Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!

Buah Kawista

Kawista atau nama ilmiahnya Limonia Acidissima yaitu buah yang langka dan belum banyak dikenal orang, apalagi oleh masyarakat Indonesia. Buah Kawista ini tergolong ke dalam suku jeruk-jerukan. Tanaman ini masih jarang ditemukan walaupun sekarang beberapa daerah sudah mulai mengembangkannya.

Membudidayakan buah kawista ini mempunyai banyak keuntungan. Tak hanya rasa buahnya yang disukai, pohon buah ini juga relatif tahan terhadap kondisi buruk termasuk pada kondisi tanah kering. Bukan hanya itu, buah ini juga lebih tahan akan penyakit.

Asal buah ini dari India selatan dan tersebar luas sampai ke Asia Tenggara. Di negara Indonesia, wilayah penyebaran yang paling banyak ditemui yaitu di kawasan pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Sifat Tanaman Buah Kawista Yang Langka

Tanaman ini merupakan pohon penghasil buah yang mampu hidup di tanah kering. Pada daerah tertentu, buah ini disebut dengan nama buah kawis.

Karakteristik pohon ini memang cukup unik. Mulai dari lokasi budidaya sampai morfologi tanaman dan buah, kawista tergolong buah yang gampang dikenali.

Lokasi Budidaya Buah Kawista Yang Ideal

Bukan hanya penampilan fisiknya saja, pembudidaya buah ini juga harus tahu dimana lokasi ideal budidaya tanaman ini. Pohon ini bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan kondisi tanah kering.

Tanaman penghasil buah beraroma harum ini adalah jenis tanaman buah di dataran rendah dengan ketinggian 400mdpl. Di wilayah tertentu, buah ini bisa hidup dengan baik.

Tak hanya di Indonesia, buah ini bisa tumbuh secara alami di wilayah Sri Lanka, India, Myanmar, dan IndoCina, setelah itu menyebar ke Malaysia. Pohon Kawista juga sudah diperkenalkan ke Amerika. Untuk Indonesia, tanaman ini tumbuh secara alami di wilayah pantai utara Jawa.

Pemanfaatan Buah Kawista

Pada wilayah Indonesia, pohon Kawista belum banyak dibudidayakan dan hanya ditanam secara liar di pekarangan rumah dan kebun. Meski demikian, di beberapa negara lain seperti Sri Lanka, budidaya kawista sudah banyak dilaksanakan oleh penduduk setempat. Buah kawista banyak dimanfaatkan dan diolah menjadi makanan olahan seperti krim kawista yang sudah menjadi salah satu komoditas ekspor.

– Tak hanya diolah menjadi bahan makanan, buah kawista juga bisa disantap langsung. Untuk meningkatkan nilai jualnya, maka buah ini lebih banyak diolah menjadi beragam makanan. Contoh olahan dari buah ini adalah sirup dan dodol. Bukan hanya itu, buah kawista yang sudah matang dipercaya mampu mengurangi sakit perut, dan bisa dipakai sebagai tonik.

– Sementara itu disisi lain kulit pohon Kawista banyak juga dimanfaatkan sebagai bahan campuran herbal untuk mengobati menstruasi yang berlebihan, gangguan hati, dan mengatasi mual. Dan bahkan ada yang memakainya untuk mengobati luka yang diakibatkan oleh gigitan serangga.

Sayangnya sampai dengan sekarang ini masih belum banyak masyarakat yang tahu cara mengolah dan budidaya pohon kawista. Hal ini disebabkan pohon dan buah kawista memang kurang populer bila dibandingkan dengan jenis buah lainnya. Sehingga, masih banyak kesempatan untuk mulai membudidayakan buah langka yang berharga cukup mahal ini.

BACA JUGA:
Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!

Manfaat Tanaman Buah Kawista Bagi Kesehatan

Sama halnya dengan buah tropis lainnya, kawista mempunyai banyak kandungan vitamin dan nutrisi lainnya. Secara umum, manfaatnya yaitu bisa memberi efek pencahar. Di dalam pengobatan alternatif, kawista juga bisa dipakai sebagai obat alami untuk masalah kesehatan seperti asma, flu ringan, konstipasi, diabetes, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi.

Untuk yang ingin melaksanakan budidaya buah langka ini, maka harus tahu juga berbagai manfaat buah kawista dan nutrisi yang terkandung di dalam buah kawista, diantaranya:

1. Membantu Mengurangi Diare
Buah kawista bisa membantu mengobati diare. Sebab dalam ekstrak buah yang terkandung di dalam kawista mempunyai sifat antibakteri yang bisa membantu melawan diare yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Oleh karena itu konsumsi buah ini dalam jumlah yang ideal bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan.

2. Sebagai Obat Herbal Untuk Batuk
Untuk memperoleh manfaat ini, maka bisa mengkonsumsinya dalam bentuk sirup atau konsumsi langsung buah ketika sudah masak. Kandungan cola dalam buah ini bisa sangat efektif untuk meredakan batuk secara sehat dan alami tanpa campuran bahan kimia.

3. Sebagai Penambah Energi
Karena kandungan glukosa yang melimpah pada buah kawista membuat buah ini menjadi andalan untuk meningkatkan energi. Kawista juga banyak dikonsumsi dan diolah menjadi tonik yang bisa mengembalikan energi sesudah melaksanakan pekerjaan berat.

Bagi olahragawan dan orang yang melaksanakan pekerjaan ekstra bisa mengkonsumsi buah ini untuk menambah energi. Konsumsinya bisa dari buah kawista segar ataupun dari hasil olahan buah ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

4. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Di dalam buah kawista ini juga kaya akan antioksidan dan vitamin C. Kandungan vitamin ini mampu menangkal radikal bebas dan memperkuat daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, siapa saja bisa menjadikan buah ini sebagai camilan sehat. Tetapi harus dicatat bahwa bagi yang mempunyai riwayat penyakit tertentu, seperti jantung, ginjal, dan diabetes sebelum menikmati buah ini haruslah disertai ijin oleh dokter.

5. Mengurangi Demam
Dengan memakan buah ini banyak masyarakat yang yakin bisa memberikan manfaat untuk mengurangi demam. Sampai sekarang ini belum ada penelitian yang menunjukkan hal ini, akan tetapi kebiasaan orang Asia yang sudah turun menurun dalam mengkonsumsi kawista pada saat mereka demam masih cukup kuat.

Cara Mengkonsumsi Buah Kawista

Karena banyaknya manfaat yang dimiliki oleh buah kawista sesuai dengan kekayaan kandungan nutrisi di dalam buah ini. Mulai dari serat, fe, vitamin, lemak, karbohidrat, protein, dan air, semuanya memberikan manfaat bagi tubuh.

Bagian daging buah ini juga mengandung kalsium, zat besi, asam nitrat dan berbagai jenis asam lainnya. Tak hanya manfaat kesehatan di atas, buah kawista juga sering dipakai sebagai sirup dan campuran herbal.

Atau bila ingin lebih praktis, untuk bisa langsung memperoleh manfaatnya bisa dengan melaksanakan metode yang paling gampang yaitu dengan membelah buah, mengeruk dagingnya, dan mencampurnya dengan sedikit gula dan setelah itu tinggal menyantap dan menikmatinya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit

Taman di Lahan Sempit

Bertanam atau berkebun di halaman rumah adalah kegiatan yang sangat bermanfaat. Mempunyai kebun buah sendiri tak hanya memungkinkan Anda bisa memamen buah-buahan lezat hasil kerja kerasmu namun juga bisa menjadi hobi dan media refreshing untuk melepas kepenatan, lho!

Akan tetapi banyak yang beranggapan mempunyai kebun buah sendiri di rumah mengharuskan Anda mempunyai lahan atau halaman yang luas. Padahal, sekarang mempunyai kebun buah di lahan sempit bisa disiasati dengan menanam buah di dalam pot. Apabila proses menanam buah di dalam pot, Anda tak bisa menjadikan pekarangan sebagai kebun buah, Anda bisa juga gunakan ruangan lainnya yang terkena cahaya matahari yang cukup seperti di atap. Yuk simak tips dan cara wujudkan kebun buah dalam pot berikut ini.

Kenali Media Tanam yang Pas untuk Kebun Buah Anda

Media tanam merupakan aspek penting yang menentukan apakah pohon buah Anda bisa tumbuh dengan subur dan berbuah dengan baik atau tidak. Selain memberikan nutrisi, media tanam juga akan menopang postur dari pohon buah di kebun buah Anda.

Komposisi media tanam yang direkomendasikan untuk kebun buahmu yaitu campuran dari kompos, tanah humus, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Anda juga bisa mengganti atau mengkombinasikan kompos dengan pupuk kandang. Umumnya tanah di lingkungan tropis mempunyai kandungan asam yang tinggi, untuk mengatasinya yaitu Anda bisa menambahkan sedikit kapur untuk menetralisirnya.

Media tanam ini bisa Anda pakai untuk menanam kebun buah di dalam pot. Akan tetapi, jika tanaman buah tumbuh cukup dewasa, benih tanaman bisa Anda biarkan tumbuh di polybag terlebih dulu sebelum tanaman cukup dewasa untuk dipindahkan ke dalam pot.

Pilih Tanaman yang Cocok untuk Kebun Buah Anda

Tak semua buah bisa dan cocok untuk Anda aplikasikan di kebun buah dalam pot milik Anda. Pemilihan benih buah yang tepat untuk kebun buah akan membantumu memperoleh hasil yang maksimal. Berikut merupakan beberapa jenis buah yang cocok untuk ditanam dalam kebun buah dalam pot:
* Jeruk Nipis
* Semangka
* Melon
* Nanas
* Jambu Biji
* Blueberry
* Anggur

Perawatan Kebun Buah

Jika sudah memilih benih tanaman untuk kebun buah dalam pot, langkah rutin yang harus terus Anda kerjakan untuk memastikan kebun buah mampu tumbuh dan berkembang dengan baik yaitu perawatan kebun buah. Di dalam merawat kebun buah ada 3 hal dasar yang perlu kamu pahami. Apa saja itu?

BACA JUGA:
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE

1. Penyiraman
Baik pada taman ataupun kebun buah, penyiraman tanaman merupakan hal yang harus Anda kerjakan karena semua tanaman membutuhkan air. Laksanakanlah penyiraman kebun buah di waktu pagi hari dan sore hari. Hindari menyirami kebun buah di tengah hari dimana sinar matahari tengah bersinar sangat terik terkecuali kondisi media tanam kebun buah benar-benar sangat kering.

Di musim kemarau, penyiraman bisa Anda kerjakan 2 kali dalam sehari. Apabila musim hujan tiba, siramlah kebun buah hanya ketika tanah sudah mulai terlihat mengering.

2. Pemangkasan
Tak hanya menyirami kebun buah, Anda juga harus melaksanakan pemangkasan pada dahan dan juga daun-daun dari tanaman. Tujuannya untuk peremajaan pada tanaman buah dan juga memastikan bentuk dari pohon buah tetap rapi dan terkendali sebab lahan yang Anda punya terbatas. Proses pemangkasan juga bisa Anda Kerjakan saat Anda melihat bagian dari tanaman yang terkena hama atau gulma untuk menghindari penyakit tanaman akan menyebar. Pemangkasan yang baik juga akan merangsang tanaman buah untuk berbuah dan berkembang dengan lebih baik.

3. Pemupukan
Tahap perawatan selanjutnya untuk kebun buah dalam pot yang harus Anda pahami yaitu pemberian pupuk sebagai nutrisi tambahan. Pada masa awal penanaman, laksanakan pemupukan satu kali dalam sebulan sampai tanaman cukup dewasa. Ketika tanaman di kebun buah sudah dewasa, Anda cukup melaksanakan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali saja.

Anda bisa membuat sendiri pupuk kompos untuk kebun buah. Akan tetapi, apabila Anda merasa hal tersebut terlalu merepotkan, Anda bisa membeli berbagai pilihan pupuk organik siap pakai dengan mudah di toko-toko.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Apa yang Harus Anda Kerjakan Ketika Kebun Buah Terserang Hama?

Walaupun sudah melaksanakan perawatan dengan baik di kebun buah dalam pot, terkadang tanaman buah masih bisa terserang hama dan penyakit tanaman. Untuk mencegah hal ini terjadi yaitu dengan selalu menjaga kebersihan media tanam dari berbagai gulma dan juga hama yang ada. Jika perlu, selalu siapkan pestisida untuk mengusir serangga yang mengganggu kebun buahmu.

Selalu Ganti Media Tanam dari Tanaman yang Mulai Dewasa

Ketika tanaman semakin dewasa dan besar, terkadang Anda harus menganti media tanam ke dalam pot yang lebih besar. Selalu perhatikan pertumbuhan akar apakah sudah berlebihan atau masih memungkinkan untuk membiarkannya tumbuh di media tanam yang ada. Apabila media tanam sudah tak memadai dan memungkinkan, Anda harus memindahkan tanaman buah ke dalam pot yang lebih besar untuk membantu kebun buah tetap bisa bertumbuh kembang dengan lebih baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman

Mikoriza

Terdapat beragam jenis mikroorganisme dalam tanah yang mampu bersimbiosis dengan akar tanaman untuk meningkatkan ketahanan tanaman pada patogen serta meningkatkan laju pertumbuhan. Salah satu mikroorganisme tersebut yaitu mikoriza. Lantas, apa saja manfaat mikoriza untuk tanaman?

Pakar ahli sudah menemukan fakta bahwa mikoriza tersebar luas di seluruh dunia. Bahkan, bisa dibilang hampir setiap pohon mempunyai mikorizanya sendiri. Berdasarkan cara menempel dan struktur hifanya, mikoriza dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu ektomikoriza dan endomikoriza. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk tanaman dalam membantu penyerapan nutrisi dalam tanah. Berikut ini beberapa manfaat mikoriza untuk tanaman.

Membantu Kinerja Akar Menyerap Unsur Hara

Seperti yang diketahui bahwa rata-rata petani melaksanakan pemupukan pada lahan sebelum mengerjakan penanaman. Harapannya tentu supaya tanaman memperoleh banyak nutrisi. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata akar tanaman yang terbatas tak mampu menyerap semua unsur hara dari pupuk dalam tanah tersebut.

Kinerja akar akan meningkat sampai berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus kali lipat jika sudah terinfeksi mikoriza dan dengan bantuan hifa jamur mikoriza yang akan membantu menyerap nutrisi pupuk dalam tanah. Dengan begitu, tanaman menjadi lebih subur dan produktif sebab memperoleh lebih banyak unsur hara.

Membantu Tanaman Mendapatkan Air di Musim Kemarau

Di musim kemarau persediaan air tanah semakin sedikit akibat penguapan. Akibatnya kita harus melaksanakan pengairan ekstra pada tanaman budidaya kita. Apabila sumber air dekat, mungkin akan mudah melaksanakan pengairan dengan mesin pompa. Akan tetapi, bila daerah tersebut memang hanya lahan tadah hujan, tentu sangat sulit memperoleh air.

Di sini mikoriza berperan penting dengan hifanya yang luas akan membantu akar tanaman untuk menyerap air secara optimal dengan cakupan wilayah yang luas. Tanaman yang terinfeksi mikoriza terbukti mampu bertahan dengan baik di musim kemarau atau lahan kering.

BACA JUGA:
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu

Melindungi Akar dari Serangan Mikroorganisme Patogen

Jenis mikroorganisme patogen tular tanah sangat banyak. Ada yang dari golongan bakteri dan ada juga yang dari golongan jamur. Penyakit seperti busuk akar, layu bakteri, dan layu fusarium sangat mengancam akar tanaman. Tetapi dengan adanya hifa mikoriza menyelubungi akar, akar tanaman akan dilindungi dari infeksi patogen tersebut.

Memicu Induksi Ketahanan Tanaman

Penelitian terbaru membuktikan bahwa adanya mikoriza di akar tanaman mengakibatkan naiknya kadar asam salisilat pada daun tanaman. Dan ini menjadikan tanaman lebih tahan terhadap infeksi jamur, bakteri, ataupun virus karena sifat asam salisilat mampu memicu munculnya antibodi pada sel tanaman. Induksi ini dikenal dengan ISR yang membuat tanaman lebih kebal pada infeksi virus gemini dan CMV dengan tingkat keberhasilan lebih dari 40%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Memacu Pertumbuhan Tanaman

Mikoriza menghasilkan beberapa fitohormon alami seperti auksin dan giberilin yang diperlukan tanaman untuk memacu tumbuh kembangnya. Otomatis tanaman yang mempunyai mikoriza di akarnya akan mempunyai pertumbuhan lebih pesat karena meningkatnya hormon tumbuh.

Membantu Penyerapan Phospat

Diketahui bahwa unsur hara phospat adalah unsur hara makro yang sulit terurai secara alami. Dan bahkan bisa memicu kekerasan struktur tanah. Pada EM4 jika terdapat pelarut phospat, maka kinerja mikoriza seperti dengan jalan memecah phospat menjadi lebih lunak dan menyerapnya untuk diberikan di tanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!

Melon

Jual Mulsa Plastik Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Mungkin Anda yang ingin memulai budidaya melon, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika Anda ingin bertanam buah manis dan segar yang satu ini. Melon sendiri mempunyai banyak keunggulan yang harus dipertimbangkan. Buah ini cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, baik segar ataupun diolah terlebih dulu.

Kali ini kita akan mempelajari tentang budidaya buah melon. Di dalam budidaya melon ini kita akan dihadapkan dengan beberapa hal, di antaranya yaitu musim buahnya melon dari para petani, kemudian ada juga teknik budidaya tanaman melon, tempat tumbuhnya buah melon.

Akan tetapi, kali ini kita akan membahas yang lebih spesifik yakni tentang apa saja yang menunjang budidaya melon berhasil dan panen besar, seperti mengetahui lebih spesifik tentang syarat tumbuh tanaman melon. Hal ini sangat penting, sebab musim berbuah melon akan sangat berpengaruh saat kita bisa memahami syarat tumbuh tanaman buah melon dengan baik. Sebab syarat tumbuh ini pun akan mempengaruhi proses pematangan buah melon. Untuk itu, berikut ini penjelasan lengkapnya:

Syarat Tumbuh Tanaman Melon

A. Syarat Iklim

Tanaman melon tergolong tanaman C-3, sebab pada proses fotosintesisnya menghasilkan senyawa karbon beratom 3 sebagai produk utamanya. Sifat utama tanaman C-3 yaitu efisiensi fotosintesisnya rendah. Maka melon menghendaki periode penyinaran yang lama, antara 10-12 jam/hari. Untuk intensitas matahari di dataran tinggi lebih tinggi dari dataran rendah. Hal ini juga berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon. Sebab itu, di awal pertumbuhan, tanaman melon memerlukan sinar matahari yang cukup.

Apabila intensitas sinar matahari kurang, tanaman melon akan tumbuh memanjang, jangkung dan lemah jadi tanaman gampang terserang penyakit. Bila ini terjadi pada tanaman melon memasuki masa buah, maka akan mengakibatkan rasa buah tak manis.

Curah hujan tanaman melon yang diperlukan sekitar 2.000-3.000 mm/th. Suhu udara yang diperlukan di masa perkecambahan benih melon yaitu sekitar 26 derajat celcius. Sedangkan periode pertumbuhan diperlukan suhu udara 20-30 derajat celcius.

BACA JUGA:
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman

Untuk kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon untuk masa pertumbuhan sekitar 70%-80%. Dan faktor lainnya yang harus diperhatikan yaitu persoalan angin. Angin berpengaruh besar pada penguapan air di permukaan tanaman. Semakin besar tiupan angin, maka semakin besar penguapan air pada permukaan daun.

Angin juga bisa mematahkan batang ataupun cabang-cabang roboh sebab melon berbatang lunak. Dan angin juga bisa mempengaruhi proses penyerbukan bunga jadi bisa mengakibatkan produksi buah melon menurun.

B. Syarat Kesuburan Tanah Media Tanam Budidaya Melon

Peranan tanah dalam budidaya melon ini menjadi faktor yang sangat penting. Tanah berfungsi sebagai penyangga akar, tempat berdirinya tanaman, tempat reservoir, gudang air, zat hara, dan udara bagi pernapasan akar. Tanah yang cocok dipakai sebagai media tanam melon yaitu tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik. Syarat pertumbuhan tanaman melon yang baik yaitu pada kemasaman tanah sekitar 5,8-7,2 pH.

Serta jangan lupa tambahkan pupuk kandang. Penambahan pupuk kandang bisa menambah kemasaman. Hal ini agar kemasaman tanah sesuai yang dikehendaki.

Tak hanya itu, tanaman melon tak suka tanah yang tergenang air. Dengan demikian tanah harus dibentuk bedengan-bedengan supaya pengaturan airnya baik. Dalam kondisi tekstur tanah yang mempunyai kandungan lempung tinggi, maka pemberian pupuk kandang harus lebih banyak supaya struktur tanahnya menjadi lebih baik.

C. Syarat Geografis Tanah yang Cocok Untuk Budidaya Melon

Tinggi rendahnya tempat dari permukaan laut atau altitude erat hubungannya dengan iklim. Altitude juga mempengaruhi kondisi curah hujan, intensitas cahaya dan panjangnya penyinaran matahari. Tanaman melon bisa tumbuh dengan cukup baik di ketinggian 300-1.000 mdpl.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

D. Syarat Topografi Tanah yang dibutuhkan Budidaya Melon

Kondisi topografi tanah berpengaruh cukup besar pada pembudidayaan tanaman melon. Daerah yang bertopografi miring membutuhkan penanganan teknis yang rumit dan biaya lebih tinggi dengan pemudidayaan di daerah yang bertopografi datar.

Untuk kondisi lahan dengan derajat kemiringan lebih besar dari 30% tak baik untuk budidaya tanaman. Tanaman melon umumnya dapat dibudidayakan di berbagai ragam kondisi topografi tanah, baik yang bergelombang ataupun yang datar asalkan memperoleh sinar matahari penuh di areal pertanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3