Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit

Taman di Lahan Sempit

Bertanam atau berkebun di halaman rumah adalah kegiatan yang sangat bermanfaat. Mempunyai kebun buah sendiri tak hanya memungkinkan Anda bisa memamen buah-buahan lezat hasil kerja kerasmu namun juga bisa menjadi hobi dan media refreshing untuk melepas kepenatan, lho!

Akan tetapi banyak yang beranggapan mempunyai kebun buah sendiri di rumah mengharuskan Anda mempunyai lahan atau halaman yang luas. Padahal, sekarang mempunyai kebun buah di lahan sempit bisa disiasati dengan menanam buah di dalam pot. Apabila proses menanam buah di dalam pot, Anda tak bisa menjadikan pekarangan sebagai kebun buah, Anda bisa juga gunakan ruangan lainnya yang terkena cahaya matahari yang cukup seperti di atap. Yuk simak tips dan cara wujudkan kebun buah dalam pot berikut ini.

Kenali Media Tanam yang Pas untuk Kebun Buah Anda

Media tanam merupakan aspek penting yang menentukan apakah pohon buah Anda bisa tumbuh dengan subur dan berbuah dengan baik atau tidak. Selain memberikan nutrisi, media tanam juga akan menopang postur dari pohon buah di kebun buah Anda.

Komposisi media tanam yang direkomendasikan untuk kebun buahmu yaitu campuran dari kompos, tanah humus, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Anda juga bisa mengganti atau mengkombinasikan kompos dengan pupuk kandang. Umumnya tanah di lingkungan tropis mempunyai kandungan asam yang tinggi, untuk mengatasinya yaitu Anda bisa menambahkan sedikit kapur untuk menetralisirnya.

Media tanam ini bisa Anda pakai untuk menanam kebun buah di dalam pot. Akan tetapi, jika tanaman buah tumbuh cukup dewasa, benih tanaman bisa Anda biarkan tumbuh di polybag terlebih dulu sebelum tanaman cukup dewasa untuk dipindahkan ke dalam pot.

Pilih Tanaman yang Cocok untuk Kebun Buah Anda

Tak semua buah bisa dan cocok untuk Anda aplikasikan di kebun buah dalam pot milik Anda. Pemilihan benih buah yang tepat untuk kebun buah akan membantumu memperoleh hasil yang maksimal. Berikut merupakan beberapa jenis buah yang cocok untuk ditanam dalam kebun buah dalam pot:
* Jeruk Nipis
* Semangka
* Melon
* Nanas
* Jambu Biji
* Blueberry
* Anggur

Perawatan Kebun Buah

Jika sudah memilih benih tanaman untuk kebun buah dalam pot, langkah rutin yang harus terus Anda kerjakan untuk memastikan kebun buah mampu tumbuh dan berkembang dengan baik yaitu perawatan kebun buah. Di dalam merawat kebun buah ada 3 hal dasar yang perlu kamu pahami. Apa saja itu?

BACA JUGA:
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE

1. Penyiraman
Baik pada taman ataupun kebun buah, penyiraman tanaman merupakan hal yang harus Anda kerjakan karena semua tanaman membutuhkan air. Laksanakanlah penyiraman kebun buah di waktu pagi hari dan sore hari. Hindari menyirami kebun buah di tengah hari dimana sinar matahari tengah bersinar sangat terik terkecuali kondisi media tanam kebun buah benar-benar sangat kering.

Di musim kemarau, penyiraman bisa Anda kerjakan 2 kali dalam sehari. Apabila musim hujan tiba, siramlah kebun buah hanya ketika tanah sudah mulai terlihat mengering.

2. Pemangkasan
Tak hanya menyirami kebun buah, Anda juga harus melaksanakan pemangkasan pada dahan dan juga daun-daun dari tanaman. Tujuannya untuk peremajaan pada tanaman buah dan juga memastikan bentuk dari pohon buah tetap rapi dan terkendali sebab lahan yang Anda punya terbatas. Proses pemangkasan juga bisa Anda Kerjakan saat Anda melihat bagian dari tanaman yang terkena hama atau gulma untuk menghindari penyakit tanaman akan menyebar. Pemangkasan yang baik juga akan merangsang tanaman buah untuk berbuah dan berkembang dengan lebih baik.

3. Pemupukan
Tahap perawatan selanjutnya untuk kebun buah dalam pot yang harus Anda pahami yaitu pemberian pupuk sebagai nutrisi tambahan. Pada masa awal penanaman, laksanakan pemupukan satu kali dalam sebulan sampai tanaman cukup dewasa. Ketika tanaman di kebun buah sudah dewasa, Anda cukup melaksanakan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali saja.

Anda bisa membuat sendiri pupuk kompos untuk kebun buah. Akan tetapi, apabila Anda merasa hal tersebut terlalu merepotkan, Anda bisa membeli berbagai pilihan pupuk organik siap pakai dengan mudah di toko-toko.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Apa yang Harus Anda Kerjakan Ketika Kebun Buah Terserang Hama?

Walaupun sudah melaksanakan perawatan dengan baik di kebun buah dalam pot, terkadang tanaman buah masih bisa terserang hama dan penyakit tanaman. Untuk mencegah hal ini terjadi yaitu dengan selalu menjaga kebersihan media tanam dari berbagai gulma dan juga hama yang ada. Jika perlu, selalu siapkan pestisida untuk mengusir serangga yang mengganggu kebun buahmu.

Selalu Ganti Media Tanam dari Tanaman yang Mulai Dewasa

Ketika tanaman semakin dewasa dan besar, terkadang Anda harus menganti media tanam ke dalam pot yang lebih besar. Selalu perhatikan pertumbuhan akar apakah sudah berlebihan atau masih memungkinkan untuk membiarkannya tumbuh di media tanam yang ada. Apabila media tanam sudah tak memadai dan memungkinkan, Anda harus memindahkan tanaman buah ke dalam pot yang lebih besar untuk membantu kebun buah tetap bisa bertumbuh kembang dengan lebih baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman

Mikoriza

Terdapat beragam jenis mikroorganisme dalam tanah yang mampu bersimbiosis dengan akar tanaman untuk meningkatkan ketahanan tanaman pada patogen serta meningkatkan laju pertumbuhan. Salah satu mikroorganisme tersebut yaitu mikoriza. Lantas, apa saja manfaat mikoriza untuk tanaman?

Pakar ahli sudah menemukan fakta bahwa mikoriza tersebar luas di seluruh dunia. Bahkan, bisa dibilang hampir setiap pohon mempunyai mikorizanya sendiri. Berdasarkan cara menempel dan struktur hifanya, mikoriza dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu ektomikoriza dan endomikoriza. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk tanaman dalam membantu penyerapan nutrisi dalam tanah. Berikut ini beberapa manfaat mikoriza untuk tanaman.

Membantu Kinerja Akar Menyerap Unsur Hara

Seperti yang diketahui bahwa rata-rata petani melaksanakan pemupukan pada lahan sebelum mengerjakan penanaman. Harapannya tentu supaya tanaman memperoleh banyak nutrisi. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata akar tanaman yang terbatas tak mampu menyerap semua unsur hara dari pupuk dalam tanah tersebut.

Kinerja akar akan meningkat sampai berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus kali lipat jika sudah terinfeksi mikoriza dan dengan bantuan hifa jamur mikoriza yang akan membantu menyerap nutrisi pupuk dalam tanah. Dengan begitu, tanaman menjadi lebih subur dan produktif sebab memperoleh lebih banyak unsur hara.

Membantu Tanaman Mendapatkan Air di Musim Kemarau

Di musim kemarau persediaan air tanah semakin sedikit akibat penguapan. Akibatnya kita harus melaksanakan pengairan ekstra pada tanaman budidaya kita. Apabila sumber air dekat, mungkin akan mudah melaksanakan pengairan dengan mesin pompa. Akan tetapi, bila daerah tersebut memang hanya lahan tadah hujan, tentu sangat sulit memperoleh air.

Di sini mikoriza berperan penting dengan hifanya yang luas akan membantu akar tanaman untuk menyerap air secara optimal dengan cakupan wilayah yang luas. Tanaman yang terinfeksi mikoriza terbukti mampu bertahan dengan baik di musim kemarau atau lahan kering.

BACA JUGA:
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu

Melindungi Akar dari Serangan Mikroorganisme Patogen

Jenis mikroorganisme patogen tular tanah sangat banyak. Ada yang dari golongan bakteri dan ada juga yang dari golongan jamur. Penyakit seperti busuk akar, layu bakteri, dan layu fusarium sangat mengancam akar tanaman. Tetapi dengan adanya hifa mikoriza menyelubungi akar, akar tanaman akan dilindungi dari infeksi patogen tersebut.

Memicu Induksi Ketahanan Tanaman

Penelitian terbaru membuktikan bahwa adanya mikoriza di akar tanaman mengakibatkan naiknya kadar asam salisilat pada daun tanaman. Dan ini menjadikan tanaman lebih tahan terhadap infeksi jamur, bakteri, ataupun virus karena sifat asam salisilat mampu memicu munculnya antibodi pada sel tanaman. Induksi ini dikenal dengan ISR yang membuat tanaman lebih kebal pada infeksi virus gemini dan CMV dengan tingkat keberhasilan lebih dari 40%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Memacu Pertumbuhan Tanaman

Mikoriza menghasilkan beberapa fitohormon alami seperti auksin dan giberilin yang diperlukan tanaman untuk memacu tumbuh kembangnya. Otomatis tanaman yang mempunyai mikoriza di akarnya akan mempunyai pertumbuhan lebih pesat karena meningkatnya hormon tumbuh.

Membantu Penyerapan Phospat

Diketahui bahwa unsur hara phospat adalah unsur hara makro yang sulit terurai secara alami. Dan bahkan bisa memicu kekerasan struktur tanah. Pada EM4 jika terdapat pelarut phospat, maka kinerja mikoriza seperti dengan jalan memecah phospat menjadi lebih lunak dan menyerapnya untuk diberikan di tanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!

Melon

Jual Mulsa Plastik Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Mungkin Anda yang ingin memulai budidaya melon, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika Anda ingin bertanam buah manis dan segar yang satu ini. Melon sendiri mempunyai banyak keunggulan yang harus dipertimbangkan. Buah ini cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, baik segar ataupun diolah terlebih dulu.

Kali ini kita akan mempelajari tentang budidaya buah melon. Di dalam budidaya melon ini kita akan dihadapkan dengan beberapa hal, di antaranya yaitu musim buahnya melon dari para petani, kemudian ada juga teknik budidaya tanaman melon, tempat tumbuhnya buah melon.

Akan tetapi, kali ini kita akan membahas yang lebih spesifik yakni tentang apa saja yang menunjang budidaya melon berhasil dan panen besar, seperti mengetahui lebih spesifik tentang syarat tumbuh tanaman melon. Hal ini sangat penting, sebab musim berbuah melon akan sangat berpengaruh saat kita bisa memahami syarat tumbuh tanaman buah melon dengan baik. Sebab syarat tumbuh ini pun akan mempengaruhi proses pematangan buah melon. Untuk itu, berikut ini penjelasan lengkapnya:

Syarat Tumbuh Tanaman Melon

A. Syarat Iklim

Tanaman melon tergolong tanaman C-3, sebab pada proses fotosintesisnya menghasilkan senyawa karbon beratom 3 sebagai produk utamanya. Sifat utama tanaman C-3 yaitu efisiensi fotosintesisnya rendah. Maka melon menghendaki periode penyinaran yang lama, antara 10-12 jam/hari. Untuk intensitas matahari di dataran tinggi lebih tinggi dari dataran rendah. Hal ini juga berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon. Sebab itu, di awal pertumbuhan, tanaman melon memerlukan sinar matahari yang cukup.

Apabila intensitas sinar matahari kurang, tanaman melon akan tumbuh memanjang, jangkung dan lemah jadi tanaman gampang terserang penyakit. Bila ini terjadi pada tanaman melon memasuki masa buah, maka akan mengakibatkan rasa buah tak manis.

Curah hujan tanaman melon yang diperlukan sekitar 2.000-3.000 mm/th. Suhu udara yang diperlukan di masa perkecambahan benih melon yaitu sekitar 26 derajat celcius. Sedangkan periode pertumbuhan diperlukan suhu udara 20-30 derajat celcius.

BACA JUGA:
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman

Untuk kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon untuk masa pertumbuhan sekitar 70%-80%. Dan faktor lainnya yang harus diperhatikan yaitu persoalan angin. Angin berpengaruh besar pada penguapan air di permukaan tanaman. Semakin besar tiupan angin, maka semakin besar penguapan air pada permukaan daun.

Angin juga bisa mematahkan batang ataupun cabang-cabang roboh sebab melon berbatang lunak. Dan angin juga bisa mempengaruhi proses penyerbukan bunga jadi bisa mengakibatkan produksi buah melon menurun.

B. Syarat Kesuburan Tanah Media Tanam Budidaya Melon

Peranan tanah dalam budidaya melon ini menjadi faktor yang sangat penting. Tanah berfungsi sebagai penyangga akar, tempat berdirinya tanaman, tempat reservoir, gudang air, zat hara, dan udara bagi pernapasan akar. Tanah yang cocok dipakai sebagai media tanam melon yaitu tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik. Syarat pertumbuhan tanaman melon yang baik yaitu pada kemasaman tanah sekitar 5,8-7,2 pH.

Serta jangan lupa tambahkan pupuk kandang. Penambahan pupuk kandang bisa menambah kemasaman. Hal ini agar kemasaman tanah sesuai yang dikehendaki.

Tak hanya itu, tanaman melon tak suka tanah yang tergenang air. Dengan demikian tanah harus dibentuk bedengan-bedengan supaya pengaturan airnya baik. Dalam kondisi tekstur tanah yang mempunyai kandungan lempung tinggi, maka pemberian pupuk kandang harus lebih banyak supaya struktur tanahnya menjadi lebih baik.

C. Syarat Geografis Tanah yang Cocok Untuk Budidaya Melon

Tinggi rendahnya tempat dari permukaan laut atau altitude erat hubungannya dengan iklim. Altitude juga mempengaruhi kondisi curah hujan, intensitas cahaya dan panjangnya penyinaran matahari. Tanaman melon bisa tumbuh dengan cukup baik di ketinggian 300-1.000 mdpl.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

D. Syarat Topografi Tanah yang dibutuhkan Budidaya Melon

Kondisi topografi tanah berpengaruh cukup besar pada pembudidayaan tanaman melon. Daerah yang bertopografi miring membutuhkan penanganan teknis yang rumit dan biaya lebih tinggi dengan pemudidayaan di daerah yang bertopografi datar.

Untuk kondisi lahan dengan derajat kemiringan lebih besar dari 30% tak baik untuk budidaya tanaman. Tanaman melon umumnya dapat dibudidayakan di berbagai ragam kondisi topografi tanah, baik yang bergelombang ataupun yang datar asalkan memperoleh sinar matahari penuh di areal pertanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE

Metode Bamele

Jual Plastik Mulsa Hitam Perak Berkualitas – Lim Corporation

Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian mendorong petani bawang merah di Nganjuk, Jawa Timur untuk mengubah pola atau cara budidaya dan segera menerapkan inovasi untuk melipatgandakan penghasilan.

Karena dorongan tersebut membuat para petani bawang merah di Nganjuk menerapkan metode budidaya bawang merah yang cukup unik yaitu memadukan antara tanaman bawang merah dengan ternak ikan lele.

Dan petani setempat menyebutnya dengan metode BAMELE alias Bawang Merah dan Lele. Hasilnya pun sangat luar biasa, petani bisa menikmati keuntungan ganda, karena keuntungan tak hanya dari hasil bawang merah, tetapi juga dari panen lele.

Susanto, seorang petani dari Dusun Padangan, Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, Nganjuk, adalah salah satu petani yang mencoba teknik BAMELE di lahan bawang merahnya. Menurutnya, tujuan awal teknik ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengajak petani melaksanakan budidaya secara sehat dan ramah lingkungan.

Ini merupakan cara budidaya nonpestisida, tak memakai bahan kimia sebab di bawahnya ada ikan lele. Untuk pengendalian hamanya, mereka menggunakan lampu light thrap dan pengendali hayati. Sehingga produk bawang merah yang dihasilkan lebih sehat dan aman dikonsumsi. Untuk buktinya, ikan lele bisa hidup dengan baik.

Berdasarkan pandangan para petani Nganjuk, proses budidaya dengan metode BAMELE ini sangat sederhana dan benar-benar sangat mengoptimalkan lahan. Dalam parit atau got lahan bawang merah yang ukuran lebarnya 40cm, bisa ditebar bibit lele berukuran diameter kepala 6 sampai 7 mili sebanyak 132 ribu ekor per hektare. Untuk umur pemeliharaan lele sama dengan umur panen bawang merah yaitu 60 hingga 70 hari.

BACA JUGA:
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Dan hasilnya sangat memuaskan, bisa memanen bawang merah kelas organik 16-17 ton per hektare dan ditambah 10 ton lele. Harganya sekarang ini juga lagi bagus, bawang merah varietas Tajuk di petani dihargai Rp16.000 per kilogram, sementara untuk lelenya Rp15.000 per kilogram. Sangat menguntungkan bukan?.

Pada lokasi yang sama, Suwandi sangat mengapresiasi cara unik dan inovatif petani Nganjuk dalam berbudidaya bawang merah yang ramah lingkungan memakai teknik BAMELE ini. Sebab, metode budidaya BAMELE ini sangat menarik, bisa memberi keuntungan berlipat bagi petani ataupun lingkungan secara umum. Para petani menerapkan budidaya nonpestisida, hanya cukup mengandalkan lampu perangkap hama (light thrap) untuk mengatasi hama dan saluran air menjadi lebih terjaga karena diisi lele.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Untuk hasil panen keduanya pun lebih sehat dan aman jika dikonsumsi, serta pendapatannya juga double, bisa-bisa pendapatan per hektarnya sampai ratusan juta. Sangat cocok dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk terus meningkatkan inovasi demi tingkatkan produktivitas dan kesejahteran petani serta produk kita harus berdaya saing. Dan metode ini juga sesuai dengan visi Ditjen Hortikultura yang memang mengedepankan aspek budidaya yang ramah lingkungan.

Itulah contoh kreativitas pola integrasi selama ini hanya dikenal mina-padi, sekarang sudah ada mina-cabai, mina-bamer, dan lain sebagainya. Setiap daerah memiliki kearifan lokal dan cara sendiri dalam berbudidaya bawang merah. Dengan demikian, silakan saja petani berimprovisasi sesuai keinginannya. BAMELE ini patut untuk dicontoh sentra bawang merah yang lainnya.

Plastik Mulsa Hitam Perak
Produsen Plastik Mulsa Berkualitas

Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Judi Ernanto, yang juga ikut mendampingi kunjungan Suwandi dan jajaran, mengatakan, luas area tanam bawang merah di Kabupaten Nganjuk sekitar 14.000 hektare dengan produksi tahun sebelumnya mencapai 152 ribu ton. Nganjuk menjadi sentra bawang merah terbesar di Jawa Timur dan ketiga di Indonesia sesudah Brebes dan Bima.

Metode BAMELE ini inspirasi dari Pak Bupati sendiri yang menginginkan bawang merah Nganjuk diproduksi secara ramah lingkungan. Dan tentunya kita ingin produksi bawang merah Nganjuk bisa berkelanjutan dan bermutu. Sesuai arahan Bupati, kami akan replikasi dan kembangkan teknologi BAMELE ini di kota Nganjuk. Untuk targetnya sampai 14 ribu hektare bisa dipenuhi.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman

Jenis-jenis Gulma
Jenis-jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya

Distributor Mulsa Plastik High Quality – Lim Corporation

Budidaya berbagai jenis tanaman baik tanaman pangan maupun perkebunan tidak terlepas dari keberadaan gulma. Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya yang pertumbuhannya tidak dikehendaki dan umumnya merugikan karena dapat menghambat pertumbuhan, mengakibatkan penurunan kuantitas dan kualitas produksi dan dapat menjadi sarang hama dan penyakit. Gulma harus segera ditanggulangi pertumbuhannya agar tidak berkembang pesat. Terdapat 4 jenis gulma berdasarkan morfologi dan biotaninya yaitu.

Gulma Rerumputan (Grasses)
Gulma rerumputan umumnya berasal dari family gramineae. Gulma ini memiliki daun yang sempit seperti teki-tekian tetapi memiliki stolon, di dalam tanah stolon membentuk jaringan rumit yang sulit diatasi secara mekanik. Batang bulat atau agak pipih, kebanyakan berongga. Untuk daun soliter pada buku-buku, tersusun dalam dua deret, biasanya tulang daun sejajar, dan terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun serta helaian daun. Daun biasanya berbentuk garis, tepi daun rata. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun.

Gulma Teki-Tekian (Sedges)
Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. Gulma ini memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan. Proses fotosintesis gulma ini yaitu dengan cara C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam menguasai areal pertanian secara cepat. Karakteristik dari gulma ini yaitu bagian batang berbentuk segitiga, terkadang juga bulat dan tak berongga. Daun tersusun dalam tiga deretan, tidak memiliki lidah-lidah daun. Ibu tangkai karangan bunga tidak berbuku-buku. Bunga sering dalam bulir atau anak bulir, biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. Buahnya tidak membuka.

Gulma Daun Lebar (Broadleaves)
Gulma berdaun lebar umumnya termasuk family Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman budidaya berupa kompetisi cahaya. Gulma ini memiliki ciri daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala.

Gulma Pakis-Pakisan (Fern)
Gulma pakis-pakisan misalnya pakis kadal (Dryopteris Aridus), pakis Kinca (Neprolepsis Biserata), paku pedang (Neprolepsis Exaltata).

BACA JUGA:
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Teknik Pengendalian Gulma

Pengendalian gulma adalah usaha yang dilakukan untuk menekan laju perkembangbiakan gulma agar tidak mengganggu tanaman budidaya. Gulma di lahan pertanian tidak harus selalu dikendalikan dari awal sampai panen. Pengendalian harus dilakukan pada waktu yang tepat, sehingga biaya, waktu, dan tenaga dapat lebih hemat. Waktu yang tepat untuk mengendalikan gulma adalah waktu periode kritis tanaman, yaitu periode di mana tanaman sangat peka terhadap faktor lingkungan. Periode ini biasanya terjadi umur 1/4 atau 1/3 sampai 1/2 umur tanaman.

Terdapat beberapa teknik pengendalian gulma yang dapat diterapkan petani melalui usaha pencegahan, pengendalian secara fisik/mekanis, pengendalian secara kimia serta pengendalian secara biologi.

– Pencegahan

Merupakan usaha pengendalian gulma melalui upaya-upaya pencegahan diantaranya:
* Pembersihan lahan dari gulma sebelum membudidayakan tanaman.
* Penyeleksian atau pemisahan biji gulma yang mungkin ikut tercampur di benih atau yang melekat pada alat-alat pertanian.
* Penggunaan pupuk kandang yang sudah matang guna mencegah kontaminasi biji gulma.
* Pencegahan pengangkutan tanaman, tanah maupun benda yang memberikan potensi pemindahan biji gulma maupun gulma ke lahan budidaya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

– Pengendalian Secara Fisik/Mekanis

Merupakan pengendalian gulma yang dilakukan oleh petani dengan alat-alat pertanian melalui kegiatan pengolahan tanah, pemangkasan, penggenangan, pembakaran dan penggunaan mulsa.

– Pengendalian Secara Kimiawi

Pengendalian gulma cara kimiawi dengan menggunakan herbisida. Cara ini efektif dilakukan karena dapat mengemat waktu dan tenaga namun penggunaan herbisida secara terus menerus pada lahan pertanian berdampak merugikan seperti terjadinya pergeseran gulma dominan, resistensi beberapa jenis gulma, gangguan kesehatan pemakai serta keracunan pada tanaman dan hewan peliharaan. Aplikasi herbisida sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 – 08.00 WIB dan disesuaikan dengan kondisi angin dan curah hujan. Penggolongan Herbisida berdasarkan daya efektifasnya pada gulma:

1. Herbisida Selektif
Yaitu herbisida yang hanya berfungsi lebih efektif mematikan gulma tertentu saja contohnya Ametrin, Diuron, Oksifluorfen, Klomazon dan Karfentrazon.

2. Herbisida Non Selektif
Yaitu herbisida yang dapat mematikan seluruh jenis gulma contohnya Glifosat dan Paraquat

Penggolongan Herbisida berdasarkan tipe translokasi herbisida di dalam organ gulma yaitu :

1. Herbisida Kontak (Tidak Ditranslokasikan)
Herbisida ini mematikan gulma yang terkena/kontak langsung dengan herbisida. Herbisida kontak bersifat tidak dialirkan ke seluruh organ gulma atau tidak ditranslokasikan. Herbisida kontak cepat mematikan gulma namun gulma cepat tumbuh kembali karena mematikan hanya yang terkena herbisida saja sehingga tidak sampai pada akarnya. Contoh dari herbisida kontak Oksifluorfen, Oksadiazon dan Propanil. Ketiga jenis herbisida ini bersifat selektif yaitu efektif mematikan gulma jenis tertentu sedangkan Parakuat dan Glufosinat bersifat non selektif sehingga dapat mematikan seluruh jenis gulma.

2. Herbisida Sistemik (Ditranslokasikan)
Herbisida sistemik mematikan gulma mulai dari daun yang terkena herbisida diteruskan ke seluruh jaringan gulma. Herbisida jenis ini dapat langsung diaplikasikan kepada tajuk gulma maupun ke tanah tempat tumbuh gulma. Contoh herbisida yang dialirkan melalui tajuk adalah glifosat, sulfosat dan ester sedangkan herbisida yang dialirkan melaui tanah adalah Ametrin, Atrazin, Metribuzin dan Diuron.

– Pengendalian Secara Biologi

Pengendalian gulma dengan cara biologi dapat dilakukan karena setiap spesies gulma mempunyai musuh alami. Pengendalian gulma dilakukan dengan menekan populasi gulma dengan musuh alami seperti insekta, fungi, ternak, ikan, dan sebagainya sehingga keberadaan gulma sudah tidak lagi merugikan. Apabila keadaan ini dapat dipertahankan, usaha pengendalian lain tidak diperlukan.

Demikian pembahasan artikel tentang “Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal

Budidaya Kentang
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal

Tanaman kentang mampu tumbuh sempurna dan optimal di daerah dengan ketinggian sekitar 1.600-3.000mdpl. Kelembaban udaranya cukup tinggi, antara 80%-90%. Curah hujan yang baik utnuk tanaman kentang sekitar 1200-1500 mm/th.

Tanaman kentang ini bisa tumbuh dengan maksimal pada jenis tanah vulkanis yang memiliki sedikit kandungan pasir. Mempunyai tekstur tanah gembur, pada tanah kaya akan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Kemudian tanah harus mempunyai kandungan air yang cukup serta memiliki sistem drainase yang cukup baik. PH tanah netral sekitar 5-6,5. Apabila tanah terlalu asam maka perlu dilakukan pengapuran. Dan juga sebaliknya jika tanah terlalu basa maka harus diberikan belerang sebelum penanaman. Suhu tanah berada dalam kisaran 15-20 derajat Celcius.

Langkah-Langkah Cara Budidaya dan Penanaman Kentang

Penyediaan dan Pemilihan Bibit Kentang

Proses pertama dalam cara menanam kentang yaitu memperoleh bibit unggul kentang supaya hasil yang diperoleh nantinya juga sesuai dengan harapan. Benih kentang tak berbentuk biji seperti tanaman jenis buah-buahan lain, namun berbentuk umbi kentang. Umbi yang akan dipakai harus melewati proses seleksi supaya terbebas dari berbagai hama dan penyakit.

Sebaiknya bibit yang dipakai berasal dari umbi yang tua dengan ciri umbi kuat, bobot umbi 30gr-45gr atau 45gr-60gr dengan besar rata-rata 30-35mm atau 45-50mm, dan memiliki 3-5 mata tunas. Varietas yang dipakai yaitu Granola, Cipanas, Atlantik M, Repita, Amabile serta Maglia. Untuk memperoleh umbi yang baik bisa melaksanakan pemilihan dengan cara:
* Ciri umbi yang baik yaitu umbi bertunas dan juga kuat yang sudah melewati proses penyimpanan 4 bulan sesudah panen
* Benih yang bagus jika sudah tumbuh tunas kurang lebih 2cm dan jumlah tunas mencapai 3-5 tunas per umbi.
* Permukaan umbi harus mulus dan bebas dari cacat.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Lakukan proses penyiraman setiap minggu, jika lahan tanah didominasi pasir, maka air tak gampang tertampung dan butuh lebih banyak penyiraman. Tanaman ini mulai tumbuh sekitar 2-3 minggu sesudah penanaman benih. Kemudian tutup kembali lapisan permukaan tanah tanaman sekitar 3-4 inchi dengan jerami ataupun rerumputan kering supaya kelembaban tetap terjaga. Jangan biarkan jerami menyentuh tanaman, karena bibit akan membusuk akibat terkena penyakit.

Pengolahan Lahan Dan Persiapan Media Tanam Kentang

Tanaman kentang termasuk jenis tanaman tahunan yang bisa tumbuh lama asalkan suhu udara tak terlalu panas. Disarankan tak bercocok tanam ketika musim hujan tiba, karena genangan air akan merusak bibit yang baru muncul di permukaan tanah. Cara pengolahan tanah dan menanam bibit kentang:
* Cangkul tanah supaya menjadi gembur dan diamkan kurang lebih 3 hari supaya terpapar sinar matahari
* Berikan tambahan pupuk kompos di lahan kemudian campur dan ratakan tanah dengan cangkul kemudian diamkan selama 7 hari.
* Sebaiknya pembuatan bedengan menghadap arah timur–barat supaya tanaman terkena sinar matahari secara optimal
* Buatlah bedengan dengan tinggi 30cm, dan lebar 70cm , sedangkan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.
* Atur jarak antar bedengan kurang lebih sekitar 40cm untuk akses aliran air hujan supaya tak menggenangi bedengan.
* Buatlah lubang tanam di atas bedengan dengan jarak antar lubang tanam sekitar 20cm-25cm.
* proses selanjutnya yaitu menanam umbi kentang yang sudah disiapkan. Sebaiknya awal tanam dimulai ketika musim hujan supaya tanaman baru langsung memperoleh asupan air yang cukup.
* Tanamlah umbi Kentang yang sudah bertunas kurang lebih 2cm, kemudian tutup kembali dengan tanah setebal 5cm. Jika ditimbun terlalu dalam maka akan mengurangi produktivitas dari tanaman kentang.

BACA JUGA:
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Pemupukan Tanaman Kentang

Agar hasil panen melimpah maka dibutuhkan pemupukan rutin setiap 20 hari 1 kali sejak masa tanam dengan dosis:
* Pupuk Urea 500kg/h
* Pupuk ZA 150kg/h
* Pupuk KCL 100kg/h
* Pupuk SP36 400kg/h

Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kentang

Penanganan hama dan penyakit bisa memakai pestisida nabati yang terbuat dari campuran daun nimba 8kg, 6kg jahe, serai 6kg, 20gr deterjen dan air 20 l.

Selanjutnya, larutan disaring dengan kain lembut dan larutan hasil penyaringan diencerkan, setiap 1 l direndam dengan 30 l air, jadi bisa memperoleh solusi dari 600 l untuk area seluas 1 ha.

Pemakaian pestisida nabati bisa dikerjakan bersamaan dengan aplikasi pupuk memakai urine kelinci. Banyaknya pemberian disesuaikan dengan tingkat serangan hama dan penyakit atau 1-2 kali dalam 2 minggu.

Pemasangan Mulsa Plastik

Gunakan plastik mulsa hitam perak dan sesuaikan dengan ukuran bedengan Anda, kemudian buatlah lubang tanam dengan jarak tanam 30cm x 50cm, pembuatan lubang di mulsa bisa memakai kaleng susu yang dilubangi dan diberi batubara. Untuk mengatur jarak tanam tergantung dengan varietas bibit yang ditanam, yaitu sekitar 80cm x 40cm atau 70cm x 30cm sesuai dengan kebutuhan bibit sekitar 1.300-1.700kg/ha dengan bobot umbi sekitar 30gr-45gr.

Proses Penyiangan Tanaman Kentang

Tahap penyiangan bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan setiap 20 hari 1 kali. Atau bisa juga dimulai sesudah umur tanam sekitar 30 hari dan selanjutnya ketika umur tanam 50 hari dan seterusnya.

Penyiangan juga bisa dikerjakan dengan menyemprotkan pestisida supaya tanaman kebal pada hama. Tetapi jangan keseringan, apabila terlalu sering maka akan membuat hama tanaman ini bisa kebal pada pestisida. Kemudian jangan biarkan umbi kentang ini menyembul keluar dari tanah karena hal tersebut bisa meracuni kentang. Dan jangan memberikan air yang terlalu banyak.

Pemangkasan Bunga Tanaman Kentang Untuk Varietas Tertentu

Untuk tanaman kentang yang berbunga sebaiknya dipangkas supaya tak mengganggu proses pembentukan umbi, karena terjadi perebutan unsur hara.

Cara Penyiraman Tanaman Kentang

Proses penyiraman tanaman kentang jangan terlalu banyak, apabila terlalu banyak air akan mengakibatkan berhentinya pertumbuhan umbi kentang.

Apabila keadaan tanah untuk tanam terlihat kering laksanakan proses penyiraman, proses penyiraman ini bisa dikerjakan 1 minggu 1 kali tanpa harus membuat lahan terlalu basah serta tergenang air.

Umur Panen dan Pasca Panen Kentang

Tanaman Kentang umumnya yang siap panen yaitu sekitar umur 3-4 bulan sesudah masa tanam. Kerjakan pemanenan Kentang ketika cuaca cerah, memanen ketika hujan akan membuat Kentang cepat membusuk. Proses pemanenan ini bisa dikerjakan sesudah berumur 85-120 hari dari proses penanaman. Atau bisa dilihat dari tanaman kentang yang mulai mengering maka itulah waktu yang tepat untuk mengerjakan pemanenan. Apabila kentang sudah dipanen, diamkan kentang di lahan sekitar 1 jam supaya terkena sinar matahari supaya kulit umbi mengering dan kotoran tanah terlepas.

Demikian artikel pembahasan tentang “Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Rotasi Tanaman
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Jual Mulsa Plastik Untuk Pertanian – Lim Corporation

Penurunan kualitas hasil panen suatu tanaman umumnya diakibatkan oleh serangan hama dan penyakit. Satu diantara solusi terbaik yaitu dengan memutus mata rantai perkembangan penyakit tersebut. Untuk memutus mata rantai penyebab gagalnya panen itu bisa dilaksanakan dengan pola rotasi tanam yang baik dan benar.

Teknik rotasi tanaman ini disebut juga menggilir jenis tanaman. Cara ini sangat efisien untuk menghentikan endemik penyakit dan patogen di suatu lahan tanam. Berikut beberapa penjelasan lebih detail soal rotasi tanam yang benar.

Pola Rotasi Tanam
Untuk urutan rotasi tanamnya yaitu K-D-B-U (Kacang–Daun–Buah–Umbi). Mengapa dengan urutan itu? Nah, berikut ini penjelasan untuk setiap karakter tanaman tersebut.

Kacang-Kacangan
Tanaman kacang-kacangan mempunyai beberapa keunggulan dari segi perakarannya yang mampu melaksanakan fiksasi unsur nitrogen dari alam bebas. Denagn artian, akar tanaman kacang-kacangan jenis apa pun mampu mengikat unsur nitrogen dengan akarnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Daun-Daunan
Ini merupakan jenis komoditas tanaman yang akan dipanen daunnya, yang mana sebagian besar yaitu sayuran seperti bayam, kangkung, caisim, kubis, sawi, dan lain sebagainya. Pertumbuhan daun dan batang lebih identik dengan pertumbuhan vegetatif yang banyak membutuhkan unsur nitrogen.

Dengan menempatkan urutan tanaman sayuran (daun-daunan) sesudah tanaman kacang-kacangan, pastinya bagaikan gayung bersambut. Tanaman sayuran daun akan merespons cepat dengan menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Baca Juga:
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Buah-Buahan
Tanaman buah mempunyai karakteristik yang sedikit berbeda dimana pada saat memasuki fase generatif, ia tak memerlukan unsur nitrogen terlalu banyak. Sebab jika sampai kelebihan unsur nitrogen, justru akan bisa mengakibatkan tanaman buah terlambat berbuah atau gagal berbuah.

Ketika berbunga, tanaman buah lebih memerlukan unsur phospat dan ketika berbuah tanaman buah lebih banyak memerlukan unsur kalium. Dengan demikian, tanaman buah seperti melon, semangka, timun dan sebagainya lebih cocok ditanam sesudah sayuran.

Umbi-Umbian
Tanaman umbi-umbian seperti ubi, singkong, kentang, bengkoang, talas dan sejenisnya merupakan jenis tanaman yang paling rakus menyerap unsur hara. Tanah yang ditanami tanaman jenis umbi akan langsung mengalami penurunan kadar unsur hara secara signifikan jadi kurang subur.

Dengan demikian, sebaiknya tanaman jenis umbi-umbian ditanam di urutan terakhir dan sesudah itu ditanami kacang-kacangan untuk mengembalikan kesuburan tanah.

Faktor Penting Dalam Rotasi Tanam
Walaupun rotasi tanam memang sangat efektif, Anda juga jangan sampai melupakan kaidah yang lainnya seperti tipikal tanaman dataran rendah dan dataran tinggi, musim tanam kemarau atau penghujan dan pemakaian pupuk, pemakaian benih unggul, dan lain sebagainya. Pastinya Anda akan kesulitan menumbuhkan sawi di dataran rendah dan tanah yang tak dipupuk pastinya lama-kelamaan akan terjadi defisiensi unsur hara.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Mulsa Plastik dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Cara Sukses Budidaya Bawang Putih Dengan Mulsa Plastik

bawang-putih

Produsen Mulsa Plastik Murah – Lim Corporation

Allium sativum atau bawang putih adalah komoditas pangan yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan. Kebutuhan bawang putih masih sangat tinggi di Indonesia. Pasalnya, hampir semua masakan Indonesia meenggunakan bumbu dari bawang putih. Oleh sebab itulah, peluang usaha budidaya bawang putih masih sangat terbuka lebar bagi para petani. Bila anda ingin membudidayakan tanaman bawang putih anda dapat membaca ulasan dibawah ini mengenai budidaya bawang putih dengan mulsa plastik.

Langkah budidaya bawang putih agar hasil panen maksimal
Tanaman bawang putih umumnya dibudidayakan di daerah yang bersuhu sejuk atau di dataran tinggi. Lahan yang dibutuhkan untuk budidaya bawang putih umumnya menggunakan lahan yang habis ditanami padi. Budidaya bawang putih yang dilakukan saat musim hujan tidak dianjurkan sebab tanah menjadi terlalu basah dan temperaturnya tidak baik untuk pertumbuhan umbi bawang putih. Tanah yang disukai tanaman bawang putih pH-nya sekitar 6,5 sampai 7,5. Oleh sebab itu, untuk tanah yang asam harus diberikan kapur terlebih dulu sampai mendekati netral. Berikut ini tata cara budidaya bawang putih supaya hasil panen maksimal.

Baca Juga:

Persiapan bibit bawang putih
Tanaman bibit bawang putih yang baik penting untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi. Sebaiknya bibit tanaman bawang putih sebelum ditanam harus memenuhi kriteria – kriteria berikut ini.
1. Bagian pangkal batang padat.
2. Siung berpenampilan licin dan tegar.
3. Tunas terlihat segar apabila siung dipatahkan.
4. Berat siung sekitar 1,5 sampai 3 g, bentuk normal.
5. Bebas dari hama dan penyakit.
6. Bila bibit yang digunakan beratnya 3 g/siung, kebutuhan per hektarenya adalah 1.600 kg. Sementara itu, untuk ukuran bawang putih yang kecil sekitar 1 g menghabiskan 670 kg/ha. Walaupun yang ditanam sebagai bibit adalah siung, bila membeli bibit sebaiknya dalam bentuk umbi. Disebabkan bawang putih dalam bentuk umbi lebih tahan lama dari pada bentuk siung. Umbi boleh dipecah menjadi siung paling tidak 1 sampai 2 hari sebelum tanam.

Penanaman bibit bawang putih
Sawah yang sudah ditanami padi merupakan lahan yang cocok untuk bawang putih dataran rendah. Petani memang sering sekali menyeling penanaman sawahnya. Apabila sawah ingin ditanami palawija juga pola tanam yang dianjurkan adalah padi – bawang putih – jagung – padi – bawang putih. Artinya, pertama kali sawah ditanami padi, setelah itu padi panen barulah ditanam bawang putih. Usai panen tanaman bawang putih, kemudian sawah ditanami jagung. Demikian juga seterusnya.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Sebelum penanaman lahan harus diolah terlebih dulu. Tanah yang asam dinetralkan sebulan sebelum tanam. Bila pH kurang dari 6 dosis kapurnya sekitar 1 sampai 2 ton/ha. Bila bekas panen pada sawah masih ada, maka perlu untuk dibersihkan. Lalu, buat bedeng – bedengan yang lebarnya 80 sampai 120 cm dan tingginya 40 cm. Panjang bedengan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antar bedengan 10 sampai 20 cm. Nantinya ini akan berguna untuk saluran air dan tempat kemudian lalang saat melakukan pemeliharaan atau panen.

Bila lahan yang hendak ditanami bukan bekas sawah, tanah harus dibajak atau dicangkul sampai benar – benar gembur. Jika tidak gembur dapat berakibat fatal pada produksi. Seperti diketahui, bawang putih merupakan tanaman yang dipanen umbinya. Tanpa tanah yang gembur umbi akan sulit untuk berkembang. Setelah tanah gembur dilanjutkan dengan ukuran siung benih yang digunakan. Siung besar membutuhkan jarak tanam yang renggang sekitar 15 × 10 cm. Untuk pembibitan sebaiknya digunakan jarak tanam 10 × 10 cm. Posisi siung saat ditanam harus tegak. Kedalamannya 5 sampai 7 cm dari permukaan tanah.

Pemeliharaan tanaman bawang putih
Mulsa perlu diberikan setelah bibit bawang putih ditanam. Mulsa yang cocok untuk digunakan adalah mulsa plastik. Cara meletakannya adalah dengan cara menutupi bedengan dengan mulsa plastik secara merata setebal 3 cm. Gulma secara tidak langsung sudah terhalang pertumbuhannya dengan adanya mulsa plastik. Namun gulma yang tumbuh di saluran air atau sela – sela mulsa harus tetap dicabut.

Iklan FP (6) (1)

Bila areal pertanaman bawang putih cukup luas, gulma bisa diberantas dengan herbisida TOK 50 WP. Saluran air yang dibuat perlu dialiri supaya tanaman dapat tumbuh baik. Jika musim hujan penyiraman seebaiknya hanya dilakukan saat tampak kekurangan air. Saat musim kemarau pengairan sendiri yang intensif. Caranya, dengan melakukan penyiraman ke bedengan – bendengan pertanaman atau pun dengan penggenangan saluran – saluran air.

Pemupukan bawang putih
Lahan yang seluas satu hektare membutuhkan pupuk kandang sebanyak 10 sampai 20 ton. Pemberiannya cukup dengan mencampurkan merata pada bedengan – bendengan. Pemberian pupuk kandang sebaiknya dilakukan saat pengolahan tanah atau sebelum tanam. Tambahan juga untuk pupuk kimia seperti Urea, TSP, dan ZK 200 kg per hektare. Pemberian dikerjakan secara bertahap, yaitu saat tanaman berumur 15, 30, dan 40 hari.

Pemanenan bawang putih
Jika bawang putih ditanam sekitar Mei sampai Juli, Agustus sampai Oktober sudah bisa dipanen. Panen dilakukan saat tanaman berumur 90 sampai 120 hari dari saat tanam.Ciri – ciri tanaman bawang putih siap dipanen saat terlihat pada daunnya menguning atau kering serta tangkai batang mengeras. Jika ciri – ciri ini terlihat sudah 50% dari total tanaman, pemanenan baru bisa dilakukan.Panen dikerjakan dengan cara mencabut semua bagian tanaman. Di sentral produksi tanaman bawang putih panen umumnya dilakukan dengan serombongan tenaga kerja yang terkoordinir.

Maksudnya supaya panen tidak memakan waktu terlalu lama dan hasil per petak atau per hektarenya segera diketahui. Kebanyakan para petani mengumpulkan bawang putih dalam bentuk ikatan – ikatan. Satu ikat umumnya terdiri atas 30 tangkai. Akar dan daun dibuang dan hanya menyisakan pangkal daunnya. Selanjutnya, tindakan pasca panen dilakukan supaya pangkal daun menjadi kering. Untuk ini, dilakukan penjemuran selama 15 hari. Sinar matahari terik tidak boleh langsung mengenai umbi – umbi bawang putih. Oleh sebab itu, lebih baik dijemur di teritisan rumah atau tempat terlindung. Saat malam hari umbi ditaruh di tempat yang terlindungi.

Jual Mulsa Plastik Murah

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Inilah Tips Menanam Selada Yang Benar | Mulsa Plastik

lechuga_crespa

Jual Mulsa Plastik Best Quality – Lim Corporation

Tanaman selada merupakan tumbuhan aquatik atau semi aquatik yang berasal dari lembah di bagian timur Laut Tengah dengan bukti adanya lukisan Mesir kuno yang menunjukkan bahwa selada yang tak membentuk kepala telah ditanam sejak 4500 SM. Dengan bukti ini menjadikan selada salah satu sayuran tertua yang dikonsumsi manusia dan hingga sekarang menyebar ke seluruh dunia khususnya diwilayah yang beriklim sedang dan tropis. Jenis – jenis tanaman selada banyak sekali macamnya, namun tidak semua jenis selada ditemukan dengan mudah di negara Indonesia. Berikut ini beberapa jenis tanaman selada yang memiliki ciri dan khasiat yang berbeda – beda.

Baca Juga:

Selada keriting
Ciri selada keriting ini yaitu terletak didaunnya yang tipis dan ujungnya ramping, memiliki tulang daun yang lunak dan berwarna putih, daunnya berwarna hijau muda atau kuning muda dan tidak memiliki rasa.

Selada lollo rosso
Selada ini hampir sama dengan selada keriting perbedaan yang paling mencolok terdapat diujung daunnya yang berwarna merah, teksturnya lembut, dan renyah.

Selada bokor
Selada bokor merupakan salah satu jenis selada yang memiliki cita rasa yang segar dibanding selada yang lain. Memiliki daun daun yang berlapis dan bertekstur renyah dan mempunyai bonggol yang besar. Namun sayangnya selada jenis ini hanya dapat bertahan 24 jam setelah panen.

Selada air
Selada air adalah tumbuhan aquatik yang memiliki siklus pertumbuhan yang cepat. Ciri – ciri dari selada air ini adalah berdaun lonjong dan berwarna hijau menyala dan memiliki bentuk bunga yang kecil dan berwarna putih.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Jenis selada Indonesia merupakan sejenis selada air dan selada keriting yang memiliki banyak manfaat selada bagi tubuh kita seperti di dalamnya mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna untuk membunuh sel kanker dan tumor, bisa juga untuk menjaga kesehatan mata, mendetoksifikasi racun yang ada dalam tubuh, mencegah cacat kandungan, selain itu daun selada bisa dijadikan obat panas dalam dan sariawan, menyeimbangkan gula darah dan masih banyak lagi manfaatnya. Sebab di indonesia tanaman jenis selada mudah tumbuh dengan baik maka dengan begitu bisa dijadikan sebagai lahan bisnis di bidang pertanian. Bila anda berminat untuk membudidayakan tanaman selada ini di kebun rumah anda atau untuk untuk dijadikan bisnis. Berikut ini ulasan cara yang baik dan benar dalam menanam selada.

Cara menanam tanaman selada dengan baik dan benar :

Proses pemilihan dan pembenihan
Tanaman selada banyak dibudidayakan dengan cara biji atau benih. Langka awal yaitu siapkan biji yang yang berkualitas sebab pemilihan biji atau benih ikut mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan hasil yang akan di panen nantinya.

Penyiapan lahan tanam dan lahan persemaian
Siapkan lahan tanam untuk tanaman selada dengan menggemburkan tanah terlebih dulu supaya sirkulasi dalam tanah lancar dengan cara dicangkul lalu tambahkan pupuk untuk memperkaya nutrisi dalam tanah setelah selesai buatlah bedengan dengan ketinggian 20 cm dengan panjang dan lebar menyesuaikan. Setelah proses penggemburan dan pemupukan yang sama pada media penyemaian. Setelah itu anda lapisi dengan mulsa plastik, lalu lubangi sesuai dengan ukuran menanam tanaman selada, kenapa menggunakan mulsa plastik ? sebab mulsa plastik ini dapat merawat dan menjauhkan tanaman selada dari hama sehingga kualitas tanaman selada tetap terjaga.

Iklan FP (6) (1)

Proses penanaman
Sebelum anda melakukan penanaman pada lahan tanam, persiapkan dulu lahan tanam yang akan langsung digunakan media tanam, namun lebih baik disemaikan terlebih dulu di media penyemaian selama kurang lebih selama satu bulan, setelah bibit tumbuh hingga memiliki 3 – 4 lembar daun, kemudian pindahkan bibit yang telah tumbuh tadi ke lahan tanam atau bedengan yang telah anda siapkan secara hati – hati dan sebaiknya pindahkan juga bersamaan dengan tanah yang menyangga perakaran, anda jangan lupa untuk memberi jarak pada setiap tanaman selada.

Masa perawatan
Masa perawatan ini cukup mempenganguhi pertumbuhan dan hasil yang akan anda peroleh nantinya, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam masa perawatan selada :
– Penyiangan merupakan pembersihan tanaman dari gulma, tanaman liar, atau binatang yang merugikan.
– Penyulaman yaitu proses penggantian tanaman yang rusak, tidak tumbuh secara sempurna, penyulaman dilakukan supaya tanaman bisa tumbuh secara bersamaan.
– Pemupukan, untuk pemberian pupuk tak perlu terlalu banyak atau terlalu sering sebab bila berlebihan bisa mempengaruhi pH tanah, anda cukup memberikan pupuk secukupnya saja
– Pengairan atau penyiraman tanaman selada membutuhkan cukup banyak air terlebih di dataran rendah dengan suhu yang lebih panas dan penguapan yang lebih banyak maka anda harus memperhatikan juga proses penyiraman dan kondisi parit bila menggunakan parit sebagai sarana pemberian air terhadap tanaman selada.

Masa panen selada
Masa panen tanaman selada umumnya sekitar 2 – 3 bulan, cara pemanenan selada adalah dengan cara memotong pangkal batang atau bisa dengan cara mencabut hingga ke akarnya. Setelah proses pemanenan selesai sebaiknya segera jual atau olah tanaman selada yang telah anda panen sebab selada tidak tahan terhadap panas dan penguapan matahari.

Jual Mulsa Plastik Murah

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Cara Sukses Budidaya Manggis Untuk Pemula|Mulsa Plastik

budidaya-tanaman-manggis

Jual Mulsa Plastik Harga Pabrik – Lim Corporation

Tanaman manggis adalah tanaman yang membutuhkankan iklim yang lembab hingga basah dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun ataupun minimal 5 bulan, Kondisi iklim ini dipunyai oleh berapa wilayah dipulau Lombok sebagai pusat penanaman buah manggis. Tetapi sayangnya kondisi jenis komoditas hortikultura yang 1 ini belum dapat bersaing di pasar global karena kualitas buahnya yang masih di bawah standar persyaratan SPS WTO disebabkan tanaman manggis yang ada saat ini merupakan tanaman yang hidup di perkebunan serta halaman masyarakat yang tanamannya merupakan tanaman warisan serta kurang terpelihara dan juga terawat. Melihat kondisi tersebut perlu diadakan peremajaan tanaman dengan bibit unggul dan perawatan yang prima supaya bisa menghasilkan produksi buah dengan kualitas yang prima. Berikut ada beberapa teknik budidaya tanaman manggis supaya mampu menghasilkan buah yang prima dan berkualitas bagus.

Baca Juga:

Persiapan lahan
Langka pertama buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm X 50 cm dengan kedalaman 25 cm dan tempatkan tanah pada galian tanah di 1 sisi. Perdalam lubang tanam sampai sekitar 50 cm dan tempatkan tanah galian pada sisi yang lain. Angin – anginkan lubang tanam sekitar 15 -30 hari. Kemudian masukkanlah tanah bagian dalam galian ke 2 dan masukkanlah lagi lapisan tanah atas yg sudah dicampur dengan 20 kg – 30 kg pupuk kandang. Jarak antar lubang sekitar 8 m x 10 m atau 10 m x 10 m dihitung dari titik tengah lubang. untuk lahan berlereng perlu dibuatkan teras, tanggul dan saluran drainase utk mencegah terjadinya erosi. Dengan jarak tanam 10 m x 10 m atau 8 m x 10 m diperlukan sekitar 100 – 125 bibit setiap hektar.

Mulsa Hitam Perak merk Tanimur 3

Cara menanam bibit tanaman manggis :
1. Siramlah bibit di dalam polybag dengan air sampai polibag dapat terlepas
2. Buanglah beberapa akar yg terlalu panjang dengan pisau atau dengan memekai gunting tajam.
3. Masukkanlah bibit ke bagian tengah lubang tanam, timbun dengan tanah hingga batas akar & padatkan tanah perlahan.
4. Siramlah hingga tanah lumayan lembab.
5. Beri naungan yang terbuat dari tiang bambu dengan beratap jerami. atau pohon yang berguna sebagai pelindung alami. misalnya tanaman Albisia atau Lamtoro.

Pemeliharaan tanaman manggis

Penyiangan
Penyiangan dikerjakan dengan cara kontinyu dan sebaiknya dikerjakan bersama dengan tahap pemupukan dan penggemburan yaitu 2 kali dalam 1 tahun. sedangkan pemangkasan yaitu pemangkasan ranting-ranting manggis yang tumbuh kembar dan sudah tak berbuah untuk mencegah serangan hama dan juga penyakit.

Pemupukan
1. Pohon Manggis berumur 6 bulan dipupuk dengan campuran urea SP – 36 dan juga KCl dengan banyak sekitar 200 – 250 gr/pohon.
2. Pohon berumur 1 – 3 tahun dipupuk dengan campuran 400 – 500 gr Urea, 650 – 700 gr SP – 36 dan 900 – 1000 gr KCl yangg diberikan dalam 2 sampai 3 kali.
3. Pohon berumur 4 tahun dan seterusnya dipupuk dengan campuran urea, SP – 36 dan juga KCl sebanyak 3
4. 6 kg/pohon ditambah 40 kg/pohon pupuk kandang. Pupuk ditebarkan pada larikan atau pada lubang di seputar batang pohon manggis dengan diameter sejauh ukuran tajuk pada pohon.

Iklan FP (6) (1)

Pemberian mulsa plastik
Tanaman manggis yang umurnya masih di bawah 5 tahun membutuhkan air yang cukup serta terus menerus sehingga harus disirami 1 sampai 2 kali 1 hari. Sedangkan untuk tanaman manggis yang umurnya lebih dari 5 tahun frekuensi penyiramannya perlahan dapat dikurangi. Penyiraman dikerjakan pagi hari dengan cara menggenangi saluran irigasi ataupun dengan cara disiram. Sedangkan pemberian mulsa plastik, jerami dihamparkan dengan tebal sekitar 3 cm – 5 cm untuk menutupi tanah di seputar batang yg masih kecil untuk menekan adanya gulma, menjaga kelembaban dan aerasi serta mengurangi penguapan air.

Manggis merupakan buah dengan kelezatan serta cita rasa, serta penampilan yang sangat khas, bahkan di luar negeri buah ini di kenal dengan julukan Queen of fruit. Tak terlalu berlebihan kiranya manggis di juluki sebagai the queen of fruit untuk mendampingi the king of fruit yaitu durian, karena Hampir keseluruhan bagian yang ada dalam buah Manggis, berawal dari buahnya yang sangat segar, kulit buahnya yang berkhasiat untuk produk kecantikan, daun bahkan kulit kayunya mempunyai aneka khasiat untuk kesehatan manusia. Kandungan yang ada di dalam kulit buah manggis yaitu xamthon, Vitamin C, Vitamin B komplek serta rendah kalori.

Pemanenan tanaman manggis
Tanaman manggis yang berasal dari biji bisa dipanen setelah berumur 8 – 10 tahun, sedangkan manggis yang berasal dari lanjutan atau susuan bisa anda panen setelah berumur 5 – 6 tahun. Setelah bunga tanaman manggis mekar dengan ciri kulit buah berwarna ungu kemerah – merahan merah muda dan kulit masih hijau dengan mencapai ungu merah 10% – 25%, warna ungu merah mencapai 50%. Tanaman manggis bisa dipanen menggunakan tiang yang dilengkapi tas, dengan alat tersebut akan lebih memudahkan pemanenan buah terutama untuk memanen buah yang berada di ujung tinggi dari cabang.

Info selengkapnya mengenai harga Mulsa Plastik klik DISINI

Jika anda memerlukan atau ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman dan buah atau digunakan untuk yang lainnya silakan langsung hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan Hari Besar Kami TUTUP ).

Customer Service : 
Telp : 031–8830487 ( Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1Admin 2 / Admin 3 

Catatan :
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu