Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

Indonesia merupakan sebuah Negara yang memiliki lahan pertanian yang sangat luas dan dengan hasil yang melimpah. Oleh karenanya, tidak perlu diherankan kalau nama Indonesia sangat dikenal oleh Dunia karena sumber daya alamnya yang sangat kaya raya, khususnya buah-buahan. Salah satu buah yang memiliki tekstur kulit yang unik dan memiliki bau maupun rasa yang khas adalah buah durian (durio zibethinus).

Durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Budidaya durian dilakukan melalui biji durian itu sendiri yang dibawa oleh para penikmat durian. Buah durian ini sangat populer hingga zaman sekarang karena memiliki rasa dan bau yang khas.

* Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis

Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah
Sebelum menanam durian, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami tentang jenis-jenis durian maupun syarat tumbuh durian tersebut sebelum melakukan penanaman. Hal ini dilakukan agar produktivitas budidaya durian yang dilakukan bisa berhasil dan dapat memberikan keuntungan yang melimpah. Tanaman durian ini juga memiliki varian serta rasa yang berbeda untuk setiap variannya. Adapun jenis-jenis durian yang cocok untuk dibudidayakan yaitu:

Pemilihan Bibit Durian yang Tepat
Bibit durian yang akan ditanam merupakan salah satu penentu yang paling berpengaruh di dalam keberhasilan dalam berkebun durian. Kriteria bibit yang layak digunakan itu harus subur, sehat , memiliki daun yang banyak , batang yang kokoh dan yang paling penting yang harus diperhatikan yaitu harus terbebas dari hami maupun penyakit. Bibit yang dipilih untuk dikembangkan juga sudah harus memiliki beberapa cabang, minimal 2 – 4 arah cabang, serta memiliki tunas atau calon baru yang akan tumbuh.

Persiapan Lahan Tanam
Proses persiapan lahan atau waktu yang tepat untuk menanam pohon durian ini sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau. Hal ini dilakukan agar bibit yang ditanam terhindar dari hama maupun penyakit. Usahakan agar tanaman terkena matahari langsung untuk proses pertumbuhan bibit yang di tanam. Lahan yang akan digunakan juga tidak boleh terendam air. Jika hal itu terjadi pada musim hujan, maka buatlah saluran air secepatnya untuk menghindari busuk pada akar sebagian bahkan seluruhnya yang mengakibatkan tanaman durian menjadi mati.

Jarak Tanam untuk Tanaman Durian
Jarak tanam yang baik dalam budidaya durian ini yaitu 8 x 12 m atau 10 x 10 m. Akar durian juga memerlukan pelindung agar tidak sepenuhnya kena sinar matahari langsung. Untuk itu, pada saat pohon durian masih kecil, ada baiknya tanaman durian diberi tanaman pelindung seperti pepaya, rumput gajah mini, atau tanaman lainnya yang sifatnya tidak permanen atau bukan tanaman keras yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman durian.

Ukuran Lubang Tanam
Ukuran lubang yang dibutuhkan dalam menanam durian berukuran sekitar 50 cm. Kemudian biarkan lubang selama 1 minggu. Campur tanah galian lubang tersebut dengan pupuk kandang yang sudah matang atau kompos, aduk hingga merata, kemudian masukkan ke dalam lubang seminggu sebelum penanaman dilakukan.

Proses Penanaman
Penanaman tanaman yang baik itu adalah sekitar awal musim penghujan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Buka atau sobek plastik polibag, sebaiknya menggunakan pisau atau gunting agar tanah pada polibag tersebut tidak pecah untuk menghindari stres pada tanaman. Tanam bibit tersebut secara perlahan dan timbun dengan tanah yang sudah disediakan sebelumnya hingga sekitar 2 atau 3 jari batang yang ditanam atau hingga batang tanaman kokoh. Kemudian siram tanaman secukupnya dan lakukan penyiraman secara rutin dan perlahan untuk menghindari benturan keras antara air dan batang hingga tanaman durian benar-benar tumbuh.

* Baca Juga : Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Penyiraman
Penyiraman tanaman dilakukan sejak awal menanam hingga tanaman tumbuh dan berbuah. Pada saat tanaman sedang berbunga, penyiraman dikurangi untuk menjaga bunga agar tidak busuk. Penyiraman sebaiknya dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore.

Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membersihkan tanaman durian dari cabang ataupun ranting tanaman yang mati juga yang diserang hama maupun penyakit. Lakukan pemangkasan pada pucuk tanaman durian untuk merangsang munculnya cabang baru ke segala arah.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ke tiga menggunakan pupuk NPK. Selain itu, pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang juga dilakukan sekali dalam setahun, dan dilakukan awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Pemberian Pupuk Makro harus disesuaikan dengan usia tanaman seperti tabel di atas. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara tabur sesuai dengan lingkar batang tanaman. Selain dengan pupuk tabur, pupuk bisa juga dilakukan dengan melarukan pupuk dengan air untuk menyiram tanaman.

Pemanenan Buah Durian
Masa panen tanaman durian bervariasi, tergantung dari jenis varietas bibit yang digunakan dan ditanam. Untuk durian local (asli Indonesia) itu umumnya dapat dipanen pada usia tanam 8 sampai 10 tahun. Sedangkan jenis durian unggulan dapat dipanen setelah umur tanaman mencapai 3 sampi 4 tahun sejak masa tanam.

Cara panen durian itu sangatlah mudah. Hanya menunggu hingga durian itu gugur sendiri dari pohonnya. Kemudian dikutip dan siap untuk dinikmati. Adapun ciri-ciri durian yang siap untuk dipanen yaitu:
Ujung duri dari kulit buah durian terlihat berwarna kecoklatan
Warna garis di antara duri jelas kelihatan
Ruas tangkai membesa dan terlihat semakin gelap warnanya
Terasa wangi khas aroma durian
Terdengar bunyi menggema pada durian apabila durian tersebut dipukul

Selamat mencoba dan semoga Teknik Budidaya Durian ini bisa berguna dan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang membaca

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis

Belimbing manis tanaman khas Indonesia berbentuk seperti bintang.ada satu daerah yang terkenal dengan produksi belimbing adalah Demak,Jawa Tengah.Demak terkenal dengan belimbingnya yang besar,warnanya kuning dan rasanya manis.Buah ini memiliki banyak sari,sehingga memungkinkan untuk dibuat wine buah.

Tanaman ini masihlah sangat jarang di budidayakan oleh para petani indonesia.Untuk itu budidaya tanaman belimbing ini merupakan peluang bisnis baru dan sasaran pasar yang tepat karen pasokan buahnya yang masih kurang di pasaran.Berikut adalah cara budidaya belimbing manis.

* Baca Juga : Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan 

Media Tanam
Hampir semua jenis tanah dapat digunakan untuk tanaman belimbing.Tanahnya subur,gembur,banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainasenya baik.
Derajat keasaman tanah untuk tanaman belimbing yaitu memiliki pH 5,5–7,5.
Kandungan air dalam tanah atau kedalaman air tanah antara 50–200 cm dibawah permukaan tanah.

Ketinggian Tempat
Ketinggian sekitar 500 m dpl lah yang tepat untuk penanaman tanaman belimbing.

Persyaratan Benih dan Bibit
Seperti tumbuhan lain produksi bibit belimbing harus selalu menggunakan pohon induk unggul atau perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi,enten, dan susuan).Perbanyakan Generatif dengan biji tidak dianjurkan,karena hampir selalu memberikan keturunan berbeda dengan induknya (segregasi genetis).maka dari itu,pembibitan secara generatif (biji) hanya dimaksudkan untuk menghasilkan bibit batang bawah (onderstam) yang kemudian digunakan pada perbanyakan vegetatif.

Penyiapan Benih
Penyiapan bibit unggul belimbing dilakukan dengan cara pembiakan vegetatif (cangkok, okulasi,susuan dan enten).Khusus pada perbanyakan vegetatif dengan cara penyambungan (okulasi, enten, susuan) diperlukan batang bawah atau bibit onderstam yang berasal dari biji (pembiakan generatif).

Persiapan
diperlukan 2.000 m2 untuk melakukan pembibitan yang dapat menampung sebanyak 5.000-10.000 bibit.
Sementara lahan untuk pohon induk dapat disediakan sendiri atau ditanam di daerah operasional.Syarat utama dalam pemilihan lahan adalah tersedianya air bagi tanaman,sebagai indikator alami ada atau tidaknya sumber air dapat digunakan pohon kelapa,dikarenakan lazinnya pohon palem tinggal di daerah yang banyak mengandung air.
Karakteristik lain dari tanah yang mengandung air adalah daerah yang terletak di lembah bukit atau gunung.Tanah untuk tanaman belimbing di dataran rendah sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut, dengan kedalaman air diantara 50 sampai 200 cm di bawah permukaan tanah dan tanah memiliki pH 5,5-7,5.
Tanah tanah yang subur,gembur,banyak mengandung bahan organik,aerasi dan drainase yang baik,serta waktu terbaik tanam di daerah yang memiliki iklim basah antara 7,5 bulan dan 4,5 bulan kering.

Pembukaan Lahan
Tentukan lahan yang taktis dan subur,cara pengolahan lahan dapat di lakukan dengan pembajakan/pengarukan dan pencangkulan tanah lahan cukup dalam antara 30–40 cm hingga gembur,kemudian dikeringanginkan selama 15 hari.Tambahkan pada tanah lahan yang telah diolah pupuk kandang yang matang dan halus sebanyak 2 kg/m2 kemudian campurkan dengan tanah atas secara merata sambil di rapikan bedengan,dan dirapikan dengan alat bantu bambu atau cangkal atau papan kayu dan selanjutnya lahan siap ditanami.

Pembentukan Bedengan
Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 100–120 cm,tinggi 30 cm dan panjangnya tergantung keadaan lahan.Bedengan sebaiknya membujur posisi Utara-Selatan.Pasang (tancapkan) tiang-tiang bambu di sisi Timur bedengan setinggi 100–150 cm,dan di sisi Barat 75–100 cm,kemudian pasang pula palang-palang sambil diikat. Selanjutnya pasang atap dari plastik bening (transparan) atau jerami lalu bedengan dapat digunakan.

Penentuan Pola Tanam
Penentuan jarak tanam dan pola tanaman biasanya relatif, tergantung pada luas lahan yang ada.Secara umum,ketika daerah yang cukup luas, jarak tanam antara satu tanaman belimbing dibuat sekitar 6 x 6 meter.Atau bisa menggunakan jarak dari 5 x 5 m dengan pola tanam dalam bentuk budaya perkebunan secara permanen dan intensif.

* Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Bawang Bombay 

Pembuatan Lubang Taman
Sebelum bibit ditanam,terlebih dulu dibuat lubang tanam.Lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.Lubang digali sedalam 50 cm, separuh tanah galian bagian atas dipisahkan,lubang diangin-anginkan selama 2-4 minggu.Setelah dianginkan,tanah pada bagian atas disatukan dengan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:1.Selain itu juga diberi pupuk NPK 20-10-10 sebanyak 1 genggam per lubang tanam.Kemudian campuran tanah dan pupuk itu dimasukkan kembali ke dalam lubang.

Cara Penanaman
Lubang yang sudah dipersiapkan untuk ditanami seperti diatas, setelah diberi pupuk tidak langsung ditanami,tetapi dibiarkan selama 1 minggu setelah itu baru ditanami.Bila yang ditanam bibit okulasi klon B17,maka pada waktu ditanam di lapang harus diseling dengan bibit klon B2.Caranya diantara 8 tanaman B17 ditengah-tengahnya ditanami B2.Kombinasi ini dimaksudkan untuk membantu penyerbukan,karena menurut seorang ahli,diduga belimbing klon B17 ini bersifat male sterile, sehingga perlu bantuan serbuk sari klon B2 dalam penyerbukannya.

Pengairan Dan Penyiraman
Tanaman belimbing banyak membutuhkan air sepanjang hidupnya. tidak ada masalah bila di wilayah tersebut yang sepanjang tahunnya selalu mendapatkan air,namun di daerah yang kering tanaman perlu diberi pengairan dan disiram.Sebagai indikasi bila tanaman perlu disiram yaitu bila rumput-rumput yang tumbuh dibawah pohon sudah mulai layu.

anda dapat bisa melakukan penyiraman dengan cara disiram atau penggenangan sampai daerah sekitar tajuk tanaman basah.Meskipun selalu butuh air,tanaman ini kurang menyukai air tergenang,perlu diberi sarana drainase dan air segera dialirkan ke luar kebun agar tidak menggenang.

Panen
letak dan geografi penanaman sangat mempengaruhi pemanenan buah belimbing,yaitu faktor iklim dan lingkungan.Di dataran rendah yang tipe iklimnya basah,umur petik buah belimbing sekitar 35–60 hari setelah pembungkusan buah atau 65–90 hari setelah bunga mekar.

berukuran besar telah matang dan warna buahnya berubah dari hijau menjadi putih atau kuning atau merah atau variasi warna lainnya adalah Ciri buah belimbing yang sudah saatnya dipanen,.Hal ini tergantung dari varietas belimbing.

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 /
0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Bengkoang salah satu jenis buah yang cukup dikenal terutama dalam dunia kecantikan.kegunaan bengkoang tidak terbatas untuk mempercantik diri saja,melain juga bagi kesehatan tubuh.Bengkoang sendiri mengandung air yang cukup melimpah sehingga cocok digunakan sebagai penyuplai cairan bagi tubuh.

Keberadaan cairan yang cukup banyak dalam bengkoang,juga bisa digunakan sebagai buah untuk membantu program diet sekaligus cocok bagi penderita diabetes.Bengkoang memiliki banyak khasiat dalam menyehatkan tubuh karena mengandung banyak senyawa yang bagus untuk tubuh,berikut berbagai senyawa yang terkandung dalam buah bengkoang, yaitu: vitamin A 21 IU,vitamin E,vitamin K,zat besi,thiamin,seng,magnesium,kalsium,kalium,phyto-nutrisi,mangan,energi,tembaga,karbohidrat,lemak,protein,niacin,serat,kolestrol,karoten,riboflavin,asam pantotenat dan pyridoxine.

Cara Budidaya Bengkoang
Tanaman bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar, tanaman ini bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter. Bengkoang biasanya diambil umbi dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan,umbi bengkoang diolah menjadi tepung sebelum akhirnya dibuat bahan makanan dan obat-obatan.

Di Indonesia ada dua varietas bengkoang yang dibudidayakan, yaitu verietas genjah dan badur. Bengkoang varietas genjah lebih cepatmasa panennya yaitu 4-5 bulan sedangkan bengkoang varietas badur umur panennya lebih lama yaitu antara 7 sampai 11 bulan.Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

Pembudidayaan bengkoang bisa dilakukan didataran rendah – ketinggian 1500 meter dari permukaan laut.Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun.25-28oC ialah perkiraan suhu agar dapat bertumbuh berkembang.Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

Penyiapan benih bengkoang
Benih bengkoang dapat didapat dengan dua cara,pertama menyeleksi dari tanaman yang ada.Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat,kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong.sebaliknya tanaman lainnya tetap dilakukan pemangkasan bunganya,karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Jika Polong sudah membesar hingga tua,setelah itu polong siap dipanen sebagai benih.Apabila benih akan disimpan,sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya.Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat.Dengan penyimpanan yang bagus benih terkadang dapat bertahan hingga 1 tahun.

Pengolahan tanah dan penanaman
Pertama tempat yang akan di gunakan dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah.Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik.Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm,panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan.Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos.Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar.Kemudian aduk hingga merata.lalu bikin lubang tanaman dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm.Dalam satu bedeng buat dua baris bolongan dengan jarak dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30 cm.Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah.Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembapan tanah.Kebutuhan bibit bengkoang sekitar 25kg – 30kg per hektar.

Sebelum bibit ditanam ada baiknya rendam terlebih dahulu benih selama 6-12 jam,kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari.Nanti akan terlihat calon tunas tumbuh pada biji bengkoang.Baru setelah itu biji bisa ditanam.

Perawatan bengkoang
Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. apabila terjadi kekeringan ekstrim,lakukan penyiraman secukupnya.Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah,hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman bengkoang berumur dua minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar,pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan.Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak bisa bertumbuh kembang.penyulaman kalau bisa memakai kacang tanah,tidak memakai begkuang lagi.Karena pada umur seperti ini,bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya.Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada saat umur tiga minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam.Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg,atau kira-kira 20 ton per hektar.Untuk pemberian pupuk tambahan kalau bisa disamakan dengan penampakan tanaman,berikan pupuk tambahan secara penuh bila terlihat kurang gizi.Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk menghemat pengeluaran.

disaat umur satu bulan mulai di lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada.Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru.Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan.Lakukan lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

di saat bunga sudah bertumbuh mekar 80% pemotongan sudah bisa dilakukan,karena bila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar,namu akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang.Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit.Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini,jangan dilakukan pengguntingan bunganya,tapi biarkan supaya bunganya dapat membuahkan biji.kemudian lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

di saat umur sudah sekitar 3,5 bulan lakukan pengguntingan yang ketiga.Gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun,jangan sampai terlewat.Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama & penyakit.Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak taun,tungau daun merah dan kumbang.Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain,pengolahan tanah yang prima,sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

Pemanenan bengkoang
Tanaman bengkoang dapat dipanen pada saat setelah berumur 4 bulan masa tanam.Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali.Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

Manfaat Bengkoang bagi Kesehatan
Buah bengkoang, cukup banyak ditemukan disekitar kita mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern.Bengkoang sendiri mengandung banyak zat sehat yang berguna untuk menyehatkan tubuh.Adapun beragam manfaat bengkoang bagi kesehatan antara lain adalah sebagai berikut.

Mengobati Maag
Maag salah satu jenis gangguan pada perut yang cukup sering menyerang.Terutama bagi mereka yang sering makan telat,ada baiknya segera ganti pola makan anda agar terhindar dari maag.Maag dapat membuat seseorang mengalami gangguan perut yang terasa begitu melilit hingga pekerjaan pun terpaksa diabaikan.Untuk mengobati penyakit maag,anda bisa menggunakan bengkoang.Karena didalam buah bengkoang banyak mengandung senyawa alkali yang baik untuk menurunkan kadar asam lambung di dalam tubuh.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa
hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi
kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 /
08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

New!! Geomembran Sebagai Solusi Kelangkaan Garam Di Indonesia

Akhir-akhir ini masyarakat indonesia dihebohkan dengan pemberitaan tentang kelangkaan garam dibeberapa daerah. Hal ini menjadi tugas bagi dinas perikanan dan kelautan untuk meninjau daerah-daerah penghasil garam di Indonesia, salah satunya yaitu daerah probolinggo sebagai penghasil garam no.2 setelah Madura,di Jawa Timur. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandy mengatakan akan mengevaluasi kelangkaan dan mahalnya harga garam. Salah satunya adalah untuk menambah lahan garam dengan sistem geo isolator.

Menurut Dedy, geo isolator itu adalah sebuah lahan garam geo isolator dengan mmenggunakan terpal. Yang berfungsi untuk mempercepat proses pembuatan garam, dan menambah hasil produksi. Dedy menyebut, nantinya sistem geo isolator itu akan disebar di beberapa tempat pada kelompok tani garam di Kabupaten Probolinggo. Namun, Dedy tidak merinci ada berapa tambak garam yang akan di fasilaitasi sistem geo isolator itu. Dedy menjelaskan, menurunnya produksi garam di Kabupaten Probolinggo, karena fenomena cuaca yang tak mendukung, sehingga penghasil garam tidak menentu dan terpaksa petani harus memanen garamnya dengan usia dini.

Berdasarkan masalah yang ada saat ini maka untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam rakyat perlu ada sentuhan teknologi bagi pembudidaya garam rakyat. Adapun untuk peningkatan produksi perlu penataan lahan yang ada yaitu merobah lahan dari tradisional menjadi semi intensif , karena pada lahan tradisional umumnya terdiri dari : kolam penampung air muda, kolam peminihan, meja kristalisasi sedangkan kolam penampung air tua hanya ada disekitar meja kristalisasi yang berbentu parit. Pada lahan semi intensif terdiri dari kolam penampung air muda, kolam peminihan, kolam ulir , kolam penampung air tua dan meja kristalisasi. Dari perbedaan tersebut pada lahan semi intensif akan cepat didapat air tua yaitu dengan penambahan kolam ulir, dan untuk meningkatkan produksi garam diperluasnya meja kristalisasi hal ini tidak perlu dikawatirkan kekurangan air tua karena stok air tua sudah tersedia di kolam penampung air tua.

Sedangkan untuk meningkatkan mutu garam rakyat yang perlu dilaksanakan oleh pembudidaya garam adalah pengontrolan air tua yang akan dilepas kemeja kristalisasi dimana air tua yang akan dilepas harus mempunyai kepekatan 25° Be agar didapat kristal garam yang baik yaitu kristal garam tersebut tidak mudah rapuh dengan waktu pemanenan minimal 10 hari.

Salah satu produk yang digunakan dalam pembuatan garam yang mengusung metode geo isolator adalah geomembran. Geomembran merupakan produk HDPE ( high density polyethylene)/LDPE (low density polyethylene) atau yang berfungsi sebgai tahan air. Produk plastik seperti geomembran memang fungsi utamanya adalah tahan air,geomembran berbentuk lembaran yang dipacking gulungan dengan ukuran bermacam-macam.

Aspek terpenting dalam geomembran adalah pengolahan bahan polyethylen yang digunakan,ketebalan produk,kerekatan bahan kimia yang terkandung, ketahanan produk,dll. Geomembran ini sangat cocok digunakan untuk geoisolator pembuatan garam,pelapis tambak/kolam agar air tidak meresap kedalam tanah,kolam renang,kolam penampungan air,kolam balong pertamina,spillway,waduk bahkan geomembran dapat diaplikasikan dengan material lain yang berfungsi sebagai pengontrol aliran air atau limbah pabrik.Untuk saat ini geomembran paling populer digunakan untuk tambak dan kolam penampung air. Kami berharap kedepanya geomembran bisa menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan garam di Indonesia. Adapun aplikasi geomembran diantaranya :
– Tempat pembuangan limbah industri
– Tempat pembuangan akhir sampah
– Kolam pengolahan air industri
– Penampungan air buangan
– Penampungan heap leach dan kolam tailing
– Floating cover
– Kolam buatan dan dekoratif
– Secodary containment
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Lapis kedap pada danau
– Waduk agrikultur
– Terowongan
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Kanal irigasi & drainase
– Lapis kedap pada tambak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pabrik Plastik Mulsa Hitam Perak Cap Kuda

cropped-banner-wordpress-3.jpg

Pabrik serta distributor mulsa plastik hitam perak, mulsa pertanian di Surabaya, siap melayani pengiriman ke semua lokasi Indonesia. Ada READY STOCK mulsa plastik hitam perak cap KUDA (bahan 100% Original dapat 2x penggunaan), mengandung senyawa yg bakal mengusir thrips serta hewan klelet.

Ada 2 jenis ukuran mulsa plastik cap Kuda :
– 60cm x 0, 35 x 500m
– 50cm x 0, 35 x 600m.
Manfaat mulsa plastik hitam perak (MPHP) bakal menghindar tercucinya pupuk oleh air hujan, & penguapan unsur hara oleh cahaya matahari. Harga di pastikan murah lantaran kami segera produksi pabrik.

Mulsa Plastik Hitam perak Cap KudaManfaat Plastik Mulsa Untuk Tanaman
Mulsa plastik (plastik mulsa) adalah lembaran plastik penutup tempat (tanah bedengan) atas budidaya tanaman. Faedah/manfaat plastik mulsa serta penggunaan mulsa plastik utk :
– membuat perlindungan permukaan tanah dari erosi
– melindungi kelembapan serta susunan tanah
– menghalangi perkembangan gulma.

Plastik mulsa termasuk tipe mulsa anorganik sebab terbuat berbahan polietilena berdensitas rendah yg dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah desakan tinggi. Mulsa plastik banyak dibutuhkan pada budidaya tanaman dgn sistem intensifikasi produksi, salah satunya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran (cabai, sawi) serta buah (melon, semangka, & lain-lain).

*Jangan Lupa Baca Juga : Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Warna mulsa bakalan tetapkan daya radiasi matahari yg ditampung serta beresiko atas suhu susunan olah tanah, selain itu sinar yg dipantulkan bidang atas mulsa punya pengaruh pada kondisi lingkungan lebih kurang tanaman.

Dari demikian tipe plastik mulsa yg sekurang-kurangnya sedikit digunakan yaitu tipe mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam untuk melindungi kelembapan tanah, menghambat perkembangan gulma serta rumput liar, sedang warna perak untuk memantulkan cahaya matahari utk memotong penguapan cairan tanah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum L Back) adalah semacam tanaman sebagai bumbu beragam masakan di dunia datang dari Iran, Pakistan serta pegunungan-pegunungan di samping utaranya, lalu dibudidayakan didaerah dingin yang bersub-tropis ataupun tropis, umbi bawang bisa dikonsumsi mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa jadikan zat pewarna serta daunnya dapatlah dipakai untuk kombinasi sayur.

Bawang Merah

131220Tanaman Bawang Merah Anda Diserang Hama Serta Penyakit!! Ini Langkah pencegahanya
Seperti tanaman yang lain tanaman bawang merah ini dapat tak lepas dari serangan hama serta penyakit yang bisa menghalangi perkembangan serta menurunkan kwalitas hasil panen. Nah di bawah ini type hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman bawang merah serta langkah untuk ingindaliannya, simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

A. Hama Pada Tanaman Bawang Merah

-Ulat (Agrotis Ipsilon)
Tipe 131221hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini akan terlihat layu serta pada akhirnya mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida tabor yang memiliki bahan aktif karbofuran (furadan, regent) dengan dosis 10-12 kg/ha. Untuk langkahnya ditabur ditanah atau digabung waktu pemupukan.

-Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Hama ini menyerang tanaman saat malam hari, ulat grayak ini datang dari telur serangga spodoptera litura yang berwarna putih kelabu, telur ditempatkan di daun yang hijau, telur berwarna putih seperti kapas, lama saat injubasi sekitar 3 hari. Telur menetas jadi larva kecil serta masuk ke daun bawang merah serta makan dari dalam daun, daun tampak transparan serta berlubang sisi yang dikonsumsi. Larva kecil bersembunyi di dalam daun apabila telah besar bersembunyi di dalam tanah. Pada serangan hebat bisa menggunakan daun bawang merah dalam 2 malam.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan mengambil telur, ulat grayak dari daun serta dengan melakukan penyemprotan insektisida lannete hijau serta untuk ulat yang besar dengan memakai insektisida memiliki bahan aktif klorfenapir.

Jangan Lupa Baca Juga : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

-Lalat Penggorok Daun (Liriomyza Chinensis)
Hama ini apabila menyerang tanaman bawang merah menusukkan telurnya ke daun tanaman itu, dengan ditandai bintik-bintik kecil lurus seperti ujung jarum. Selang 2 hari bintik-bintik itu membuat garis lurus berwarna putih serta makin lama daun mulai menjadi kering. Apabila serangan sangat hebat sampai ke akar bakal mengakibatkan busuk serta mengeluarkan belatung.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida memiliki bahan aktif Abamectin (demolish, agrimec).

-Tungau
Hama ini menyerang pada daun tanaman bawang merah lewat cara mengisap cairan pada daun hingga daun jadi kering serta pada akhirnya mati. Umumnya tipe hama ini menyerang tanaman bawang merah ketika musim kemarau. Berkembang begitu cepat waktu hawa mulai panas. Untuk serangan yang demikian hebat daun tampak kering dalam 3 hari serta tanaman juga jadi mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida memiliki bahan akatif Fenpropatrin (meotrin 50 ec) dengan dosis 20-30 ml/17 liter air, dengan interval 5 hari.

B.Penyakit Tanaman Bawang Merah

Penyakit Cekik (Dumping off)
Penyakit ini kerap menyerang tanaman muda yang ditanam dari biji pada saat masihlah dipersemaian cendawan ini menyerang sisi tanaman di bawah tanah sampai leher batang (sisi permukaan tanah) sampai akar serta leher batang busuk serta jadi kering. Setelah itu tanaman itu bakal layu mendadak tanpa ada memberi tanda-tanda menguning pada daunnya. Penyakit ini ditularkan lewat biji.

plastik-mulsa-7Langkah pencegahanya :
Untuk ingindalian bisa dikerjakan dengan memberi perlukaan pada bijinya sebelum saat ditanam.

-Penyakit Mati Pucuk
Penyakit ini awal mula menyerang ujung daun sampai warnanya menguning, lalu sel-selnya mati serta jadi kering. Lalu tanda-tanda menyebar ke bawah hingga lebih kurang 15 cm. di bagian daun yang kering ini pada akhirnya terurai ke bawah sembari membuat pilin. Penyakit ini disebarkan lewat hawa serta bersembunyi dalam tanah. Serangan biasa muncul setiap waktu tanaman mulai berusia 1/2 bln..

-Penyakit Trotot (Downy Mildew)
Penyakit satu ini bisa menyerang dengan cara systemis atau local serta sebarluaskan dengan hawa. Tanaman yang diserang daun bakal jadi pucat dan menguning. Jika hawa lembab daun yang diserang bakal menunjukkan tanda-tanda seperti bintik-bintik berwarna ungu. Apabila hawa kering akan menunjukkan bintik-bintik putih sedemikian rupa. Hingga daun itu bintik-bintik besar. Serangan ini bakal nampak pada keadaan kelembapan hawa yang tinggi serta suhu yang dingin pada 4-25 derajat celcius.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan pemanasan kering dengan suhu 41 derajat celcius sepanjang kian lebih 4 jam pada umbi-umbi bibit disangka memiliki kandungan penyakit embun itu.

-Penyakit Noda Ungu
Penyakit ini menyerang daun, tangkai bunga serta umbi bawang. Penyakit ini menyerang tanaman bawang lewat luka atau mulut kulit serta memberi tanda-tanda bintik lingkaran konsentris warna ungu pada pusatnya yang melebar jadi makin tidak tebal serta pada akhirnya berwarna abu-abu pada daerah sekitarnya.

Sisi yang rusak ini biasanya membuat cekungan. Disangka penyebaran penyakit ini lewat umbi bibit serta percikan air dari dalam tanah. Gejalanya kerap muncul berbarengan dengan penyakit embun upas. Penyakit ini susah diberatas namun pada bawang merah lebih tahan daripada bawang Bombay, hingga penyakit ini tidak sering diketemukan pada tanaman bawang merah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

13128Hi..salam hangat. kali ini kita akan memberikan tips jitu mengatasi hama pada tanamn karet. pada artikel sebelumnya kita sudah memberikan cara budidaya tanaman karet kan nah sekarang kita akan memberikan tips dalam mengatasi hama pada tanaman karet. hmmm penasaran ? kuy kita simak!

*Baca Juga Artikel Ini : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

Sebagaimana halnya tanaman perkebunan lainnya, tanaman karetpun tak luput dari gangguan hama & penyakit. Gangguan hama dan penyakit ini harus ditangani dengan baik agar tanaman tumbuh subur serta produktivitasnya optimal.

A. Hama

Beberapa jenis hewan menjadi hama tanaman karet dari masa pembibitan, penanaman, hingga masa berproduksi.

1351654891. Tikus.

Tikus (Rattus sp.) menjadi hama tanaman karet pada fase perkecambahan dan pesemaian. Pada waktu perkecambahan tikus memakan biji-biji yang sedang dikecambahkan dan saat penyemaian memakan daun-daun bibit yang masih muda.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan melindungi tempat perkecambahan agar tikus tidak dapat masuk ke dalamnya. Dalam hal ini tempat perkecambahan yang berupa kotak bisa ditutup dengan kawat kasa serta tempat perkecambahan di atas tanah dipasang pagar plastik.

2. Belalang.

131314984132Belalang menjadi hama bagi tanaman karet pada fase penyemaian dengan cara memakan daun daun yang masih muda. Serangga ini tergolong sangat rakus. Jika daun muda habis, mereka tak segan-segan memakan daun-daun tua, bahkan tangkainya.
Mengendalikan serangan belalang bisa secara kimiawi dengan menyemprotkan insektisida Thiodan dengan dosis 1,5 ml/liter air. Penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali tergantung pada intensitas serangannya.

3. Siput

4649465479434 Siput (Achatina fulicd) menjadi hama karena memakan daun-daun karet di areal pembibitan dengan gejala daun patah-patah. Pada daun-daun yang patah ini terdapat alur jalan berwarna keperakan mengkilap yang merupakan jejak siput.
Pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan siput-siput yang bersembunyi di tempat teduh lalu dibakar atau dikubur. Sementara itu, secara kimiawi dengan membuat umpan dari campuran dedak, kapur, semen, & Meradex dengan perbandingan 16:5:3:2. Campuran ini dilembabkan dulu dengan cara diberi air sedikit kemudian diletakkan di area pembibitan. Siput yang memakan umpan ini akan mati.

4. Uret Tanah131212
Uret tanah merupakan fase larva dari beberapa jenis kumbang, seperti Helotrichia serrata, Helotrichia rufajlava, Helotrichiafessa, Anomala varians, Leucopholis sp., Exopholis sp., dan Lepidiota sp. Bentuk uret tanah ini seperti huruf “C” dengan warna putih hingga kuning pucat. Uret tanah menjadi hama yang sangat merugikan karena memakan bagian tanaman karet yang berada di dalam tanah, terutama tanaman karet yang masih berada di pembibitan.
Mencegah serangan hama ini bisa dilakukan dengan menaburkan Furadan 3 G sesuai dengan dosis yang danjurkan pada saat menyiapkan areal pembibitan. Sementara itu, pengendaliannya bisa secara mekanis atau kimiawi. Secara mekanis dengan mengumpulkan uret-uret tersebut dan membakarnya. Secara kimiawi dengan cara menaburkan Furadan 3 G, Diazinon 10 G, atau Basudin 10 G di sekitar pohon karet. Dosis yang dipakai sekitar 10 gram/pohon.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana 

5. Rayap

7987987987654321984Rayap yang menjadi hama bagi tanaman karet, terutama spesies Microtermes inspiratus dan Captotermes curvignathus. Rayap-rayap tersebut menggerogoti bibit yang baru saja ditanam di lahan, dari ujung stum sampai perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat.
Pengendaliannya bisa dengan kultur teknis, mekanis, dan kimiawi. Secara kultur teknis ujung stum sampai sedikit di atas mata dibungkus plastik agar rayap tidak memakannya. Secara mekanis dilakukan dengan menancapkan umpan berupa 2 – 3 batang singkong dengan jarak 20 – 30 cm dari bibit, sehingga rayap lebih suka memakan umpan tersebut daripada bibit karet yang lebih keras.
Pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi rayap, seperti Furadan 3 G dengan dosis 10 gram ditaburkan di sekitar batang karet. Bisa juga menggunakan Agrolene 26 WP atau Lindamul 250 EC dengan dosis & frekuensi pemakaian bisa dibaca di kemasannya.

1312146. Kutu
Kutu tanaman yang menjadi hama bagi tanaman karet adalah Saissetia nigra, Laccifer greeni, Laccifer lacca, Ferrisiana virgata, dan Planococcus citri yang masing-masing memiliki ciri berbeda. Saissetia berbentuk perisai dengan warna cokelat muda sampai kehitaman. Laccifer berwarna putih lilin dengan kulit keras dan hidup berkelompok. Ferrisiana berwarna kuning muda sampai kuning tua dengan badan tertutup lilin tebal. Sementara itu, Planococcus berwarna cokelat gelap dan badannya tertutup semacam lilin halus mengilap. Kutu tersebut menjadi hama bagi tanaman karet dengan cara menusuk pucuk batang dan daun muda untuk mengisap cairan yang ada di dalamnya. Bagian tanaman yang diserang berwarna kuning dan akhirnya mengering, sehingga pertum-buhan tanaman terhambat.

Hama lain yang sering merusak tanaman karet, khususnya yang berada di pinggir hutan antara lain: Babi hutan, Rusa, Kijang, Tapir, Monyet, Tupai dan Gajah.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Posted in Mulsa bHitam Perak, Mulsa Plastik Cap KUDA, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment