Ternyata, Ini 6 Manfaat Timun Suri Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Timun Suri

Distributor Plastik Mulsa Untuk Pertanian – Lim Corporation

Manfaat timun suri sebenarnya sangat banyak. Mulai dari melancarkan buang air kecil sampai membantu proses detoksifikasi tubuh. Tak hanya itu, buah berwarna kuning ini juga memiliki manfaat lainnya. Berikut ini beberapa manfaat yang terkandung dalam timun suri untuk kesehatan tubuh.

Sebagai Anti-Oksidan

Kandungan timun suri berupa vitamin C, beta karoten, flavonoid, triterpen, dan lignan berperan sebagai anti-oksidan dalam tubuh. Jounal of Young Pharmacists yang dirilis pada 2010 menjelaskan bahwa buah ini memiliki kemampuan mengurangi kadar radikal bebas dari dalam tubuh.

Menyehatkan Mata

Timun suri selain mengandung beta karoten sebagai pro vitamin A, juga mengandung vitamin A itu sendiri. Vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata. Selain itu, asam askorbat dan asam caffeic yang terkandung dalam timun suri juga bisa mengurangi retensi air dan dapat membuat bengkak di sekitar mata berkurang.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Jenis Sitem Hidroponik Deep Flow Technique

Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi

Beberapa zat seperti serat, saponon, dan magnesium dapat menjaga kestabilan tekanan darah sehingga mencegah terjadinya tingginya kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, potensi tekanan darah tinggi juga dapat dikurangi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik link berikut https://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

Mencegah Alzheimer

Vitamin K pada timun suri cukup tinggi sehingga timun suri bisa membatasi kerusakan neuronal di otak. Hal ini dapat mencegah terjadinya alzheimer, yang merupakan penyakit akibat rusaknya sel-sel dalam otak.

Mengandung Zat Antikanker

Berdasarkan hasil penelitian oleh Scientific World Journal yang diterbitkan pada tahun 2010 menunjukkan bahwa zat saponin yang terkandung dalam timun suri mampu menghalangi jalur munculnya sel kanker. Serta zat tersebut juga mampu menghalangi kerusakan metabolisme tubuh.

Baca Juga: Ternyata, Ini 3 Jenis Jahe yang Sangat Populer di Indonesia

Baik Untuk Penderita Diabetes

Timun suri cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena memiliki kandungan karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks tidak cepat diserap darah sehingga kadar gula darah dalam tubuh dapat ditekan dan tidak langsung terjadi lonjakan.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minimal Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Bahaya, Ternyata Ini Dampak Pemakaian Pestisida Kimia yang Berlebihan

Dampak Pestisida Kimia

Distributor Mulsa Plastik Hitam Perak – Lim Corporation

Di zaman modern seperti sekarang ini, para petani sudah tak mau direpotkan lagi membuat pestisida alami. Mereka lebih memilih untuk membeli pestisida kimia yang siap pakai jadi lebih praktis dan efisien. Tetapi dengan itu, petani mesti tahu dampak merugikan pemakaian pestisida kimia pada tanaman ataupun konsumen.

Sebab adanya dampak negatif itulah, petani dilarang memakai pestisida kimia berlebihan. Apa saja alasan kalau petani dilarang memakai pestisida kimia berlebihan?

1. Pestisida Kimia Meninggalkan Residu Berbahaya

Pada umumnya jenis fungisida sistemik dan insektisida ini banyak mengandung bahan kimia sistemik yang gampang terserap tanaman dan disalurkan ke seluruh bagian tanaman untuk melindungi dari gigitan serangga perusak. Sangat disayangkan sisa pestisida kimia ini masih akan tertinggal dalam jangka waktu yang lama di dalam tanaman sampai tiba masa panen.

Baca Juga: Kembangkan Varietas Jamur Susu Untuk Peluang Usaha Tambahan

2. Pestisida Kimia Menyebabkan Resistensi Hama

Resistensi merupakan sifat kebal pada bahan tertentu yang diperoleh hama dari kemampuan adaptasi serta evolusi untuk mempertahankan hidup dari paparan zat kimia. Resistensi hanya terjadi pada pemakaian pestisida kimia saja dan tak terjadi pada pemakaian pestisida organik. Maka dari itu mengapa sekarang petani semakin sulit untuk mengatasi hama. Padahal, mereka sudah memakai pestisida kimia yang sama dengan yang dianjurkan petani lain.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

Apabila semula ada anggapan bahwa memilih sayuran yang baik yaitu daunnya dimakan ulat atau ada ulatnya yang artinya sayuran terebut tak disemprot pestisida kimia, sekarang bisa dibilang anggapan tersebut tak benar sepenuhnya. Banyak jenis ulat yang sudah resisten pada bahan kimia dalam pestisida.

3. Pestisida Kimia Bisa Menurunkan Kesuburan Tanah dan Juga Mencemari Air

Terdapat hal yang harus diingat bahwa bahan kimia hampir tak akan terurai dalam tanah ataupun air. Bahan kimia yang terserap tanaman dan sisa tanaman yang diuraikan oleh mikroba tanah juga masih akan meninggalkan sisa zat kimia dalam tanah. Namun seiring berjalannya waktu zat kimia tersebut akan mengurangi kesuburan tanah sebab membunuh mikroorganisme bermanfaat dan juga menghalangi penguraian unsur hara dalam tanah.

Baca Juga: WOW! Jenis Bunga Ini Tak Kalah Indahnya Dengan Bunga Sakura Saat Mekar

4. Pestisida Kimia Mengancam Kesehatan Manusia dan Hewan

Pastinya sudah sering mendengar bahwa konsumsi bahan kimia secara berlebihan bisa memicu kanker dalam tubuh manusia. Dengan itu, kita disarankan banyak mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Akan tetapi apa jadinya bila ternyata sayur dan buah tersebut banyak mengandung residu kimia sisa pestisida. Pastinya justru akan menambah dampak negatif bagi manusia.

Untuk para petani sendiri akan sangat berbahaya apabila memakai pestisida kimia tanpa memperhatikan prosedur keamanan yang tepat. Paparan bahan kimia bisa menurunkan kualitas kesehatan mereka secara langsung. Faktor tersebut juga berlaku bagi hewan yang mungkin tanpa sengaja memakan rumput atau tanaman yang sudah tersemprot pestisida kimia. Dan tanpa sengaja ini bisa menimbulkan efek berantai yang berkepanjangan. Karena itulah pemakaian pestisida alami lebih dianjurkan untuk para petani.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu