Manfaat Buah Melon Yang Harus Diketahui

Melon adalah buah bulat yang memiliki daging buah padat yang berwarna hijau muda. Buah lezat ini banyak mengandung air sehingga sangat menyegarkan jika dimakan langsung. Anda juga dapat membuat jus melon untuk menikmatinya sebagi minuman sehat. Buah melon sangat baik dikonsumsi karena mengandung sejumlah zat gizi bermanfaat bagi kesehatan. Apa manfaat makan buah melon?

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Bauh melon kaya akan vitamin C. Semangkok porsi daging buah melon mengandung sekitar 31 mg vitamin C yang setara dengan 52% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

2. Membantu Mengendalikan Tekanan Darah
Melon adalah sumber kalium (potassium) yang memadai. Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh sehingga membantu tubuh mengendalikan tekanan darah.

3. Menjaga Kesehatan Kehamilan dan Bayi dalam Kandungan
Satu mangkok daging buah melon meyediakan sekitar 32 mikrogram asam folat atau setara dengan 8 persen kebutuhan harian asam folat. Wanita hamil disarankan mengkonsumsi asam folat lebih banyak lagi, untuk menjaga kesehatan kehamilan dan bayi dalam kandungan.

Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

4. Menjaga Kesehatan Mata
Buah melon mengandung karotenoid yang disebut zeaxanthin. Zeaxanthin adalah antioksidan yang melindungi dan menjaga fungsi makula mata. Melon juga mengandung vitamin A yang merupakan nutrisi penting bagi kesehatan mata.

5. Menjaga Kesehatan Otot dan Jaringan
Tubuh membutuhkan mineral tembaga untuk memperbaiki otot dan jaringan. Melon adalah sumber mineral tembaga yang baik.

6. Menjaga Kesehatan Kulit
Makan buah melon juga bermanfaat bagi kesehatan kulit. Vitamin C membantu mencegah kerusakan sel-sel kulit dan mineral tembaga membantu regenerasi sel-sel kulit.

7. Membantu Detoksifikasi
Buah melon bengandung vitmin B termasuk thiamine dan niacin. Vitamin B membantu tubuh membuang racun yang berpotensi menyebabkan penyakit.

8. Membantu Mengurangi Berat Badan
Satu mangkok daging buah melon hanya mengandung sekitar 61 kalori. Melon membantu menyediakan nutrisi dan mengenyangkan sehingga sering dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengikuti program diet mengurangi berat badan.

Advertisements

Budidaya Melon Mudah Dengan Plastik Mulsa

 A. Tempat Budidaya

Kriteria yang dibutuhkan dalam sistem budidaya tanaman melon supaya memperoleh hasil yang optimal. Beberapa hal itu diantaranya ;

1. Penentuan Tempat Lahan

Tempat tempat yang dibutuhkan untuk membudidayakan tanaman melon, yakni tempat yang mempunyai ketinggian sekitar pada 200 sampai 2000 m dpl serta suhu yang diperlukan 12-27 °C.
Tempat yang dipakai diusahakan berstruktur miring serta tak berangin kencang. Hal semacam ini ditujukan supaya penyusunan irigasi yang dibutuhkan tanaman waktu tumbuh bisa dengan gampang terpenuhi, sedangkan tanah tak dalam kondisi keadaan becek atau tergenang air.

Tanaman melon mempunyai kekhasan dalam pembudidayaannya lantaran varietasi-varietas spesifik saja yang bisa dibudidayakan sesuai sama ketinggian tempatnya. Di bawah ini pembudidayaan melon berdasar pada ketinggian tempatnya :
* Ketinggian tempat 200 m dpl, dengan suhu 27-25 °C, yakni varietas : Musk Melon serta Oriental Sweet Melon
* Ketinggian tempat 200-650 m dpl, dengan suhu 25-23, 5°C serta 26-24 °C, yakni varietas : Jade, Golden Light, Silver Light, Cantaloupe (Halest Best)
* Ketinggian tempat 650-1. 000 m dpl, dengan suhu 23, 5-18°C serta 72., 4-19°C, yakni varietas : Casaba Melon, Melon (Jade Dew, Honey Dew)
* Ketinggian 1. 000-2. 000 m dpl, dengan suhu 18, 7-12 °C, yakni varietas : Cantaloupe, serta Casaba Melon.

Tanaman melon sesungguhnya bisa dibudidayakan pada tempat yang bersuhu tinggi atau pada 30°C sampai 35°C, tetapi yang butuh di perhatikan pada penanaman disuhu tinggi itu yaitu pengairan yang baik lantaran tanaman melon membutuhkan banyak air ketika tumbuh.

Ketika penyemaian benih, temperature tempat yang sesuai sama yaitu sekitaran 26 °C. jika keadaan temperature lebih tinggi jadi hal semacam ini punya pengaruh pada perkembangan tunas pada benih tanaman melon. Ketika tanaman melon alami perkembangan bakal membutuhkan temperature pada 35 °C sampai 37 °C, sedang ketika tanaman berbuah jadi sistem pembentukan buah sampai masak buah bakal membutuhkan temperature pada 26 °C pada siang hari, serta saat malam hari 16 °C.

Kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon ketika perkembangan sekitar pada 70 sampai 80%. Sedang tanaman melon muda yang tumbuh sampai dewasa membutuhkan kelembaban hawa optimal 80% dan minimum 60%.

Dengan kelembaban yang sangat tinggi bisa mengundang organisme penyebabnya penyakit seperti cendawan atau jamur yang bisa memengaruhi keadaan tanaman.

Cahaya matahari segera begitu utama untuk tanaman melon lantaran bisa menolong sistem fotosintesis tanaman, tanaman melon bakal membuahkan buah yang mani jika pada fase pembentukan buah, cahaya matahari yang di terima intensitasnya lebih tinggi. Hal semacam ini lantaran pada fase pembentukan buah tanaman menghasilkan vitamin C yang tersimpan dalam buah hingga kandungan gula yang terdapat pada buah juga turut bertambah.

Curah hujan yang sesuai sama untuk perkembangan tanaman melon yakni, daerah dengan curah hujan sekitar pada 2. 000 sampai 3. 000 mm/th. atau sekitaran 166. 66 sampai 250 mm/bln..

Tanaman melon baiknya ditanam dengan jarak yang lebih lebar jika saat penanaman bibit dikerjakan pada musim penghujan. Pembuatan bedengan untuk tempat tanaman di buat dengan lebar sekitaran ± 120 cm serta tinggi tanah bedengan sekitaran 50 sampai 60 cm. penyusunan jarak tanam ditujukan untuk memberi kelembapan yang sesuai sama untuk tanaman ketika tumbuh.

Akar pada tanaman melon cuma dapat menembus tanah sedalam 15 sampai 20 cm dan menebar dalam radius 30 sampai 40 cm. Dengan keadaan seperti itu jadi pengairan yang cukup mesti dikerjakan supaya keperluan air yang dibutuhkan tanaman bisa sesuai sama.
Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

 2. Keadaan Tanah

Tanaman melon bisa tumbuh pada tempat terbuka dengan menanamnya pada tanah yang di buat bedengan maupun dengan memakai media tanah yang disediakan dalam pot, polybag, atau wadah spesifik. Keadaan tanah yang ideal yang dipakai untuk pembudidayaan tanaman yaitu tanah yang bertektur simak, berpasir, gembur, drainase baik, subur, dan mengandung pH tanah pada 6, 0 sampai 7, 0.

Tanah yang dipakai untuk budidaya memakai pot sama dengan tanah yang dipakai di tempat terbuka, tetapi dibutuhkan penyusunan yang sesuai sama supaya bisa di ciptakan komposisi yang ideal untuk perkembangan melon.

Menurut riset beberapa pakar tanaman di Indonesia, pemakaian medium tanah yang digabung dengan humus daun bambu dengan perbandingan 1 : 1 semakin lebih tingkatkan perkembangan tanaman melon. Sedang medium tanah yang digabung dengan kombinasi humus daun bamboo dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2 bakal merubah keadaan buah melon sampai meraih diameter buah yang optimal. Alternatif lain kombinasi tanah yang dianjurkan oleh beberapa pakar tanaman yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman melon yakni dengan kombinasi tanah dengan unsure lempung, pasir, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Yang butuh di perhatikan dalam penentuan kombinasi mesti di pastikan kalau kombinasi dalam kondisi steril. Sterilisasi kombinasi bisa dikerjakan dengan terlebih dulu pengukusan atau dioven dengan suhu sekitar 100 °C serta saat pengukusan 30 menit. Sterilisasi kombinasi bisa pula dikerjakan dengan mencampurkan atau memfumigasikan dengan zat Basamid-G. alternative lain pergantian kombinasi pupuk kandang yaitu dengan memberi pupuk organic Super TW plus.

Sebelumnya penanaman tanah terlebih dulu digemburkan, sistem penggemburan baiknya dikerjakan pada musim kemarau agar tanah gampang dihancurkan serta diremahkan. Sistem penggemburan dikerjakan dengan mencangkulnya sampai kedalaman ± 30 cm, lalu membalikan tanah, yang semula tanah sisi bawah di balik agar ada dibagian atas. Hal semacam ini agar gulma tak dapt tumbuh serta berkembang.

Sesudah tanah dibalik-balikan biarlah tanah sepanjang 1 minggu agar tersinari serta terangin-anginkan. Bila telah cukup baru tanah di buat bedengan tempat tanaman bakal ditanam. Ukuran yang ideal untuk pembuatan bedengan yaitu panjang 5-7 m serta lebar pada 30-50 cm untuk penanaman satu baris tanaman atau lebar 1-1, 25 m jika penanaman dua baris. Semasing bedengan dengan gundukan tanah dengan ketinggian 30-50 cm.

B. Persiapan Penanaman

Jika tempat yang bakal dipakai pernah digunakan sebagai tempat budidaya tanaman semacam ddan terkena penyakit fusarium, jadi baiknya tempat itu tak dipakai, atau mungkin dengan menanam tanaman lain yg tidak semacam sampai ± 3-5 th.. Jikalau menginginkan digunakan dengan tanaman semacam jadi mesti lewat sistem pemrosesan tanah dengan cara kimiawi, serta tempat juga dapat dipakai kembali.

Prosesi kimiawi dapat memakai Basamid-G, dengan tempat yang basah serta lembap kombinasi basamid dapat dikerjakan, lalu aduk tanah dengan basamid hingga rata serta meraih kedalaman 20-30 cm. setelah rata tercampur basahi tanah hingga lembap sepanjang 7 hari, lalu tutup permukaan tanah dengan plastic sampai 1 minggu, kemudian kerjakan pencangkulan kembali hingga rata, serta sirami hingga lembap dengan air bersih.

Sesudah bedengan sudah siap ditanami jadi lahkah setelah itu pemasangan mulsa 3-7 hari sebelumnya bibit ditanam, mulsa atau penutup permukaan tanah bisa memakai plastic hitam perak (mulsa PHP). Pemakaian mulsa mempunyai tujuan supaya kelembaban serta suhu tanah tetaplah stabil, dapat juga menghindar perkembangan gulma.

Sesudah pemasangan mulsa usai jadi bisa dikerjakan pembuatan lubang tanam, alat bantu untuk melubangi mulsa dapat menggunanakan besi ata kaleng sisa yang dipanaskan supaya plastic bisa ditembus dengan diameter ± 10 cm.

Sesudah lubang tanam siap, setelah itu menempatkan ajir pada bedengan. Ajir atau cagak dipakai tanaman sebagai penopang tanaman atau sulur tanaman. Ajir ditanam selain lubang tanam serta menyilang dengan semasing. Ajir yang menyilang dibuat segitiga sama kaki dengan jarak ± 25 cm.

• Pemilihan bibit
Bibit yang ideal dapat kita peroleh dib alai pertamanan atau produsen dengan jaminan kualitas yang baik, dan memilih varietas yang sesuai dengan kondisi iklim dimana bibit ini akan ditanam.

• Pupuk organic dan anorganik
Pupuk yang diperlukan bagi tanaman melon berbeda dari tiap fasenya. Untuk itu perlu dipersiapkan jenis-jenis pupuk yang akan diperlukan. Pupuk organic yang perlu dipersiapkan antara lain jenis kompos, pupuk kotoran ternak, super TW plus, muhus, Gro-Mate, dan Stratos. Sementara untuk pupuk anorganik dapat dipilih seperti, Urea, TSP, ZA, KCI, ZK, SP-36, NPK dan beberapa jenis pupuk daun yang biasanya berupa pupuk cair.

Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman bisa menggunakan seperti, Rootone F, IBA, IAA, Atonik 6,5L, Dekamon, dan lain-lain sedangkan untuk zat yang diperlukan tanah bisa menggunakan seperti, Dolomit, Zaegro-1, kapur hidrat, kalsit, dan lain-lain.

• Obat tanaman
Obat tanaman diperlukan bila tanaman mengalami gejala terserang penyakit ataupun untuk menghilangkan hama tanaman yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Obat tanaman yang perlu disiapkan dan dipergunakan antara lain insektisida, bakterisida, fungisida untuk jamur, serta nematisida.

C. Pembibitan Tanaman Melon

Setelah menentukan biji dan varietas yang akan kita tanam, maka biji-biji tersebut disemai terlebih dahulu sebelum ditanam pada media tanam yang tersedia. Penyemaian perlu dilakukan untuk menghindari pertumbuhan tanaman seperti pertumbuhan kerdil hingga benih menjadi mati.

Penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan wadah plastic atau polybag atau juga menggunakan lahan penyemaian tersendiri. Jika ingin menggunakan polybag atau kantong plastic maka kita pilih polybag yang berukuran 8 x 10 cm, setelah polybag tersedia maka dapat dimasukan media tanam berupa tanah yang telah dicampur yang terdiri dari tanah, pasir serta pupuk organic dengan perbandingan 1 : 1 : 1 untuk masing-masing jenisnya.

Biji yang sudah siap rendam dahulu untuk mensterilkan hama dan penyakit dengan air yang dicampur pestisida selama 1- 2 jam, kemudian biji tiriskan sampai kering. Sebelum ditanam biji didiamkan dan ditutupi kain yang steril selama semalam dengan suhu 25 °C.

Setelah didiamkan semalam barulah benih di masukan pada masing-masing polybag dengan kedalaman 5 cm, benih yang berada dalam polybag harus disiram secara kontinyu, yuitu pada pagi jam 06.00 dan sore hari pukul 16.00, diusahakan jangan terlalu becek.

Setelah 10 hingga 14 hari maka tanaman akan mulai memproduksi daun, kalau sudah tumbuh daun penyemprotan bisa menggunaka pupuk daun agar daun terhindar dari serangan hama atau penyakit.
Setelah bibit berumur 2 minggu atau lebih maka bibit siap dipindahkan ke lahan budidaya. Jarak tanam sesuaikan dsengan lubang pada mulsa yang telah disediakan, kedalaman lubang tanam sekitar 10-15 cm. setelah 5 hari maka dapat diberikan pupuk anorganik dengan membenamkannya pada lubang tanam. Selanjutnya lakukan penyiraman yang sesuai agar tanaman melon tumbuh dengan baik

Bawang Merah Vertikulur!! Teknik Baru Menguntungkan

Menanam bawang merah vertikultur sangat menguntungkan. Dan cara menanam teknik vertikultur pun sangat mudah. Untuk bawang merah yang ditanam dengan cara vertikultur tidak jauh beda dengan teknik konvensional.
Namun memiliki potensi panen yang lebih baik dari teknik konvensional.

Cara yang paling mudah untuk menanam bawang merah vertikultur adalah sebagai berikut :

persiapan

1. Persiapan media

Media yang dimaksud adalah tanah atau lebih tepatnya pengganti tanah pada vertikultur. Karena untuk instalasinya saya anggap sudah mengerti cara membuatnya dan sudah ada.

 

Komposisi yang baik untuk vertikultur adalah 1 : 1 : 2.
Yaitu cocopeat : sekam padi : tanah kompos atau tanah gembur. Caranya campurkan bahan-bahan diatas hingga tercampur rata. Lalu langsung masukkan ke dalam instalasi vertikultur yang telah dibuat. Biasanya dalam satu pipa atau satu tonggak dengan panjang 2 meter hanya membutuhkan 2 ember media tanam.

 

2. Pemilihan bibit

Untuk bawang merah, familiarnya bibit yang digunakan adalah umbinya sendiri. Namun sekarang sudah ada bibit bawang merah yang dijual di toko pertanian dalam bentuk biji.

Jika menggunakan umbi, maka dalam pemilihannya harus tepat. Umbi yang bagus adalah.

– Umbi sudah tua

– Warna umbi mengkilap

– Berat

– Berumbi satu

vertikulur bawanggg

3. Penanaman

Dalam penanaman ada 2 cara, yaitu dengan menanamnya langsung ke dalam media vertikultur atau juga bisa di semai terlebih dahulu.

Hasilnya pun tidak begitu beda jauh.
Jika akan disemai dahulu berikut langkahnya :

  • Siapkan rockwoll untuk tempat penyemaian bawang merah.
  • Potong bibit bawang merah pada ujung bagian atas. Sedikit saja, karena hanya untuk pertumbuhan tunas.
  • Potong rockwoll delapan bagian sama besar.
  • Basahi rockwoll dengan air biasa sampai basah merata.
  • Lubangi rockwool dengan tutup pulpen atau benda tajam lainnya.
  • Masukkan bawang merah ke dalah rockwoll. Dengan posisi separuh bawang merah di tanam dan separuhnya tidak.

Setelah penyemaian diatas selesai. Tunggu sampai 2 minggu. Setelah tumbuh daun, bawang merah siap dipindahkan di media vertikultur.

Caranya cukup masukkan setengah bagian dari bawang merah ke dalam media tanam. Jangan seluruhnya karena akan menyebabkan pembusukan. Jika sudah busuk maka bawang merah tidak bisa berproduksi umbi. Hanya bisa memproduksi daun saja.
Jika tidak melalui tahap penyemaian, maka penanaman sama dengan teknik konvensional. Yaitu dengan langsung menanam umbi pada media vertikultur.

Dengan cara menanam sebagian dari umbi bawang merah langsung kedalam media. Dan langsung lakukan perawatan.

vertikulur bawang

4. Perawatan

Perawatan hampir sama dengan teknik konvensional. Hanya saja lebih praktis dan mudah bila menggunakan teknik vertikultur. Perawatan yang harus rutin dilakukan adalah pemberian nutrisi tanam setiap 1 minggu sekali. Dan penyiraman dengan air biasa setiap 3 hari sekali.

Dosis yang diberikan untuk pupuk adalah nutrisi sayuran. Agar lebih praktis gunakan nutrisi hidroponik mix A dan B. Dengan dosis 1000 – 1200 ppm. Perlu diperhatikan, jangan berlebihan dalam melakukan penyiraman. Karena dengan intensitas penyiraman yang tinggi dapat membuat bawang merah menjadi busuk dan tidak bisa berproduksi.

Untuk proses penyiangan tidak perlu dilakukan. Karena dalam teknik vertikultur ini biasanya tidak ada rumput-rumputan liar seperti pada teknik konvensional.

5. Cara panen

Setelah kurang lebih selama 2,5 bulan. Bawang merah siap di panen. Atau ditandai dengan daun yang lunglai dan juga umbi yang sudah merah dan banyak. Jika seperti itu maka bawang merah siap untuk dipanen.

Caranya dengan mencabut bawang merah secara keseluruhan. Setelah itu pisahkan daun dan umbi bawang dengan cara di jemur dibawah terik matahari.

Untuk hasil panen, biasanya dalam 4 meter atau 2 tonggak mampu menghasilkan kurang lebih 4 kg bawang merah.
Walaupun ukuran umbinya tidak terlalu besar. Namun keuntungannya bisa sangat besar.

Mengenal Tanaman Palawija

Tanaman palawija merupakan tanaman yang potensial untuk dikembangkan karena hasilnya dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat, sumber protein nabati, dan bahan dasar berbagai industri. Sebagian besar tanaman palawija bukan merupakan tanaman asli Indonesia, namun demikian tanaman tersebut sudah beradaptasi dan dibudidayakan di Indonesia. Tanaman palawija meliputi jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar, serta masih banyak yang lainnya.

  • JAGUNG

jagung
Jagung berasal dari Amerika, di Indonesia jagung memegang peranan kedua sesudah padi. Sebagai bahan makanan, jagung bernilai gizi tidak kalah dibandingkan dengan beras. Selain untuk bahan makanan manusia, jagung dapat digunakan untuk makanan ternak, bahan dasar industri, minuman, sirup, kopi, kertas, minyak, dan cat. Hasil jagung per ha di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain. Pemakaian pupuk yang sangat sedikit, serta cara bercocok tanam yang belum diperbaiki.

 

  • KEDELAI

kajang ijo
Kedelai yang tersebar di Indonesia bukan tanaman asli, melainkan berasal dari Cina. Kedelai dapat diolah menjadi bahan makanan (tahu dan tempe), minuman, serta penyedap cita rasa makanan. Tidak hanya biji yang bermanfaat, tetapi daun dan batang yang sudah agak keringpun dapat digunakan sebagai makanan ternak dan pupuk hijau. Tanah bekas ditanami kedelai biasanya baik sekali untuk ditanam padi, sebab pada kedelai terdapat bintil-bintil yang dapat mengikat unsur N (Nitrogen) dari udara dengan memanfaatkan aktivitas bakteri Rhizobium.

 

  • KACANG TANAH

kacang tanah
Kacang tanah berasal dari Brazil. Kacang tanah berperan memenuhi kebutuhan pangan nasional sebagai sumber protein nabati, minyak, dan nutrisi lain. Produksi dan produktifitas kacang tanah Nasional dari tahun ke tahun terus meningkat, namun laju permintaannya masaih lebih besar dari pada ketersediaannya. Maka dari itu, antara lain dengan perluasan areal serta perbaikan teknologi budi daya dan pasca panen.

Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

 

  • KACANG HIJAU

dele
Pengembangan budi daya kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga dalam kebutuhan kacang-kacangan setelah kedelai dan kacang tanah. Permintaan kacang hijau cenderung meningkat, sedang persedian produksi kacang hijau nasional belum dapat mencukupi kebutuhan di dalam negeri, sehingga harus di impor, kacang hijau tidak hanya dijadikan bahan makanan, tetapi juga digunakan sebagai pakan ternak.
Kelebihan kacang hijau dari pada tanaman pangan lain adalah :

  • Berumur pendek (genjah), dapat dipanen pada umur 58-65 hari atau tergantung varietas.
  • Tidak sulit dibudidayakan, baik di lahan kering maupun di lahan basah (sawah) pada musim kemarau sebagai tanaman penyelang padi.
  • Dapat menyuburkan tanah karena tanaman kacang hijau mampu mengikat nitrogen dari udara melalui simbiosis akar dengan bakteri Rhizobium sp, sehingga terbentuk nodula (bintil-bintil) akar dalam tanah sebagai sumber pupuk nitrogen.
  • Tidak terlalu banyak terserang hama dan penyakit, sehingga risiko kegagalan panen setelah bertanam dua kali padi relatif kecil.
  • Tidak sulit dalam pemasaran karena permintaan pasar cenderung meningkat dan harganya cukup tinggi.

 

  • UBI KAYU

ubi kasyu

Ubi kayu atau sering disebut singkong berasal dari Brasil. Di Indonesia, hasil ubi kayu melimpah ruah dibeberapa tempat, tetapi belum ditangani secara serius. Hal tersebut mengakibatkan Indonesia menjadi negara kedua penghasil singkong terbesar di dunia. Hasil panen berupa umbi dapat disimpan dalam keadaan segar, yaitu dengan menyimpan ubi kayu di dalam tanah atau sekam lembab.

Meskipun ubi jalar merupakan sumber karbohidrat setelah jagung, singkong, atau sagu, tetapi merupakan tanaman kesayangan petani karena bernilai ekonomi tinggi. Ubi jalar adalah tanaman merambat yang banyak varietasnya, dalam hal warna, batang, umbi, dan bentuk daun. Banyaknya variasi mengakibatkan nama ubi jalar bermacam-macam.
Pemanfaatan ubi jalar sampai sekarang terbatas sebagai tanaman sampingan saja. Bukan merupakan tanaman pokok, seperti padi, jagung, dan singkong. Ubi jalar hanya ditanam di tempat-tempat tertentu, terutama di daerah-daerah yang berdekatan dengan kota.

 

 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!

Sawi hijau yang juga terkenal dengan sebutan caisim. Sayuran ini kaya akan vitamin A & C, kalsium, zat besi, fosfor, dan berbagai mineral lainnya. Sawi hijau tumbuh dengan baik di Indonesia, terutama di daerah dengan ketinggian 1000 dpl dengan suhu 19-21 derajat celcius. Sawi hijau dapat tumbuh di musim kemarau maupun musim hujan. Sayuran ini tahan terhadap air hujan namun tidak menyukai air yang menggenang. Intensitas cahaya matahari sangat penting bagi proses fotosintesis, tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari selama 12-16 jam setiap harinya. Kondisi tanah juga harus menjadi perhatian petani untuk menanam sawi hijau. Sayuran ini dapat tumbuh optimal di tanah dengan pH 6-6.5 dengan karakteristiik tanah yang gembur, subur, dan pembuangan airnya baik.

Teknik Budidaya Sawi Hijau

Persemaian

Benih sawi direndam selama kurang lebih 2 jam sebelum disemaikan. Pilihlah benih yang tenggelam untuk disemai. Anda dapat menggunakan media polybag, botol plastik, ataupun tanah. Media tanam dibuat setebal 7 cm dan dicampur dengan pupuk kandang (1:1). Benih ditabur di atas media tanam, dibasahi, lalu ditutup dengan daun atau karung goni selama 2-3 hari. Tempat penyemaian sebaiknya diberi naungan. Setelah 2-3 minggu bibit sawi hijau siap ditanam di lahan.

Baca Juga : 

Langkah Budidaya Anggur
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pengolahan lahan

Lahan dibersihkan dari gulma dan dicangkul sedalam 20-30 cm untuk digemburkan. Setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 1 m dan panjang menyesuaikan lahan. Jarak antar bedengan minimal 40 cm. Bedengan yang telah rata lalu ditaburi pupuk kandang dan ditutup tanah kembali dan dibiarkan selama 3 hari. Pemberian kapur dolomit dilakukan jika pH tanah terlalu asam dan dilakukan sebelum proses penyebaran pupuk. Selanjutnya tanah ditutup dengan mulsa plastik. Ukuran mulsa plastik disesuaikan dengan panjang lahan tanam.

sawi mulsa

Penanaman bibit

Mulsa plastik yang telah dilubangi dengan diameter 8 cm dan jarak antar lubang 30×40 cm siap ditanami bibit sawi hijau. Tanah di tiap lubang sebaiknya dikeruk sedalam 10 cm sebagai tempat bibit tumbuh nantinya. Bibit ditanam satu persatu secara hati-hati di tiap lubang tanam lalu disirami. Setelah beberapa hari petani dapat melakukan penyiangan, yaitu mencabut tanaman sawi yang nampak layu dan menggantinya dengan bibit lainnya.

Panen

Setelah 30-35 hari setelah masa tanam, secara umum sawi hijau sudah bisa dipanen. Lama masa tanam tergantung dari lokasi lahan tanam. Semakin tinggi daerah tempat tanamnya (misalnya di gunung) maka masa tanam semakin panjang. Setelah di panen, pangkal batang sawi hijau (bagian akar) dipotong lalu dibersihkan. Selanjutnya sawi hijau dapat segera didistribusikan.

Penggunaan mulsa plastik pada pertanian holtikultura telah banyak diaplikasikan oleh petani, karena manfaatnya yang luar biasa bagi pertumbuhan tanaman. Mulsa plastik juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan menggunakan jenis mulsa lainnya.

Salah satu kelebihannya yaitu kemudahan pengadaan karena merupakan hasil produksi pabrik mulsa plastik sehingga tersedia kapanpun. Mulsa jenis ini pun sangat mudah didapatkan, hampir seluruh toko pertanian menjual mulsa plastik. Bagi Anda yang sedang mencari mulsa plastik, ada cara yang lebih praktis untuk memenuhi kebutuhan Anda. Silakan langsung menelepon dan mengirimkan SMS atau email kepada kami, Lim Corporation.

Menaman Seledri Yang Baik Dan Benar

Seledri merupakan kebutuhan makanan yang dimanfaatkan daunnya sebagai penyedap masakan, selain itu seledri juga dipakai sebagai penghias masakan. Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di kebun, namun semakin meningkatnya kebutuhan seledri, terutama rerstoran dan rumah makan maka tanaman seledri ini juga dibudidayakan dengan baik, Seledri bisa ditanam di kebun atau dengan cara yang mudah dengan menanamnya melalui media pot atau polybag.

Selain itu, seledri atau dengan nama latin Apium graveolens juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat, bijinya bisa dimanfaatkan sebagai ekstrak minyak sekedri, menanam seledri yang cocok adalah dilakukan di ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl, tapi ternyata tanaman ini juga tumbuh di dataran rendah dengan curah hujan yang sedikit rendah, karena tanaman ini tidak cocok di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi. Sementara itu, tanah yang cocok untuk tanaman ini adalah tanah yang gembur mengandung banyak unsur hara dengan keasaman tanah dengan ph 5,5 hingga 6,5.

Cara Budidaya Daun Seledri

  • Proses Penyemaian

Penyemaian dilakukan dengan menggunakan biji seledri, lakukan pada tempat penyemaian, berupa tanah yang sudah diolah terlebih dahulu yaitu dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos, sebelum melakuakan penaburan biji seledri sebaiknya rendam terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat sekitar 50-60 derajat cecius, kemudian siapkan baki atau tempat penyemaian yang sudah diberi tanah terlebih dahulu. Taburkan biji seledri secara merata pada permukaan tanah, kemudian bubuhi lagi dengan tanah secukupnya, jangan terlalu tebal.

Siram persemaian dengan hati-hati, sebaiknya dengan menggunakkan semprotan air, sehingga air tidak merusak media persemaian, tunggu sekitar 1 bulan atau daun seledri tumbuh sekitar 3-4 helai baru pindahkan pada lahan yang lebih luas, atau bisa juga menggunakan pot atau polybag.

seledrilaj

  • Pengolahan Lahan.

Tentukan terlebih dahulu media yang akan digunkan, kebun atau pot, namun yang terpenting adalah pengolahan lahan yang dilakukan dengan perlakuan organik. Gunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos, jika menggunakan media pot maka perbandingan antara tanah dan pupuk adalah 1:1, 1 untuk tanah dan 1 untuk pupuknya. Setelah itu biarkan terlebih dahulu selama kerang lebih 3-4 hari tanah jangan dulu digunakan atau ditanami.

  • Proses Penanaman.

Proses pemindahan seledri dilakukan dengan hati-hati, jika di kebun jika penanaman dilakukan di kebun maka buat lubang tanam terlebih dahulu dengan jarak tanam 20-20 cm, masukan tanaman dalam lubang tanam, jangan terlalu dalam tapi juga jangan terlalu dangkal, setelah dimasukin kemudian bubuhi lagi pinggiran tanaman dengan tanah.

Untuk media pot, lakukan proses yang sama, kemudian letakan pot di halaman yang tidak terkena sinar matahari yang langsung, atau dibawah pohon yang rimbun, ini dilakukan selama kurang lebih 1-2 minggu hingga tanaman lebih kuat dan akar sudah tumbuh.

  • Proses Pemupukan dan Perawatan Tanaman.

Proses perawatan meliputi proses penyiraman tanaman, lakukan penyiraman setiap hari, sebaiknya dilakukan pada sore hari, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanaman ataupun jangan sampai daun terkena tanah yang tercampur dengan air sewaktu menyiram. Jika dibiarkan ini akan mengakibatkan daun rusak dan membusuk.

Baca Juga : 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pemupukan lakukan dengan secara teratur sesuai dosis yang terdapat dalam pupuk tersebut, jika menggunakan pupuk organik cair maka lakukan dengan secara terjadwal, biasanya pupuk ini adalah pupuk perangsang daun yang disemprotkan ke daun agar daun seledri tumbuh lebih sehat dan lebih lebat. Gunakan juga pupuk kompos organik atau untuk tanah.

  • Hama dan Penyakit Pada Seledri.

Beberapa hama yang mungkin akan ditemui dalam budidaya seledri, diantaranya adalah ulat tanah, keong, kutu dan tungau, jika dibiarkan maka hama-hama tersebut akan merusak tanaman atau membawa penyakit sehingga akan mengakibatkan seledri rusak, layu hingga pada kematian tanaman.

seledriiiii

Penyakit yang biasa menyerang Seledri diantaranya adalah, cercospora, bercak daun, virus aster yellow, kebanyakan penyakit disebabkan oleh kelalaian petani terhadap adanya hama yang menyerang dan membawa penyakit.

pencegahannya dengan dilakukan metode Pengendalian Hama Terpadu, dengan melakukan kontrol setiap hari dan jika terdapat hama maka segeralakukan pengendalian hama, cara yang paling aman dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida nabati.

  • Proses Pemanenan.

Pemanenan seledri biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan, mungkin ada juga yang hanya 1 bulan tergantung dari Varietas yang digunakan, Hibrida mungkin akan lebih cepat dengan hasil tanam yang lebih maksimal. Ciri-ciri tanaman siap panen adalah, daun seledri sudah rimbun dan memiliki banyak anakan. Pemanenan dilakukan tidak dengan mencabut tanaman, namun dengan memetik daunnya, sehingga tanaman masih bisa dipanen selama kurang lebih dalam frekuesni 1-2 minggu sekali. Hingga daun seledri sudah tidak anakan lagi.

Cara Ampuh Mengatasi Gulma Alang-Alang

Alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica L) adalah tanaman perintis yang sering tumbuh di lahan-lahan kosong maupun di bekas sawah dan ladang. Sayangnya alang-alang juga biasanya menjadi gulma karena tumbuh di perkebunan dan mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Tanaman ini bisa hidup dengan baik di daerah-daerah yang banyak mengandung air dan mendapatkan cukup sinar matahari.

Ilalang merupakan tumbuhan rumput yang berbatang lunak dan membulat. Daunnya tipis, bertekstur licin dan diselubungi rambut, serta memiliki warna hijau gelap hingga terang. Sistem perakarannya ditunjang rimpang yang kuat sehingga sulit dicabut. Sedangkan bunga ilalang berwarna putih, berupa bulir majemuk, agak menguncup, dan mudah diterbangkan angin.

Proses perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat. Benih-benihnya gampang sekali diterbangkan angin dan tumbuh menjadi tanaman dewasa. Sementara itu, rimpang ilalang yang juga merupakan bakal tanaman dewasa dapat menembus tanah sampai kedalamanan 1 meter. Hal ini sering mengakibatkan upaya pemberantasan gulma alang-alang tergolong cukup sulit dilakukan.

pengendalian-gulma-alang-alang.jpg

Berikut ini beberapa cara yang bisa dikerjakan untuk mengendalikan pertumbuhan alang-alang di perkebunan kelapa sawit!

Manual

Untuk area perkebunan kelapa sawit dengan ukuran yang tidak terlalu luas, upaya pengentasan ilalang secara manual bisa menjadi solusi yang dapat diandalkan. Kelebihan dari metode ini yaitu bersifat ramah lingkungan dan tidak memakan biaya yang cukup besar. Teknik ini dilakukan dengan memotong rimpang ilalang lalu biomasa-nya dikeringkan di atas tanah atau ditimbun di lubang yang cukup dalam. Adapun peralatan yang digunakan meliputi cangkul, sekop, dan garpu.

*Baca Juga:

 

Mekanis

Secara mekanis, pemberantasan alang-alang menggunakan bantuan traktor. Alternatif lain bisa juga memanfaatkan bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan ternak. Walaupun teknik mudah dan cepat, namun tidak memakan waktu yang lama alang-alang bakal tumbuh kembali.

Biologis

Alang-alang tidak akan tumbuh di tempat yang tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Sehingga Anda bisa memelihara tanaman penutup tanah seperti kacang-kacangan. Keuntungan lainnya tanaman kacang-kacangan juga dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nitrogen, mencegah erosi, dan menjaga kelembaban tanah. Selain itu, daun dari tanaman ini juga dapat dipakai untuk pakan hewan ternak.

Kimiawi

Karena dapat menimbulkan dampak yang serius bagi lahan budidaya, pengendalian gulma menggunakan metode kimiawi sebaiknya dipilih sebagai opsi terakhir bila cara-cara lain tidak cukup efektif. Bahan kimia yang digunakan berupa herbisida. Dalam penerapannya nanti, Anda wajib mematuhi petunjuk pemakaian dari produk herbisida tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif yang serius.

Alang-Alang, Dianggap Gulma Namun Banyak Manfaatnya

Tanaman alang-alang sering disebut juga sebagai ilalang. Ini merupakan salah satu jenis rumput yang tumbuh liar dan biasanya dianggap sebagai gulma yang harus dibasmi, karena dapat merusak tanaman pokok di perkebunan dengan menghabiskan unsur hara dalam tanah. Namun, di luar itu, tanaman alang-alang juga dikenal sebagai rumput berkhasiat untuk kesehatan dan digunakan untuk pengobatan tradisional dalam mengatasi berbagai penyakit.

Alang-alang memiliki nama latin Imperata cylindrica dan termasuk dalam keluarga Poaceae. Rumput ilalang memiliki nama daerah yang sangat beragam. Orang minang menyebutnya alalang, halalang. Orang melayu, Madura dan Bali menyebutnya lalang. Sementara orang Sunda mengenalnya dengan nama eurih. Sebutan lainnya adalah rih (Batam), jih (Gayo), re (Sasak, Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulawesi selatan), eri, weri, weli (Ambon dan Seram), kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan masih banyak lagi.
Manfaat Tanaman Alang-Alang
Tanaman alang-alang ini sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat untuk digunakan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan biasanya adalah akar, batang dan bunganya.

Akar alang-alang memiliki rasa yang manis dan bersifat sejuk, karena itu banyak juga digunakan untuk meredakan panas dalam serta penyakit yang menyertainya, seperti sariawan. Memasuki meridian paru-paru, lambung dan kandung kemih. Simplisia ini bersifat tonik, meredakan demam (anti piretik), peluruh kencing (diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan rasa haus. Tunas muda juga berkhasiat untuk peluruh kencing (diuretik).

ilalang

Kandungan senyawa berkhasiat dari alang-alang terutama terdapat pada bagian akar dan batangnya. Secara umum, tanaman alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, beta-sitosterol, fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin dan tanin.

Cara Pemakaian Alang-Alang

Tanaman alang-alang ini bisa dijadikan sebagai obat dalam, diminum dan sebagai obat luar, dibalurkan.

  • Untuk obat yang diminum

Rebus akar alang-alang kering (sebanyak 15-30 gram), bila menggunakan yang masih segar maka jumlahnya kira-kira 30-60 gram. Sedangkan untuk bunga sekitar 5-10 mg, dan tunas muda 5-10 gram. Bisa juga akar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering digiling untuk dijadikan bubuk.

  • Untuk pemakaian luar

Bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan (mimisan).

Khasiat Akar Alang-Alang Sebagai Obat

Berikut ini adalah contoh pengobatan tradisional menggunakan tanaman alang-alang. Simak bahan dan caranya dengan seksama jika ingin mempraktekannya di rumah.

  • Melancarkan air seni

Anda yang mengalami gangguan dalam buang air kecil, bisa menggunakan ramuan berikut ini untuk mengatasinya. Sediakan 250 gram akar alang-alang dan gula batu secukupnya. Kedua bahan direbus dengan 3 gelas air selama 10 menit, dinginkan, saring, minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas dalam sekali minum.

  • Kencing batu

Ambil 100 gram akar alang-alang, 1/2 genggam daun meniran, dan 1/2 genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan 5 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan, lalu saring. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari sebanyak 1 gelas setiap kali minum. Lakukan secara rutin sampai batu keluar.

*Baca Juga: Langkah Budidaya Anggur

  • Hipertensi akibat sakit ginjal

Siapkan 200 gram akar alang-alang, tangkue (manisan dibuat dari labu putih). Rebus kedua bahan dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal setengah. Dinginkan, kemudian saring. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

  • Radang paru-paru

Ambillah 500 gram akar alang-alang, 5 helai daun sembung, 10 kuntum bunga melati kering dan garam secukupnya. Rebus semua bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Larutan ini untuk diminum 2 kali sehari.

  • Asma

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit asma atau ada anggota keluarga yang mengalaminya, akar ilalang bisa dijadikan sebagai obat asma tradisional. Siapkan 100 gram akar alang-alang, 25 gram kencur dan 25 gram daun sirih. Semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin saring airnya, masukkan 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh air jeruk nipis. Ramuan tersebut diminum sekaligus saat akan tidur malam.

uunch

  • Mimisan, Hepatitis

Untuk mengobati mimisan dan hepatitis, kita menggunakan ramuan yang sama. Sediakan 200 gram akar alang-alang dicuci bersih, rebus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas, dinginkan, saring. Minum air rebusan akar alang-alang tersebut 3 kali sehari.

  • Gangguan Prostat

Jika Anda mengalami gangguan pada prostat, bisa menggunakan akar alang-alang sebagai obat. Caranya, ambil 500 gram akar alang-alang direbus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 3 kali sehari.

  • Mengobati Diare

Akar alang-alang juga bisa digunakan sebagai obat diare. Caranya, ambil 250 gram akar alang-alang lalu dicuci bersih. Kemudian rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Minum air rebusan tersebut 1 gelas, segera setelah buang air besar.

  • Mengobati Keputihan

Bagi para wanita yang mengalami keputihan, rumput ini juga bisa dijadikan sebagai obat keputihan tradisional. Persiapkan 500 gram akar alang-alang, 2 tangkai daun pepaya, dan 5 gram pulasari. Semua bahan direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 2 kali sehari.

Siapa sangka kalau alang-alang alias ilalang, rumput liar yang mengganggu justru memiliki manfaat yang begitu besar bagi dunia kesehatan terutama pengobatan tradisional.