Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!

Sawi hijau yang juga terkenal dengan sebutan caisim. Sayuran ini kaya akan vitamin A & C, kalsium, zat besi, fosfor, dan berbagai mineral lainnya. Sawi hijau tumbuh dengan baik di Indonesia, terutama di daerah dengan ketinggian 1000 dpl dengan suhu 19-21 derajat celcius. Sawi hijau dapat tumbuh di musim kemarau maupun musim hujan. Sayuran ini tahan terhadap air hujan namun tidak menyukai air yang menggenang. Intensitas cahaya matahari sangat penting bagi proses fotosintesis, tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari selama 12-16 jam setiap harinya. Kondisi tanah juga harus menjadi perhatian petani untuk menanam sawi hijau. Sayuran ini dapat tumbuh optimal di tanah dengan pH 6-6.5 dengan karakteristiik tanah yang gembur, subur, dan pembuangan airnya baik.

Teknik Budidaya Sawi Hijau

Persemaian

Benih sawi direndam selama kurang lebih 2 jam sebelum disemaikan. Pilihlah benih yang tenggelam untuk disemai. Anda dapat menggunakan media polybag, botol plastik, ataupun tanah. Media tanam dibuat setebal 7 cm dan dicampur dengan pupuk kandang (1:1). Benih ditabur di atas media tanam, dibasahi, lalu ditutup dengan daun atau karung goni selama 2-3 hari. Tempat penyemaian sebaiknya diberi naungan. Setelah 2-3 minggu bibit sawi hijau siap ditanam di lahan.

Baca Juga : 

Langkah Budidaya Anggur
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pengolahan lahan

Lahan dibersihkan dari gulma dan dicangkul sedalam 20-30 cm untuk digemburkan. Setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 1 m dan panjang menyesuaikan lahan. Jarak antar bedengan minimal 40 cm. Bedengan yang telah rata lalu ditaburi pupuk kandang dan ditutup tanah kembali dan dibiarkan selama 3 hari. Pemberian kapur dolomit dilakukan jika pH tanah terlalu asam dan dilakukan sebelum proses penyebaran pupuk. Selanjutnya tanah ditutup dengan mulsa plastik. Ukuran mulsa plastik disesuaikan dengan panjang lahan tanam.

sawi mulsa

Penanaman bibit

Mulsa plastik yang telah dilubangi dengan diameter 8 cm dan jarak antar lubang 30×40 cm siap ditanami bibit sawi hijau. Tanah di tiap lubang sebaiknya dikeruk sedalam 10 cm sebagai tempat bibit tumbuh nantinya. Bibit ditanam satu persatu secara hati-hati di tiap lubang tanam lalu disirami. Setelah beberapa hari petani dapat melakukan penyiangan, yaitu mencabut tanaman sawi yang nampak layu dan menggantinya dengan bibit lainnya.

Panen

Setelah 30-35 hari setelah masa tanam, secara umum sawi hijau sudah bisa dipanen. Lama masa tanam tergantung dari lokasi lahan tanam. Semakin tinggi daerah tempat tanamnya (misalnya di gunung) maka masa tanam semakin panjang. Setelah di panen, pangkal batang sawi hijau (bagian akar) dipotong lalu dibersihkan. Selanjutnya sawi hijau dapat segera didistribusikan.

Penggunaan mulsa plastik pada pertanian holtikultura telah banyak diaplikasikan oleh petani, karena manfaatnya yang luar biasa bagi pertumbuhan tanaman. Mulsa plastik juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan menggunakan jenis mulsa lainnya.

Salah satu kelebihannya yaitu kemudahan pengadaan karena merupakan hasil produksi pabrik mulsa plastik sehingga tersedia kapanpun. Mulsa jenis ini pun sangat mudah didapatkan, hampir seluruh toko pertanian menjual mulsa plastik. Bagi Anda yang sedang mencari mulsa plastik, ada cara yang lebih praktis untuk memenuhi kebutuhan Anda. Silakan langsung menelepon dan mengirimkan SMS atau email kepada kami, Lim Corporation.

Advertisements

Pabrik Plastik Mulsa Hitam Perak Cap Kuda

cropped-banner-wordpress-3.jpg

Pabrik serta distributor mulsa plastik hitam perak, mulsa pertanian di Surabaya, siap melayani pengiriman ke semua lokasi Indonesia. Ada READY STOCK mulsa plastik hitam perak cap KUDA (bahan 100% Original dapat 2x penggunaan), mengandung senyawa yg bakal mengusir thrips serta hewan klelet.

Ada 2 jenis ukuran mulsa plastik cap Kuda :
– 60cm x 0, 35 x 500m
– 50cm x 0, 35 x 600m.
Manfaat mulsa plastik hitam perak (MPHP) bakal menghindar tercucinya pupuk oleh air hujan, & penguapan unsur hara oleh cahaya matahari. Harga di pastikan murah lantaran kami segera produksi pabrik.

Mulsa Plastik Hitam perak Cap KudaManfaat Plastik Mulsa Untuk Tanaman
Mulsa plastik (plastik mulsa) adalah lembaran plastik penutup tempat (tanah bedengan) atas budidaya tanaman. Faedah/manfaat plastik mulsa serta penggunaan mulsa plastik utk :
– membuat perlindungan permukaan tanah dari erosi
– melindungi kelembapan serta susunan tanah
– menghalangi perkembangan gulma.

Plastik mulsa termasuk tipe mulsa anorganik sebab terbuat berbahan polietilena berdensitas rendah yg dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah desakan tinggi. Mulsa plastik banyak dibutuhkan pada budidaya tanaman dgn sistem intensifikasi produksi, salah satunya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran (cabai, sawi) serta buah (melon, semangka, & lain-lain).

*Jangan Lupa Baca Juga : Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Warna mulsa bakalan tetapkan daya radiasi matahari yg ditampung serta beresiko atas suhu susunan olah tanah, selain itu sinar yg dipantulkan bidang atas mulsa punya pengaruh pada kondisi lingkungan lebih kurang tanaman.

Dari demikian tipe plastik mulsa yg sekurang-kurangnya sedikit digunakan yaitu tipe mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam untuk melindungi kelembapan tanah, menghambat perkembangan gulma serta rumput liar, sedang warna perak untuk memantulkan cahaya matahari utk memotong penguapan cairan tanah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum L Back) adalah semacam tanaman sebagai bumbu beragam masakan di dunia datang dari Iran, Pakistan serta pegunungan-pegunungan di samping utaranya, lalu dibudidayakan didaerah dingin yang bersub-tropis ataupun tropis, umbi bawang bisa dikonsumsi mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa jadikan zat pewarna serta daunnya dapatlah dipakai untuk kombinasi sayur.

Bawang Merah

131220Tanaman Bawang Merah Anda Diserang Hama Serta Penyakit!! Ini Langkah pencegahanya
Seperti tanaman yang lain tanaman bawang merah ini dapat tak lepas dari serangan hama serta penyakit yang bisa menghalangi perkembangan serta menurunkan kwalitas hasil panen. Nah di bawah ini type hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman bawang merah serta langkah untuk ingindaliannya, simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

A. Hama Pada Tanaman Bawang Merah

-Ulat (Agrotis Ipsilon)
Tipe 131221hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini akan terlihat layu serta pada akhirnya mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida tabor yang memiliki bahan aktif karbofuran (furadan, regent) dengan dosis 10-12 kg/ha. Untuk langkahnya ditabur ditanah atau digabung waktu pemupukan.

-Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Hama ini menyerang tanaman saat malam hari, ulat grayak ini datang dari telur serangga spodoptera litura yang berwarna putih kelabu, telur ditempatkan di daun yang hijau, telur berwarna putih seperti kapas, lama saat injubasi sekitar 3 hari. Telur menetas jadi larva kecil serta masuk ke daun bawang merah serta makan dari dalam daun, daun tampak transparan serta berlubang sisi yang dikonsumsi. Larva kecil bersembunyi di dalam daun apabila telah besar bersembunyi di dalam tanah. Pada serangan hebat bisa menggunakan daun bawang merah dalam 2 malam.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan mengambil telur, ulat grayak dari daun serta dengan melakukan penyemprotan insektisida lannete hijau serta untuk ulat yang besar dengan memakai insektisida memiliki bahan aktif klorfenapir.

Jangan Lupa Baca Juga : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

-Lalat Penggorok Daun (Liriomyza Chinensis)
Hama ini apabila menyerang tanaman bawang merah menusukkan telurnya ke daun tanaman itu, dengan ditandai bintik-bintik kecil lurus seperti ujung jarum. Selang 2 hari bintik-bintik itu membuat garis lurus berwarna putih serta makin lama daun mulai menjadi kering. Apabila serangan sangat hebat sampai ke akar bakal mengakibatkan busuk serta mengeluarkan belatung.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida memiliki bahan aktif Abamectin (demolish, agrimec).

-Tungau
Hama ini menyerang pada daun tanaman bawang merah lewat cara mengisap cairan pada daun hingga daun jadi kering serta pada akhirnya mati. Umumnya tipe hama ini menyerang tanaman bawang merah ketika musim kemarau. Berkembang begitu cepat waktu hawa mulai panas. Untuk serangan yang demikian hebat daun tampak kering dalam 3 hari serta tanaman juga jadi mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida memiliki bahan akatif Fenpropatrin (meotrin 50 ec) dengan dosis 20-30 ml/17 liter air, dengan interval 5 hari.

B.Penyakit Tanaman Bawang Merah

Penyakit Cekik (Dumping off)
Penyakit ini kerap menyerang tanaman muda yang ditanam dari biji pada saat masihlah dipersemaian cendawan ini menyerang sisi tanaman di bawah tanah sampai leher batang (sisi permukaan tanah) sampai akar serta leher batang busuk serta jadi kering. Setelah itu tanaman itu bakal layu mendadak tanpa ada memberi tanda-tanda menguning pada daunnya. Penyakit ini ditularkan lewat biji.

plastik-mulsa-7Langkah pencegahanya :
Untuk ingindalian bisa dikerjakan dengan memberi perlukaan pada bijinya sebelum saat ditanam.

-Penyakit Mati Pucuk
Penyakit ini awal mula menyerang ujung daun sampai warnanya menguning, lalu sel-selnya mati serta jadi kering. Lalu tanda-tanda menyebar ke bawah hingga lebih kurang 15 cm. di bagian daun yang kering ini pada akhirnya terurai ke bawah sembari membuat pilin. Penyakit ini disebarkan lewat hawa serta bersembunyi dalam tanah. Serangan biasa muncul setiap waktu tanaman mulai berusia 1/2 bln..

-Penyakit Trotot (Downy Mildew)
Penyakit satu ini bisa menyerang dengan cara systemis atau local serta sebarluaskan dengan hawa. Tanaman yang diserang daun bakal jadi pucat dan menguning. Jika hawa lembab daun yang diserang bakal menunjukkan tanda-tanda seperti bintik-bintik berwarna ungu. Apabila hawa kering akan menunjukkan bintik-bintik putih sedemikian rupa. Hingga daun itu bintik-bintik besar. Serangan ini bakal nampak pada keadaan kelembapan hawa yang tinggi serta suhu yang dingin pada 4-25 derajat celcius.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan pemanasan kering dengan suhu 41 derajat celcius sepanjang kian lebih 4 jam pada umbi-umbi bibit disangka memiliki kandungan penyakit embun itu.

-Penyakit Noda Ungu
Penyakit ini menyerang daun, tangkai bunga serta umbi bawang. Penyakit ini menyerang tanaman bawang lewat luka atau mulut kulit serta memberi tanda-tanda bintik lingkaran konsentris warna ungu pada pusatnya yang melebar jadi makin tidak tebal serta pada akhirnya berwarna abu-abu pada daerah sekitarnya.

Sisi yang rusak ini biasanya membuat cekungan. Disangka penyebaran penyakit ini lewat umbi bibit serta percikan air dari dalam tanah. Gejalanya kerap muncul berbarengan dengan penyakit embun upas. Penyakit ini susah diberatas namun pada bawang merah lebih tahan daripada bawang Bombay, hingga penyakit ini tidak sering diketemukan pada tanaman bawang merah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

13128Hi..salam hangat. kali ini kita akan memberikan tips jitu mengatasi hama pada tanamn karet. pada artikel sebelumnya kita sudah memberikan cara budidaya tanaman karet kan nah sekarang kita akan memberikan tips dalam mengatasi hama pada tanaman karet. hmmm penasaran ? kuy kita simak!

*Baca Juga Artikel Ini : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

Sebagaimana halnya tanaman perkebunan lainnya, tanaman karetpun tak luput dari gangguan hama & penyakit. Gangguan hama dan penyakit ini harus ditangani dengan baik agar tanaman tumbuh subur serta produktivitasnya optimal.

A. Hama

Beberapa jenis hewan menjadi hama tanaman karet dari masa pembibitan, penanaman, hingga masa berproduksi.

1351654891. Tikus.

Tikus (Rattus sp.) menjadi hama tanaman karet pada fase perkecambahan dan pesemaian. Pada waktu perkecambahan tikus memakan biji-biji yang sedang dikecambahkan dan saat penyemaian memakan daun-daun bibit yang masih muda.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan melindungi tempat perkecambahan agar tikus tidak dapat masuk ke dalamnya. Dalam hal ini tempat perkecambahan yang berupa kotak bisa ditutup dengan kawat kasa serta tempat perkecambahan di atas tanah dipasang pagar plastik.

2. Belalang.

131314984132Belalang menjadi hama bagi tanaman karet pada fase penyemaian dengan cara memakan daun daun yang masih muda. Serangga ini tergolong sangat rakus. Jika daun muda habis, mereka tak segan-segan memakan daun-daun tua, bahkan tangkainya.
Mengendalikan serangan belalang bisa secara kimiawi dengan menyemprotkan insektisida Thiodan dengan dosis 1,5 ml/liter air. Penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali tergantung pada intensitas serangannya.

3. Siput

4649465479434 Siput (Achatina fulicd) menjadi hama karena memakan daun-daun karet di areal pembibitan dengan gejala daun patah-patah. Pada daun-daun yang patah ini terdapat alur jalan berwarna keperakan mengkilap yang merupakan jejak siput.
Pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan siput-siput yang bersembunyi di tempat teduh lalu dibakar atau dikubur. Sementara itu, secara kimiawi dengan membuat umpan dari campuran dedak, kapur, semen, & Meradex dengan perbandingan 16:5:3:2. Campuran ini dilembabkan dulu dengan cara diberi air sedikit kemudian diletakkan di area pembibitan. Siput yang memakan umpan ini akan mati.

4. Uret Tanah131212
Uret tanah merupakan fase larva dari beberapa jenis kumbang, seperti Helotrichia serrata, Helotrichia rufajlava, Helotrichiafessa, Anomala varians, Leucopholis sp., Exopholis sp., dan Lepidiota sp. Bentuk uret tanah ini seperti huruf “C” dengan warna putih hingga kuning pucat. Uret tanah menjadi hama yang sangat merugikan karena memakan bagian tanaman karet yang berada di dalam tanah, terutama tanaman karet yang masih berada di pembibitan.
Mencegah serangan hama ini bisa dilakukan dengan menaburkan Furadan 3 G sesuai dengan dosis yang danjurkan pada saat menyiapkan areal pembibitan. Sementara itu, pengendaliannya bisa secara mekanis atau kimiawi. Secara mekanis dengan mengumpulkan uret-uret tersebut dan membakarnya. Secara kimiawi dengan cara menaburkan Furadan 3 G, Diazinon 10 G, atau Basudin 10 G di sekitar pohon karet. Dosis yang dipakai sekitar 10 gram/pohon.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana 

5. Rayap

7987987987654321984Rayap yang menjadi hama bagi tanaman karet, terutama spesies Microtermes inspiratus dan Captotermes curvignathus. Rayap-rayap tersebut menggerogoti bibit yang baru saja ditanam di lahan, dari ujung stum sampai perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat.
Pengendaliannya bisa dengan kultur teknis, mekanis, dan kimiawi. Secara kultur teknis ujung stum sampai sedikit di atas mata dibungkus plastik agar rayap tidak memakannya. Secara mekanis dilakukan dengan menancapkan umpan berupa 2 – 3 batang singkong dengan jarak 20 – 30 cm dari bibit, sehingga rayap lebih suka memakan umpan tersebut daripada bibit karet yang lebih keras.
Pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi rayap, seperti Furadan 3 G dengan dosis 10 gram ditaburkan di sekitar batang karet. Bisa juga menggunakan Agrolene 26 WP atau Lindamul 250 EC dengan dosis & frekuensi pemakaian bisa dibaca di kemasannya.

1312146. Kutu
Kutu tanaman yang menjadi hama bagi tanaman karet adalah Saissetia nigra, Laccifer greeni, Laccifer lacca, Ferrisiana virgata, dan Planococcus citri yang masing-masing memiliki ciri berbeda. Saissetia berbentuk perisai dengan warna cokelat muda sampai kehitaman. Laccifer berwarna putih lilin dengan kulit keras dan hidup berkelompok. Ferrisiana berwarna kuning muda sampai kuning tua dengan badan tertutup lilin tebal. Sementara itu, Planococcus berwarna cokelat gelap dan badannya tertutup semacam lilin halus mengilap. Kutu tersebut menjadi hama bagi tanaman karet dengan cara menusuk pucuk batang dan daun muda untuk mengisap cairan yang ada di dalamnya. Bagian tanaman yang diserang berwarna kuning dan akhirnya mengering, sehingga pertum-buhan tanaman terhambat.

Hama lain yang sering merusak tanaman karet, khususnya yang berada di pinggir hutan antara lain: Babi hutan, Rusa, Kijang, Tapir, Monyet, Tupai dan Gajah.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

 3 Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet

Hi Salam Hangat, Kali ini kita akan memberikan trik cara meningkatkan produktivitas getah karet yang dijamin mujarab! penasaran? Yuk kita simak!

berita6648yyyBagaimana cara meningkatkan produktivitas getah karet? Lateks merupakan getah alami yang berasal dari tanaman karet. Lateks banyak dimanfaatkan oleh industri sebagai bahan baku. Itulah kenapa getah karet mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Saat ini, harga getah karet rata-rata berkisar antara Rp 10-15 ribu.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Tingkat produktivitas getah yang dihasilkan oleh pohon karet bersifat naik turun. Pada musim kemarau, pohon karet akan mengalami penurunan produktivitas sebagai upaya untuk pertahanan diri. Produksi tersebut biasanya akan mengalami peningkatan kembali di kala musim penghujan. Di musim ini, daun tanaman karet akan kembali bersemi sehingga siap untuk melakukan proses fotosintesis secara maksimal dan menghasilkan getah sebanyak-banyaknya.
Tidak sedikit penduduk Indonesia yang memiliki mata pencaharian sebagai petani karet. Selain dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak, perawatan tanaman karet pun lebih mudah. Tumbuhan karet juga mempunyai daya tahan yang kuat dari serangan hama dan penyakit. Tanaman ini sudah menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatannya.

banner-plastik-mulsa-tembakauBerikut ini upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas getah yang dihasilkan oleh tanaman karet :

Cara I : Pemberian Pupuk

Pupuk berguna sebagai sumber unsur hara bagi tumbuhan karet. Pohon karet yang tercukupi kebutuhan haranya maka dapat dipastikan akan tumbuh subur. Pupuk yang diberikan pada tanaman karet ini harus disesuaikan dengan karakteristik dari kondisi alamnya. Jika Anda tinggal di Sumatera misalnya, Anda tidak bisa menerapkan metode pemupukan yang dilakukan oleh petani karet di Papua. Alasannya karena kondisi alam kedua daerah tersebut amat berbeda. Silakan kunjungi kantor dinas pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi pemberian pupuk yang sesuai.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Cara II : Penyadapan Getah

Secara langsung, teknik penyadapan getah akan berpengaruh kepada hasil yang didapatkan. Begitu pula jika Anda melakukan kekeliruan dalam melakukan penyadapan, dampaknya pun langsung dapat dirasakan oleh tanaman karet tersebut. Oleh karena itu, proses penyadapan getah karet harus dikerjakan sesuai prosedur yang benar. Disarankan pula melakukan penyadapan pada waktu pagi hari sebelum matahari terbit agar getah karet yang keluar dari batang pohon lebih banyak akibat adanya tekanan turgor.

Cara III : Penggunaan Perangsang

Anda bisa merangsang kapasitas getah yang dihasilkan oleh suatu tanaman karet, baik menggunakan bahan alami maupun buatan. Tidak sedikit produk perangsang getah karet yang bersifat kimiawi yang beredar di pasar. Anda perlu menguji coba khasiat dari produk tersebut terlebih dahulu sebelum menggunakannya secara massal. Sedangkan bila Anda lebih menyukai bahan alami, coba manfaatkan bawang merah. Anda bisa mengoleskan bawang merah yang telah ditumbuk di sekitar permukaan area batang tanaman karet yang sedang disadap secara merata

Selamat Mencoba Semoga Berhasil!!

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Hiii Salam Hangat, pada artikel kali ini kita akan menjelaskan tentang mengatasi hama & penyakit pada tanaman pisang. siapa sih yang gak suka pisang? pisang yang rasa nya manis dengan warna kuningnya yang mencolok membuat iman kita goyang untuk memakannya. Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M.paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Nah sekarang siapa yang suka bercocok tanam pisang? mungkin kalian sering jengkel jika ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman kalian. pasti kalian cari referensi kesana kesini kan? nah sekarang gak usah bingung karena disini ada solusinya. udah gak sabar mau lihat cara mengatasinya? kuy kita simak.

images (4)

Salah satu penghambat dalam budidaya pisang adalah serangan penyakit. Hama dan penyakit tanaman pisang relatif tidak terlalu banyak, namun beberapa penyakit bisa menimbulkan kerugian serius. Serangan yang paling umum diantaranya layu fusarium, layu bakteri & kerdil.

1.Layu fusarium
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Penyakit layu fusarium banyak menyerang tanaman hortikultura. Beberapa tanaman yang sering terserang penyakit ini antara lain cabe, bawang & tomat. Serangan penyakit ini cukup mematikan karena bisa menyebar dalam tempo yang singkat dengan skala yang luas.

Begitu juga pada tanaman pisang, layu fusariun bisa menyerang daun, batang hingga akar. Penularan penyakit ini bisa dengan berbagai media seperti bibit, tanah, air, pupuk kandang atau alat-alat pertanian.

Gejala awal serangan layu fusarium pada tanaman pisang ditandai dengan menguningnya daun yang diikuti kelayuan pada pelepah. Daun & pelepah mengalami perubahan warna atau diskolorisasi. Selain daun terjadi perubahan warna pada bonggol.

Tanaman pisang yang terserang penyakit ini biasanya akan mengalami kematian. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut adalah dengan membongkar & membakar tanaman yang sakit. Kemudian tanah bekas tanaman tersebut disiram dengan fungisida.

Adapun kiat-kiat pencegahan penyakit tanaman pisang antara lain:
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah
Menanam varietas tanaman pisang yang tahan penyakit layu fusarium, atau menggunakan bibit hasil kultur jaringan yang bebas penyakit.
Tidak membawa bibit dari daerah yang pernah atau sudah terserang penyakit.
Penggunaan alat pertanian secara selektif, kalau alat tersebut telah digunakan untuk membongkar tanaman yang sakit sebaiknya dicuci dengan fungisida.
Perbaikan drainase kebun serta rotasi tanaman bisa membantu mencegah penularan penyakit ini.
Memanfaatkan musuh alami seperti Trichoderma atau Glicocladium.

banner wodpress mulsa

2.Layu bakteri
Penyakit tanaman pisang yang menyebabkan kelayuan bukan hanya diakibatkan oleh cendawan saja. Bakteri Pseudomonas solaracearum bisa menyebabkan layu pada tanaman pisang.  Penyakit ini biasanya menampakkan diri setelah tandan pisang keluar.

Pada awalnya daun muda mengalami perubahan warna. Terlihat garis coklat kekuningan ke arah tepi daun, kemudian daun kemudian menguning, coklat hingga akhirnya layu.
Ciri yang khusus adanya lendir berbau yang keluar dari buah, tangkai tandan, bonggol serta batang. Lendir tersebut berwarna putih, abu-abu, hingga coklat kemerahan.

Bila tanaman terserang penyakit ini sebaiknya basmi oleh larutan herbisida yang mengandung glyphospate 5% sebanyak 5-20 ml. Kemudian fumigasi tanah bekas tanaman yang sakit dengan  Methyl Bromide.

Cara untuk mencegah serangan penyakit tanaman pisang antara lain :

Gunakan bibit yang sehat serta bebas penyakit.
Gunakan alat-alat pertanian yang bersih.
Jangan memindahkan bibit tanaman dengan tanahnya, terutama bila bibit tersebut berasal dari tempat rawan penyakit.
Kelola drainase kebun dengan baik.
Bungkus buah beberapa saat setelah jantung keluar.
Lakukan rotasi tanaman dengan tanaman padi, jagung, atau pun rumput-rumputan untuk memutus siklus hidup bakteri di dalam tanah.

3.Bercak daun
Bercak daun merupakan penyakit tanaman pisang yang disebabkan cendawan Mycosphaerella musicola Mulder. Serangan cendawan ini tidak separah layu fusarium namun tetap bisa menyebabkan kerugian besar karena buah pisang akan mengalami kematangan sebelum waktunya.
*Baca Juga : Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

Gejala awal terlihat bintik-bintik hitam pada daun. Kemudian bintik-bintik tersebut semakin membesar dan melebar membentuk noda kuning kecoklatan hingga hitam. Pada akhirnya semua daun menjadi kuning & kering.

Pengendalian penyakit tanaman pisang dilakukan dengan cara memotong daun-daun yang terserang & membakarnya. Untuk mencegah serangan penyakit ini dianjurkan melakukan pemupukan berimbang.
Penyakit kerdil pisang

Kerdil pisang merupakan salah satu penyakit tanaman pisang yang cukup sulit diberantas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Banana bunchy top virus (BBTV) & Abaca bunchy top virus (ABTV). Kedua virus itu ditularkan oleh kutu daun Pentalonia nigronervosa.

Tanaman yang terserang penyakit ini akan mengalami pertumbuhan yang lambat. Daun tumbuh agak tegak, pendek & sempit. Kemudian daun menguning dimulai dari tepiannya. Selain itu daun menjadi rapuh dan mudah patah.

mulsa kuda 3

Virus ini menular dari pohon satu ke pohon yang lain dengan bantuan kutu daun. Jadi, bila populasi kutu daun dikebun pisang meningkat maka penularan penyakit ini akan semakin meluas.

Cara pengendalian penyakit tanaman pisang antara lain:

Menanam bibit yang terbebas dari virus.
Tanaman yang sakit dibongkar hingga ke bonggolnya lalu dibakar, agar tidak ada tunas yang tumbuh kembali.
Gunakan insektisida untuk mengendalikan hama yang menjadi pembawa virus.

Selamat mencoba, Semoga berhasil GOOD LUCK!! jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena bakal ada artikel baru yang insyallah bisa membantu.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com atau info harga terlengkap klik DISINI 
banner wodpress mulsa

15 Langkah Menanam Asparagus Dengan Mudah Dan Benar

LANGKAH MENANAM ASPARAGUS.jpg

Asparagus merupakan sejenis sayuran dari satu spesies tumbuhan genus Asparagus, paling utama batang muda dari Asparagus officinalis. Asparagus sudah digunakan sejak lama sebagai bahan makanan sebab rasanya yang sedap dan sifat diuretiknya. Dengan adanya sifat diuretik tersebut, asparagus berkhasiat sebagai memperlancar saluran urin sehingga mampu memperbaiki kinerja ginjal. Asparagus yaitu sumber terbaik asam folat nabati, sangat rendah kalori, tidak mengandung lemak atau juga kolesterol, serta mengandung sangat sedikit natrium. Tumbuhan ini juga merupakan sumber rutin, suatu senyawa yang bisa memperkuat dinding kapiler.

Kandungan Gizi
Asparagus rendah kalori, tidak menyimpan kolesterol dan sangat rendah sodium. Ini juga merupakan sumber yang sangat baik sebagai vitamin B6, kalsium, magnesium dan seng, serta sumber yang sangat baik seperti serat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, besi, fosfor, kalium, tembaga, mangan aerta selenium. Asam amino asparagina berasal dari asparagus, tanaman asparagus kaya akan kandungan bahan yang satu ini.

Langkah Penanaman
1. Menyiapkan Bibit
Dalam pembibitan asparagus dapat dilakukan dengan cara vegetatif dengan kultur jaringan, cara generatif dari biji dan anakan yang datang dari tunas atau juga setek. Dari ke 3 asal bibit tersebut, bibit yang datangnya dari biji akan lebih baik.

2. Persemaian
Siapkan tempat persemaian dan media yang diperlukan. Tempat yang baik untuk 705abbd6354b738a6759887e2cd87c59.jpgAsparagus adalah yang mempunyai drainase baik, tidak hanya sisa tempat tanamanan Asparagus, tanahnya yang gembur dan subur serta berpasir. Beserta membuat bedengan dimedia tanam, lalu diberi pupuk basic dan Furadan 3G untuk menghindari hama. Bedengan dibuat dengan mempunyai dimensi lebar 120 cm, tinggi 20-25 cm, lebar parit 40 cm dengan memiliki kedalaman 40 cm.

3. Perendaman Benih
Siapkan benih Asparagus yang akan disemai, direndam menggunakan air dingin dengan suhu 27 derajat Celcius dalam waktu 24-48 jam. Selama perendaman, air ditukar sebanyak 2-3 kal. Biji yang mengambang pada waktu perendaman dibuang.

4. Semai Benih
Selanjutnya siapkan benih Asparagus yang akan disemai di tanah dengan jarak tanam 15 x 10 cm, kedalaman 2,5 cm, dengan tiap – tiap 1 lubang ditanami 1 biji. Diatas permukaan tanah ditutup menggunakan jemari atau sekam, dan siram seperlunya.

5. Perawatan Persemaian
Pencegahan dari hama penyakit yang akan menyerang dikerjakan disaat mulai dari benih.

6. Pemupukan
Saat Asparagus dipersemaian, setiap 20 hingga 30 hari selanjutnya melakukan pemupukan susulan urea.

7. Seleksi dan Pencabutan Benih
Selanjutnya pindahkan bibit (transplanting) ke lahan diumur 5-6 bulan. Beberapa hal yang harus diperhatikan disaat transplanting yaitu bibit yang sehat, bibit yang dicabut harus selekasnya ditanam, sebelum penanaman akar dipotong, disisakan kurang lebih 20 cm, dan pucuk tanaman dipangkas sampai tinggi tanaman hanya sekitar 20cm.

8. Pemrosesan Tanah
Dianjurkan sebelum ditanam, lahan tanah dibajak dalam dan rata. Dibuat parit dengan memiliki kedalaman 15 sampai 20 cm. Untuk tempat tanam, jarak antar tanaman 40 sampai 50 cm dan jarak antar baris 1,25 sampai 1,5 m. Di awal tanam tidak dipakai pupuk kimia, tetapi memakai pupuk kandang.

9. Penanaman
Bibit yang sudah berumur 5 – 6 bulan selanjutnya ditanam, jika umur masih terlihat muda sebaiknya tunggu hingga umurnya mencapai 5-6 bulan. Penanaman dilakukan dipagi hari sekitar jam 9 atau sore hari sekitar jam 4.

10. Pemeliharaan : Pembumbunan
Jika tanaman mulai memiliki tunas, bisa dikerjakan pembumbunan. Di musim hujan, parit diperdalam. Hal ini dikarenakan Asparagus tidak menyukai genangan.

Asparagus_0.jpg11. Pemeliharaan : Pemangkasan
Pemangkasan dikerjakan disaat indukan Asparagus bertunas hingga 8-10 tunas, selebihnya dipangkas. Sesudah mendekati masa panen batang yang dipelihara cukup 3-5 batang. Pemangkasan juga dilakukan dicabang dan batang yang diserang oleh hama atau penyakit.

12. Pemeliharaan : Pengairan dan Drainase
Parit yang digenangi setengah dari tinggi parit, tunggu sampai air meresap hingga atas, kemudian bekas air dibuang. Irigasi dimusim kemarau dikerjakan setiap 1 minggu sekali.

13. Pemeliharaan : Pemupukan Susulan
Saat pemupukan tidak hanya pupuk susulan secara umum, tetapi setiap tahun juga dikerjakan secara pemupukan berkala, yakni pemupukan berat seperti di waktu pertama kali tanam. Di saat itu tidak dikerjakan panen selama 3-4 minggu atau fase istirahat dan dilakukan seleksi induk. Pupuk susulan sendiri dilakukan dengan cara membuat parit dengan barisan berjarak 20cm dari tanaman, didalamnya parit 15 cm kemudian pupuk digabung dan ditutup menggunakan tanah. Pupuk susulan kimia diberikan tiap bulan, sedangkan pupuk kandang diberikan tiap 3 bulan sekali. Pupuk susulan ke-4 kembali lagi seperti pupuk I dan sebagainya.

14. Pemeliharaan : Pengelolaan Hama dan Penyakit
Apabila tanaman mati atau terkena penyakit dan hama, solusinya yakni dengan membesarkan batang yang tumbuh normal. Hama yang biasa menyerang yakni ulat grayak dan ulat tanah sepanjang periode transisi musim kemarau ke musim hujan, untuk penyakit pada umumnya kelompok jamur. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan cara mekanik selama serangan belum berat. Pestisida dilakukan jika serangan sudah berat dengan menggunakan pestisida organik atau daun tembakau.

15. Pemanenan
Panen bisa dikerjakan saat asparagus sudah muncul diatas tanah dengan keadaan pucuk yang masih kuncup.

Pemanenan asparagus dikerjakan dengan memotong dahannya dengan ketentuan daun tampak hijau tua, daun tidak terdapat bunga dan buah, bebas dari hama penyakit serta batang terlihat lurus, sehat dan juga tidak terkena penyakit. Terutama batang yang kuat dan terlihat segar.

JUAL MULSA PLASTIK KUALITAS TERJAMIN
Pastikan kebutuhan mulsa plastik Anda pada kami, dapatkan harga khusus jika pengambilan dalam jumlah besar. Info harga mulsa plastik hitam perak langsung saja hubungi admin kami di 08123.258.4950 atau 0877.0282.1277. Harga dijamin murah, langsung dari pabrik. http://www.mulsa99.com
#MulsaPlastik #PlastikMulsa #HargaMulsa #MphpMurah

Tentang Mulsa Plastik. Jenis, Fungsi, Manfaat, Kegunaan, serta Keuntungan Mulsa Plastik

hhh

Mulsa plastik (plastik mulsa) yaitu lembaran plastik penutup tempat (tanah bedengan) pada budidaya tanaman. Fungsi/manfaat plastik mulsa serta pemakaian mulsa plastik mempunyai tujuan untuk :
– membuat perlindungan permukaan tanah dari erosi
– melindungi kelembapan serta susunan tanah
– menghalangi perkembangan gulma.

Plastik mulsa termasuk type mulsa anorganik lantaran terbuat berbahan polietilena berdensitas rendah yang dihasilkan lewat poses polimerisasi etilen di bawah dorongan tinggi. Mulsa plastik banyak dipakai pada budidaya tanaman dengan system intensifikasi produksi, diantaranya tanaman hortikultura type sayur-sayuran (cabai, sawi) serta buah (melon, semangka, dan lain-lain).

Sebagian Type Plastik Mulsa/Mulsa Plastik
Type mulsa plastik biasanya dibedakan berdasar pada warna serta intesitas sinar yang bisa diteruskan, sebagian warna diantaranya :
– mulsa plastik bening

cabe mulsa
– mulsa plastik putih

100-biodegradable-plastic-mulch-film-for-agriculture.jpg
– mulsa plastik perak

130729_bd942f66-f5e2-11e3-9205-18bf2523fab8
– mulsa plastik hitam

img271-1414041099

– mulsa plastik hitam perak (MPHP), satu diantara permukaan berwarna hitam, permukaan yang lain berwarna perak.

Mulsa Plastik Pada Cabai 1a.JPG

Warna mulsa bakal memastikan daya radiasi matahari yang di terima serta beresiko pada suhu susunan olah tanah, diluar itu sinar yang dipantulkan permukaan mulsa punya pengaruh pada keadaan sekitar lingkungan tanaman.

Dari demikian type plastik mulsa yang paling banyak dipakai yaitu type mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam untuk melindungi kelembapan tanah, menghambat perkembangan gulma/rumput liar, sedang warna perak untuk memantulkan cahaya matahari untuk kurangi penguapan air tanah.

Apa Keuntungan Memakai Mulsa Plastik?
Dengan memakai mulsa plastik mempunyai sebagian keuntungan diantaranya :
– tingkatkan hasil panen
– mempercepat saat panen, dari hasil riset saat panen lebih cepat 7-14 hari
– kurangi evaporasi (sistem penguapan air)
– menghemat pemakaian air
– kurangi kehilangan hara dari pupuk, sebab aliran air pada permukaan tanah tertahan oleh mulsa plastik hingga unsur hara pupuk akan tidak hilang oleh pencucian. – melindungi nutrisi untuk tanaman ada pada zona perakaran, hingga pemakaian nutrisi lebih efektif.

Bila Anda memerlukan mulsa plastik hitam perak dengan HARGA MURAH, KUALITAS BAGUS, LEBIH AWET, TIDAK MUDAH SOBEK.

Langkah-Langkah Menangani Hama serta Penyakit Pada Tanaman Semangka

 Hama Pada Tanaman Semangka
Tanaman semangka umum terserang hama diantaranya : thrips, kutu daun, tungau, ulat perusak daun, ulat tanah, ulat grayak, kutu putih, serta lalat buah.

Langkah pengendalian hama pada tanaman semangka :
Untuk model serangga pengganggu semprotkan insektisida : sipemetrin, abamectin, omite, serta klorfenapir.
Untuk lalat buah pakai jebakan dengan petrogenol.

1. Thrips

download (1)
memiliki ukuran kecil ramping
– warna kuning pucat kehitaman
mempunyai sungut badan beruas-ruas.
Butuh di ketahui, langkah penularan Thrips dengan cara mengembara pada malam hari, menetap dan berkembang biak.
Langkah mengatasinya : – semprotkan insektisida yang dianjurkan buat hama ini.

 

 

2. Ulat perusak daun – dengan garis hitam/berwarna hijau bergaris kuning.

Margaronia indica 4.jpg
Sinyal tanda terserang hama ulat, yaitu : daun dikonsumsi hingga tinggal susunan lilinnya dan tampak dari jauh seperti berlubang.
Langkah mengatasinya :
– semprotkan insektisida yang dianjurkan buat hama ini.

3. Tungau
tungau - spider miteHewan memiliki ukuran kecil berwarna merah agak kekuningan/kehijauan memiliki ukuran kecil, menghisap cairan tanaman.
Sinyal tanda diserang Tungau, yaitu : terlihat jaring-jaring sarang hewan ini dibawah permukaan daun, warna dedaunan bakal pucat.
Langkah mengatasinya :
– semprotkan insektisida yang dianjurkan buat hama ini.

4. Ulat Tanah Berwarna hitam berbintik-bintik/bergaris-garis, panjang tubuh 2-5 cm, spedoptera kubisaktif menghancurkan dan bergerak pada malam hari. menusuk daun, terlebih tunas-tunas muda, ulat dewasa memangsa pangkal tanaman. Langkah mengatasinya :
– penanaman dengan cara serempak pada ruang yg tidak jauh buat memutus siklus hidup hama dan pemberantasan sarang ngengat di sekelilingnya.
– semprotkan insektisida yang dianjurkan buat hama ini.

5. Lalat Buah

lalat
Tanda-tanda lalat buah : mempunyai sayap yang transparan berwarna kuning dengan bercak-bercak, juga mempunyai belalai.
Sinyal tanda tanaman diserang lalat buah : ada sinyal sisa luka pada kulit buah (seperti tusukan belalai), daging buah beraroma sedikit masam dan tampak memar.
Langkah mengatasinya : semprotkan insektisida yang dianjurkan buat hama ini.

Penyakit Pada Tanaman Semangka
Sedang untuk penyakit pada tanaman semangka diantaranya : layu fusarium, layu bakteri, bercak pada daun, busuk semai, antraknosa, karat daun, serta busuk buah.

Langkah menangani penyakit pada tanaman semangka :
– semprotkan fungisida, diantaranya : rovral, mankozeb, benlelt, iprodium, serta agrept.

1. Layu Fusarium
Penyebabnya : lingkungan/kondisi yang sangat mungkin tumbuh jamur (udara yang terlalu lembab).
Tanda-tanda : nampak kebusukan pada tumbuhan yang semula lebat dan subur.
Langkah ingindalian : – kerjakan pergiliran saat tanam dan menjaga kondisi lingkungan, menanam pada areal baru yang belum ditanami, – pemberian fungisida yang dianjurkan buat penyakit ini.

2. Bercak Daun Pemicunya : spora bibit penyakit terbawa angin dari tumbuhan lain yang terserang.
Tanda-tanda yang nampak : permukaan daun ada bercak-bercak kuning, setelah itu jadi coklat serta pada akhirnya jadi kering dan mati, atau terdapat rumbai-rumbai halus berwarna abu-abu/ungu.
Langkah ingindaliannya : kerjakan seperti penyakit layu fusarium.

3. Antraknosa
Penyebabnya : lingkungan/kondisi yang sangat mungkin tumbuh jamur, umpamanya udara yang terlalu lembab.
Tanda-tanda : daun tampak bercak-bercak coklat yang pada akhirnya beralih warna kemerahan dan pada akhirnya daun kering/layu. Bila menusuk buah, terlihat bulatan berwarna merah jambu yang lama kelamaan semakin meluas.
Langkah ingindalian : kerjakan seperti ingindalian penyakit layu fusarium.

4. Busuk Semai
Menyerang pada benih yang tengah disemaikan.
Tanda-tanda : batang bibit berwarna coklat, merambat dan rebah kemudian bakal mati.
Langkah ingindalian : pemberian fungisida yang dianjurkan buat penyakit ini.

5. Busuk Buah
Penyebabnya : jamur/bakteri patogen yang menginfeksi Menyrang buah yang mendekati masak serta aktif waktu buah mulai dipetik.
Langkah ingindaliannya : jauhi dan mesti dihindari terjadinya kehancuran kulit buah, baik selama pengangkutan maupun penyimpanan. Saat pemetikan buah baiknya dikerjakan pada saat siang hari waktu tidak berawan/hujan.

6. Karat Daun
Penyebabnya : virus yang terbawa oleh hama Tumbuhan yang berkembang pada daun tanaman. Tanda-tanda terkena penyakit : daun melepuh, belang-belang, lebih pilih beralih bentuk, tumbuhan kerdil dan nampak rekahan membujur pada batang.
Langkah ingindaliannya : setara seperti penyakit layu fusarium

Panduan untuk menjauhi terjadinya kerugian efek agresi hama dan penyakit adalah menjaga agar tumbuhan itu tumbuh sehat. Dalam usaha menyehatkan tanaman semangka kerjakan penyemprotan Solbi Agro (atau semacamnya) dengan ukuran 500 ml per 200 liter air atau 2 tutup per tangki sprayer dan dikerjakan seringkali setiap 2 minggu sekali, hingga bisa saja tanaman bakal tumbuh bugar hingga kerugian efek agresi hama dan penyakit bisa diminimalkan hingga saat panen tiba.

Saat Panen Tanaman Semangka
Ciri-ciriistik umur panen buah semangka yaitu waktu tanaman berumur 70-100 hari sesudah tanam.
Tanda-tanda buah semangka siap dipanen diantaranya : – berjalan perubahan warna buah
– batang buah mulai mengecil, jadi buah semangka siap dipanen.

Langkah memanen semangka yang benar yaitu pemetikan buah baiknya dikerjakan saat cuaca cerah hingga buah dalam kondisi kering permukaan kulitnya. Keadaan buah yang kering bakal bikin buah tahan selama dalam penyimpananan ataupun waktu distribusi hingga ke penjual di market. Serta yang butuh di perhatikan, pemangkasan buah semangka dikerjakan beserta tangkainya, supaya buah lebih tahan lama.

 

Baca Juga Kegunaan serta Keuntungan Memakai Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) Untuk Tanaman

Kegunaan serta Keuntungan Memakai Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) Untuk Tanaman

 Perlu di ketahui, dari hasil riset, mulsa plastik yang dikira baik untuk daerah beriklim tropi seperti Indonesia yaitu yang berwarna hitam perak. Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) sekarang ini sudah banyak dipakai pada tanaman cabai, semangka, melon, garbis, mentimun, tomat, strawberry dan lain-lain. Penyesuaian atau pengembangan teknologi sistem Mulsa Plastik dirintis oleh Jepang & Taiwan yg mengenalkan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP).

MPHP ini memiliki dua muka & dua warna, ialah permukaan pertama berwarna hitam & permukaan yang satunya berwarna perak. Warna hitam dipasang menghadap permukaan tanah, sedang warna perak dibagian atas (menghadap matahari).

Apa sajakah keuntungan serta kegunaan memakai mulsa plastik hitam perak?
Tersebut sebagian keuntungan memakai plastik mulsa hitam perak, yaitu sebagai berikut :
a. Pemberian pupuk dapat dikerjakan sekalian keseluruhnya sebelumnya tanam.
b. Warna hitam dari mulsa menyebabkan kesan gelap jadi bisa menghimpit perkembangan rumput liar/gulma.
c. Warna perak dari mulsa akan memantulkan cahaya matahari, berguna memantulkan cahaya matahari. Hingga bisa mengurangi penguapan air pada tanah bedengan, mengurangi hama aphis, trips & tungau, juga dapt menghimpit serangan penyakit virus.
d. Melindungi tanah berkelanjutan gembur, suhu & kelembapan tanah relatif masihlah (stabil).
e. Menghindar tercucinya pupuk oleh air hujan, & penguapan unsur hara oleh cahaya matahari.
f. Buah cabai yg ada di atas permukaan tanah terlepas dari percikan air tanah jadi dapat mengurangi efek munculnya penyakit busuk buah.
g. Penyebaran pupuk dapat rata, jadi perkembangan & produksi tanaman budidaya relatif seragam.

Berapakah ukuran lebar, panjang serta ketebalan mulsa?
Ada beberapa beredar beragam ukuran mulsa, diantaranya :
– 60cm/120cm x 600 m x 0, 275
– 35/70cm x 845 m x 0, 35
– 40/80cm x 725 m x 0, 35
– 50/100cm x 600 m x 0, 35
– 60/120cm x 500 m x 0, 35
– 70/140cm x 425 m x 0, 35
– 80/160cm x 400 m x 0, 35

Namun ukuran plastik mulsa yang paling umum digunakan yaitu ukuran :
– 60/120cm x 500 m x 0, 35
– 60/120cm x 250 m x 0, 35

– 50/100cm x 500 m x 0, 35
– 50/100cm x 250 m x 0, 35

Mulsa Plastik Hitam Perak Cap Tembakau
Kami produsen/pabrik mulsa hitam perak Cap TEMBAKAU, harga ekonomis, murah serta terjangkau. Sesuai namanya mulsa ini keluarkan bau khas tembakau, yang begitu baik untuk mengusir hama trip. Ukuran mulsa plastik hitam perak merk Tembakau diantaranya :

Roll Besar
• Ukuran 60/120cm x 500 m x 0, 35, netto 18kg
• Ukuran 50/100cm x 500 m x 0, 35, netto 17kg
Minimum order 5 roll.

Roll Kecil
• 60/120cm x 250 m x 0, 35, netto 9kg
• 50/100cm x 250 m x 0, 35, netto 8, 5kg
Minimum order 10 roll.

Berapakah harga mulsa plastik hitam perak?
Untuk info harga mulsa plastik hitam perak per roll silakan hubungi kami :
• SMS/Call : 0852. 3392. 5564 – 0877. 0282. 1277 – 08123. 258. 4950
• Phone/Fax : 031-8830487
E-mail : limcorporation2009@gmail. com.

 

Baca Juga Menanam Cabe Dengan Plastik Mulsa