Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Komoditas Unggulan di Indonesia
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Indonesia adalah negara subur dengan hasil pertanian sampai perkebunan yang sangat diperlukan untuk menunjang kehidupan manusia. Karena itulah alasan banyaknya negara yang tertarik menjajah Indonesia di zaman dahulu. Salah satu bukti yang bisa kita lihat yaitu kejayaan tanaman cengkeh yang dibudidayakan dan diperdagangkan ke benua Eropa sejak abad ke-16 masehi.

Sampai sekarang ini, kesuburan Indonesia belum berkurang. Bahkan, kemajuan ilmu pertanian dan teknologi yang beriringan semakin meningkatkan jumlah produksi hasil perkebunan. Beberapa komoditi perkebunan yaitu produk unggulan yang menjadi sumber pendapatan negara dalam skala besar. Dengan demikian, berdasarkan tingkat permintaan, luas lahan perkebunan yang aktif, dan perputaran nilai ekonomi di masa mendatang, berikut ini merupakan 7 komoditi unggulan perkebunan Indonesia yang mendunia.

Kelapa Sawit
Indonesia adalah negara produsen minyak sawit mentah terbesar di dunia. Bahkan, pada tahun 2011 lalu, Indonesia berhasil menguasai pasar minyak sawit dunia sampai 47%.

Diperkirakan produksi minyak sawit mentah Indonesia akan terus mengalami peningkatan. Hal ini didukung oleh dibuatnya kebijakan Indonesia Sustainable Palm Oil (IPSO) untuk menjamin mutu hasil perkebunan kelapa sawit dalam melawan larangan pemakaian minyak kelapa sawit dari pemerintah Eropa dengan alasan kesehatan dan lingkungan.

Tetapi, terlepas dari larangan itu, pertumbuhan konsumen minyak nabati yang diolah dari kelapa sawit akan semakin meningkat. Karena kelapa sawit mempunyai keunggulan yaitu harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama jika dibandingkan dengan olahan minyak nabati dari bahan lain seperti biji bunga matahari dan minyak kedelai.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sekarang ini, perkebunan sawit terbesar Indonesia berada di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan. Daerah tersebut sesuai dengan syarat tumbuh kembang yang baik bagi tanaman sawit, yaitu berada pada ketinggian di bawah 400m dengan suhu optimal 27 derajat celcius. Fakta lain yang tak kalah penting yaitu perkebunan kelapa sawit di Indonesia sudah menyokong paling tidak 17 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Kakao
Kakao adalah komoditi unggulan Indonesia yang asalnya dari Sulawesi dan Sumatera. Kakao termasuk salah satu produk yang diminati oleh pasar dunia. Komoditi ini juga mengalami peningkatan produksi sebesar 3,5% per tahunnya. Dengan total produksi pada tahun 2016 sebesar 712,231 ton, menempatkan Indonesia sebagai produsen terbesar ketiga di dunia.

Pemerintah Indonesia juga mendukung peningkatan produksi tanaman ini dengan terus melaksanakan riset dan inovasi melalui Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Baca Juga:
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Cengkeh
Komoditi ini yaitu tanaman asli Indonesia yang banyak tumbuh di Maluku. Berdasarkan data The Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia adalah penghasil cengkeh terbesar di dunia. Hal ini diakibatkan oleh adanya pengembangan dan peningkatan produksi yang membuat penanaman cengkeh hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.

Syarat tumbuh tanaman cengkeh cukup mudah yaitu berada pada ketinggian sampai 900mdpl dan suhu berada di kisaran 21-35 derajat celcius. Luasnya pasar yang tersedia untuk komoditi ini tak terlepas dari banyaknya manfaat seperti bahan baku farmasi dan makanan sampai bahan baku produksi rokok.

Karet
Karet ialah tanaman asli Brasil yang ditanam pertama kali di Kebun Raya Bogor. Sekarang ini, karet adalah komoditi unggulan Indonesia dengan total produksi tahunan mencapai 3,2 juta ton, menjadikan Indonesia sebagai peringkat 2 penghasil karet mentah terbesar di dunia.

Tanaman ini banyak tumbuh di Sumatera dan Kalimantan karena sesuai dengan syarat tumbuh kembang yang baik bagi tanaman karet, yaitu berada pada ketinggian diantara 200-600 mdpl dengan suhu 25-35 derajat celcius.

Karet mentah dihasilkan dari penyadapan pohon karet dewasa kemudian diolah sehingga membentuk lembaran-lembaran yang kemudian diperdagangkan. Karet mentah tersebut kemudian dipakai sebagai bahan pokok pembuatan alat-alat rumah tangga, alat perkantoran, ban karet, dan lain-lain.

Biji Kopi
Masyarakat Indonesia mempunyai tren budaya ngopi. Hal ini bisa terlihat dari berjamurnya kedai-kedai kopi tradisional ataupun modern. Tetapi, bukan hanya untuk memenuhi keperluan kopi nasional, perkebunan kopi di Indonesia juga merupakan sumber kopi utama terbesar nomor 4 di dunia.

Indonesia sulit menjadi pemasok nomor 1 dunia karena rendahnya efektifitas produksi tanaman. Sekarang ini, produksi biji kopi di Indonesia berjumlah 800 kg/ha, sementara Vietnam mampu memproduksi 1500 kg/ha dan Brazil mencapai 2000 kg/ha.

Perkebunan kopi Indonesia banyak ada di Sumatera Utara, Lampung, Jawa, Bali, dan Sulawesi Selatan. Daerah tersebut mempunyai jenis tanah vulkanik yang subur dan mempunyai jumlah kandungan pasir yang cukup.

Beberapa jenis kopi Indonesia yang terkenal antara lain kopi Gayo/Aceh, kopi Jawa, kopi Toraja, kopi Luwak, dan Kopi Bali/Kintamani.

Teh
Tanaman teh pertama kali ditanam di Batavia (Jakarta) sebagai tanaman hias di tahun 1684. Tetapi, sekarang tanaman ini adalah komoditi yang terkenal dengan tingkat produksi tahunan yang cukup tinggi.

Teh mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian 200-2000 mdpl dan tinggi pohon mampu mencapai 6-9 meter tanpa perawatan. Untuk perkebunan, tinggi maksimal yang dipertahankan yaitu 1 meter.

Perkebunan teh terluas berada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Tebu
Tebu juga termasuk komoditi unggulan perkebunan Indonesia. Pada dasarnya, tanaman tebu termasuk ke dalam jenis tumbuhan rerumputan yang tumbuh alami di daerah tropis. Ahli botani berpendapat bahwa asal mula tanaman ini asalnya dari Papua Nugini. Syarat tumbuh kembang baik tanaman ini yaitu berada pada ketinggian 1400 mdpl dengan cuaca yang relatif panas.

mulsa-plastik-hitam-perak-3

Tanaman tebu banyak dimanfaatkan sebagai bahan pokok pembuatan gula dan penyedap masakan. Tebu diolah dengan mengekstrak batang tebu sampai mengkristal. Tak hanya gula pasir, pengolahan tebu juga menghasilkan produk sampingan seperti etanol dan tetes tebu.

Indonesia sampai ssekarang ini mempunyai 50 pabrik gula yang masih beroperasi dan menempati peringkat 8 penghasil tebu di dunia.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya

Perawatan Tanaman
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya

Untuk Anda yang senang berkebun, aktivitas dan cara merawat tanaman bisa menjadi hobi yang paling asyik untuk dijalani. Bayangkan, dimulai dari membeli benih, menanam dan merawat, pasti ada kepuasan tersendiri dari cara merawat tanaman yang efektif sampai menghasilkan kebun yang subur dan berbunga wangi. Pasti senang dong bila Anda tak perlu repot ke pasar karena ada tanaman menghasilkan di rumah?

Namun apa jadinya jika hobi berkebun malah membawa stres sebab tanaman sering layu dan tak berkembang dengan baik. Frustrasi, sedih dan putus asa bisa saja membuat Anda meninggalkan hobi berkebun. Bisa jadi, cara Anda merawat tanaman salah. Sebab itulah, Anda harus tahu cara merawat tanaman yang baik supaya hobi berkebun tetap berjalan, manfaat kesehatan dan produksi juga tetap bisa Anda nikmati. Berikut ini 7 cara merawat tanaman yang paling efektif khusus untuk Anda.

1. Melakukan Teknik Penyiraman Air yang Tepat

Umumnya, cara merawat tanaman sangat bergantung pada jenis tanaman yang Anda punya, termasuk juga untuk teknik penyiraman air yang tepat. Untuk itu, supaya Anda semakin tanggap dalam cara merawat tanaman, ada baiknya Anda mencari tahu keperluan air yang dibutuhkan oleh jenis tanaman milik Anda.

Penyiraman air yang terlalu sedikit umumnya akan mengakibatkan tanaman menjadi kekeringan dan mati. Dan sebaliknya, cara merawat dengan menyiram terlalu banyak malah akan menimbulkan pembusukan pada akar.

Coba ikuti tips-tips umum cara merawat tanaman dengan teknik penyiraman air untuk tanaman di bawah ini:
* Siram tanaman di waktu malam hari atau pagi hari, supaya tanaman mempunyai supplai air untuk menghadapi siang hari yang terik.
* Siram tanaman di beberapa bagian yang berbeda dan jangan hanya fokus pada satu titik saja.
* Hindari menyiram daun terlalu basah sebab akan mengundang penyakit tanaman.
* Hindari genangan air sebab jalur oksigen akan tertutupi dan mengakibatkan tanaman cepat rusak.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

2. Memberikan Sinar Matahari Secara Merata

Cara merawat tanaman yang kedua yaitu dengan mengekspos tanaman pada sinar matahari. Tanaman memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis, bahkan tanaman indoor juga butuh sinar matahari secara langsung sesekali. Namun, sama dengan manusia, sinar matahari yang berlebihan bisa jadi cara merawat tanaman yang salah, sebab tanaman milik Anda bisa kekeringan, terbakar, dan layu.

Intinya, cara merawat tanaman dengan bantuan sinar matahari paling ideal yaitu dengan mengetahui keperluan eksposur sinar matahari. Kebun sayur dan buah-buahan umumnya memerlukan sekitar 6 jam sinar matahari secara langsung. Sedangkan tanaman biasa cukup diberikan sekitar 3-4 jam setiap harinya.

Berbeda lagi dengan tanaman yang memang bisa tumbuh tanpa banyak paparan sinar matahari seperti kaktus dan tanaman sukulen, atau pakis dan tanaman sejenisnya yang hanya memerlukan sekitar 2 jam paparan sinar matahari setiap hari.

3. Kontrol Suhu & Kelembapan yang Pas

Apapun jenis tanaman milik Anda, sayur, buah- buahan, bunga atau tanaman hias semuanya pasti memerlukan suhu & tingkat kelembaban yang pas untuk rutinitas cara merawat tanaman yang baik. Anda harus rajin mencari tahu suhu dan kelembapan sesuai dengan jenis tanaman yang Anda punya supaya tanaman tak tumbuh di cuaca atau lokasi yang salah. Memilih tanaman harus dimulai dari pemilihan jenis tanaman yang hanya sesuai dengan iklim dan kondisi tanah yang Anda punya.

Dari segi suhu, hindari memilih tanaman yang tak cocok dengan suhu rata-rata di kota tempat tinggal Anda, semisal jangan memilih jenis tanaman dingin untuk Anda yang tinggal di kota besar dengan suhu tropis. Sedangkan cara merawat tanaman dengan tingkat humiditas yang baik bisa diakali dengan alat bantu seperti humidifier atau memberikan sumber air di sekeliling tanaman.

Baca Juga:
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

4. Antisipasi Hama dan Penyakit Sejak Dini

Terdapat banyak cara merawat tanaman yang efektif supaya tanaman tak gampang terserang penyakit. Kerjakan beberapa cara merawat tanaman dari tindakan pencegahan berikut ini:
* Jagalah kualitas tanah dengan cara memberikan nutrisi organik, seperti kotoran hewan atau kompos alami.
* Rotasi jenis tanaman, yaitu dengan cara menanam beberapa jenis tanaman yang berbeda di dalam 1 musim. Dengan demikian, tak ada sarang hama yang tertinggal saat Anda mengerjakan rotasi.
* Optimalkan lokasi dan kondisi tanaman dengan memberikan pupuk, cahaya matahari, dan metode penyiraman yang tepat.
* Rajin membersihkan rumput liar yang tumbuh.

Menghindari hama dan penyakit merupakan cara merawat tanaman yang tergolong gampang-gampang susah, terutama hama musiman.

5. Hindari Pupuk Kimia

Teknik merawat tanaman yang baik umumnya selalu mengutamakan bahan perawatan yang baik juga, contohnya pupuk alami atau perawatan bersifat organik yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Banyak ahli berkebun yang menyarankan cara merawat tanaman dengan sisa kotoran hewan, pupuk kompos, campuran nutrisi makro, sampai pupuk daur ulang. Alasannya, semakin murni kandungan pupuk yang kalian pakai dalam cara merawat tanaman, semakin subur dan bebas layu juga hasil kebun atau tanaman di rumah.

6. Pemberian Nutrisi Vital Pertumbuhan

Mustahil bila Anda tak mengikutsertakan nutrisi tumbuhan sebagai bagian dari cara merawat tanaman Anda dengan tepat. Ada 6 nutrisi penting yang harus Anda perhatikan dalam cara merawat tanaman, yaitu nitrogen, fosfor, potassium, magnesium, sulfur, dan kalsium,

Dengan kombinasi 6 nutrisi tersebut, Anda akan memperoleh cara merawat tanaman yang paling sempurna. Nutrisi dasar untuk tanaman ini juga tak sulit untuk diperoleh karena sudah ada di dalam tanah. Sebab itulah, Anda disarankan untuk mengganti tanah secara berkala sebagai cara merawat tanaman yang efektif. Dijamin, tumbuhan di taman milik Anda senantiasa bisa tumbuh sehat tanpa sering layu.

7. Menjaga Kebersihan di Sekeliling Tanaman

Cara merawat tanaman yang terakhir sebetulnya cukup simpel, yaitu dengan menjaga kebersihan di sekitar taman, pot dan menghindari tumpukan sampah terutama plastik, kaleng dan bahan- bahan yang tak bisa terurai dengan baik.

Hentikan juga kebiasaan membuang puntung rokok atau membuang air bekas seperti soda atau teh ke dalam pot atau taman milik Anda sebab itu bukanlah cara merawat tanaman yang baik.

Juga sebaliknya, berikan perhatian dan kasih sayang sebagai bagian dari cara merawat tanaman milik Anda, contohnya membersihkan patahan dahan, memangkas bagian yang tumbuh tak teratur, dan juga membuang sisa-sisa kotoran yang tak seharusnya berada di daerah tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Budidaya Stroberi
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Tanaman stroberi mulai memasuki Indonesia sejak akhir 1980-an dan awal 1990-an. Asalnya dari daerah beriklim sejuk, stroberi di Indonesia dibudidayakan di daerah pegunungan dengan iklim yang hampir mirip dengan daerah asalnya. Sekarang, ada cara gampang bertanam stroberi di lahan pekarangan.

Adapun beberapa faktor yang harus dipenuhi sebelum bertanam stroberi yaitu pemilihan lingkungan, cara pengolahan tanah, cara penyiapan benih, termasuk cara pemeliharaan tanaman. Tahapan ini harus dipenuhi secara maksimal supaya tanaman bisa tumbuh dan berbuah.

Pemilihan lingkungan untuk menanam stroberi harus memerhatikan beberapa faktor. Suhu yang cocok untuk bertanam stroberi di lahan sekitar 14—24 derajat Celcius. Suhu ini umumnya bisa tercapai pada ketinggian lahan di atas 1.000—1.500 mdpl. Kelembapan udara yang dibutuhkan sekitar 85%—95%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tanaman stroberi sendiri adalah jenis tanaman perdu. Ia menyukai tanah yang gembur dengan porositas dan drainase yang baik. Tanah yang kaya akan bahan organik dan berpasir sangat cocok untuk budidaya stroberi di lahan. Tingkat keasaman tanah yang cocok sekitar pada pH 5,6—6,5. Ada baiknya, lahan ini terkena sinar matahari selama 8—10 jam per hari.

Bukan hanya pemilihan lahan, pengolahan tanah juga dibutuhkan untuk memulai budidaya stroberi. Tanah yang dipakai haruslah dibersihkan dari gulma. Cara pembersihan ini yaitu dengan dicangkul, dicabut sampai akarnya, kemudian dikumpulkan di satu tempat.

Baca Juga:
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Pemakaian herbisida lebih baik dihindari. Teknik pencangkulan juga sebaiknya dilaksanakan sampai kedalaman 30cm—40cm untuk menggemburkan tanah. Supaya tanah lebih subur, berikan pupuk kandang dan kapur dolomit.

Tahap yang terakhir, yaitu pemasangan mulsa dengan lebar 100cm dan tinggi 40cm. Mulsa yang dipilih lebih baik mulsa plastik hitam perak. Perhatikan jarak tanam yang dibuat. Mulsa ini didiamkan selama 1 bulan sebelum ditanami oleh bibit stroberi.

Sesudah lahan siap, jangan lupa siapkan benih yang akan ditanam. Anda bisa menyemai sendiri bibit stroberi. Sekarang, sudah banyak penjual bibit buah termasuk buah stroberi jadi tak perlu menyemai dari awal.

Gali tanah sedalam 10cm—15cm. Keluarkan benih bersama tanahnya dari polybag. Secara hati-hati, masukkan benih ke lubang tanam dan timbun. Hati-hati ketika menimbun, jangan sampai titik tumbuh stroberi ikut tertimbun.

Laksanakan proses penyiraman untuk tahap awal penanaman stroberi. Tanaman ini tak tahan dengan curah hujan yang berlebihan. Karena itu, jangan menyiram secara berlebihan. Berikan juga atap pelindung dari plastik transparan untuk mengantisipasi hujan.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Rotasi Tanaman
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Jual Mulsa Plastik Untuk Pertanian – Lim Corporation

Penurunan kualitas hasil panen suatu tanaman umumnya diakibatkan oleh serangan hama dan penyakit. Satu diantara solusi terbaik yaitu dengan memutus mata rantai perkembangan penyakit tersebut. Untuk memutus mata rantai penyebab gagalnya panen itu bisa dilaksanakan dengan pola rotasi tanam yang baik dan benar.

Teknik rotasi tanaman ini disebut juga menggilir jenis tanaman. Cara ini sangat efisien untuk menghentikan endemik penyakit dan patogen di suatu lahan tanam. Berikut beberapa penjelasan lebih detail soal rotasi tanam yang benar.

Pola Rotasi Tanam
Untuk urutan rotasi tanamnya yaitu K-D-B-U (Kacang–Daun–Buah–Umbi). Mengapa dengan urutan itu? Nah, berikut ini penjelasan untuk setiap karakter tanaman tersebut.

Kacang-Kacangan
Tanaman kacang-kacangan mempunyai beberapa keunggulan dari segi perakarannya yang mampu melaksanakan fiksasi unsur nitrogen dari alam bebas. Denagn artian, akar tanaman kacang-kacangan jenis apa pun mampu mengikat unsur nitrogen dengan akarnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Daun-Daunan
Ini merupakan jenis komoditas tanaman yang akan dipanen daunnya, yang mana sebagian besar yaitu sayuran seperti bayam, kangkung, caisim, kubis, sawi, dan lain sebagainya. Pertumbuhan daun dan batang lebih identik dengan pertumbuhan vegetatif yang banyak membutuhkan unsur nitrogen.

Dengan menempatkan urutan tanaman sayuran (daun-daunan) sesudah tanaman kacang-kacangan, pastinya bagaikan gayung bersambut. Tanaman sayuran daun akan merespons cepat dengan menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Baca Juga:
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Buah-Buahan
Tanaman buah mempunyai karakteristik yang sedikit berbeda dimana pada saat memasuki fase generatif, ia tak memerlukan unsur nitrogen terlalu banyak. Sebab jika sampai kelebihan unsur nitrogen, justru akan bisa mengakibatkan tanaman buah terlambat berbuah atau gagal berbuah.

Ketika berbunga, tanaman buah lebih memerlukan unsur phospat dan ketika berbuah tanaman buah lebih banyak memerlukan unsur kalium. Dengan demikian, tanaman buah seperti melon, semangka, timun dan sebagainya lebih cocok ditanam sesudah sayuran.

Umbi-Umbian
Tanaman umbi-umbian seperti ubi, singkong, kentang, bengkoang, talas dan sejenisnya merupakan jenis tanaman yang paling rakus menyerap unsur hara. Tanah yang ditanami tanaman jenis umbi akan langsung mengalami penurunan kadar unsur hara secara signifikan jadi kurang subur.

Dengan demikian, sebaiknya tanaman jenis umbi-umbian ditanam di urutan terakhir dan sesudah itu ditanami kacang-kacangan untuk mengembalikan kesuburan tanah.

Faktor Penting Dalam Rotasi Tanam
Walaupun rotasi tanam memang sangat efektif, Anda juga jangan sampai melupakan kaidah yang lainnya seperti tipikal tanaman dataran rendah dan dataran tinggi, musim tanam kemarau atau penghujan dan pemakaian pupuk, pemakaian benih unggul, dan lain sebagainya. Pastinya Anda akan kesulitan menumbuhkan sawi di dataran rendah dan tanah yang tak dipupuk pastinya lama-kelamaan akan terjadi defisiensi unsur hara.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Mulsa Plastik dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Jual Mulsa Plastik Untuk Bedengan Lahan – Lim Corporation

Kacang panjang termasuk sayuran yang banyak digunakan oleh konsumen sebagai bahan baku beragam masakan, tak heran jika permintaan kacang panjang slalu ada sehingga prospek usaha budidayanya tetap menjanjikan, apalagi budidayanya tergolong sederhana dan singkat, paling lama 2 bulan pasca tanam sudah dapat dipanen.

Proses tanamnya juga bisa memakai sistem monokultur atau tumpangsari, jadi petani bisa mengusahakan beragam komoditas dalam satu hamparan. Adapun beberapa tahap atau cara yang harus diperhatikan dalam menanam kacang panjang.

Tahap Persiapan Lahan
Setelah menentukan varietas yang berkualitas unggul, selanjutnya adalah mempersiapkan lahan yang akan ditanami. Terdapat 2 sistem penanaman pada kacang panjang yaitu menggunakan mulsa hitam perak atau tanpa mulsa. Caranya bisa satu baris atau 2 baris tanaman di setiap bedengan. Lahan yang akan ditanami digemburkan terlebih dahulu dengan dicangkul atau dibajak menggunakan traktor kemudian buat guludan atau bedengan.

Ukuran guludan disesuaikan dengan rencana pola tanaman, jika pola tanamnya satu baris, maka buat guludan dengan lebar 40-50 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar guludan 30-40 cm, untuk panjang guludan disesuaikan dengan kondisi lahan. Apabila akan memakai pola tanam 2 baris bedengan dibuat 60cm-80cm, tinggi 30cm dan jarak antar bedengan 30cm. Selanjutnya taburkan dolomit atau kapur pertanian di atas bedengan, kebutuhan dolomit disesuaikan dengan tingkat keasaman tanah sebelum diberi perlakuan, misalnya jika pH awal 5,6 , maka kebutuhan kapur pertanian sebanyak 2,65 ton per hektar. Berikan tambahan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per hektar, pupuk diaduk rata dengan tanah, kemudian rapikan bedengan kembali.

Sampai pada tahap ini pun sebenarnya bedengan sudah dapat langsung ditanami, namun bila akan menerapkan sistem mulsa plastik, tahapannya sedikit berbeda, bersamaan dengan penambahan pupuk kandang, tambahkan juga pupuk dasar kimia berupa TSP dan KCL masing-masing 15 gram per lubang tanam,tutup bedengan dengan tanah,lalu rapikan kembali permukaan bedengan, kemudian tutup bedengan dengan mulsa hitam perak. Lebih baik pemasangan mulsa dikerjakan pada siang hari supaya mulsa bisa ditarik dan dikembangkan maksimal.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Tahap Penanaman
Bertanam kacang panjang tak melalui proses persemaian jadi benih bisa langsung ditanam dilahan. Pada sistem penanaman tanpa mulsa lubang tanam bisa langsung dibuat di atas bedengan menggunakan tugal, jarak tanamnya adalah 20cm × 50cm atau 30cm × 40cm. Berikan pupuk TSP dan KCL disamping bedengan masing–masing 15gr. Dan sebaliknya dalam sistem mulsa plastik, satu hari sebelum tanam, di bedengan dibuat lubang tanam pada mulsa secara hati-hati, untuk memudahkan dalam penanaman kerjakan juga penugalan, jarak tanamnya yaitu 30cm-40cm dalam barisan dan 50cm-60cm untuk jarak antar barisan. Dengan lebar bedengan 60cm-80cm maka setiap bedengan bisa ditanami 2 baris tanaman, dan populasinya sekitar 50.000 tanaman per hektar.

Masukkan benih ke dalam lubang tanam, tiap lubang tanam diisi dengan 2 butir benih, kemudian lubang tanam ditutup dengan tanah tipis, sekam padi atau abu dapur. Untuk menanami 1 hektar lahan dibutuhkan benih sekitar 15-20 kg.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Biasanya 4-7 hari setelah tanam benih sudah berkecambah, jika ditemukan benih yang tidak tumbuh sebaiknya cepat diganti, proses penyulaman perlu dilakukan sebelum usia 14 hari setelah tanam, supaya pertumbuhan tanaman seragam. Pada fase awal perkecambahan hingga tanaman muda, sangat memerlukan ketersediaan air, bila tidak ada hujan penyiraman sangat disarankan dilakukan setiap hari, sedangkan pada fase selanjutnya penyiraman tidak dilakukan intensif tapi disesuaikan dengan kondisi kebun, yang penting tanah tidak kering atau becek.

Tanaman kacang panjang membutuhkan ajir atau turus sebagai sarana untuk merambat, alat bantu ini sebaiknya dipasang secepat mungkin usai benih berkecambah, agar tidak mengganggu sistem perakaran, ajir yang digunakan bisa berupa belahan bambu dengan tinggi 1,5-2 meter. Ajir dipasang berdekatan dengan lubang tanam, beberapa bagian dari tanaman kacang panjang diikatkan pada ajir agar tanaman tidak menjalar kemana-mana.

Tahap Perawatan
Pada usia 5 hari setelah tanam tanaman diberi pupuk susulan, jenis pupuk kimia yang diberikan adalah NPK 15:15:15 sebanyak 2-3 gram per tanaman. Aplikasi uuk susulan ini dapat dilakukan 2 cara yaitu langsung ditabur atau dikocor. Bila langsung ditabur dilakukan dengan cara membuat larikan di antara dua tanaman sepanjang bedengan, setelah ditaburkan lalu ditutup kembali menggunakan tanah. Namun bila memilih dikocor, NPK terlebih dahulu dilarutkan dalam air, caranya larutkan NPK sebanyak 100-150 gram kedalam ember berukuran 13 liter, larutan ini cukup untuk 50 tanaman sehingga tiap tanaman diberi satu gelas berukuran 240ml.

Selain pemupukan susulan juga perlu dilakukan penyiangan gulma atau rerumputan, sebab rerumputan sangat mungkin menjadi pembawa hama maupun penyakit. Penyiangan ada baiknya rutin dilakukan setiap 2-3 minggu sekali setelah penanaman, pada saat yang bersamaan lakukan pula pemangkasan pada daun-daun tua dan pucuk-pucuk yang tidak produktif, tujuannya adalah untuk merangsang pembungaan.

Yang tidak kalah penting dalam pemeliharaan adalah pengendalian hama penyakit, hama utama tanaman kacang panjang antara lain aphid, ulat bunga, ulat grayak dan penggerek biji. Sedangkan penyakit yang umum menyerang adalah antraknosa, layu bakteri dan mozaik virus seluruh hama dan penyakit tersebut sangat berpeluang menggagalkan panen, oleh karena itu akan lebih baik jika pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif, yaitu melakukan penyemprotan pestisida secara berkala, dosis dan cara aplikasinya disesuaikan dengan rekomendasi dari produsen pestisida yang biasanya tertera pada label kemasan.

Tahap Pemanenan
Untuk masa panen tanaman kacang panjang dimulai pada umur 45-60 hst sesuai dengan varietas yang ditanam, panen berikutnya dikerjakan selang 2-3 hari sekali, umumnya 20-30 kali petik. Namun bila mengikuti cara budidaya sesuai anjuran hasil panen bisa mencapai 20-25 ton per hektar.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Bioteknologi Sistem Pertanian
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Jual Mulsa Plastik Untuk Budidaya Tanaman – Lim Corporation

Semakin berkembangnya jaman, maka semakin maju pula inovasi bioteknologi modern baru untuk mengembangkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan manusia. Tak dipungkiri dalam bidang pertanian yang merupakan salah satu sektor terpenting di Indonesia. Memang memerlukan waktu yang cukup lama apabila kita bercocok tanam dengan mengguanakan cara-cara yang tradisional.

Oleh sebab itu, terciptalah inovasi baru yang bisa memudahkan petani dalam menjalankan tugasnya. Inovasi baru tersebut yaitu berupa bioteknologi. Yang mana bioteknologi sendiri tak hanya bisa di manfaatkan dalam bidang pertanian saja, melainkan juga bisa dipakai di bidang yang lain.

Pengertian bioteknologi sendiri yaitu salah satu cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang pemanfaatan makhluk hidup yang merupakan objek utama dalam proses pembuatan suatu produk. Umumnya makhluk hidup yang dipakai yaitu berupa virus, bakteri dan lain sebagainya. Mungkin benar kelihatannya makhluk hidup seperti virus dan bakteri itu terbilang cukup menjijikkan.

Akan tetapi tak semua virus dan bakteri itu menjijikkan dan bisa menimbulkan sarang penyakit. Ada virus dan bakteri baik yang bisa di manfaatkan oleh manusia untuk bisa dipakai sebagai bahan bioteknologi. Bioteknologi di bagi menjadi 2 yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.

Sudah jelas bahwa bioteknologi konvensional yaitu bioteknologi yang penerapannya memakai proses yang sederhana atau tradisional dan hanya memanfaatkan peran organisme dalam proses fermentasi saja, seperti hanya pembuatan tahu, tempe, kecap, dan lain-lainnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Sedangkan bioteknologi modern yaitu bioteknologi yang merupakan salah satu bentuk perkembangan teknologi sekarang ini dengan memakai inovasi atau ide-ide dan gagasan-gagasan baru yang memakai proses dan juga alat yang canggih serta modern.

Hal ini sudah dilaksanakan oleh para ahli dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penilaian untuk menghasilkan bioteknologi ini. Dengan adanya penelitian dan juga perkembangan ilmu pengetahuan yang sudah ada, bioteknologi modern nanti akan semakin besar manfaatnya bagi kehidupan manusia di bumi untuk sekarang dan juga masa yang akan datang.

Manfaat Bercocok Tanam Dengan Memakai Bioteknologi Modern
Dengan pengetahuan tinggi yang dipunyai oleh manusia, ia bisa memanfaatkan serta mengelola sumber daya alam yang sudah tersedia menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai tinggi. Hal ini bisa dilaksanakan dengan menerapkan bioteknologi modern dalam segala bidang, terutama di bidang pertanian.

Baca Juga:
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
12 Manfaat dan Khasiat Tanaman Jagung Untuk Kesehatan Tubuh

Memang pengaplikasian bioteknologi modern dalam pertanian atau bercocok tanam, kebersihan dan sterilisasi tempat yang akan dipakai harus sangat di perhatikan. Jadi nantinya kualitas produk dan jumlah dari hasil yang diperoleh tetap terjaga dengan baik. Dengan bioteknologi ini, banyak sekali manfaat yang diperoleh dalam hal bercocok tanam seperti berikut:

1. Dengan memakai bioteknologi modern dalam bercocok tanam, Anda bisa dengan gampang mengembangbiakkan tanaman lama anda atau tanaman yang sudah jarang sekali di temui atau bahkan hampir punah supaya bisa tumbuh subur kembali.

2. Tanaman yang tumbuh dengan memakai bioteknologi modern akan menjadi salah satu tanaman unggul atau produk unggul dalam bidang pertanian yang mempunyai kelebihan apabila di bandingkan dengan memakai bioteknologi konvensional. Yang mana kelebihan tersebut yaitu tanaman bisa dengan gampang melawan hama dan juga kondisi alam yang tak memungkinkan.

3. Tanaman akan kebal pada penyakit yang menyerang. Dengan itu, tanaman tersebut bisa di kembangbiakkan secara terus menerus dan juga di sebarluaskan.

4. Mampu menghasilkan bibit-bibit unggul yang sering dengan memakai teknik kultur jaringan pada bioteknologi modern. Dengan memakai cara ini, akan dihasilkan bibit-bibit tanaman yang cukup baik dalam jumlah yang besar.

5. Bisa dipakai untuk melestarikan spesies langka, seperti halnya tumbuh-tumbuhan yang selayaknya harus kita lindungi. Hal tersebut bisa dilaksanakan dengan memakai teknik rekayasa genetika.

6. Mampu meningkatkan pendapatan atau perekomonian para petani. Sebab sudah bisa di lihat bahwa dengan memakai bioteknologi ini, tanaman yang di hasilkan mempunyai kualitas yang cukup baik. Hal tersebut nantinya akan meningkatkan harga jual dari hasil pertaniannya.

Bioteknologi modern mempunyai ciri-ciri yaitu bisa menghasilkan produk dengan cepat dan memakai alat serta proses yang modern. Jadi bisa menghemat waktu kerja. Tak hanya itu, tanaman yang di hasilkan berupa tanaman yang mempunyai kualitas yang sangat bermutu.

* Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! 5 Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

Teknologi Pertanian Masa Depan
Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

Jual Plastik Mulsa Harga Murah di Surabaya – Lim Corporation

Jumlah populasi masyarakat dunia terus bertumbuh, keperluan pangan yang sehat semakin meningkat. Akan tetapi sayangnya fakta tersebut menghadapi tantangan menurunnya jumlah dan kualitas lahan pertanian, ditambah lagi dengan semakin berkurangnya sumber daya manusia yang bekerja di sektor ini dan terbatasnya kemampuan produksi.

Dalam bidang pertanian, dari beberapa dekade yang lalu pemerintah Indonesia masih berkutat pada 3 strategi yaitu ekstensifikasi, intensifikasi dan revitalisasi. Sementara negara yang lain sudah move on untuk tak lagi mengandalkan ekstensifikasi dalam agenda pertaniannya. Sebab mereka sadar, di masa depan keperluan lahan akan menjadi komoditi yang dikompetisikan antara pertumbuhan populasi manusia dan keperluan pangan itu sendiri.

Adapun 5 prediksi perkembangan teknologi pertanian yang akan membantu manusia di masa depan. Beberapa teknologi bahkan sudah ada yang diterapkan. Untuk sisanya, tinggal menunggu waktu. Sama seperti di era 1980an kita masih tertawa ketika melihat ada manusia di masa depan mampu terbang mondar-mandir memakai jetboard di sebuah film fiksi. Faktanya dalam beberapa minggu yang lalu di AS yaitu tayangan puluhan tahun lalu masih imajinasi, sudah berwujud menjadi kenyataan.

Baca Juga: Iniloh! 2 Faktor Penting Yang Sangat Berpengaruh Pada Tumbuh Kembang Tanaman

Hasil prediksi ini berdasarkan penelitian yang dilaksanakn oleh Envisioning. Yang merupakan sebuah lembaga penelitian swasta di Kanada yang menerbitkan hasil penelitiannya “Metascan: Emerging Technologies” pada tahun 2014 lalu. Walaupun sudah lewat 2 tahun sejak diterbitkan, justru menjadi validasi bahwa beberapa prediksinya sudah benar-benar terjadi di tahun 2015-2016.

1. Agribots
Berdasarkan penelitian tersebut, penggerak utama dalam revolusi pertanian di masa depan yaitu robot. Sebab tuntutan untuk meningkatkan produktivitas dan kurangnya tenaga kerja yang cukup, membuat teknologi robot sebagai pilihan alternatif mesin pertanian yang utama.

Otomatisasi ini memakai gabungan antara kecerdasan buatan, robotika serta sensor. Yang menghubungkan secara digital antara robot, drone, satelit serta pusat data yang bisa terkoneksi dengan tablet atau smartphone.

Robot ini bisa berwujud menjadi traktor otomatis, robot penyemprot yang bisa mengkalkulasikan dosis keperluan nutrisi tanaman dengan tepat, dan robot penanam benih sampai robot pemanen.

“Untuk Robot pemetik akan terus muncul dan, pada waktunya bisa memanen lebih banyak jenis tanaman. Otomatisasi pertanian bisa membuat pertanian indoor yang lebih layak di daerah terdampak perubahan iklim yang sudah merusak lahan,” tulis Michell Zappa salah satu periset dalam penelitian tersebut.

Baca Juga: Intip Kelebihan & Kelemahan Antara Kolam Beton Dengan Kolam Tanah

2. Manajemen Pertanian Berbasis Data Satelit
Manajemen pertanian berbasis pengamatan dari beberapa variasi bidang penaman. Melalui citra satelit dan sensor canggih, petani bisa mengoptimalkan pengembalian input citra data dalam skala pengamatan yang akurat.

Termasuk data dari variabilitas tanaman, lokasi geografis yang menyajikan data cuaca dan curah hujan akan membantu petani untuk mengambil keputusan dan tehnik penanaman yang sesuai.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut DISINI

3. Pemetaan Produk Pertanian Berbasis Data Terestrial dan Udara
Informasi mengenai makanan untuk pemantauan bisa ditingkatkan dari penyematan chip yang fungsinya sebagai sensor dan bioinformatika. Dengan alat tersebut, pelacakan informasi terkait histori produksi pangan sampai jalur penyakit yang menjangkiti tanaman bisa diketahui dengan gampang. Produsen, pembeli dan pemerintah bisa mempunyai informasi yang rinci darimana asal makanan tersebut, siapa yang memproduksi, bagaimana makanan tersebut diproduksi dan kapan diproduksi.

4. Makanan Sintetis dari Rekayasa Genetika
Di masa depan, diprediksi biologi sintesis akan mampu menghasilkan berbagai macam jenis makanan. Termasuk daging sampai minuman yang berbiaya produksi lebih murah dari budidaya generik sekarang ini. Dengan memanipulasi genetika, makanan baru akan bisa dibuat dengan sifat, bentuk dan rasa yang baru dan lebih bervariasi sesuai dengan keperluan.

5. LED Akan Menggantikan Matahari
Metode pertanian yang memanfaatkan cahaya dari LED ini memungkinkan petani untuk memanen sekitar 20-25 kali setahun dengan memakai rumus cahaya yang bisa dioptimalkan untuk produk mereka. Memakai 85% energi lebih sedikit, akan mempu menyediakan sayuran dan buah-buahan segar sepanjang tahun.

Baca Juga: 9 Jenis Tanaman Yang Bermanfaat & Cocok Untuk Menghias Interior Rumah

Cuaca ekstrem di masa depan akibat pemanasan global sudah merusak siklus tanam dan mempersulit manusia untuk melaksanakan kegiatan budidaya pertanian di ruang terbuka. Memanfaatkan ruangan yang dimodifikasi, tanaman akan tumbuh dalam kondisi optimal melalui pengaturan pemberian nutrisi, intensitas cahaya LED, sampai pengairan secara lebih baik. Metode ini juga menghilangkan keperluan untuk pestisida berbahaya, pupuk atau bahan pengawet, jadi menghasilkan produk organik murah dan bebas bahan kimia

Sistem pertanian dalam ruangan ini juga berpotensi menghasilkan hasil panen yang lebih banyak sebab memakai kontruksi vertikal. Sangat cocok diterapkan di perkotaan yang lahannya sangat terbatas dan mahal. Inovasi ini juga akan memangkas biaya distribusi. Jika dibandingkan dengan sekarang ini kebanyakan sayur dan buah disuplai dari pedesaan dan dijual di perkotaan.

* Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh! 2 Faktor Penting Yang Sangat Berpengaruh Pada Tumbuh Kembang Tanaman

pertumbuhan tanaman
Faktor Pertumbuhan Tanaman

Jual Mulsa Plastik Hitam Perak – Lim Corporation

Rumput tetangga selalu lebih hijau jika dibandingkan dengan rumput sendiri. Walaupun kalimat tersebut adalah sebuah peribahasa, tetapi terselip sebuah makna di baliknya. Meski rumput ini mempunyai jenis yang sama, tetapi mungkin saja pertumbuhan dan perkembangannya berbeda.

Minuman Sehat Untuk Diet
Hal tersebut tak hanya terjadi di rumput, tetapi juga dengan tumbuhan lainnya. Meski sejenis, tak menutup kemungkinan pertumbuhan dan perkembangannya mempunyai perbedaan.

Misalnya saja yaitu kelapa. Kelapa bisa juga tumbuh di daerah pegunungan, tetapi ukuran dan kualitas buah yang dihasilkan tentunya berbeda jika dibandingkan dengan kelapa di dataran rendah. Lalu Apa yang mempengaruhi perbedaan ini terjadi?

Menurut garis besar terdapat 2 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, yaitu faktor internal dan eksternal. Simak selengkapnya dibawah ini.

A. FAKTOR INTERNAL

1. Gen
Gen merupakan substansi yang membawa sifat dari induk ke generasi berikutnya. Faktor ini akan menentukan ciri dan sifat makhluk hidup, dalam kasus ini pada tumbuhan akan mempengaruhi tinggi tumbuhan, warna bunga, atau rasa buah. Bisa juga menentukan ketahanan pada hama, masa panen, kualitas produksi, lebar daun, dan lain sebagainya.

Gen pada tumbuhan merupakan faktor penting. Tak heran, peneliti dari lembaga riset terus bekerja memanipulasi genetik pada tumbuhan, supaya tercipta tumbuhan yang berkualitas dengan biaya produksi minim tetapi hasil melimpah.

Walaupun faktor genetik sangat penting, tetapi faktor ini bukan yang menentukan keseluruhan nasib tumbuhan ke depannya. Ada persyaratan supaya gen bekerja maksimal, yaitu kondisi lahan dan perlakuan harus sesuai dengan keperluan tanaman tersebut.

2. Hormon
Hormon merupakan zat yang berperan mengendalikan berbagai fungsi dalam tubuh. Walau jumlahnya sedikit, hormon bisa berpengaruh krusial dalam mengatur berbagai proses tumbuh kembang tumbuhan.

Hormon sendiri yaitu senyawa kimia yang diproduksi dalam kadar kecil, yang secara keseluruhan akan mempengaruhi sel atau organ dari tumbuhan. Dalam tumbuhan sendiri ada beberapa hormon yang diproduksi yaitu:

Baca Juga: Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

– Hormon Auksin
Senyawa kimia Indol Asetic Acid (IAA), yang merupakan hasil dari sekresi pada ujung tunas, ujung akar, daun muda, buah, bunga, dan dalam tumbuhan tertentu, kambium. Apabila hormon auksin ini terletak di ujung tunas, maka hormon ini akan diangkut oleh jaringan pembuluh menuju ke tunas, supaya bisa tumbuh dan untuk proses pemanjangan sel-sel jaringan batangnya.

– Hormon Giberelin
Hormon ini terletak di buah dan biji ketika masih berupa kecambah. Hormon ini berperan dalam dominansi apikal, memanjangkan sel, membesarkan dan mematangkan buah, memekarkan bunga, serta distribusi nutrisi cadang makanan untuk biji. Giberelin juga ikut berpengaruh dalam membentuk akar tumbuhan, sebab giberelin juga ada di bagian mersitematik akar.

– Hormon Sitokinin
Sitokinin ada di tubuh tumbuhan. Hormon ini dibentuk dalam sistem perakaran. Fungsi hormon sitokinin pada tumbuhan yaitu:

* Merangsang akar jadi lebih cepat bertumbuh
* Merangsang pertumbuhan dan pelebaran daun
* Merangsang tumbuhnya tanaman ke arah samping dan pucuk tanaman
* Merangsang aktivitas mitosis
* Membantu proses biji tumbuh menjadi kecambah.

– Asam Absisat
Di titik tertentu, tumbuhan harus berhenti tumbuh. Konsentrasi nutrisi harus disalurkan pada bunga atau buah. Hormon asam absisatlah yang mengerjakan tugas ini.

Asam absisat yaitu penghambat dalam kegiatan tumbuhan. Hormon ini diproduksi dalam daun daun dewasa. Asam absisat sendiri memiliki peran, yaitu:

* Mempercepat absisi di bagian tumbuhan yang mulai menua, seperti contohnya daun, buah, dan dormansi tunas.
* Melakukan pengangkutan hasil fotosintesis ke biji yang sedang berkembang dan mendorong proses pembuatan protein cadangan.
* Mengatur tertutup dan terbukanya stomata, tergantung pada suplai air yang tersedia di tanah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

– Gas Etilen
Gas yang dihasilkan oleh buah, ketika buah tersebut sudah mulai menua. Fungsinya yaitu supaya buah tersebut menjadi matang. Etilen inilah yang mengakibatkan buah bisa dinikmati oleh makhluk lain.

Tak hanya mematangkan buah, fungsi lain etilen yaitu membantu pertumbuhan batang jadi lebih kuat dan kokoh, memacu pembungaan, serta mengatur rasio bunga jantan dan betina di tumbuhan tersebut.

Baca Juga: 5 Keuntungan Budidaya Sistem Hidroponik Bagi Pemula, Tertarik Mencobanya?

B. FAKTOR EKSTERNAL

1. Faktor Nutrisi
Nutrisi merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses pertumbuhan tubuh tumbuhan.

Kualitas dan jumlah nutrisi juga akan bisa mempengaruhi kecepatan tumbuh kembang tanaman. Tanaman sangat memerlukan nutrisi di antaranya berupa air dan zat hara, yang terlarut dalam air dan tanah. Zat hara memang tak berperan langsung dalam proses fotosintesis, tetapi sangat dibutuhkan dalam menentukan kesuburan tanaman.

2. Cahaya Matahari
Faktor yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang tanaman. Untuk pembuktiannya dengan perbedaan ukuran tumbuhan yang terpapar matahari dengan yang tidak.

Karena tanaman memerlukan sinar matahari untuk bisa berfotosintesis. Walaupun pada tanaman tertentu sinar matahari berlebih bisa merusak hormon auksin, yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

3. Air dan Kelembaban
Air diperlukan oleh semua makhluk hidup salah satunya tumbuhan. Tanpa air, tumbuhan akan menjadi kering dan mati. Air ini menyimpan senyawa yang diperlukan tumbuhan untuk melaksanakan proses fotosintesis. Tanpa air, tanaman tak bisa melaksanakan fotosintesis, yang lama kelamaan akan membuat tanaman tersebut mati.

Bukan hanya air, kelembaban mempengaruhi kesuburan dan keberadaan air dalam tanaman, yang bisa diserap oleh tanaman. Kondisi ini mempengaruhi sekali pada pertumbuhan sel. Kelembaban pun mempunyai peran penting dalam mempertahankan stabilitas bentuk sel.

4. Suhu
Suhu atau temperatur yaitu faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hal ini terjadi terkait dengan aktivitas enzim dan juga kandungan air di dalam tubuh tanaman. Semakin panas temperatur, semakin besar juga keperluan akan air. Tetapi ketersediaan air sudah pasti akan semakin berkurang, yang pada gilirannya akan menghambat proses pertumbuhan.

Temperatur yang dingin bisa memecahkan masa istirahat biji dan pucuk tanaman. Jika tanaman diletakkan di temperatur yang rendah, bisa memacu pembentukan ruas yang lebih panjang jika dibandingkan dengan tumbuh di daerah bertemperatur tinggi.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Buah Nangka, Salah Satu Jenis Buah Yang Sangat Populer

5. Tanah
Tanah juga mempunyai pengaruh pada tumbuh kembang tanaman. Tanaman bisa tumbuh dan berkembang secara optimal jika kondisi tanah sesuai dengan nutrisi dan unsur hara yang dibutuhkan. Kualitas kondisi tanah ditentukan oleh beberapa kriteria yaitu suhu, kandungan mineral, kandungan air, serta keasaman tanah.

Keasaman tanah juga mempengaruhi perkembangan tanaman tertentu, tetapi masih bisa dimanipulasi. Umumnya untuk mengakali keasaman tanah, petani menambahkan zat lain, supaya keasamannya sesuai dengan tumbuhan yang ditanam.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Cara Jitu Budidaya Bawang Putih, Jadi Prospek Yang Menguntungkan

Bawang Putih
Bawang Putih

Produsen Mulsa Plastik Hitam Perak Murah – Lim Corporation

Bawang putih adalah salah satu komoditas yang sangat menjanjikan. Bisa dibilang, umbi bawang putih menjadi salah satu bumbu wajib di setiap semua masakan. Karena keperluannya yang tinggi, tak jarang harga bawang putih pun kurang stabil. Sebab itulah Anda bisa memanfaatkannya dengan bertanam bawang putih untuk dijual.

Bawang putih sangat baik ditanam di dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian lebih dari 600 mpdl. Pada daerah dataran rendah, tanaman ini akan sulit membentuk umbi. Adapun beberapa daerah penghasil bawang putih di Indonesia diantaranya yaitu Batu dan Lombok Barat.

Hawa sejuk adalah salah satu syarat tumbuh bawang putih. Sebaiknya kadar keasaman tanah berada pada pH 6,5—7,5. Waktu terbaik bertanam bawang putih merupakan ketika awal musim kemarau. Apabila ditanam pada musim hujan, tanaman ini rawan terkena penyakit.

Baca Juga: Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

Pengembangbiakan umbi bawang putih dilaksanakan dengan umbi siung. Cara menanamnya cukup gampang. Pertama, cangkul tanah dengan kedalaman sekitar 30cm—40cm. Setelah itu tanah atau lahan diberi pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 10—15 ton per hektare.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Buatlah juga bedengan dengan lebar 60cm untuk bawang putih. Sebab bibit bawang putih cukup mahal, lebih baik Anda memakai umbi siung ukuran sedang saja. Umbi tersebut harus disimpan terlebih dulu selama tiga bulan.

Apabila sudah, kupas kulit pembalut pada umbi bawang putih. Untuk bagian siungnya dipisahkan dan ujung-ujung siung tersebut dipotong sedikit. Bila sudah tampak titik hijau, bibit siap ditanam.

Umbi ditanam dengan berdiri satu-satu pada bedengan. Jarak antarbibit yaitu 20cm × 20cm. Satu bedengan bisa memuat 3 baris tanaman. Satu hektare lahan umumnya memerlukan sekitar 1.500 kg umbi bawang putih.

Pemberian pupuk dikerjakan ketika bawang putih sudah selesai ditanam. Pupuk yang diberikan berupa urea, TSP, dan KCl. Pakailah perbandingan 3:3:1 sebanyak 3gr untuk setiap tanaman.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Buah Nangka, Salah Satu Jenis Buah Yang Sangat Populer

Lebih baiknya pupuk diletakkan 5cm—10cm dari batangnya. Pupuk bisa diberikan secara melingkar atau dalam bentuk baris. Waktu pemberian pupuk yang paling sesuai yaitu ketika pendangiran.

Bukan hanya pupuk, hama dan penyakit pada bawang putih juga harus diperhatikan. Apabila dilaksanakan dengan baik, panen bawang putih komersil ini bisa dikerjakan sesudah 3,5—4 bulan sejak penanaman. Satu hektare lahan bisa menghasilkan sampai 10 ton umbi kering.

Umbi yang sudah dipanen bisa disimpan lama seperti halnya umbi bawang merah. Namun lebih baik lagi, simpan umbi bawang putih di tempat berasap untuk mencegah serangan hama bubuk umbi gudang.

* Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini 4 Jenis Penyakit Tanaman Kentang yang Wajib di Waspadai

Penyakit Kentang

Jual Mulsa Plastik Segala Merk Harga Murah – Lim Corporation

Tanaman kentang memang rawan terserang berbagai hama dan penyakit. Mulai dari ulat, orong-orong, sampai nematoda adalah hama penyerang kentang yang sangat mengganggu pertumbuhannya. Tak terkecuali dengan berbagai penyakit tanaman kentang yang bisa menjangkiti kapan saja. Ada beberapa jenis penyakit tanaman kentang yang harus diwaspadai. Beberapa penyakit tersebut dikibatkan oleh berbagai organisme berikut.

1. Cendawan
Paling tidak, ada 3 jenis cendawan yang harus Anda waspadai dalam membudidayakan kentang. Pertama merupakan spesies Phytophthora infestans penyebab penyakit busuk daun. Kedua, ada Alternania solani. Cendawan ini bisa mengakibatkan penyakit cacar pada kentang. Cara memberantas kedua cendawan tersebut yaitu dengan memakai antracol 0,2% dan dithane M-45 0,2%.

Ketiga, cendawan dengan nama ilmiah Streptomyces Scabies. Cendawan ini mengakibatkan penyakit burik scab. Cendawan ini tak bisa hidup pada tanah dengan pH kurang dari 5,4 atau lebih dari 7. Tak hanya itu, cendawan ini tak tumbuh pada keadaan hujan.

Gejala tanaman yang terserang burik scab yaitu kulit umbi kentang menjadi kadas dan burik. Bagian dalam daging menjadi gabus jadi tak laku untuk dijual.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

2. Bakteri
Bakteri spesies Erwinia carotvora LR Holland bisa mengakibatkan penyakit busuk lunak pada umbi kentang. Bakteri ini bisa menyerang tanaman, baik di kebun ataupun di gudang penyimpanan. Ciri kentang yang terjangkit bakteri ini yaitu umbi kentang akan jadi busuk dan berair.

3. Cendawan dan Bakteri
Bakteri Pseudomonas solanacearum dan juga cendawan Fusarium oxysporum bisa mengakibatkan penyakit layu pada tanaman kentang. Sampai sekarang, belum ada teknik dan cara memberantas penyakit ini. Keduanya, baik bakteri ataupun cendawan, menunjukkan gejala layu pada kentang.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

Perbedaan serangan oleh bakteri atau oleh cendawan terdapat pada serangan kelayuannya. Bila seluruh batang mengalami kelayuan, penyakit disebabkan oleh bakteri. Batang kentang dipotong dan dipijit mengeluarkan lendir berwarna seperti susu dan berbau busuk. Lendir juga akan keluar jika batang dimasukkan ke gelas berisi air putih. Akibatnya, air tersebut akan menjadi keruh.

Bila penyakit disebabkan oleh cendawan, kelayuan akan terjadi pada cabang tanaman kentang. Cara menandainya adalah dengan menyayat cabang kentang. Cabang yang terserang cendawan akan berwarna kecokelat-cokelatan.

Baca Juga: Wow! Ini 7 Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan Tubuh

4. Virus
Beberapa jenis virus yang menyerang tanaman kentang antara lain Potato Virus Leafroll (PVLR), Potato Virus-X (PVX), dan Potato Virus-Y (PVY). Hingga kini, belum ada cara dan metode pemberantasan yang tepat jika tanaman kentang terserang virus-virus tersebut.

Penyakit yang terserang PVRL akan mengalami gulung daun. Akibatnya, tanaman akan kurang mampu memproduksi umbi. Akan lebih parah apabila tanaman yang terserang baru saja ditanam. Meskipun menghasilkan umbi, bentuknya akan sangat kecil (kriel).

Cara mencegah umbi terserang PVRL adalah dengan memilih bibit yang terbebas dari virus tersebut. Kutu daun (Myzus persicae) harus diberantas. Kutu merupakan hewan vektor yang membawa virus PLVR.

* Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Demikian penjelasan singkat mengenai artikel “Ini 4 Jenis Penyakit Tanaman Kentang yang Wajib di Waspadai” semoga bermanfaat.