaya terlindungi dari paparan sinar matahari secara langsung.

Terong

hqdefaultTerong juga merupakan salah satu jenis tanaman pilihan yang tepat untuk dibudidayakan ketika musim kemarau. Karena, tanaman terong dapat hidup dengan baik meskipun dengan keterbatasan air. Akan tetapi, Anda tetap harus menyiraminya supaya buah yang dihasilkan pun juga maksimal.

Baca Juga :

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan
Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik

Mentimun

TIMUN DALAM AL-QURAN DAN HADITSKeistimewaan mentimun yaitu dapat tumbuh pada lingkungan dengan suhu hangat cenderung panas. Tanaman mentimun akan menghasilkan buah yang baik serta mengandung banyak air apabila tumbuh pada lahan kering serta suhu yang hangat.

Labu

labu-golden-melonSama halnya dengan mentimun, apabila ditanam pada suhu tinggi, tanaman labu akan cepat tumbuh. Rasa buah yang dihasilkannya pun sangat manis ketimbang labu yang tumbuh pada daerah dingin.

Jagung

114Menurut pengalaman para petani yaa!!, menanam jagung tak serumit ketika menanam padi. Anda hanya cukup memberinya air sesekali, maka jagung akan tumbuh dan berproduksi dengan baik. Asal, Anda juga memerhatikan dari serangan hama dan penyakit yang kemungkinan bisa merusak tanaman jagung Anda. Beri pupuk yang cukup, maka Anda akan memperoleh hasil yang baik kualitasnya.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan

Musim hujan yang lebat mengakibatkan tanaman gampang membusuk karena tak kuat terhadap terjangan air yang setiap hari datang. Namun, ada beberapa tanaman sayuran yang cocok ditanam ketika musim hujan seperti berikut ini.

1. Kangkung

kangkung

Kangkung merupakan jenis sayuran yang hidup di dataran rendah dan mempunyai iklim dengan kelembapan yang cukup tinggi, bahkan sering hidup di perairan. Namun, karena adanya pembudidayaan dengan proses pembuatan varietas baru, sekarang jenis kangkung sudah banyak dibudidayakan di dataran ataupun di tanah.

Namun, itu tak mengubah tingkat ketahanan kangkung akan cuaca lembap bahkan tergenang air. Oleh karena itu, kangkung sangat baik untuk dibudidayakan ketika musim hujan.

2. Genjer

Foto2591

Selain kangkung, genjer juga termasuk jenis sayuran yang dibudidayakan di lingkungan berair. Genjer bahkan lebih cocok ditanam di area persawahan yang mempunyai genangan air. Karena itu, sayuran genjer paling pas ditanam saat musim hujan datang.

3. Bayam

cara-menanam-bayam

Penanaman bayam di musim hujan sangat baik pada tahap pembesaran sesudah sebelumnya dilakukan penyemaian. Sebab, dengan bantuan air hujan tanaman bayam akan mengalami pertumbuhan dengan cepat serta subur.

Baca Juga :

Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot
Budidaya Dengan Sistem Total Akuakultur, Untung Berlimpah
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat

4. Sawi Putih

sawi-putih

Meski sawi putih kebanyakan dibudidayakan di darat, bukan berarti sawi tak cocok ditanam saat musim hujan. Sawi sangat kuat dan tak mudah layu bila terkena rintikan air hujan secara terus menerus. Perawatan sawi juga cukup gampang dan tak memerlukan biaya yang besar.

5. Selada

selada-organik

Selada merupakan jenis sayuran yang biasa dimanfaatkan sebagai lalapan. Tanaman sayuran ini sangat disukai para petani saat musim hujan datang. Selada sangat kuat menghadapi kondisi cuaca yang sering hujan, bahkan tanaman selada bisa hidup subur ketika musim hujan.

6. Seledri

tanaman-obat-seledri

Tanaman yang biasa dipakai sebagai bumbu dapur ini memang banyak disukai. Aroma yang dihasilkan oleh seledri membuat masakan menjadi lebih sedap dan menggugah selera.

Seledri mampu bertahan dengan kondisi curah hujan yang tinggi. Untuk itu, tanaman sayuran ini sangat cocok dibudidayakan saat musim hujan datang.

7. Daun Bawang

20160811_042158

Dalam melaksanakan penanaman daun bawang, sangat diperlukan persediaan air yang cukup banyak. Maka, akan lebih baik jika menanam daun bawang saat musim hujan datang.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanama ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau

budidaya-terong

Ketika musim kemarau datang, Anda bisa memanfaatkan dengan membudidaya beberapa sayuran yang bisa tumbuh baik di musim tersebut, salah satunya terong. Ada cara yang gampang budidaya terong di musim kemarau yang bisa ditiru.

Tanaman terong dapat tumbuh di suhu udara sekitar 22—30° Celcius dan terkena sinar matahari yang cukup. Sedangkan, jenis tanah yang cocok dan baik untuk ditanami terong yaitu jenis tanah gembur berpasir, subur, kaya akan bahan organik, mempunyai drainase yang baik dan pH sekitar 6,8—7,3. Berikut ini cara gampang budidaya terong yang perlu Anda ketahui.

1. Penyemaian benih

Benih yang baik yaitu benih yang mempunyai daya tumbuh di atas 75%. Dibutuhkan sekitar 300—500gram benih yang berkualitas untuk ditanam di lahan seluas 1 hektare. Untuk tahapan penyemaian, hal pertama yang harus Anda kerjakan, yaitu menyiapkan media penyemaian. Buatlah bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 20cm. Buatlah bedengan tersebut dari campuran tanah, arang sekam, dan kompos dan sesuaikan perbandingan pencampurannya.

Baca Juga :

4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag
Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
Meskipun Terlihat Sepele, Namun Ketika Mendaki Sangat Berguna

Sebelum benih ditebar di atas media semai, sebaiknya rendam dahulu benih terong dengan air hangat sekitar 10—15 menit, lalu bungkuslah benih terong dengan kain basah, lalu diamkan selama 24 jam. Selanjutnya, baru tebarkan benih ke atas media semai lalu tutupilah dengan tanah yang tipis. Selanjutnya, tutupilah bedengan tersebut dengan daun pisang, Mulsa plastik ataupun karung goni yang basah dan siramlah untuk menjaga kelembapan persemaian.

Setelah berkecambah mulai tumbuh pada hari kedua ataupun ketiga, bukalah tutup bedengan tersebut. Siramlah setiap hari dan sekitar 10—15 hari pindahkan bibit tanaman ke dalam polibag. Saat tanaman sudah mempunyai 4 helai daun, pindahkan tanaman tersebut ke lahan terbuka,

2. Pengolahan lahan dan penanaman

Lahan untuk budidaya terong dicangkul dengan kedalaman 30 cm. Bentuk bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 30cm, serta panjangnya disamakan dengan ukuran lahan. Buatlah lubang tanam secara berbaris, dengan 1 bedengan sebanyak 2 baris. Jarak tanam per lubang 60cm, dan jarak per baris 70cm.

Taburkan pupuk di atas bedengan dan aduk sampai merata. Pakailah pupuk organik seperti kompos ataupuun pupuk kandang. Waktu menanam yang baik untuk tanaman terong yaitu pada musim kemarau.

3. Perawatan tanaman terong

Perawatan untuk budidaya terong dimulai dengan pengairan yang rutin dikerjakan setiap hari, khususnya di fase-fase awal pertumbuhan dan saat cuaca kering. Kemudian kerjakan penyulaman untuk tanaman yang pertumbuhannya tak normal, mati, atau yang terserang hama. Selanjutnya, lakukan penyiangan dengan cara mencabut rumput liar atau gulma di sekitar tanaman dan jangan lupa pasangkan Mulsa Plastik supaya Kelembapan tanah tetap terjaga dan tidak terserang penyakit.

Jika anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari hama dan kekeringan tanah dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Budidaya Cabai Sangat Menguntungkan Dengan Mulsa Plastik

8tz3sBk1v2

Anda semua pasti sudah tidak asing lagi dengan cabai, karena cabai memang sering sekali dikonsumsi sehari-hari. Rasa cabai yang pedas memang sangat digemari masyarakat. Di Indonesia sendiri banyak sekali makanan yang menggunakan bahan cabai untuk menambahkan rasa pedas pada masakan.

Cara menanam cabai sistem mulsa plastik adalah salah satu teknik menanam cabai yang sering dipakai guna membudidayakan tanaman cabai, terutama untuk mereka para petanam yang hendak menanam dalam lahan berskala luas. Cara menanam cabai dengan sistem plastik mulsa ini banyak dilakukan karena mudah dalam proses persiapan, perawatan serta hemat biaya.

Adapun Tahap-Tahap Budidaya Cabai :

1. Pengolahan Lahan Tanam

Pengolahan lahan tanam meliputi persiapan seperti menyiangi gulma serta menggemburkan tanah. Meski cabai bisa beradaptasi dengan berbagai lingkungan, namun sebaiknya tanah yang hendak ditanami memiliki kadar pH tanah yang normal 5-7 dan terkena sinar matahari penuh sepanjang siang.

Untuk mempermudah perawatan nantinya anda juga perlu membuat sumber air seperti sumur bor untuk pengairan tanaman kelak. Gunakan herbrisida untuk mengatasi gulma dan rumput liar kemudian gemburkan tanah dengan menggunakan cangkul atau traktor mesin.

2. Pemberian Pupuk Dasar

Mirip seperti cara menanam semangka atau cara menanam terong yang membuat bedengan, setelah digemburkan maka buatlah lajur calon bedengan. Jarak antar lajur sekitar 30-50 cm. setiap lajur tadi diberi dengan pupuk dasar. Nah, pupuk dasar yang akan kita pakai ini merupakan gabungan pupuk organik dan pupuk buatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan unsur hara makro maupun mikro.

Setelah itu tutupi pupuk dan bentuk bedengan diatasnya dengan lebar bedengan 50-100 cm dan tinggi 20 cm

3. Pemasangan Plastik Mulsa

pemasangan plastik mulsa Ukuran plastik mulsa yang digunakan tentunya harus menyesuaikan lebar bedengan yang anda buat.

Pastikan warna perak diatas lalu buatlah 2 baris lubang tanam pada setiap bedengan dengan jarak antar lubang 40 cm

Pasanglah mulsa plastik dalam kondisi yang telah di tarik bentang ulur agar plastik tak mudah memuai pada siang hari agar plastik tidak menggelembung.

4. Persiapan Bibit Tanaman cabai

Agar diperoleh bibit yang kualitas unggul, maka anda sebaiknya membeli benih di toko pertanian yang mana sudah terjamin kualitasnyan benihnya. Biasanya merk benih yang sudah terkenal akan memiliki harga tinggi atau lebih mahal.

Setelah memperoleh benih cabainya, proses selanjutnya adalah melakukan proses penyemaian cabai yang tidak jauh beda seperti pada cara menanam cabai hidroponik atau cara menanam cabai dengan serbuk kayu.

Rutinlah menyirami dengan takaran yang pas sampai usia bibit 30 hari dan siap dipindah ke bedengan.

Baca Juga :

5 Cara Jitu Budidaya Buah Naga Dengan Polybag
Tips Untuk Membudidaya Tumbuhan Anggrek
Kegunaan Waring Selain Sebagai Pembungkus Buah dan Sayur

mulsa-plastik-hitam-perak-3

5. Penanaman Bibit di Bedengan

penanaman bibit cabai Anda bisa melubangi tanahnya lalu dikocor dengan tricoderma yang akan menjadi fungisia alami dalam tanha yang kan mencegah dari layu fusarium. kemudian esok harinya dikocor dengan NPK 16-16-16 + insektisida.

Kemudian esoknya lagi bibit cabai bisa ditanam. Pastikan untuk melakukan penanaman pada sore hari lalu segera disirami dengan cara lep.

6. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Tanaman cabai sendiri mempunyai hama dan penyakit yang amat beragam mulai dari waktu persemaian tanaman cabai bisa terserang rebah semai. kemudian sesudah ditanam pun juga tidak luput dari serangan berbagai penyakit.

Untuk mengatasi serangan hamanya maka perlu mengklasifikasi hama sehingga bisa melakukan penanganan yang terpadu. Untuk penyakit yang berasal dari jamur dan cendawan, maka bisa menggunakan fungisida kontak ataupun sistemik.

Untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka gunakan bakterisida. Untuk penyakit keriting dan bulai daun maka kendalikan serangga penyebabnya dengan menggunakan insektisida berbahan aktif. Kemudian untuk ulat grayak serta lalat buah maka coba menggunakan insektisida yang konsentrasi bahannya diatas 50 EC serta yang berbau menyengat.

7. Panen Buah cabai

Untuk cabai rawit biasanya pad usia 90 hari setelah tanam. Buah yang dipanen adalah yang sudah berubah warnanya menjadi merah.

Pastikan saat anda memetik, usahakan dengan gagangnya supaya buah cabai lebih awet dan tahan angkut. Waktu pemanenan ialah 3-5 hari sekali dengan puncak panen biasanya pada penen ke 8-10.

8. Perawatan Pasca Panen

Setelah panen yang ke-8 maka segera lakukan pemupukan dengan metode lep. Hal ini bertujuan untuk menyuplai kembali nutrisi tambahan agar tanaman tetap sehat dan produktif meski sudah seringkali dipanen.

Biasanya anda bisa memaksimalkan panen sampai diatas 20 kali untuk cabai besar dan bisa sampai setahun penuh untuk cabai rawit karena usia cabai rawit lebih lama

Jika anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.