Kulit Tampil Mulus, Yuk Budidaya Bengkoang!!

Bengkoang salah satu jenis buah yang cukup dikenal terutama dalam dunia kecantikan.kegunaan bengkoang tidak terbatas untuk mempercantik diri saja,melain juga bagi kesehatan tubuh.Bengkoang sendiri mengandung air yang cukup melimpah sehingga cocok digunakan sebagai penyuplai cairan bagi tubuh.

Keberadaan cairan yang cukup banyak dalam bengkoang,juga bisa digunakan sebagai buah untuk membantu program diet sekaligus cocok bagi penderita diabetes. Bengkoang memiliki banyak khasiat dalam menyehatkan tubuh karena mengandung banyak senyawa yang bagus untuk tubuh, berikut berbagai senyawa yang terkandung dalam buah bengkoang, yaitu: vitamin A 21 IU, vitamin E, vitamin K, zat besi, thiamin, seng, magnesium, kalsium, kalium,phyto nutrisi, mangan, energi, tembaga, karbohidrat, lemak, protein, niacin, serat, kolestrol, karoten, riboflavin, asam pantotenat dan pyridoxine.

  • Cara Budidaya Bengkoang

Tanaman bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar, tanaman ini bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter. Bengkoang biasanya diambil umbi dan dimanfaatkan
sebagai bahan makanan, umbi bengkoang diolah menjadi tepung sebelum akhirnya dibuat bahan makanan dan obat-obatan.

panen bengkuang

Di Indonesia ada dua varietas bengkoang yang dibudidayakan, yaitu verietas genjah dan badur. Bengkoang varietas genjah lebih cepatmasa panennya yaitu 4-5 bulan sedangkan bengkoang varietas badur umur panennya lebih lama yaitu antara 7 sampai 11 bulan. Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

Pembudidayaan bengkoang bisa dilakukan didataran rendah – ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun.25-28oC ialah perkiraan suhu agar dapat bertumbuh berkembang.Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

 

  • Penyiapan benih bengkoang

Benih bengkoang dapat didapat dengan dua cara, pertama menyeleksi dari tanaman yang ada. Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat, kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong, sebaliknya
tanaman lainnya tetap dilakukan pemangkasan bunganya, karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Jika Polong sudah membesar hingga tua,setelah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila benih akan disimpan,sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang bagus benih terkadang dapat bertahan hingga 1 tahun.

 

  • Pengolahan tanah dan penanaman

Pertama tempat yang akan di gunakan dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah. Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan.Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Baca Juga : 

Langkah Budidaya Anggur
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Berikut Manfaat Ubi Cilembu Yang Jarang Diketahui
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar. Kemudian aduk hingga merata.lalu bikin lubang tanaman dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua baris bolongan dengan jarak
dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30cm. Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah. Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembapan tanah. Kebutuhan bibit bengkoang sekitar 25kg – 30kg
per hektar.

Sebelum bibit ditanam ada baiknya rendam terlebih dahulu benih selama 6-12 jam, kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari. Nanti akan terlihat calon tunas
tumbuh pada biji bengkoang. Baru setelah itu biji bisa ditanam.

buah bengkoang

 

  • Perawatan bengkoang

Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan apabila terjadi kekeringan ekstrim, lakukan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman bengkoang berumur dua minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar, pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan. Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak bisa bertumbuh kembang. penyulaman kalau bisa memakai kacang tanah,tidak memakai begkuang lagi. Karena pada umur seperti ini,bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya.Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada saat umur tiga minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam. Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan kalau bisa disamakan dengan penampakan tanaman, berikan pupuk tambahan secara penuh bila terlihat kurang gizi. Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk
untuk menghemat pengeluaran.

Disaat umur satu bulan mulai di lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada. Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru. Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Lakukan
lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

Di saat bunga sudah bertumbuh mekar 80% pemotongan sudah bisa dilakukan,karena bila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar, namun akan seperti wortel yakni kecil dan
memanjang. Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilakukan pengguntingan bunganya, tapi biarkan supaya bunganya dapat membuahkan
biji. Kemudian lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

Di saat umur sudah sekitar 3,5 bulan lakukan pengguntingan yang ketiga. Gunting semua bunga dan-daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak
daun,jangan sampai terlewat. Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

 

  • Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama & penyakit. Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak daun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang prima, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

 

  • Pemanenan bengkoang

Tanaman bengkoang dapat dipanen pada saat setelah berumur 4 bulan masa tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

kebun bengkuamng

 

Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat.

Advertisements