Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

 3 Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet

Hi Salam Hangat, Kali ini kita akan memberikan trik cara meningkatkan produktivitas getah karet yang dijamin mujarab! penasaran? Yuk kita simak!

berita6648yyyBagaimana cara meningkatkan produktivitas getah karet? Lateks merupakan getah alami yang berasal dari tanaman karet. Lateks banyak dimanfaatkan oleh industri sebagai bahan baku. Itulah kenapa getah karet mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Saat ini, harga getah karet rata-rata berkisar antara Rp 10-15 ribu.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

Tingkat produktivitas getah yang dihasilkan oleh pohon karet bersifat naik turun. Pada musim kemarau, pohon karet akan mengalami penurunan produktivitas sebagai upaya untuk pertahanan diri. Produksi tersebut biasanya akan mengalami peningkatan kembali di kala musim penghujan. Di musim ini, daun tanaman karet akan kembali bersemi sehingga siap untuk melakukan proses fotosintesis secara maksimal dan menghasilkan getah sebanyak-banyaknya.
Tidak sedikit penduduk Indonesia yang memiliki mata pencaharian sebagai petani karet. Selain dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak, perawatan tanaman karet pun lebih mudah. Tumbuhan karet juga mempunyai daya tahan yang kuat dari serangan hama dan penyakit. Tanaman ini sudah menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatannya.

banner-plastik-mulsa-tembakauBerikut ini upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas getah yang dihasilkan oleh tanaman karet :

Cara I : Pemberian Pupuk

Pupuk berguna sebagai sumber unsur hara bagi tumbuhan karet. Pohon karet yang tercukupi kebutuhan haranya maka dapat dipastikan akan tumbuh subur. Pupuk yang diberikan pada tanaman karet ini harus disesuaikan dengan karakteristik dari kondisi alamnya. Jika Anda tinggal di Sumatera misalnya, Anda tidak bisa menerapkan metode pemupukan yang dilakukan oleh petani karet di Papua. Alasannya karena kondisi alam kedua daerah tersebut amat berbeda. Silakan kunjungi kantor dinas pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi pemberian pupuk yang sesuai.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Cara II : Penyadapan Getah

Secara langsung, teknik penyadapan getah akan berpengaruh kepada hasil yang didapatkan. Begitu pula jika Anda melakukan kekeliruan dalam melakukan penyadapan, dampaknya pun langsung dapat dirasakan oleh tanaman karet tersebut. Oleh karena itu, proses penyadapan getah karet harus dikerjakan sesuai prosedur yang benar. Disarankan pula melakukan penyadapan pada waktu pagi hari sebelum matahari terbit agar getah karet yang keluar dari batang pohon lebih banyak akibat adanya tekanan turgor.

Cara III : Penggunaan Perangsang

Anda bisa merangsang kapasitas getah yang dihasilkan oleh suatu tanaman karet, baik menggunakan bahan alami maupun buatan. Tidak sedikit produk perangsang getah karet yang bersifat kimiawi yang beredar di pasar. Anda perlu menguji coba khasiat dari produk tersebut terlebih dahulu sebelum menggunakannya secara massal. Sedangkan bila Anda lebih menyukai bahan alami, coba manfaatkan bawang merah. Anda bisa mengoleskan bawang merah yang telah ditumbuk di sekitar permukaan area batang tanaman karet yang sedang disadap secara merata

Selamat Mencoba Semoga Berhasil!!

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Advertisements

Rahasia Budidaya Selada Yang Menguntungkan

SELADA

Selada (Lactuca sativa) adalah tumbuhan aquatik atau semi aquatik yang berasal dari lembah di bagian timur Laut Tengah dengan adanya bukti lukisan Mesir kuno yang menunjukkan bahwa selada yang tidak membentuk kepala telah ditanam sejak 4500 SM menjadikan selada salah satu sayuran tertua yang dikonsumsi manusia dan hingga sekarang menyebar ke seluruh dunia khususnya wilayah beriklim sedang dan tropis.
Jenis selada banyak sekali macamnya, tetapi tidak semua jenis selada ditemukan dengan mudah di indonesia. Berikut beberapa jenis selada yang mempunyai ciri dan khasiat yang berbeda-beda.

*Baca juga : Cara Mudah Menanam Buah Lemon di Pekarangan Rumah
1. Selada keriting

Ciri dari selada keriting ini adalah daunnya tipis dan ujungnya ramping, mempunyai tulang daun yang lunak dan berwarna putih, daunnya berwarna hijau muda atau kuning muda dan tak mempunyai rasa.2. Lollo rosso

Hampir sama dengan selada keriting perbedaan yang paling mencolok terdapat pada ujung daunnya berwarna merah, teksturnya lembut dan renyah.
3. Selada bokor

Merupakan salah satu jenis selada yang mempunyai cita rasa yang segar dibanding selada yang lain. Mempunyai daun daun yang berlapis dan bertekstur renyah dan mempunyai bonggol yang besar. Tapi sayangnya selada jenis ini hanya bisa bertahan 24 jam setelah panen
4. Selada air

Selada air merupakan tumbuhan aquatik yang mempunyai siklus pertumbuhan yang cepat. Ciri dari selada air ini adalah berdaun lonjong dan berwarna hijau menyala dan mempunyai bentuk bunga yang kecil dan berwarna putih.

Di indonesia jenis selada yang cukup digemari oleh masyarakat ialah selada air dan selada keriting yang mempunyai banyak manfaat selada bagi tubuh kita seperti mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna untuk membunuh sel kanker dan tumor, dapat juga untuk menjaga kesehatan mata, mendetoksifikasi racun yang ada dalam tubuh, Mencegah Cacat kandungan,  selain itu daun selada dapat dijadikan obat panas dalam dan sariawan, Menyeimbangkan gula darah dan masih banyak lagi.

Karena di indonesia tanaman jenis selada dapat tumbuh dengan baik maka dapat dijadikan sebagai lahan bisnis di bidang pertanian. Berikut ini adalah cara yang baik dan benar dalam menanam selada

1.Proses pemilihan dan pembenihan

Selada diperbanyak atau dibudidayakan dengan cara biji atau benih. Siapkan biji yang yang berkualitas karena pemilihan biji atau benih ikut mempengaruhi pertumbuhan dan hasil yang akan di panen nantinya.

2.Penyiapan lahan tanam dan lahan persemaian

Siapkan lahan tanam dengan menggemburkan tanah terlebih dulu agar sirkulasi dalam tanah lancar dengan cara dicangkul kemudian tambahkan pupuk untuk memperkaya nutrisi dalam tanah setelah selesai buatlah bedengan dengan tinggi sekitar 20cm dengan panjang dan lebar menyesuaikan. Lakukan penggemburan dan pemupukan yang sama pada media penyemaian.

3.Proses Penanaman

Sebelum melakukan penanaman pada lahan tanam, persiapkan dahulu lahan tanam yang akan langsung digunakan media tanam, namun lebih baik disemaikan terlebih dahulu di media penyemaian selama kurang lebih satu bulan, setelah bibit tumbuh hingga mempunyai 3-4 lembar daun, pindahkan bibit yang telah tumbuh tadi ke lahan tanam atau bedengan yang telah disiapkan dengan hati-hati dan sebaiknya pindahkan juga bersamaan dengan tanah yang menyangga perakaran, jangan lupa untuk memberi jarak pada setiap tanaman.
{TIPS dan TRIK: Jangan biarkan tanaman selada kekurangan air, berikan lebih banyak air pada awal penanaman dan menjelang panen}

*Baca juga : Budidaya 3 Tanaman Ini Bisa Dapat Banyak Uang! Benarkah?
4. Masa Perawatan

Pada masa perawatan cukup mempenganguhi pertumbuhan dan hasil yang akan diperoleh, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam masa perawatan selada

-Penyiangan yaitu pembersihan tanaman dari gulma, tanaman liar atau binatang yang merugikan.

-Penyulaman yaitu mengganti tanaman yang rusak, tidak tumbuh dengan sempurna, supaya tanaman tumbuh secara bersamaan.

-Pemupukan, untuk pemberian pupuk tidak perlu terlalu banyak atau terlalu sering karena jika berlebihan dapat mempengaruhi pH tanah, berikan pupuk secukupnya saja

-Pengairan atau penyiraman, tanaman selada memerlukan cukup banyak air terlebih di dataran rendah dengan suhu yang lebih panas dan penguapan yan lebih banyak maka harus diperhatikan juga proses penyiraman dan kondisi parit jika menggunakan parit sebagai sarana pemberian air terhadap tanaman.

5. Masa Panen

Masa panen tanaman selada sekitar 2-3 bulan, cara pemanenan selada ada yang dipotong pada pangkal batang atau dicabut hingga akar.

Segera jual atau olah tanaman selada yang telah dipanen karena selada tidak tahan terhadap panas dan penguapan.