Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal

Budidaya Kentang
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal

Tanaman kentang mampu tumbuh sempurna dan optimal di daerah dengan ketinggian sekitar 1.600-3.000mdpl. Kelembaban udaranya cukup tinggi, antara 80%-90%. Curah hujan yang baik utnuk tanaman kentang sekitar 1200-1500 mm/th.

Tanaman kentang ini bisa tumbuh dengan maksimal pada jenis tanah vulkanis yang memiliki sedikit kandungan pasir. Mempunyai tekstur tanah gembur, pada tanah kaya akan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Kemudian tanah harus mempunyai kandungan air yang cukup serta memiliki sistem drainase yang cukup baik. PH tanah netral sekitar 5-6,5. Apabila tanah terlalu asam maka perlu dilakukan pengapuran. Dan juga sebaliknya jika tanah terlalu basa maka harus diberikan belerang sebelum penanaman. Suhu tanah berada dalam kisaran 15-20 derajat Celcius.

Langkah-Langkah Cara Budidaya dan Penanaman Kentang

Penyediaan dan Pemilihan Bibit Kentang

Proses pertama dalam cara menanam kentang yaitu memperoleh bibit unggul kentang supaya hasil yang diperoleh nantinya juga sesuai dengan harapan. Benih kentang tak berbentuk biji seperti tanaman jenis buah-buahan lain, namun berbentuk umbi kentang. Umbi yang akan dipakai harus melewati proses seleksi supaya terbebas dari berbagai hama dan penyakit.

Sebaiknya bibit yang dipakai berasal dari umbi yang tua dengan ciri umbi kuat, bobot umbi 30gr-45gr atau 45gr-60gr dengan besar rata-rata 30-35mm atau 45-50mm, dan memiliki 3-5 mata tunas. Varietas yang dipakai yaitu Granola, Cipanas, Atlantik M, Repita, Amabile serta Maglia. Untuk memperoleh umbi yang baik bisa melaksanakan pemilihan dengan cara:
* Ciri umbi yang baik yaitu umbi bertunas dan juga kuat yang sudah melewati proses penyimpanan 4 bulan sesudah panen
* Benih yang bagus jika sudah tumbuh tunas kurang lebih 2cm dan jumlah tunas mencapai 3-5 tunas per umbi.
* Permukaan umbi harus mulus dan bebas dari cacat.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Lakukan proses penyiraman setiap minggu, jika lahan tanah didominasi pasir, maka air tak gampang tertampung dan butuh lebih banyak penyiraman. Tanaman ini mulai tumbuh sekitar 2-3 minggu sesudah penanaman benih. Kemudian tutup kembali lapisan permukaan tanah tanaman sekitar 3-4 inchi dengan jerami ataupun rerumputan kering supaya kelembaban tetap terjaga. Jangan biarkan jerami menyentuh tanaman, karena bibit akan membusuk akibat terkena penyakit.

Pengolahan Lahan Dan Persiapan Media Tanam Kentang

Tanaman kentang termasuk jenis tanaman tahunan yang bisa tumbuh lama asalkan suhu udara tak terlalu panas. Disarankan tak bercocok tanam ketika musim hujan tiba, karena genangan air akan merusak bibit yang baru muncul di permukaan tanah. Cara pengolahan tanah dan menanam bibit kentang:
* Cangkul tanah supaya menjadi gembur dan diamkan kurang lebih 3 hari supaya terpapar sinar matahari
* Berikan tambahan pupuk kompos di lahan kemudian campur dan ratakan tanah dengan cangkul kemudian diamkan selama 7 hari.
* Sebaiknya pembuatan bedengan menghadap arah timur–barat supaya tanaman terkena sinar matahari secara optimal
* Buatlah bedengan dengan tinggi 30cm, dan lebar 70cm , sedangkan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.
* Atur jarak antar bedengan kurang lebih sekitar 40cm untuk akses aliran air hujan supaya tak menggenangi bedengan.
* Buatlah lubang tanam di atas bedengan dengan jarak antar lubang tanam sekitar 20cm-25cm.
* proses selanjutnya yaitu menanam umbi kentang yang sudah disiapkan. Sebaiknya awal tanam dimulai ketika musim hujan supaya tanaman baru langsung memperoleh asupan air yang cukup.
* Tanamlah umbi Kentang yang sudah bertunas kurang lebih 2cm, kemudian tutup kembali dengan tanah setebal 5cm. Jika ditimbun terlalu dalam maka akan mengurangi produktivitas dari tanaman kentang.

BACA JUGA:
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Pemupukan Tanaman Kentang

Agar hasil panen melimpah maka dibutuhkan pemupukan rutin setiap 20 hari 1 kali sejak masa tanam dengan dosis:
* Pupuk Urea 500kg/h
* Pupuk ZA 150kg/h
* Pupuk KCL 100kg/h
* Pupuk SP36 400kg/h

Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kentang

Penanganan hama dan penyakit bisa memakai pestisida nabati yang terbuat dari campuran daun nimba 8kg, 6kg jahe, serai 6kg, 20gr deterjen dan air 20 l.

Selanjutnya, larutan disaring dengan kain lembut dan larutan hasil penyaringan diencerkan, setiap 1 l direndam dengan 30 l air, jadi bisa memperoleh solusi dari 600 l untuk area seluas 1 ha.

Pemakaian pestisida nabati bisa dikerjakan bersamaan dengan aplikasi pupuk memakai urine kelinci. Banyaknya pemberian disesuaikan dengan tingkat serangan hama dan penyakit atau 1-2 kali dalam 2 minggu.

Pemasangan Mulsa Plastik

Gunakan plastik mulsa hitam perak dan sesuaikan dengan ukuran bedengan Anda, kemudian buatlah lubang tanam dengan jarak tanam 30cm x 50cm, pembuatan lubang di mulsa bisa memakai kaleng susu yang dilubangi dan diberi batubara. Untuk mengatur jarak tanam tergantung dengan varietas bibit yang ditanam, yaitu sekitar 80cm x 40cm atau 70cm x 30cm sesuai dengan kebutuhan bibit sekitar 1.300-1.700kg/ha dengan bobot umbi sekitar 30gr-45gr.

Proses Penyiangan Tanaman Kentang

Tahap penyiangan bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan setiap 20 hari 1 kali. Atau bisa juga dimulai sesudah umur tanam sekitar 30 hari dan selanjutnya ketika umur tanam 50 hari dan seterusnya.

Penyiangan juga bisa dikerjakan dengan menyemprotkan pestisida supaya tanaman kebal pada hama. Tetapi jangan keseringan, apabila terlalu sering maka akan membuat hama tanaman ini bisa kebal pada pestisida. Kemudian jangan biarkan umbi kentang ini menyembul keluar dari tanah karena hal tersebut bisa meracuni kentang. Dan jangan memberikan air yang terlalu banyak.

Pemangkasan Bunga Tanaman Kentang Untuk Varietas Tertentu

Untuk tanaman kentang yang berbunga sebaiknya dipangkas supaya tak mengganggu proses pembentukan umbi, karena terjadi perebutan unsur hara.

Cara Penyiraman Tanaman Kentang

Proses penyiraman tanaman kentang jangan terlalu banyak, apabila terlalu banyak air akan mengakibatkan berhentinya pertumbuhan umbi kentang.

Apabila keadaan tanah untuk tanam terlihat kering laksanakan proses penyiraman, proses penyiraman ini bisa dikerjakan 1 minggu 1 kali tanpa harus membuat lahan terlalu basah serta tergenang air.

Umur Panen dan Pasca Panen Kentang

Tanaman Kentang umumnya yang siap panen yaitu sekitar umur 3-4 bulan sesudah masa tanam. Kerjakan pemanenan Kentang ketika cuaca cerah, memanen ketika hujan akan membuat Kentang cepat membusuk. Proses pemanenan ini bisa dikerjakan sesudah berumur 85-120 hari dari proses penanaman. Atau bisa dilihat dari tanaman kentang yang mulai mengering maka itulah waktu yang tepat untuk mengerjakan pemanenan. Apabila kentang sudah dipanen, diamkan kentang di lahan sekitar 1 jam supaya terkena sinar matahari supaya kulit umbi mengering dan kotoran tanah terlepas.

Demikian artikel pembahasan tentang “Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Komoditas Unggulan di Indonesia
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Indonesia adalah negara subur dengan hasil pertanian sampai perkebunan yang sangat diperlukan untuk menunjang kehidupan manusia. Karena itulah alasan banyaknya negara yang tertarik menjajah Indonesia di zaman dahulu. Salah satu bukti yang bisa kita lihat yaitu kejayaan tanaman cengkeh yang dibudidayakan dan diperdagangkan ke benua Eropa sejak abad ke-16 masehi.

Sampai sekarang ini, kesuburan Indonesia belum berkurang. Bahkan, kemajuan ilmu pertanian dan teknologi yang beriringan semakin meningkatkan jumlah produksi hasil perkebunan. Beberapa komoditi perkebunan yaitu produk unggulan yang menjadi sumber pendapatan negara dalam skala besar. Dengan demikian, berdasarkan tingkat permintaan, luas lahan perkebunan yang aktif, dan perputaran nilai ekonomi di masa mendatang, berikut ini merupakan 7 komoditi unggulan perkebunan Indonesia yang mendunia.

Kelapa Sawit
Indonesia adalah negara produsen minyak sawit mentah terbesar di dunia. Bahkan, pada tahun 2011 lalu, Indonesia berhasil menguasai pasar minyak sawit dunia sampai 47%.

Diperkirakan produksi minyak sawit mentah Indonesia akan terus mengalami peningkatan. Hal ini didukung oleh dibuatnya kebijakan Indonesia Sustainable Palm Oil (IPSO) untuk menjamin mutu hasil perkebunan kelapa sawit dalam melawan larangan pemakaian minyak kelapa sawit dari pemerintah Eropa dengan alasan kesehatan dan lingkungan.

Tetapi, terlepas dari larangan itu, pertumbuhan konsumen minyak nabati yang diolah dari kelapa sawit akan semakin meningkat. Karena kelapa sawit mempunyai keunggulan yaitu harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama jika dibandingkan dengan olahan minyak nabati dari bahan lain seperti biji bunga matahari dan minyak kedelai.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sekarang ini, perkebunan sawit terbesar Indonesia berada di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan. Daerah tersebut sesuai dengan syarat tumbuh kembang yang baik bagi tanaman sawit, yaitu berada pada ketinggian di bawah 400m dengan suhu optimal 27 derajat celcius. Fakta lain yang tak kalah penting yaitu perkebunan kelapa sawit di Indonesia sudah menyokong paling tidak 17 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Kakao
Kakao adalah komoditi unggulan Indonesia yang asalnya dari Sulawesi dan Sumatera. Kakao termasuk salah satu produk yang diminati oleh pasar dunia. Komoditi ini juga mengalami peningkatan produksi sebesar 3,5% per tahunnya. Dengan total produksi pada tahun 2016 sebesar 712,231 ton, menempatkan Indonesia sebagai produsen terbesar ketiga di dunia.

Pemerintah Indonesia juga mendukung peningkatan produksi tanaman ini dengan terus melaksanakan riset dan inovasi melalui Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Baca Juga:
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Cengkeh
Komoditi ini yaitu tanaman asli Indonesia yang banyak tumbuh di Maluku. Berdasarkan data The Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia adalah penghasil cengkeh terbesar di dunia. Hal ini diakibatkan oleh adanya pengembangan dan peningkatan produksi yang membuat penanaman cengkeh hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.

Syarat tumbuh tanaman cengkeh cukup mudah yaitu berada pada ketinggian sampai 900mdpl dan suhu berada di kisaran 21-35 derajat celcius. Luasnya pasar yang tersedia untuk komoditi ini tak terlepas dari banyaknya manfaat seperti bahan baku farmasi dan makanan sampai bahan baku produksi rokok.

Karet
Karet ialah tanaman asli Brasil yang ditanam pertama kali di Kebun Raya Bogor. Sekarang ini, karet adalah komoditi unggulan Indonesia dengan total produksi tahunan mencapai 3,2 juta ton, menjadikan Indonesia sebagai peringkat 2 penghasil karet mentah terbesar di dunia.

Tanaman ini banyak tumbuh di Sumatera dan Kalimantan karena sesuai dengan syarat tumbuh kembang yang baik bagi tanaman karet, yaitu berada pada ketinggian diantara 200-600 mdpl dengan suhu 25-35 derajat celcius.

Karet mentah dihasilkan dari penyadapan pohon karet dewasa kemudian diolah sehingga membentuk lembaran-lembaran yang kemudian diperdagangkan. Karet mentah tersebut kemudian dipakai sebagai bahan pokok pembuatan alat-alat rumah tangga, alat perkantoran, ban karet, dan lain-lain.

Biji Kopi
Masyarakat Indonesia mempunyai tren budaya ngopi. Hal ini bisa terlihat dari berjamurnya kedai-kedai kopi tradisional ataupun modern. Tetapi, bukan hanya untuk memenuhi keperluan kopi nasional, perkebunan kopi di Indonesia juga merupakan sumber kopi utama terbesar nomor 4 di dunia.

Indonesia sulit menjadi pemasok nomor 1 dunia karena rendahnya efektifitas produksi tanaman. Sekarang ini, produksi biji kopi di Indonesia berjumlah 800 kg/ha, sementara Vietnam mampu memproduksi 1500 kg/ha dan Brazil mencapai 2000 kg/ha.

Perkebunan kopi Indonesia banyak ada di Sumatera Utara, Lampung, Jawa, Bali, dan Sulawesi Selatan. Daerah tersebut mempunyai jenis tanah vulkanik yang subur dan mempunyai jumlah kandungan pasir yang cukup.

Beberapa jenis kopi Indonesia yang terkenal antara lain kopi Gayo/Aceh, kopi Jawa, kopi Toraja, kopi Luwak, dan Kopi Bali/Kintamani.

Teh
Tanaman teh pertama kali ditanam di Batavia (Jakarta) sebagai tanaman hias di tahun 1684. Tetapi, sekarang tanaman ini adalah komoditi yang terkenal dengan tingkat produksi tahunan yang cukup tinggi.

Teh mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian 200-2000 mdpl dan tinggi pohon mampu mencapai 6-9 meter tanpa perawatan. Untuk perkebunan, tinggi maksimal yang dipertahankan yaitu 1 meter.

Perkebunan teh terluas berada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Tebu
Tebu juga termasuk komoditi unggulan perkebunan Indonesia. Pada dasarnya, tanaman tebu termasuk ke dalam jenis tumbuhan rerumputan yang tumbuh alami di daerah tropis. Ahli botani berpendapat bahwa asal mula tanaman ini asalnya dari Papua Nugini. Syarat tumbuh kembang baik tanaman ini yaitu berada pada ketinggian 1400 mdpl dengan cuaca yang relatif panas.

mulsa-plastik-hitam-perak-3

Tanaman tebu banyak dimanfaatkan sebagai bahan pokok pembuatan gula dan penyedap masakan. Tebu diolah dengan mengekstrak batang tebu sampai mengkristal. Tak hanya gula pasir, pengolahan tebu juga menghasilkan produk sampingan seperti etanol dan tetes tebu.

Indonesia sampai ssekarang ini mempunyai 50 pabrik gula yang masih beroperasi dan menempati peringkat 8 penghasil tebu di dunia.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya

Perawatan Tanaman
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya

Untuk Anda yang senang berkebun, aktivitas dan cara merawat tanaman bisa menjadi hobi yang paling asyik untuk dijalani. Bayangkan, dimulai dari membeli benih, menanam dan merawat, pasti ada kepuasan tersendiri dari cara merawat tanaman yang efektif sampai menghasilkan kebun yang subur dan berbunga wangi. Pasti senang dong bila Anda tak perlu repot ke pasar karena ada tanaman menghasilkan di rumah?

Namun apa jadinya jika hobi berkebun malah membawa stres sebab tanaman sering layu dan tak berkembang dengan baik. Frustrasi, sedih dan putus asa bisa saja membuat Anda meninggalkan hobi berkebun. Bisa jadi, cara Anda merawat tanaman salah. Sebab itulah, Anda harus tahu cara merawat tanaman yang baik supaya hobi berkebun tetap berjalan, manfaat kesehatan dan produksi juga tetap bisa Anda nikmati. Berikut ini 7 cara merawat tanaman yang paling efektif khusus untuk Anda.

1. Melakukan Teknik Penyiraman Air yang Tepat

Umumnya, cara merawat tanaman sangat bergantung pada jenis tanaman yang Anda punya, termasuk juga untuk teknik penyiraman air yang tepat. Untuk itu, supaya Anda semakin tanggap dalam cara merawat tanaman, ada baiknya Anda mencari tahu keperluan air yang dibutuhkan oleh jenis tanaman milik Anda.

Penyiraman air yang terlalu sedikit umumnya akan mengakibatkan tanaman menjadi kekeringan dan mati. Dan sebaliknya, cara merawat dengan menyiram terlalu banyak malah akan menimbulkan pembusukan pada akar.

Coba ikuti tips-tips umum cara merawat tanaman dengan teknik penyiraman air untuk tanaman di bawah ini:
* Siram tanaman di waktu malam hari atau pagi hari, supaya tanaman mempunyai supplai air untuk menghadapi siang hari yang terik.
* Siram tanaman di beberapa bagian yang berbeda dan jangan hanya fokus pada satu titik saja.
* Hindari menyiram daun terlalu basah sebab akan mengundang penyakit tanaman.
* Hindari genangan air sebab jalur oksigen akan tertutupi dan mengakibatkan tanaman cepat rusak.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

2. Memberikan Sinar Matahari Secara Merata

Cara merawat tanaman yang kedua yaitu dengan mengekspos tanaman pada sinar matahari. Tanaman memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis, bahkan tanaman indoor juga butuh sinar matahari secara langsung sesekali. Namun, sama dengan manusia, sinar matahari yang berlebihan bisa jadi cara merawat tanaman yang salah, sebab tanaman milik Anda bisa kekeringan, terbakar, dan layu.

Intinya, cara merawat tanaman dengan bantuan sinar matahari paling ideal yaitu dengan mengetahui keperluan eksposur sinar matahari. Kebun sayur dan buah-buahan umumnya memerlukan sekitar 6 jam sinar matahari secara langsung. Sedangkan tanaman biasa cukup diberikan sekitar 3-4 jam setiap harinya.

Berbeda lagi dengan tanaman yang memang bisa tumbuh tanpa banyak paparan sinar matahari seperti kaktus dan tanaman sukulen, atau pakis dan tanaman sejenisnya yang hanya memerlukan sekitar 2 jam paparan sinar matahari setiap hari.

3. Kontrol Suhu & Kelembapan yang Pas

Apapun jenis tanaman milik Anda, sayur, buah- buahan, bunga atau tanaman hias semuanya pasti memerlukan suhu & tingkat kelembaban yang pas untuk rutinitas cara merawat tanaman yang baik. Anda harus rajin mencari tahu suhu dan kelembapan sesuai dengan jenis tanaman yang Anda punya supaya tanaman tak tumbuh di cuaca atau lokasi yang salah. Memilih tanaman harus dimulai dari pemilihan jenis tanaman yang hanya sesuai dengan iklim dan kondisi tanah yang Anda punya.

Dari segi suhu, hindari memilih tanaman yang tak cocok dengan suhu rata-rata di kota tempat tinggal Anda, semisal jangan memilih jenis tanaman dingin untuk Anda yang tinggal di kota besar dengan suhu tropis. Sedangkan cara merawat tanaman dengan tingkat humiditas yang baik bisa diakali dengan alat bantu seperti humidifier atau memberikan sumber air di sekeliling tanaman.

Baca Juga:
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

4. Antisipasi Hama dan Penyakit Sejak Dini

Terdapat banyak cara merawat tanaman yang efektif supaya tanaman tak gampang terserang penyakit. Kerjakan beberapa cara merawat tanaman dari tindakan pencegahan berikut ini:
* Jagalah kualitas tanah dengan cara memberikan nutrisi organik, seperti kotoran hewan atau kompos alami.
* Rotasi jenis tanaman, yaitu dengan cara menanam beberapa jenis tanaman yang berbeda di dalam 1 musim. Dengan demikian, tak ada sarang hama yang tertinggal saat Anda mengerjakan rotasi.
* Optimalkan lokasi dan kondisi tanaman dengan memberikan pupuk, cahaya matahari, dan metode penyiraman yang tepat.
* Rajin membersihkan rumput liar yang tumbuh.

Menghindari hama dan penyakit merupakan cara merawat tanaman yang tergolong gampang-gampang susah, terutama hama musiman.

5. Hindari Pupuk Kimia

Teknik merawat tanaman yang baik umumnya selalu mengutamakan bahan perawatan yang baik juga, contohnya pupuk alami atau perawatan bersifat organik yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Banyak ahli berkebun yang menyarankan cara merawat tanaman dengan sisa kotoran hewan, pupuk kompos, campuran nutrisi makro, sampai pupuk daur ulang. Alasannya, semakin murni kandungan pupuk yang kalian pakai dalam cara merawat tanaman, semakin subur dan bebas layu juga hasil kebun atau tanaman di rumah.

6. Pemberian Nutrisi Vital Pertumbuhan

Mustahil bila Anda tak mengikutsertakan nutrisi tumbuhan sebagai bagian dari cara merawat tanaman Anda dengan tepat. Ada 6 nutrisi penting yang harus Anda perhatikan dalam cara merawat tanaman, yaitu nitrogen, fosfor, potassium, magnesium, sulfur, dan kalsium,

Dengan kombinasi 6 nutrisi tersebut, Anda akan memperoleh cara merawat tanaman yang paling sempurna. Nutrisi dasar untuk tanaman ini juga tak sulit untuk diperoleh karena sudah ada di dalam tanah. Sebab itulah, Anda disarankan untuk mengganti tanah secara berkala sebagai cara merawat tanaman yang efektif. Dijamin, tumbuhan di taman milik Anda senantiasa bisa tumbuh sehat tanpa sering layu.

7. Menjaga Kebersihan di Sekeliling Tanaman

Cara merawat tanaman yang terakhir sebetulnya cukup simpel, yaitu dengan menjaga kebersihan di sekitar taman, pot dan menghindari tumpukan sampah terutama plastik, kaleng dan bahan- bahan yang tak bisa terurai dengan baik.

Hentikan juga kebiasaan membuang puntung rokok atau membuang air bekas seperti soda atau teh ke dalam pot atau taman milik Anda sebab itu bukanlah cara merawat tanaman yang baik.

Juga sebaliknya, berikan perhatian dan kasih sayang sebagai bagian dari cara merawat tanaman milik Anda, contohnya membersihkan patahan dahan, memangkas bagian yang tumbuh tak teratur, dan juga membuang sisa-sisa kotoran yang tak seharusnya berada di daerah tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Budidaya Stroberi
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Tanaman stroberi mulai memasuki Indonesia sejak akhir 1980-an dan awal 1990-an. Asalnya dari daerah beriklim sejuk, stroberi di Indonesia dibudidayakan di daerah pegunungan dengan iklim yang hampir mirip dengan daerah asalnya. Sekarang, ada cara gampang bertanam stroberi di lahan pekarangan.

Adapun beberapa faktor yang harus dipenuhi sebelum bertanam stroberi yaitu pemilihan lingkungan, cara pengolahan tanah, cara penyiapan benih, termasuk cara pemeliharaan tanaman. Tahapan ini harus dipenuhi secara maksimal supaya tanaman bisa tumbuh dan berbuah.

Pemilihan lingkungan untuk menanam stroberi harus memerhatikan beberapa faktor. Suhu yang cocok untuk bertanam stroberi di lahan sekitar 14—24 derajat Celcius. Suhu ini umumnya bisa tercapai pada ketinggian lahan di atas 1.000—1.500 mdpl. Kelembapan udara yang dibutuhkan sekitar 85%—95%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tanaman stroberi sendiri adalah jenis tanaman perdu. Ia menyukai tanah yang gembur dengan porositas dan drainase yang baik. Tanah yang kaya akan bahan organik dan berpasir sangat cocok untuk budidaya stroberi di lahan. Tingkat keasaman tanah yang cocok sekitar pada pH 5,6—6,5. Ada baiknya, lahan ini terkena sinar matahari selama 8—10 jam per hari.

Bukan hanya pemilihan lahan, pengolahan tanah juga dibutuhkan untuk memulai budidaya stroberi. Tanah yang dipakai haruslah dibersihkan dari gulma. Cara pembersihan ini yaitu dengan dicangkul, dicabut sampai akarnya, kemudian dikumpulkan di satu tempat.

Baca Juga:
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Pemakaian herbisida lebih baik dihindari. Teknik pencangkulan juga sebaiknya dilaksanakan sampai kedalaman 30cm—40cm untuk menggemburkan tanah. Supaya tanah lebih subur, berikan pupuk kandang dan kapur dolomit.

Tahap yang terakhir, yaitu pemasangan mulsa dengan lebar 100cm dan tinggi 40cm. Mulsa yang dipilih lebih baik mulsa plastik hitam perak. Perhatikan jarak tanam yang dibuat. Mulsa ini didiamkan selama 1 bulan sebelum ditanami oleh bibit stroberi.

Sesudah lahan siap, jangan lupa siapkan benih yang akan ditanam. Anda bisa menyemai sendiri bibit stroberi. Sekarang, sudah banyak penjual bibit buah termasuk buah stroberi jadi tak perlu menyemai dari awal.

Gali tanah sedalam 10cm—15cm. Keluarkan benih bersama tanahnya dari polybag. Secara hati-hati, masukkan benih ke lubang tanam dan timbun. Hati-hati ketika menimbun, jangan sampai titik tumbuh stroberi ikut tertimbun.

Laksanakan proses penyiraman untuk tahap awal penanaman stroberi. Tanaman ini tak tahan dengan curah hujan yang berlebihan. Karena itu, jangan menyiram secara berlebihan. Berikan juga atap pelindung dari plastik transparan untuk mengantisipasi hujan.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Rotasi Tanaman
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Jual Mulsa Plastik Untuk Pertanian – Lim Corporation

Penurunan kualitas hasil panen suatu tanaman umumnya diakibatkan oleh serangan hama dan penyakit. Satu diantara solusi terbaik yaitu dengan memutus mata rantai perkembangan penyakit tersebut. Untuk memutus mata rantai penyebab gagalnya panen itu bisa dilaksanakan dengan pola rotasi tanam yang baik dan benar.

Teknik rotasi tanaman ini disebut juga menggilir jenis tanaman. Cara ini sangat efisien untuk menghentikan endemik penyakit dan patogen di suatu lahan tanam. Berikut beberapa penjelasan lebih detail soal rotasi tanam yang benar.

Pola Rotasi Tanam
Untuk urutan rotasi tanamnya yaitu K-D-B-U (Kacang–Daun–Buah–Umbi). Mengapa dengan urutan itu? Nah, berikut ini penjelasan untuk setiap karakter tanaman tersebut.

Kacang-Kacangan
Tanaman kacang-kacangan mempunyai beberapa keunggulan dari segi perakarannya yang mampu melaksanakan fiksasi unsur nitrogen dari alam bebas. Denagn artian, akar tanaman kacang-kacangan jenis apa pun mampu mengikat unsur nitrogen dengan akarnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Daun-Daunan
Ini merupakan jenis komoditas tanaman yang akan dipanen daunnya, yang mana sebagian besar yaitu sayuran seperti bayam, kangkung, caisim, kubis, sawi, dan lain sebagainya. Pertumbuhan daun dan batang lebih identik dengan pertumbuhan vegetatif yang banyak membutuhkan unsur nitrogen.

Dengan menempatkan urutan tanaman sayuran (daun-daunan) sesudah tanaman kacang-kacangan, pastinya bagaikan gayung bersambut. Tanaman sayuran daun akan merespons cepat dengan menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Baca Juga:
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Buah-Buahan
Tanaman buah mempunyai karakteristik yang sedikit berbeda dimana pada saat memasuki fase generatif, ia tak memerlukan unsur nitrogen terlalu banyak. Sebab jika sampai kelebihan unsur nitrogen, justru akan bisa mengakibatkan tanaman buah terlambat berbuah atau gagal berbuah.

Ketika berbunga, tanaman buah lebih memerlukan unsur phospat dan ketika berbuah tanaman buah lebih banyak memerlukan unsur kalium. Dengan demikian, tanaman buah seperti melon, semangka, timun dan sebagainya lebih cocok ditanam sesudah sayuran.

Umbi-Umbian
Tanaman umbi-umbian seperti ubi, singkong, kentang, bengkoang, talas dan sejenisnya merupakan jenis tanaman yang paling rakus menyerap unsur hara. Tanah yang ditanami tanaman jenis umbi akan langsung mengalami penurunan kadar unsur hara secara signifikan jadi kurang subur.

Dengan demikian, sebaiknya tanaman jenis umbi-umbian ditanam di urutan terakhir dan sesudah itu ditanami kacang-kacangan untuk mengembalikan kesuburan tanah.

Faktor Penting Dalam Rotasi Tanam
Walaupun rotasi tanam memang sangat efektif, Anda juga jangan sampai melupakan kaidah yang lainnya seperti tipikal tanaman dataran rendah dan dataran tinggi, musim tanam kemarau atau penghujan dan pemakaian pupuk, pemakaian benih unggul, dan lain sebagainya. Pastinya Anda akan kesulitan menumbuhkan sawi di dataran rendah dan tanah yang tak dipupuk pastinya lama-kelamaan akan terjadi defisiensi unsur hara.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Mulsa Plastik dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Jual Mulsa Plastik Untuk Bedengan Lahan – Lim Corporation

Kacang panjang termasuk sayuran yang banyak digunakan oleh konsumen sebagai bahan baku beragam masakan, tak heran jika permintaan kacang panjang slalu ada sehingga prospek usaha budidayanya tetap menjanjikan, apalagi budidayanya tergolong sederhana dan singkat, paling lama 2 bulan pasca tanam sudah dapat dipanen.

Proses tanamnya juga bisa memakai sistem monokultur atau tumpangsari, jadi petani bisa mengusahakan beragam komoditas dalam satu hamparan. Adapun beberapa tahap atau cara yang harus diperhatikan dalam menanam kacang panjang.

Tahap Persiapan Lahan
Setelah menentukan varietas yang berkualitas unggul, selanjutnya adalah mempersiapkan lahan yang akan ditanami. Terdapat 2 sistem penanaman pada kacang panjang yaitu menggunakan mulsa hitam perak atau tanpa mulsa. Caranya bisa satu baris atau 2 baris tanaman di setiap bedengan. Lahan yang akan ditanami digemburkan terlebih dahulu dengan dicangkul atau dibajak menggunakan traktor kemudian buat guludan atau bedengan.

Ukuran guludan disesuaikan dengan rencana pola tanaman, jika pola tanamnya satu baris, maka buat guludan dengan lebar 40-50 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar guludan 30-40 cm, untuk panjang guludan disesuaikan dengan kondisi lahan. Apabila akan memakai pola tanam 2 baris bedengan dibuat 60cm-80cm, tinggi 30cm dan jarak antar bedengan 30cm. Selanjutnya taburkan dolomit atau kapur pertanian di atas bedengan, kebutuhan dolomit disesuaikan dengan tingkat keasaman tanah sebelum diberi perlakuan, misalnya jika pH awal 5,6 , maka kebutuhan kapur pertanian sebanyak 2,65 ton per hektar. Berikan tambahan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per hektar, pupuk diaduk rata dengan tanah, kemudian rapikan bedengan kembali.

Sampai pada tahap ini pun sebenarnya bedengan sudah dapat langsung ditanami, namun bila akan menerapkan sistem mulsa plastik, tahapannya sedikit berbeda, bersamaan dengan penambahan pupuk kandang, tambahkan juga pupuk dasar kimia berupa TSP dan KCL masing-masing 15 gram per lubang tanam,tutup bedengan dengan tanah,lalu rapikan kembali permukaan bedengan, kemudian tutup bedengan dengan mulsa hitam perak. Lebih baik pemasangan mulsa dikerjakan pada siang hari supaya mulsa bisa ditarik dan dikembangkan maksimal.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Tahap Penanaman
Bertanam kacang panjang tak melalui proses persemaian jadi benih bisa langsung ditanam dilahan. Pada sistem penanaman tanpa mulsa lubang tanam bisa langsung dibuat di atas bedengan menggunakan tugal, jarak tanamnya adalah 20cm × 50cm atau 30cm × 40cm. Berikan pupuk TSP dan KCL disamping bedengan masing–masing 15gr. Dan sebaliknya dalam sistem mulsa plastik, satu hari sebelum tanam, di bedengan dibuat lubang tanam pada mulsa secara hati-hati, untuk memudahkan dalam penanaman kerjakan juga penugalan, jarak tanamnya yaitu 30cm-40cm dalam barisan dan 50cm-60cm untuk jarak antar barisan. Dengan lebar bedengan 60cm-80cm maka setiap bedengan bisa ditanami 2 baris tanaman, dan populasinya sekitar 50.000 tanaman per hektar.

Masukkan benih ke dalam lubang tanam, tiap lubang tanam diisi dengan 2 butir benih, kemudian lubang tanam ditutup dengan tanah tipis, sekam padi atau abu dapur. Untuk menanami 1 hektar lahan dibutuhkan benih sekitar 15-20 kg.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Biasanya 4-7 hari setelah tanam benih sudah berkecambah, jika ditemukan benih yang tidak tumbuh sebaiknya cepat diganti, proses penyulaman perlu dilakukan sebelum usia 14 hari setelah tanam, supaya pertumbuhan tanaman seragam. Pada fase awal perkecambahan hingga tanaman muda, sangat memerlukan ketersediaan air, bila tidak ada hujan penyiraman sangat disarankan dilakukan setiap hari, sedangkan pada fase selanjutnya penyiraman tidak dilakukan intensif tapi disesuaikan dengan kondisi kebun, yang penting tanah tidak kering atau becek.

Tanaman kacang panjang membutuhkan ajir atau turus sebagai sarana untuk merambat, alat bantu ini sebaiknya dipasang secepat mungkin usai benih berkecambah, agar tidak mengganggu sistem perakaran, ajir yang digunakan bisa berupa belahan bambu dengan tinggi 1,5-2 meter. Ajir dipasang berdekatan dengan lubang tanam, beberapa bagian dari tanaman kacang panjang diikatkan pada ajir agar tanaman tidak menjalar kemana-mana.

Tahap Perawatan
Pada usia 5 hari setelah tanam tanaman diberi pupuk susulan, jenis pupuk kimia yang diberikan adalah NPK 15:15:15 sebanyak 2-3 gram per tanaman. Aplikasi uuk susulan ini dapat dilakukan 2 cara yaitu langsung ditabur atau dikocor. Bila langsung ditabur dilakukan dengan cara membuat larikan di antara dua tanaman sepanjang bedengan, setelah ditaburkan lalu ditutup kembali menggunakan tanah. Namun bila memilih dikocor, NPK terlebih dahulu dilarutkan dalam air, caranya larutkan NPK sebanyak 100-150 gram kedalam ember berukuran 13 liter, larutan ini cukup untuk 50 tanaman sehingga tiap tanaman diberi satu gelas berukuran 240ml.

Selain pemupukan susulan juga perlu dilakukan penyiangan gulma atau rerumputan, sebab rerumputan sangat mungkin menjadi pembawa hama maupun penyakit. Penyiangan ada baiknya rutin dilakukan setiap 2-3 minggu sekali setelah penanaman, pada saat yang bersamaan lakukan pula pemangkasan pada daun-daun tua dan pucuk-pucuk yang tidak produktif, tujuannya adalah untuk merangsang pembungaan.

Yang tidak kalah penting dalam pemeliharaan adalah pengendalian hama penyakit, hama utama tanaman kacang panjang antara lain aphid, ulat bunga, ulat grayak dan penggerek biji. Sedangkan penyakit yang umum menyerang adalah antraknosa, layu bakteri dan mozaik virus seluruh hama dan penyakit tersebut sangat berpeluang menggagalkan panen, oleh karena itu akan lebih baik jika pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif, yaitu melakukan penyemprotan pestisida secara berkala, dosis dan cara aplikasinya disesuaikan dengan rekomendasi dari produsen pestisida yang biasanya tertera pada label kemasan.

Tahap Pemanenan
Untuk masa panen tanaman kacang panjang dimulai pada umur 45-60 hst sesuai dengan varietas yang ditanam, panen berikutnya dikerjakan selang 2-3 hari sekali, umumnya 20-30 kali petik. Namun bila mengikuti cara budidaya sesuai anjuran hasil panen bisa mencapai 20-25 ton per hektar.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Cara Sukses Budidaya Bawang Putih Dengan Mulsa Plastik

bawang-putih

Produsen Mulsa Plastik Murah – Lim Corporation

Allium sativum atau bawang putih adalah komoditas pangan yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan. Kebutuhan bawang putih masih sangat tinggi di Indonesia. Pasalnya, hampir semua masakan Indonesia meenggunakan bumbu dari bawang putih. Oleh sebab itulah, peluang usaha budidaya bawang putih masih sangat terbuka lebar bagi para petani. Bila anda ingin membudidayakan tanaman bawang putih anda dapat membaca ulasan dibawah ini mengenai budidaya bawang putih dengan mulsa plastik.

Langkah budidaya bawang putih agar hasil panen maksimal
Tanaman bawang putih umumnya dibudidayakan di daerah yang bersuhu sejuk atau di dataran tinggi. Lahan yang dibutuhkan untuk budidaya bawang putih umumnya menggunakan lahan yang habis ditanami padi. Budidaya bawang putih yang dilakukan saat musim hujan tidak dianjurkan sebab tanah menjadi terlalu basah dan temperaturnya tidak baik untuk pertumbuhan umbi bawang putih. Tanah yang disukai tanaman bawang putih pH-nya sekitar 6,5 sampai 7,5. Oleh sebab itu, untuk tanah yang asam harus diberikan kapur terlebih dulu sampai mendekati netral. Berikut ini tata cara budidaya bawang putih supaya hasil panen maksimal.

Baca Juga:

Persiapan bibit bawang putih
Tanaman bibit bawang putih yang baik penting untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi. Sebaiknya bibit tanaman bawang putih sebelum ditanam harus memenuhi kriteria – kriteria berikut ini.
1. Bagian pangkal batang padat.
2. Siung berpenampilan licin dan tegar.
3. Tunas terlihat segar apabila siung dipatahkan.
4. Berat siung sekitar 1,5 sampai 3 g, bentuk normal.
5. Bebas dari hama dan penyakit.
6. Bila bibit yang digunakan beratnya 3 g/siung, kebutuhan per hektarenya adalah 1.600 kg. Sementara itu, untuk ukuran bawang putih yang kecil sekitar 1 g menghabiskan 670 kg/ha. Walaupun yang ditanam sebagai bibit adalah siung, bila membeli bibit sebaiknya dalam bentuk umbi. Disebabkan bawang putih dalam bentuk umbi lebih tahan lama dari pada bentuk siung. Umbi boleh dipecah menjadi siung paling tidak 1 sampai 2 hari sebelum tanam.

Penanaman bibit bawang putih
Sawah yang sudah ditanami padi merupakan lahan yang cocok untuk bawang putih dataran rendah. Petani memang sering sekali menyeling penanaman sawahnya. Apabila sawah ingin ditanami palawija juga pola tanam yang dianjurkan adalah padi – bawang putih – jagung – padi – bawang putih. Artinya, pertama kali sawah ditanami padi, setelah itu padi panen barulah ditanam bawang putih. Usai panen tanaman bawang putih, kemudian sawah ditanami jagung. Demikian juga seterusnya.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Sebelum penanaman lahan harus diolah terlebih dulu. Tanah yang asam dinetralkan sebulan sebelum tanam. Bila pH kurang dari 6 dosis kapurnya sekitar 1 sampai 2 ton/ha. Bila bekas panen pada sawah masih ada, maka perlu untuk dibersihkan. Lalu, buat bedeng – bedengan yang lebarnya 80 sampai 120 cm dan tingginya 40 cm. Panjang bedengan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antar bedengan 10 sampai 20 cm. Nantinya ini akan berguna untuk saluran air dan tempat kemudian lalang saat melakukan pemeliharaan atau panen.

Bila lahan yang hendak ditanami bukan bekas sawah, tanah harus dibajak atau dicangkul sampai benar – benar gembur. Jika tidak gembur dapat berakibat fatal pada produksi. Seperti diketahui, bawang putih merupakan tanaman yang dipanen umbinya. Tanpa tanah yang gembur umbi akan sulit untuk berkembang. Setelah tanah gembur dilanjutkan dengan ukuran siung benih yang digunakan. Siung besar membutuhkan jarak tanam yang renggang sekitar 15 × 10 cm. Untuk pembibitan sebaiknya digunakan jarak tanam 10 × 10 cm. Posisi siung saat ditanam harus tegak. Kedalamannya 5 sampai 7 cm dari permukaan tanah.

Pemeliharaan tanaman bawang putih
Mulsa perlu diberikan setelah bibit bawang putih ditanam. Mulsa yang cocok untuk digunakan adalah mulsa plastik. Cara meletakannya adalah dengan cara menutupi bedengan dengan mulsa plastik secara merata setebal 3 cm. Gulma secara tidak langsung sudah terhalang pertumbuhannya dengan adanya mulsa plastik. Namun gulma yang tumbuh di saluran air atau sela – sela mulsa harus tetap dicabut.

Iklan FP (6) (1)

Bila areal pertanaman bawang putih cukup luas, gulma bisa diberantas dengan herbisida TOK 50 WP. Saluran air yang dibuat perlu dialiri supaya tanaman dapat tumbuh baik. Jika musim hujan penyiraman seebaiknya hanya dilakukan saat tampak kekurangan air. Saat musim kemarau pengairan sendiri yang intensif. Caranya, dengan melakukan penyiraman ke bedengan – bendengan pertanaman atau pun dengan penggenangan saluran – saluran air.

Pemupukan bawang putih
Lahan yang seluas satu hektare membutuhkan pupuk kandang sebanyak 10 sampai 20 ton. Pemberiannya cukup dengan mencampurkan merata pada bedengan – bendengan. Pemberian pupuk kandang sebaiknya dilakukan saat pengolahan tanah atau sebelum tanam. Tambahan juga untuk pupuk kimia seperti Urea, TSP, dan ZK 200 kg per hektare. Pemberian dikerjakan secara bertahap, yaitu saat tanaman berumur 15, 30, dan 40 hari.

Pemanenan bawang putih
Jika bawang putih ditanam sekitar Mei sampai Juli, Agustus sampai Oktober sudah bisa dipanen. Panen dilakukan saat tanaman berumur 90 sampai 120 hari dari saat tanam.Ciri – ciri tanaman bawang putih siap dipanen saat terlihat pada daunnya menguning atau kering serta tangkai batang mengeras. Jika ciri – ciri ini terlihat sudah 50% dari total tanaman, pemanenan baru bisa dilakukan.Panen dikerjakan dengan cara mencabut semua bagian tanaman. Di sentral produksi tanaman bawang putih panen umumnya dilakukan dengan serombongan tenaga kerja yang terkoordinir.

Maksudnya supaya panen tidak memakan waktu terlalu lama dan hasil per petak atau per hektarenya segera diketahui. Kebanyakan para petani mengumpulkan bawang putih dalam bentuk ikatan – ikatan. Satu ikat umumnya terdiri atas 30 tangkai. Akar dan daun dibuang dan hanya menyisakan pangkal daunnya. Selanjutnya, tindakan pasca panen dilakukan supaya pangkal daun menjadi kering. Untuk ini, dilakukan penjemuran selama 15 hari. Sinar matahari terik tidak boleh langsung mengenai umbi – umbi bawang putih. Oleh sebab itu, lebih baik dijemur di teritisan rumah atau tempat terlindung. Saat malam hari umbi ditaruh di tempat yang terlindungi.

Jual Mulsa Plastik Murah

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Inilah Tips Menanam Selada Yang Benar | Mulsa Plastik

lechuga_crespa

Jual Mulsa Plastik Best Quality – Lim Corporation

Tanaman selada merupakan tumbuhan aquatik atau semi aquatik yang berasal dari lembah di bagian timur Laut Tengah dengan bukti adanya lukisan Mesir kuno yang menunjukkan bahwa selada yang tak membentuk kepala telah ditanam sejak 4500 SM. Dengan bukti ini menjadikan selada salah satu sayuran tertua yang dikonsumsi manusia dan hingga sekarang menyebar ke seluruh dunia khususnya diwilayah yang beriklim sedang dan tropis. Jenis – jenis tanaman selada banyak sekali macamnya, namun tidak semua jenis selada ditemukan dengan mudah di negara Indonesia. Berikut ini beberapa jenis tanaman selada yang memiliki ciri dan khasiat yang berbeda – beda.

Baca Juga:

Selada keriting
Ciri selada keriting ini yaitu terletak didaunnya yang tipis dan ujungnya ramping, memiliki tulang daun yang lunak dan berwarna putih, daunnya berwarna hijau muda atau kuning muda dan tidak memiliki rasa.

Selada lollo rosso
Selada ini hampir sama dengan selada keriting perbedaan yang paling mencolok terdapat diujung daunnya yang berwarna merah, teksturnya lembut, dan renyah.

Selada bokor
Selada bokor merupakan salah satu jenis selada yang memiliki cita rasa yang segar dibanding selada yang lain. Memiliki daun daun yang berlapis dan bertekstur renyah dan mempunyai bonggol yang besar. Namun sayangnya selada jenis ini hanya dapat bertahan 24 jam setelah panen.

Selada air
Selada air adalah tumbuhan aquatik yang memiliki siklus pertumbuhan yang cepat. Ciri – ciri dari selada air ini adalah berdaun lonjong dan berwarna hijau menyala dan memiliki bentuk bunga yang kecil dan berwarna putih.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Jenis selada Indonesia merupakan sejenis selada air dan selada keriting yang memiliki banyak manfaat selada bagi tubuh kita seperti di dalamnya mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna untuk membunuh sel kanker dan tumor, bisa juga untuk menjaga kesehatan mata, mendetoksifikasi racun yang ada dalam tubuh, mencegah cacat kandungan, selain itu daun selada bisa dijadikan obat panas dalam dan sariawan, menyeimbangkan gula darah dan masih banyak lagi manfaatnya. Sebab di indonesia tanaman jenis selada mudah tumbuh dengan baik maka dengan begitu bisa dijadikan sebagai lahan bisnis di bidang pertanian. Bila anda berminat untuk membudidayakan tanaman selada ini di kebun rumah anda atau untuk untuk dijadikan bisnis. Berikut ini ulasan cara yang baik dan benar dalam menanam selada.

Cara menanam tanaman selada dengan baik dan benar :

Proses pemilihan dan pembenihan
Tanaman selada banyak dibudidayakan dengan cara biji atau benih. Langka awal yaitu siapkan biji yang yang berkualitas sebab pemilihan biji atau benih ikut mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan hasil yang akan di panen nantinya.

Penyiapan lahan tanam dan lahan persemaian
Siapkan lahan tanam untuk tanaman selada dengan menggemburkan tanah terlebih dulu supaya sirkulasi dalam tanah lancar dengan cara dicangkul lalu tambahkan pupuk untuk memperkaya nutrisi dalam tanah setelah selesai buatlah bedengan dengan ketinggian 20 cm dengan panjang dan lebar menyesuaikan. Setelah proses penggemburan dan pemupukan yang sama pada media penyemaian. Setelah itu anda lapisi dengan mulsa plastik, lalu lubangi sesuai dengan ukuran menanam tanaman selada, kenapa menggunakan mulsa plastik ? sebab mulsa plastik ini dapat merawat dan menjauhkan tanaman selada dari hama sehingga kualitas tanaman selada tetap terjaga.

Iklan FP (6) (1)

Proses penanaman
Sebelum anda melakukan penanaman pada lahan tanam, persiapkan dulu lahan tanam yang akan langsung digunakan media tanam, namun lebih baik disemaikan terlebih dulu di media penyemaian selama kurang lebih selama satu bulan, setelah bibit tumbuh hingga memiliki 3 – 4 lembar daun, kemudian pindahkan bibit yang telah tumbuh tadi ke lahan tanam atau bedengan yang telah anda siapkan secara hati – hati dan sebaiknya pindahkan juga bersamaan dengan tanah yang menyangga perakaran, anda jangan lupa untuk memberi jarak pada setiap tanaman selada.

Masa perawatan
Masa perawatan ini cukup mempenganguhi pertumbuhan dan hasil yang akan anda peroleh nantinya, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam masa perawatan selada :
– Penyiangan merupakan pembersihan tanaman dari gulma, tanaman liar, atau binatang yang merugikan.
– Penyulaman yaitu proses penggantian tanaman yang rusak, tidak tumbuh secara sempurna, penyulaman dilakukan supaya tanaman bisa tumbuh secara bersamaan.
– Pemupukan, untuk pemberian pupuk tak perlu terlalu banyak atau terlalu sering sebab bila berlebihan bisa mempengaruhi pH tanah, anda cukup memberikan pupuk secukupnya saja
– Pengairan atau penyiraman tanaman selada membutuhkan cukup banyak air terlebih di dataran rendah dengan suhu yang lebih panas dan penguapan yang lebih banyak maka anda harus memperhatikan juga proses penyiraman dan kondisi parit bila menggunakan parit sebagai sarana pemberian air terhadap tanaman selada.

Masa panen selada
Masa panen tanaman selada umumnya sekitar 2 – 3 bulan, cara pemanenan selada adalah dengan cara memotong pangkal batang atau bisa dengan cara mencabut hingga ke akarnya. Setelah proses pemanenan selesai sebaiknya segera jual atau olah tanaman selada yang telah anda panen sebab selada tidak tahan terhadap panas dan penguapan matahari.

Jual Mulsa Plastik Murah

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Cara Sukses Budidaya Manggis Untuk Pemula|Mulsa Plastik

budidaya-tanaman-manggis

Jual Mulsa Plastik Harga Pabrik – Lim Corporation

Tanaman manggis adalah tanaman yang membutuhkankan iklim yang lembab hingga basah dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun ataupun minimal 5 bulan, Kondisi iklim ini dipunyai oleh berapa wilayah dipulau Lombok sebagai pusat penanaman buah manggis. Tetapi sayangnya kondisi jenis komoditas hortikultura yang 1 ini belum dapat bersaing di pasar global karena kualitas buahnya yang masih di bawah standar persyaratan SPS WTO disebabkan tanaman manggis yang ada saat ini merupakan tanaman yang hidup di perkebunan serta halaman masyarakat yang tanamannya merupakan tanaman warisan serta kurang terpelihara dan juga terawat. Melihat kondisi tersebut perlu diadakan peremajaan tanaman dengan bibit unggul dan perawatan yang prima supaya bisa menghasilkan produksi buah dengan kualitas yang prima. Berikut ada beberapa teknik budidaya tanaman manggis supaya mampu menghasilkan buah yang prima dan berkualitas bagus.

Baca Juga:

Persiapan lahan
Langka pertama buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm X 50 cm dengan kedalaman 25 cm dan tempatkan tanah pada galian tanah di 1 sisi. Perdalam lubang tanam sampai sekitar 50 cm dan tempatkan tanah galian pada sisi yang lain. Angin – anginkan lubang tanam sekitar 15 -30 hari. Kemudian masukkanlah tanah bagian dalam galian ke 2 dan masukkanlah lagi lapisan tanah atas yg sudah dicampur dengan 20 kg – 30 kg pupuk kandang. Jarak antar lubang sekitar 8 m x 10 m atau 10 m x 10 m dihitung dari titik tengah lubang. untuk lahan berlereng perlu dibuatkan teras, tanggul dan saluran drainase utk mencegah terjadinya erosi. Dengan jarak tanam 10 m x 10 m atau 8 m x 10 m diperlukan sekitar 100 – 125 bibit setiap hektar.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Cara menanam bibit tanaman manggis :
1. Siramlah bibit di dalam polybag dengan air sampai polibag dapat terlepas
2. Buanglah beberapa akar yg terlalu panjang dengan pisau atau dengan memekai gunting tajam.
3. Masukkanlah bibit ke bagian tengah lubang tanam, timbun dengan tanah hingga batas akar & padatkan tanah perlahan.
4. Siramlah hingga tanah lumayan lembab.
5. Beri naungan yang terbuat dari tiang bambu dengan beratap jerami. atau pohon yang berguna sebagai pelindung alami. misalnya tanaman Albisia atau Lamtoro.

Pemeliharaan tanaman manggis

Penyiangan
Penyiangan dikerjakan dengan cara kontinyu dan sebaiknya dikerjakan bersama dengan tahap pemupukan dan penggemburan yaitu 2 kali dalam 1 tahun. sedangkan pemangkasan yaitu pemangkasan ranting-ranting manggis yang tumbuh kembar dan sudah tak berbuah untuk mencegah serangan hama dan juga penyakit.

Pemupukan
1. Pohon Manggis berumur 6 bulan dipupuk dengan campuran urea SP – 36 dan juga KCl dengan banyak sekitar 200 – 250 gr/pohon.
2. Pohon berumur 1 – 3 tahun dipupuk dengan campuran 400 – 500 gr Urea, 650 – 700 gr SP – 36 dan 900 – 1000 gr KCl yangg diberikan dalam 2 sampai 3 kali.
3. Pohon berumur 4 tahun dan seterusnya dipupuk dengan campuran urea, SP – 36 dan juga KCl sebanyak 3
4. 6 kg/pohon ditambah 40 kg/pohon pupuk kandang. Pupuk ditebarkan pada larikan atau pada lubang di seputar batang pohon manggis dengan diameter sejauh ukuran tajuk pada pohon.

Iklan FP (6) (1)

Pemberian mulsa plastik
Tanaman manggis yang umurnya masih di bawah 5 tahun membutuhkan air yang cukup serta terus menerus sehingga harus disirami 1 sampai 2 kali 1 hari. Sedangkan untuk tanaman manggis yang umurnya lebih dari 5 tahun frekuensi penyiramannya perlahan dapat dikurangi. Penyiraman dikerjakan pagi hari dengan cara menggenangi saluran irigasi ataupun dengan cara disiram. Sedangkan pemberian mulsa plastik, jerami dihamparkan dengan tebal sekitar 3 cm – 5 cm untuk menutupi tanah di seputar batang yg masih kecil untuk menekan adanya gulma, menjaga kelembaban dan aerasi serta mengurangi penguapan air.

Manggis merupakan buah dengan kelezatan serta cita rasa, serta penampilan yang sangat khas, bahkan di luar negeri buah ini di kenal dengan julukan Queen of fruit. Tak terlalu berlebihan kiranya manggis di juluki sebagai the queen of fruit untuk mendampingi the king of fruit yaitu durian, karena Hampir keseluruhan bagian yang ada dalam buah Manggis, berawal dari buahnya yang sangat segar, kulit buahnya yang berkhasiat untuk produk kecantikan, daun bahkan kulit kayunya mempunyai aneka khasiat untuk kesehatan manusia. Kandungan yang ada di dalam kulit buah manggis yaitu xamthon, Vitamin C, Vitamin B komplek serta rendah kalori.

Pemanenan tanaman manggis
Tanaman manggis yang berasal dari biji bisa dipanen setelah berumur 8 – 10 tahun, sedangkan manggis yang berasal dari lanjutan atau susuan bisa anda panen setelah berumur 5 – 6 tahun. Setelah bunga tanaman manggis mekar dengan ciri kulit buah berwarna ungu kemerah – merahan merah muda dan kulit masih hijau dengan mencapai ungu merah 10% – 25%, warna ungu merah mencapai 50%. Tanaman manggis bisa dipanen menggunakan tiang yang dilengkapi tas, dengan alat tersebut akan lebih memudahkan pemanenan buah terutama untuk memanen buah yang berada di ujung tinggi dari cabang.

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Tahapan Lengkap Menanam Bawang Merah Menggunakan Mulsa Plastik

3429

Jual Mulsa Plastik Awet Dan Kuat – Lim Corporation

Bawang merah atau nama latinya Allium cepa L. kelompok Aggregatum merupakan salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari negara Iran, Pakistan, dan pegunungan – pegunungan di sebelah utaranya, akan tetapi kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis atau tropis. Wujudnya berupa umbi yang bisa dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa dijadikan zat pewarna dan daunnya bisa pula digunakan untuk campuran sayur.

Tanaman penghasilnya disebut dengan nama yang sama. Karena permintaan pasar yang melonjak tinggi membuat banyak petani yang membudidayakan tanaman ini. Berikut ini kami akan menggulas cara menanam bawang merah menggunakan plastik mulsa. kenapa menggunakan plastik mulsa ? Karena terkadang hasil dari bawang merah kurang bagus karena serangan dari hama sebab itu para petani menggunakan plastik mulsa untuk pencegahan hama.

Baca Juga:

Cara menanam bawang merah menggunakan plastik mulsa :

Persiapan lahan

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melakukan pembersihan dengan cara membabat rumput dan gulma. Setelah itu tanah harus digemburkan. Selanjutnya bedengan dibuat dengan lebar 1 m dengan ketinggian 30 cm – 40 cm. Baiknya petani mengetahui pH tanah sebab kondisi tanah yang terlalu asam atau pun basa akan mempengaruhi proses penyerapan unsur hara pada tanaman. Bawang merah tumbuh secara optimal di tanah dengan pH 5,6-6,5.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Setelah itu, lakukankan penebaran pupuk. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15 – 20 ton/ha yang ditebar di bedengan. Lalu gunakan pula pupuk ZA, TSP dan KNO3 sebanyak 400kg/ha. Campurkan pupuk dan tebarkan lalu diaduk dengan tanah. Pada bedengan yang sudah diberikan pupuk dibiarkan selama 10 – 15 hari sebelum siap untuk ditanami. Setelah itu mulsa plastik dipasang dan dilubangi dengan jarak tanam 10 x 25 cm.

Persiapan dan pemilihan bibit

Bawang merah dapat ditanam menggunakan umbi atau biji. Pilih umbi yang mempunyai warnanya mengkilat, tidak ada cacat, padat, dan sudah disimpan selama 2 – 4 bulan dengan titik tumbuh 80%. Usahakan agar bibit umbi memiliki ukuran yang sama jadi pertumbuhan bawang merah nantinya seragam.

Iklan FP (6) (1)

Penanaman bibit

Bibit dengan titik tumbuh 80% dibersihkan dari kulit yang mengering dan sisa akar setelah itu tiga per empat bagian umbi dibenamkan di tiap lubang mulsa. Bila bibit bawang merah belum mencapai 80% titik tumbuh maka bagian ujung umbi perlu untuk dipotong untuk mempercepat pertumbuhan dan bila petani menggunakan biji maka dibutuhkan tahap penyemaian. Bawang merah yang ditanam dengan biji membutuhkan waktu 5 bulan untuk siap panen.

Pemupukan susulan

Pemupukan susulan dilakukan 2 kali, yang pertama yaitu 15 hari sesudah tanam dan 30 hari sesudah tanam. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk urea, ZA, dan Kcl di sepanjang garitan tanaman.

Pengairan dan penyiangan

Bawang merah membutuhkan air yang banyak namun jangan sampai tergenang. Sesudah masa penanaman 0 – 10 hari penyiraman dilakukan sebanyak 2 kali 1 hari, bila umur 11 – 35 hari sebanyak 1 kali 1 hari di pagi hari, dan diatas 35 hari sampai masa panen 1 kali sehari di pagi hari dan sore hari. Penyiangan perlu untuk dilakukan bila petani menemukan gulma, tetapi demikian pemakaian mulsa plastik tentunya mengurangi jumlah gulma yang mungkin tumbuh dan menggangu proses pertumbuhan bawang merah.

Pengendalian hama dan penyakit

Mulsa plastik sangat terjamin dapat mengurangi jumlah hama dan penyakit pada tanaman bawang merah. Umumnya hama dan penyakit yang menyerang yaitu ulat daun dan layu fusarium. Jika petani menemukan hama ulat maka baiknya daun dipotong dan kemudian dimusnahkan dan juga bila ditemukan daun bawang menguning dan layu harus segerah dicabut dan dibakar. Penggunaan cairan insektisida juga diperbolehkan tetapi harus sesuai dengan dosisnya.

Pemanenan

Ciri – ciri bawang merah sudah siap panen yaitu :

– Pangkal terasa lemas bila dipegang

– Daun menguning dan rebah

– Umbi terlihat pada permukaan tanah

Proses panen dilakukan dengan cara mencabut tanaman lalu diikat dan dijemur hingga kering. Hal ini memiliki tujuan untuk menjaga agar umbi bawang merah tidak cepat busuk. Sesudah umbi bawang 85% kering maka bawang merah siap untuk dibawah lalu dipasarkan.

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu