Budidaya Pare, Menguntungkan & Bermanfaat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

pare-1

Pare atau nama ilmiahnya Momordica Charantina yaitu sebuah jenis sayuran yang tak mempunyai banyak pengemar karena rasanya yang sangat pahit. Maka dari itu banyak yang tak menyukai sayuran ini akan tetapi perlu di ketahui ternyata pare ini banyak juga mengandung manfaat bagi kesehatan dan juga kecantikan lho!!.

Kandungan yang ada pada sayuran pare seperti mengandung vitamin B1, K , E, magnesium, kalsium, kalium, Fospor, seng, besi, protein dan lemak serta masih banyak lagi yang senyawa dan kandungan yang ada pada sayuran pare ini yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan.

Inilah Manfaat Pare bagi Kesehatan Dan Kecantikan, Yaitu :

1. Melancarkan Pencernaan

Di balik dengan rasanya yang sangat luar biasa pahit ternyata hal ini sangat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan anda karena sayuran pare bisa merangsang sebuah enzim dalam pencernaan yang menjaga dan mengontrol setiap gerakan pada usus.

2. Menurunkan Berat Badan

Kandungan kaya serat dalam sayuran pare bisa dimanfaatkan untuk obat diet herbal dan obat tradisional bagi kesehatan. Menurut para ahli juga mengatakan bahwa sayuran pada pare mengandung kalori yang sangat rendah hal ini bisa membantu anda dalam menurunkan berat badan yang terlalu berlebihan.

3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Adanya beberapa kandungan senyawa dan juga protein yang lainnya hal ini mempu mempercepat dalam memperkecil dan juga mempercepat pencernaan yang lagi bermasalah dan juga sebagai anti gemuk dengan istilah cepat menurunkan berat badan.

Baca Juga :

4. Mengontrol Kolesterol

Kandungan pare memanglah sangat bermanfaat besar bagi kesehatan terutama untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, karena sayuran pare bisa menghilangkan secara perlahan lemak dalam tubuh serta bisa mengatur dan mengontrol tekanan darah anda.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

kaya kandungan serat dan vitamin lainnya yang mampu menjaga kesehtan pada kulit yang menagalami masalah seperti jerawat, serta kulit yang terlihat kusam, dan lainnya yang di sebabkan beberapa faktor lain. Hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi sayuran ini secara berkala hal ini memungkinkan bisa mengatasi dan juga menjaga kesehatan anda.

6. Mengatasi Racun Dalam Tubuh

Kayanya kandungan dalam pare bisa membantu pengikisan lemak yang sangat tinggi hal ini bertujuan untuk membersihkan dan mengeluarkan racun pada tubuh anda dengan mengeluarkanya dari beberapa saluran seperti keringat serta urine.

7. Membersihkan Darah

kandungan dari pare mampu membuat dan membersihakan darah yang sangat kotor seperti terjadinya gatal pada kulit yang disebabkan darah yang terlalau kotor. hal ini bisa anda atasi dengan meminum jus atau mengonsumsi pare saecara rutin.

8. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Menurut para pakar ahli dalam sayuran, ternyata menfaat dari kandungan tersebut mampu menetralisir sel dan jaringan yang bisa merusak sel kanker sehingga mengakibatkan kanker yang sangat parah hal ini anda harus mengonsumsinya secara rutin juga supaya hasil nya pun sangat efektif.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Mulsa Plastik untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat

timun suri

Timun suri merupakan tumbuhan 1 musim penghasil buah dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buah timun suri umumnya sangat laris pada saat Ramadan. Karena itu, budidaya buah ini mempunyai peluang yang cukup bagus. Adapun cara budidaya timun suri sebenarnya cukup gampang.

Tahapan Yang Perlu Anda Laksanakan Pada Saat Budidaya Timun Suri, Sebagai Berikut :

Persiapan Lahan

Lahan yang akan dipakai untuk menanam timun suri dibersihkan terlebih dulu dari gulma ataupun tanaman liar lainnya. Setelah itu, gemburkan lahan dengan cara dibajak ataupun dicangkul. Kemudian, buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 80cm—90cm. Dalam setiap bedengan dibuat 2 lajur, yaitu lajur kanan dan lajur kiri serta bagian tengahnya dibuat parit dengan lebar sekitar 40cm—50cm.

Jika pH tanah di bawah 5,5, laksanakan pengapuran dengan menggunakan dolomit. Laksanakan juga pemupukan dasar pada bedengan dengan memakai pupuk organik ataupun pupuk non-organik.

Pupuk organik yang dipakai bisa berupa pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Sementara, pupuk anorganik yang bisa dipakai, yaitu pupuk TSP/SP-36, KCl, dan Urea/ZA. Pemupukan dasar umumnya dikerjakan 10—15 hari sebelum tanam.

Persiapan Bibit Timun Suri

Benih timun suri bisa didapatkan dengan cara membuat benih sendiri dari tanaman sebelumnya. Timun suri yang akan dijadikan bibit dipilih yang sudah cukup tua dan sehat kemudian diambil bijinya. Anda juga bisa membeli biji benih di toko pertanian apabila tak ingin repot.

Setelah biji benih diperoleh, seleksi biji benih dengan cara merendamnya dengan air. Apabila ada benih yang mengapung, buang saja karena itu benih yang kualitasnya kurang baik. Kemudian, benih timun suri bisa ditanam langsung ataupun disemai terlebih dulu. Media semai yang dipakai, yaitu campuran tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Baca Juga :

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik
Mengenali Beras Plastik Dengan Mudah, Ini Dia Caranya!!!

Penanaman Timun Suri

Apabila bibit timun suri sudah berumur sekitar 10 hari sesudah semai, maka bisa melaksanakan penanaman. Jarak tanam yang dipakai, yaitu sekitar 70cm—80cm. Dalam setiap lubang tanam yang dibuat dengan kedalaman sekitar 2cm ditanami 2 benih bibit, kemudian timbun kembali dengan tanah dan siram supaya lahan tetap lembap.

Perawatan Tanaman Timun Suri

Perawatan tanaman timun suri sangatlah penting untuk dilaksanakan supaya bisa berbuah secara maksimal. Laksanakan penyiraman pada tanaman timun suri seperlunya saja karena tanaman timun suri tahan pada kekeringan dan cuaca panas.

Kemudian laksanakan pengontrolan tanaman, apabila ada tanaman yang mati atau tumbuh tak normal laksanakan penyulaman dan ganti dengan tanaman yang baru. Penyulaman ini dilaksanakan hingga tanaman berumur 10 hari sesudah tanam. Kerjakan juga penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman.

Pemupukan pada tanaman timun suri dilaksanakan sebanyak 5 kali selama musim tanam, yaitu pada saat tanaman berumur 10 hari sesudah tanam, 17 hari sesudah tanam, 24 hari sesudah tanam, 31 hari sesudah tanam, dan 40 hari sesudah tanam. Pupuk yang dipakai, yaitu pupuk NPK. Pemberian pupuk susulan ini dilaksanakan dengan cara ditabur atau dikocor.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Mulsa Plastik untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau

Musim hujan akan berubah menjadi musim kemarau. Teriknya sinar matahari tentu saja memberikan suhu panas yang membuat semua orang mengeluh. Tetapi, hal itu justru dapat memberi keuntungan kepada tanaman supaya bisa tumbuh serta berkembang dengan bantuan dari sinar matahari. Terdapat beberapa jenis sayuran yang cocok pada musim kemarau yang mungkin bisa Anda tanam untuk meraih keuntungan pada musim tersebut.

Hal ini selain untuk mengembangkan bakat dalam berkebun, juga bisa membantu Anda dalam mengatur pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi sayuran yang Anda tanam sendiri. Lantas, jenis sayuran apa saja yang cocok untuk ditanam ketika musim kemarau datang?

Ada 5 sayuran yang dapat Anda tanam pada musim kemarau, yaitu :

Tomat

Cara-Budidaya-Tomat-dalam-Polybag-yang-MudahTomat merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang tahan banting untuk ditanam ketika musim kemarau karena tak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Karena, di tanah kering pun mereka masih bisa tumbuh.

Meski demikian, Anda harus tetap menyiramnya secara berkala supaya tanaman tomat tak kehilangan kelembapannya. Jangan lupa juga untuk menanam tumbuhan lain di dekat tomat supaya terlindungi dari paparan sinar matahari secara langsung.

Terong

hqdefaultTerong juga merupakan salah satu jenis tanaman pilihan yang tepat untuk dibudidayakan ketika musim kemarau. Karena, tanaman terong dapat hidup dengan baik meskipun dengan keterbatasan air. Akan tetapi, Anda tetap harus menyiraminya supaya buah yang dihasilkan pun juga maksimal.

Baca Juga :

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan
Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik

Mentimun

TIMUN DALAM AL-QURAN DAN HADITSKeistimewaan mentimun yaitu dapat tumbuh pada lingkungan dengan suhu hangat cenderung panas. Tanaman mentimun akan menghasilkan buah yang baik serta mengandung banyak air apabila tumbuh pada lahan kering serta suhu yang hangat.

Labu

labu-golden-melonSama halnya dengan mentimun, apabila ditanam pada suhu tinggi, tanaman labu akan cepat tumbuh. Rasa buah yang dihasilkannya pun sangat manis ketimbang labu yang tumbuh pada daerah dingin.

Jagung

114Menurut pengalaman para petani yaa!!, menanam jagung tak serumit ketika menanam padi. Anda hanya cukup memberinya air sesekali, maka jagung akan tumbuh dan berproduksi dengan baik. Asal, Anda juga memerhatikan dari serangan hama dan penyakit yang kemungkinan bisa merusak tanaman jagung Anda. Beri pupuk yang cukup, maka Anda akan memperoleh hasil yang baik kualitasnya.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan

Musim hujan yang lebat mengakibatkan tanaman gampang membusuk karena tak kuat terhadap terjangan air yang setiap hari datang. Namun, ada beberapa tanaman sayuran yang cocok ditanam ketika musim hujan seperti berikut ini.

1. Kangkung

kangkung

Kangkung merupakan jenis sayuran yang hidup di dataran rendah dan mempunyai iklim dengan kelembapan yang cukup tinggi, bahkan sering hidup di perairan. Namun, karena adanya pembudidayaan dengan proses pembuatan varietas baru, sekarang jenis kangkung sudah banyak dibudidayakan di dataran ataupun di tanah.

Namun, itu tak mengubah tingkat ketahanan kangkung akan cuaca lembap bahkan tergenang air. Oleh karena itu, kangkung sangat baik untuk dibudidayakan ketika musim hujan.

2. Genjer

Foto2591

Selain kangkung, genjer juga termasuk jenis sayuran yang dibudidayakan di lingkungan berair. Genjer bahkan lebih cocok ditanam di area persawahan yang mempunyai genangan air. Karena itu, sayuran genjer paling pas ditanam saat musim hujan datang.

3. Bayam

cara-menanam-bayam

Penanaman bayam di musim hujan sangat baik pada tahap pembesaran sesudah sebelumnya dilakukan penyemaian. Sebab, dengan bantuan air hujan tanaman bayam akan mengalami pertumbuhan dengan cepat serta subur.

Baca Juga :

Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot
Budidaya Dengan Sistem Total Akuakultur, Untung Berlimpah
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat

4. Sawi Putih

sawi-putih

Meski sawi putih kebanyakan dibudidayakan di darat, bukan berarti sawi tak cocok ditanam saat musim hujan. Sawi sangat kuat dan tak mudah layu bila terkena rintikan air hujan secara terus menerus. Perawatan sawi juga cukup gampang dan tak memerlukan biaya yang besar.

5. Selada

selada-organik

Selada merupakan jenis sayuran yang biasa dimanfaatkan sebagai lalapan. Tanaman sayuran ini sangat disukai para petani saat musim hujan datang. Selada sangat kuat menghadapi kondisi cuaca yang sering hujan, bahkan tanaman selada bisa hidup subur ketika musim hujan.

6. Seledri

tanaman-obat-seledri

Tanaman yang biasa dipakai sebagai bumbu dapur ini memang banyak disukai. Aroma yang dihasilkan oleh seledri membuat masakan menjadi lebih sedap dan menggugah selera.

Seledri mampu bertahan dengan kondisi curah hujan yang tinggi. Untuk itu, tanaman sayuran ini sangat cocok dibudidayakan saat musim hujan datang.

7. Daun Bawang

20160811_042158

Dalam melaksanakan penanaman daun bawang, sangat diperlukan persediaan air yang cukup banyak. Maka, akan lebih baik jika menanam daun bawang saat musim hujan datang.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanama ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau

budidaya-terong

Ketika musim kemarau datang, Anda bisa memanfaatkan dengan membudidaya beberapa sayuran yang bisa tumbuh baik di musim tersebut, salah satunya terong. Ada cara yang gampang budidaya terong di musim kemarau yang bisa ditiru.

Tanaman terong dapat tumbuh di suhu udara sekitar 22—30° Celcius dan terkena sinar matahari yang cukup. Sedangkan, jenis tanah yang cocok dan baik untuk ditanami terong yaitu jenis tanah gembur berpasir, subur, kaya akan bahan organik, mempunyai drainase yang baik dan pH sekitar 6,8—7,3. Berikut ini cara gampang budidaya terong yang perlu Anda ketahui.

1. Penyemaian benih

Benih yang baik yaitu benih yang mempunyai daya tumbuh di atas 75%. Dibutuhkan sekitar 300—500gram benih yang berkualitas untuk ditanam di lahan seluas 1 hektare. Untuk tahapan penyemaian, hal pertama yang harus Anda kerjakan, yaitu menyiapkan media penyemaian. Buatlah bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 20cm. Buatlah bedengan tersebut dari campuran tanah, arang sekam, dan kompos dan sesuaikan perbandingan pencampurannya.

Baca Juga :

4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag
Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
Meskipun Terlihat Sepele, Namun Ketika Mendaki Sangat Berguna

Sebelum benih ditebar di atas media semai, sebaiknya rendam dahulu benih terong dengan air hangat sekitar 10—15 menit, lalu bungkuslah benih terong dengan kain basah, lalu diamkan selama 24 jam. Selanjutnya, baru tebarkan benih ke atas media semai lalu tutupilah dengan tanah yang tipis. Selanjutnya, tutupilah bedengan tersebut dengan daun pisang, Mulsa plastik ataupun karung goni yang basah dan siramlah untuk menjaga kelembapan persemaian.

Setelah berkecambah mulai tumbuh pada hari kedua ataupun ketiga, bukalah tutup bedengan tersebut. Siramlah setiap hari dan sekitar 10—15 hari pindahkan bibit tanaman ke dalam polibag. Saat tanaman sudah mempunyai 4 helai daun, pindahkan tanaman tersebut ke lahan terbuka,

2. Pengolahan lahan dan penanaman

Lahan untuk budidaya terong dicangkul dengan kedalaman 30 cm. Bentuk bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 30cm, serta panjangnya disamakan dengan ukuran lahan. Buatlah lubang tanam secara berbaris, dengan 1 bedengan sebanyak 2 baris. Jarak tanam per lubang 60cm, dan jarak per baris 70cm.

Taburkan pupuk di atas bedengan dan aduk sampai merata. Pakailah pupuk organik seperti kompos ataupuun pupuk kandang. Waktu menanam yang baik untuk tanaman terong yaitu pada musim kemarau.

3. Perawatan tanaman terong

Perawatan untuk budidaya terong dimulai dengan pengairan yang rutin dikerjakan setiap hari, khususnya di fase-fase awal pertumbuhan dan saat cuaca kering. Kemudian kerjakan penyulaman untuk tanaman yang pertumbuhannya tak normal, mati, atau yang terserang hama. Selanjutnya, lakukan penyiangan dengan cara mencabut rumput liar atau gulma di sekitar tanaman dan jangan lupa pasangkan Mulsa Plastik supaya Kelembapan tanah tetap terjaga dan tidak terserang penyakit.

Jika anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari hama dan kekeringan tanah dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Analisa Usaha Budidaya Bengkoang Untuk Petani Bengkoang!!

Bengkoang atau yang dapat anda kenal dengan bengkuang adalah jenis tanaman menjalar. Tanaman bengkoang dapat tumbuh menjalar dengan panjang 5 m hingga 6 m. Tanaman bengkoang diambil umbinya serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, dibuat menjadi tepung, pembuatan obat, dll.

Varietas tanaman bengkoang sangat banyak namun di Indonesia hanya 2 jenis varietas yang dapat ditanam yaitu varietas badur dan genjah. Varietas genjah memiliki umur panen yang lebih cepat dan hanya membutuhkan waktu 4 bulan hingga 5 bulan saja. Sedangkan untuk varietas badur membutuhkan waktu panen hingga 7 sampai 11 bulan. Budidaya bengkoang sangat efisien jika ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 1500 mdpl.

Ketinggian yang paling ideal untuk tanaman bengkoang yaitu antara 200 mdpl hingga 800 mdpl. Curah hujan yang baik yaitu 700 mm hingga 1000 mm per tahunnya. Suhu yang paling ideal untuk tanaman bengkoang antara 25 derajat C hingga 28 derajat C.

Tanah yang baik untu pertumbuhan bengkoang adalah tanah lempung berpasir dan memiliki kandungan hara yang tinggi serta memiliki tingkat keasaman dengan PH 4,5 hingga 8. Bagi Anda yang ingin membudidayakan bengkoang di bawah ini ada beberapa cara yang perlu Anda ketahui agar tanaman bengkoang dapat tumbuh subur.

  1. Persiapan Benih

Untuk mendapatkan benih yang berkualitas Anda dapat menggunakan 2 cara yaitu dengan menyeleksi bibit dari tanaman yang telah ada dan menyeleksi benih dari hasil panen. Dari dua cara tersebut yang efisien adalah menyeleksi benih dari hasil panen.

  1. Penggolahan Tanah

Tanah yang akan digunakan sebagai lahan tanam perlu dibajak agar tanahnya menjadi gembur. Setelah itu buat bedengan dengan luas 1 m dengan tingginya antara 20 cm hingga 25 cm. Jarak bedengan yang efisien antara 40 cm hingga 50 cm. Lahan tanam sebaiknya dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Setiap lubang tanam hanya dapat dimasukan satu benih biji saja.

  1. Perawatan

Tanaman bengkoang membutuhkan air yang banyak sehingga tidak efisien jika ditanam saat musim kemarau. Setelah penanaman 2 minggu akan terlihat batang dan mulai menjalar. Saat tahapan ini perlu dilakukan penyiangan agar tidak ada tanaman lain yang menggangu pertumbuhan bengkoang.

Jika ada tanaman bengkoang yang tidak tumbuh sebaiknya segera dilakukan penyulaman. Setelah berumur 3 minggu tambahkan pupuk kompos. Selain menamabhkan pupuk Anda juga harus mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman bengkoang.

Tanaman bengkoang yang bermasalah biasanya timbul bercak daun dan banyak kumbang yang menghingap. Apabila terjadi hal seperti ini sebaiknya segera dilakukan penyemperotan.

Beberapa cara penanaman bengkoang dapat Anda perhatikan di atas. Dengan memperhatikan penjelasan di atas semoga saja peluang bisnis budidaya bengkoang yang Anda jalankan bisa menghasilkan bengkoang dengan kualitas yang memuaskan. Untuk membudidayakan bengkoang diperlukan biasaya untuk membeli kebutuhan benih, pupuk, obat, alat, dl. Biaya tersebut bisa Anda lihat dari hitungan analisa usaha di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Bengkoang

Asumsi

  • Lamanya penggunaan alat pada : menyewa lahan selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pompa air selama waktu 2.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : mesin hand sprayer selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : penyiram tanaman gembor selama waktu 2.5tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pengguanaan pisau selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timbangan selama waktu 2 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : sabit selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timba selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : wadah untuk panen selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Lahan  Rp. 2,800,000
 Pompa Air  Rp. 1,100,000
 Mesin hand sprayer  Rp. 600,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 88,000
 Pisau  Rp. 70,000
 Timbangan  Rp. 250,000
 Sabit  Rp. 80,000
 Cangkul  Rp. 100,000
 Gerobak dorong  Rp. 380,000
 Timba  Rp. 50,000
 Wadah untuk panen  Rp. 120,000
 Peralatan tambahan  Rp. 90,000
 Jumlah Investasi  Rp. 5,728,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 2.800.000  Rp. 93,333
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.100.000  Rp. 36,667
 Penyusutan mesin hand sprayer 1/30 x Rp. 600.000  Rp. 20,000
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 88.000  Rp. 2,933
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 70.000  Rp. 2,333
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 250.000  Rp. 8,333
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 80.000  Rp. 2,667
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 380.000  Rp. 12,667
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 90.000  Rp. 3,000
 Total Biaya Tetap  Rp. 190,933

 

Biaya Variabel
 Bibit bengkoang  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Pupuk alami  Rp. 125,000  x  30  =  Rp. 3,750,000
 Pupuk buatan  Rp. 90,000  x  30  =  Rp. 2,700,000
 Karung  Rp. 45,000  x  30  =  Rp. 1,350,000
 Pestisida hama  Rp. 95,000  x  30  =  Rp. 2,850,000
 Pestisida rumput  Rp. 80,000  x  30  =  Rp. 2,400,000
 Pekerja  Rp. 250,000  x  30  =  Rp. 7,500,000
 Biaya Variabel  Rp. 20,550,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 20,740,933

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
100 kg  x  Rp. 9,000  =  Rp. 900,000
Rp. 900,000  x 30  hr  =  Rp. 27,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    27,000,000  – 20,740,933  =  Rp. 6,259,067

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 5,728,000  : 6,259,067  = 1  bln

Manfaat Buah Melon Yang Harus Diketahui

Melon adalah buah bulat yang memiliki daging buah padat yang berwarna hijau muda. Buah lezat ini banyak mengandung air sehingga sangat menyegarkan jika dimakan langsung. Anda juga dapat membuat jus melon untuk menikmatinya sebagi minuman sehat. Buah melon sangat baik dikonsumsi karena mengandung sejumlah zat gizi bermanfaat bagi kesehatan. Apa manfaat makan buah melon?

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Bauh melon kaya akan vitamin C. Semangkok porsi daging buah melon mengandung sekitar 31 mg vitamin C yang setara dengan 52% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

2. Membantu Mengendalikan Tekanan Darah
Melon adalah sumber kalium (potassium) yang memadai. Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh sehingga membantu tubuh mengendalikan tekanan darah.

3. Menjaga Kesehatan Kehamilan dan Bayi dalam Kandungan
Satu mangkok daging buah melon meyediakan sekitar 32 mikrogram asam folat atau setara dengan 8 persen kebutuhan harian asam folat. Wanita hamil disarankan mengkonsumsi asam folat lebih banyak lagi, untuk menjaga kesehatan kehamilan dan bayi dalam kandungan.

Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

4. Menjaga Kesehatan Mata
Buah melon mengandung karotenoid yang disebut zeaxanthin. Zeaxanthin adalah antioksidan yang melindungi dan menjaga fungsi makula mata. Melon juga mengandung vitamin A yang merupakan nutrisi penting bagi kesehatan mata.

5. Menjaga Kesehatan Otot dan Jaringan
Tubuh membutuhkan mineral tembaga untuk memperbaiki otot dan jaringan. Melon adalah sumber mineral tembaga yang baik.

6. Menjaga Kesehatan Kulit
Makan buah melon juga bermanfaat bagi kesehatan kulit. Vitamin C membantu mencegah kerusakan sel-sel kulit dan mineral tembaga membantu regenerasi sel-sel kulit.

7. Membantu Detoksifikasi
Buah melon bengandung vitmin B termasuk thiamine dan niacin. Vitamin B membantu tubuh membuang racun yang berpotensi menyebabkan penyakit.

8. Membantu Mengurangi Berat Badan
Satu mangkok daging buah melon hanya mengandung sekitar 61 kalori. Melon membantu menyediakan nutrisi dan mengenyangkan sehingga sering dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengikuti program diet mengurangi berat badan.

Budidaya Melon Mudah Dengan Plastik Mulsa

 A. Tempat Budidaya

Kriteria yang dibutuhkan dalam sistem budidaya tanaman melon supaya memperoleh hasil yang optimal. Beberapa hal itu diantaranya ;

1. Penentuan Tempat Lahan

Tempat tempat yang dibutuhkan untuk membudidayakan tanaman melon, yakni tempat yang mempunyai ketinggian sekitar pada 200 sampai 2000 m dpl serta suhu yang diperlukan 12-27 °C.
Tempat yang dipakai diusahakan berstruktur miring serta tak berangin kencang. Hal semacam ini ditujukan supaya penyusunan irigasi yang dibutuhkan tanaman waktu tumbuh bisa dengan gampang terpenuhi, sedangkan tanah tak dalam kondisi keadaan becek atau tergenang air.

Tanaman melon mempunyai kekhasan dalam pembudidayaannya lantaran varietasi-varietas spesifik saja yang bisa dibudidayakan sesuai sama ketinggian tempatnya. Di bawah ini pembudidayaan melon berdasar pada ketinggian tempatnya :
* Ketinggian tempat 200 m dpl, dengan suhu 27-25 °C, yakni varietas : Musk Melon serta Oriental Sweet Melon
* Ketinggian tempat 200-650 m dpl, dengan suhu 25-23, 5°C serta 26-24 °C, yakni varietas : Jade, Golden Light, Silver Light, Cantaloupe (Halest Best)
* Ketinggian tempat 650-1. 000 m dpl, dengan suhu 23, 5-18°C serta 72., 4-19°C, yakni varietas : Casaba Melon, Melon (Jade Dew, Honey Dew)
* Ketinggian 1. 000-2. 000 m dpl, dengan suhu 18, 7-12 °C, yakni varietas : Cantaloupe, serta Casaba Melon.

Tanaman melon sesungguhnya bisa dibudidayakan pada tempat yang bersuhu tinggi atau pada 30°C sampai 35°C, tetapi yang butuh di perhatikan pada penanaman disuhu tinggi itu yaitu pengairan yang baik lantaran tanaman melon membutuhkan banyak air ketika tumbuh.

Ketika penyemaian benih, temperature tempat yang sesuai sama yaitu sekitaran 26 °C. jika keadaan temperature lebih tinggi jadi hal semacam ini punya pengaruh pada perkembangan tunas pada benih tanaman melon. Ketika tanaman melon alami perkembangan bakal membutuhkan temperature pada 35 °C sampai 37 °C, sedang ketika tanaman berbuah jadi sistem pembentukan buah sampai masak buah bakal membutuhkan temperature pada 26 °C pada siang hari, serta saat malam hari 16 °C.

Kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon ketika perkembangan sekitar pada 70 sampai 80%. Sedang tanaman melon muda yang tumbuh sampai dewasa membutuhkan kelembaban hawa optimal 80% dan minimum 60%.

Dengan kelembaban yang sangat tinggi bisa mengundang organisme penyebabnya penyakit seperti cendawan atau jamur yang bisa memengaruhi keadaan tanaman.

Cahaya matahari segera begitu utama untuk tanaman melon lantaran bisa menolong sistem fotosintesis tanaman, tanaman melon bakal membuahkan buah yang mani jika pada fase pembentukan buah, cahaya matahari yang di terima intensitasnya lebih tinggi. Hal semacam ini lantaran pada fase pembentukan buah tanaman menghasilkan vitamin C yang tersimpan dalam buah hingga kandungan gula yang terdapat pada buah juga turut bertambah.

Curah hujan yang sesuai sama untuk perkembangan tanaman melon yakni, daerah dengan curah hujan sekitar pada 2. 000 sampai 3. 000 mm/th. atau sekitaran 166. 66 sampai 250 mm/bln..

Tanaman melon baiknya ditanam dengan jarak yang lebih lebar jika saat penanaman bibit dikerjakan pada musim penghujan. Pembuatan bedengan untuk tempat tanaman di buat dengan lebar sekitaran ± 120 cm serta tinggi tanah bedengan sekitaran 50 sampai 60 cm. penyusunan jarak tanam ditujukan untuk memberi kelembapan yang sesuai sama untuk tanaman ketika tumbuh.

Akar pada tanaman melon cuma dapat menembus tanah sedalam 15 sampai 20 cm dan menebar dalam radius 30 sampai 40 cm. Dengan keadaan seperti itu jadi pengairan yang cukup mesti dikerjakan supaya keperluan air yang dibutuhkan tanaman bisa sesuai sama.
Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

 2. Keadaan Tanah

Tanaman melon bisa tumbuh pada tempat terbuka dengan menanamnya pada tanah yang di buat bedengan maupun dengan memakai media tanah yang disediakan dalam pot, polybag, atau wadah spesifik. Keadaan tanah yang ideal yang dipakai untuk pembudidayaan tanaman yaitu tanah yang bertektur simak, berpasir, gembur, drainase baik, subur, dan mengandung pH tanah pada 6, 0 sampai 7, 0.

Tanah yang dipakai untuk budidaya memakai pot sama dengan tanah yang dipakai di tempat terbuka, tetapi dibutuhkan penyusunan yang sesuai sama supaya bisa di ciptakan komposisi yang ideal untuk perkembangan melon.

Menurut riset beberapa pakar tanaman di Indonesia, pemakaian medium tanah yang digabung dengan humus daun bambu dengan perbandingan 1 : 1 semakin lebih tingkatkan perkembangan tanaman melon. Sedang medium tanah yang digabung dengan kombinasi humus daun bamboo dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2 bakal merubah keadaan buah melon sampai meraih diameter buah yang optimal. Alternatif lain kombinasi tanah yang dianjurkan oleh beberapa pakar tanaman yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman melon yakni dengan kombinasi tanah dengan unsure lempung, pasir, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Yang butuh di perhatikan dalam penentuan kombinasi mesti di pastikan kalau kombinasi dalam kondisi steril. Sterilisasi kombinasi bisa dikerjakan dengan terlebih dulu pengukusan atau dioven dengan suhu sekitar 100 °C serta saat pengukusan 30 menit. Sterilisasi kombinasi bisa pula dikerjakan dengan mencampurkan atau memfumigasikan dengan zat Basamid-G. alternative lain pergantian kombinasi pupuk kandang yaitu dengan memberi pupuk organic Super TW plus.

Sebelumnya penanaman tanah terlebih dulu digemburkan, sistem penggemburan baiknya dikerjakan pada musim kemarau agar tanah gampang dihancurkan serta diremahkan. Sistem penggemburan dikerjakan dengan mencangkulnya sampai kedalaman ± 30 cm, lalu membalikan tanah, yang semula tanah sisi bawah di balik agar ada dibagian atas. Hal semacam ini agar gulma tak dapt tumbuh serta berkembang.

Sesudah tanah dibalik-balikan biarlah tanah sepanjang 1 minggu agar tersinari serta terangin-anginkan. Bila telah cukup baru tanah di buat bedengan tempat tanaman bakal ditanam. Ukuran yang ideal untuk pembuatan bedengan yaitu panjang 5-7 m serta lebar pada 30-50 cm untuk penanaman satu baris tanaman atau lebar 1-1, 25 m jika penanaman dua baris. Semasing bedengan dengan gundukan tanah dengan ketinggian 30-50 cm.

B. Persiapan Penanaman

Jika tempat yang bakal dipakai pernah digunakan sebagai tempat budidaya tanaman semacam ddan terkena penyakit fusarium, jadi baiknya tempat itu tak dipakai, atau mungkin dengan menanam tanaman lain yg tidak semacam sampai ± 3-5 th.. Jikalau menginginkan digunakan dengan tanaman semacam jadi mesti lewat sistem pemrosesan tanah dengan cara kimiawi, serta tempat juga dapat dipakai kembali.

Prosesi kimiawi dapat memakai Basamid-G, dengan tempat yang basah serta lembap kombinasi basamid dapat dikerjakan, lalu aduk tanah dengan basamid hingga rata serta meraih kedalaman 20-30 cm. setelah rata tercampur basahi tanah hingga lembap sepanjang 7 hari, lalu tutup permukaan tanah dengan plastic sampai 1 minggu, kemudian kerjakan pencangkulan kembali hingga rata, serta sirami hingga lembap dengan air bersih.

Sesudah bedengan sudah siap ditanami jadi lahkah setelah itu pemasangan mulsa 3-7 hari sebelumnya bibit ditanam, mulsa atau penutup permukaan tanah bisa memakai plastic hitam perak (mulsa PHP). Pemakaian mulsa mempunyai tujuan supaya kelembaban serta suhu tanah tetaplah stabil, dapat juga menghindar perkembangan gulma.

Sesudah pemasangan mulsa usai jadi bisa dikerjakan pembuatan lubang tanam, alat bantu untuk melubangi mulsa dapat menggunanakan besi ata kaleng sisa yang dipanaskan supaya plastic bisa ditembus dengan diameter ± 10 cm.

Sesudah lubang tanam siap, setelah itu menempatkan ajir pada bedengan. Ajir atau cagak dipakai tanaman sebagai penopang tanaman atau sulur tanaman. Ajir ditanam selain lubang tanam serta menyilang dengan semasing. Ajir yang menyilang dibuat segitiga sama kaki dengan jarak ± 25 cm.

• Pemilihan bibit
Bibit yang ideal dapat kita peroleh dib alai pertamanan atau produsen dengan jaminan kualitas yang baik, dan memilih varietas yang sesuai dengan kondisi iklim dimana bibit ini akan ditanam.

• Pupuk organic dan anorganik
Pupuk yang diperlukan bagi tanaman melon berbeda dari tiap fasenya. Untuk itu perlu dipersiapkan jenis-jenis pupuk yang akan diperlukan. Pupuk organic yang perlu dipersiapkan antara lain jenis kompos, pupuk kotoran ternak, super TW plus, muhus, Gro-Mate, dan Stratos. Sementara untuk pupuk anorganik dapat dipilih seperti, Urea, TSP, ZA, KCI, ZK, SP-36, NPK dan beberapa jenis pupuk daun yang biasanya berupa pupuk cair.

Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman bisa menggunakan seperti, Rootone F, IBA, IAA, Atonik 6,5L, Dekamon, dan lain-lain sedangkan untuk zat yang diperlukan tanah bisa menggunakan seperti, Dolomit, Zaegro-1, kapur hidrat, kalsit, dan lain-lain.

• Obat tanaman
Obat tanaman diperlukan bila tanaman mengalami gejala terserang penyakit ataupun untuk menghilangkan hama tanaman yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Obat tanaman yang perlu disiapkan dan dipergunakan antara lain insektisida, bakterisida, fungisida untuk jamur, serta nematisida.

C. Pembibitan Tanaman Melon

Setelah menentukan biji dan varietas yang akan kita tanam, maka biji-biji tersebut disemai terlebih dahulu sebelum ditanam pada media tanam yang tersedia. Penyemaian perlu dilakukan untuk menghindari pertumbuhan tanaman seperti pertumbuhan kerdil hingga benih menjadi mati.

Penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan wadah plastic atau polybag atau juga menggunakan lahan penyemaian tersendiri. Jika ingin menggunakan polybag atau kantong plastic maka kita pilih polybag yang berukuran 8 x 10 cm, setelah polybag tersedia maka dapat dimasukan media tanam berupa tanah yang telah dicampur yang terdiri dari tanah, pasir serta pupuk organic dengan perbandingan 1 : 1 : 1 untuk masing-masing jenisnya.

Biji yang sudah siap rendam dahulu untuk mensterilkan hama dan penyakit dengan air yang dicampur pestisida selama 1- 2 jam, kemudian biji tiriskan sampai kering. Sebelum ditanam biji didiamkan dan ditutupi kain yang steril selama semalam dengan suhu 25 °C.

Setelah didiamkan semalam barulah benih di masukan pada masing-masing polybag dengan kedalaman 5 cm, benih yang berada dalam polybag harus disiram secara kontinyu, yuitu pada pagi jam 06.00 dan sore hari pukul 16.00, diusahakan jangan terlalu becek.

Setelah 10 hingga 14 hari maka tanaman akan mulai memproduksi daun, kalau sudah tumbuh daun penyemprotan bisa menggunaka pupuk daun agar daun terhindar dari serangan hama atau penyakit.
Setelah bibit berumur 2 minggu atau lebih maka bibit siap dipindahkan ke lahan budidaya. Jarak tanam sesuaikan dsengan lubang pada mulsa yang telah disediakan, kedalaman lubang tanam sekitar 10-15 cm. setelah 5 hari maka dapat diberikan pupuk anorganik dengan membenamkannya pada lubang tanam. Selanjutnya lakukan penyiraman yang sesuai agar tanaman melon tumbuh dengan baik

Menaman Seledri Yang Baik Dan Benar

Seledri merupakan kebutuhan makanan yang dimanfaatkan daunnya sebagai penyedap masakan, selain itu seledri juga dipakai sebagai penghias masakan. Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di kebun, namun semakin meningkatnya kebutuhan seledri, terutama rerstoran dan rumah makan maka tanaman seledri ini juga dibudidayakan dengan baik, Seledri bisa ditanam di kebun atau dengan cara yang mudah dengan menanamnya melalui media pot atau polybag.

Selain itu, seledri atau dengan nama latin Apium graveolens juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat, bijinya bisa dimanfaatkan sebagai ekstrak minyak sekedri, menanam seledri yang cocok adalah dilakukan di ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl, tapi ternyata tanaman ini juga tumbuh di dataran rendah dengan curah hujan yang sedikit rendah, karena tanaman ini tidak cocok di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi. Sementara itu, tanah yang cocok untuk tanaman ini adalah tanah yang gembur mengandung banyak unsur hara dengan keasaman tanah dengan ph 5,5 hingga 6,5.

Cara Budidaya Daun Seledri

  • Proses Penyemaian

Penyemaian dilakukan dengan menggunakan biji seledri, lakukan pada tempat penyemaian, berupa tanah yang sudah diolah terlebih dahulu yaitu dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos, sebelum melakuakan penaburan biji seledri sebaiknya rendam terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat sekitar 50-60 derajat cecius, kemudian siapkan baki atau tempat penyemaian yang sudah diberi tanah terlebih dahulu. Taburkan biji seledri secara merata pada permukaan tanah, kemudian bubuhi lagi dengan tanah secukupnya, jangan terlalu tebal.

Siram persemaian dengan hati-hati, sebaiknya dengan menggunakkan semprotan air, sehingga air tidak merusak media persemaian, tunggu sekitar 1 bulan atau daun seledri tumbuh sekitar 3-4 helai baru pindahkan pada lahan yang lebih luas, atau bisa juga menggunakan pot atau polybag.

seledrilaj

  • Pengolahan Lahan.

Tentukan terlebih dahulu media yang akan digunkan, kebun atau pot, namun yang terpenting adalah pengolahan lahan yang dilakukan dengan perlakuan organik. Gunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos, jika menggunakan media pot maka perbandingan antara tanah dan pupuk adalah 1:1, 1 untuk tanah dan 1 untuk pupuknya. Setelah itu biarkan terlebih dahulu selama kerang lebih 3-4 hari tanah jangan dulu digunakan atau ditanami.

  • Proses Penanaman.

Proses pemindahan seledri dilakukan dengan hati-hati, jika di kebun jika penanaman dilakukan di kebun maka buat lubang tanam terlebih dahulu dengan jarak tanam 20-20 cm, masukan tanaman dalam lubang tanam, jangan terlalu dalam tapi juga jangan terlalu dangkal, setelah dimasukin kemudian bubuhi lagi pinggiran tanaman dengan tanah.

Untuk media pot, lakukan proses yang sama, kemudian letakan pot di halaman yang tidak terkena sinar matahari yang langsung, atau dibawah pohon yang rimbun, ini dilakukan selama kurang lebih 1-2 minggu hingga tanaman lebih kuat dan akar sudah tumbuh.

  • Proses Pemupukan dan Perawatan Tanaman.

Proses perawatan meliputi proses penyiraman tanaman, lakukan penyiraman setiap hari, sebaiknya dilakukan pada sore hari, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanaman ataupun jangan sampai daun terkena tanah yang tercampur dengan air sewaktu menyiram. Jika dibiarkan ini akan mengakibatkan daun rusak dan membusuk.

Baca Juga : 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pemupukan lakukan dengan secara teratur sesuai dosis yang terdapat dalam pupuk tersebut, jika menggunakan pupuk organik cair maka lakukan dengan secara terjadwal, biasanya pupuk ini adalah pupuk perangsang daun yang disemprotkan ke daun agar daun seledri tumbuh lebih sehat dan lebih lebat. Gunakan juga pupuk kompos organik atau untuk tanah.

  • Hama dan Penyakit Pada Seledri.

Beberapa hama yang mungkin akan ditemui dalam budidaya seledri, diantaranya adalah ulat tanah, keong, kutu dan tungau, jika dibiarkan maka hama-hama tersebut akan merusak tanaman atau membawa penyakit sehingga akan mengakibatkan seledri rusak, layu hingga pada kematian tanaman.

seledriiiii

Penyakit yang biasa menyerang Seledri diantaranya adalah, cercospora, bercak daun, virus aster yellow, kebanyakan penyakit disebabkan oleh kelalaian petani terhadap adanya hama yang menyerang dan membawa penyakit.

pencegahannya dengan dilakukan metode Pengendalian Hama Terpadu, dengan melakukan kontrol setiap hari dan jika terdapat hama maka segeralakukan pengendalian hama, cara yang paling aman dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida nabati.

  • Proses Pemanenan.

Pemanenan seledri biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan, mungkin ada juga yang hanya 1 bulan tergantung dari Varietas yang digunakan, Hibrida mungkin akan lebih cepat dengan hasil tanam yang lebih maksimal. Ciri-ciri tanaman siap panen adalah, daun seledri sudah rimbun dan memiliki banyak anakan. Pemanenan dilakukan tidak dengan mencabut tanaman, namun dengan memetik daunnya, sehingga tanaman masih bisa dipanen selama kurang lebih dalam frekuesni 1-2 minggu sekali. Hingga daun seledri sudah tidak anakan lagi.

Cara Ampuh Mengatasi Gulma Alang-Alang

Alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica L) adalah tanaman perintis yang sering tumbuh di lahan-lahan kosong maupun di bekas sawah dan ladang. Sayangnya alang-alang juga biasanya menjadi gulma karena tumbuh di perkebunan dan mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Tanaman ini bisa hidup dengan baik di daerah-daerah yang banyak mengandung air dan mendapatkan cukup sinar matahari.

Ilalang merupakan tumbuhan rumput yang berbatang lunak dan membulat. Daunnya tipis, bertekstur licin dan diselubungi rambut, serta memiliki warna hijau gelap hingga terang. Sistem perakarannya ditunjang rimpang yang kuat sehingga sulit dicabut. Sedangkan bunga ilalang berwarna putih, berupa bulir majemuk, agak menguncup, dan mudah diterbangkan angin.

Proses perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat. Benih-benihnya gampang sekali diterbangkan angin dan tumbuh menjadi tanaman dewasa. Sementara itu, rimpang ilalang yang juga merupakan bakal tanaman dewasa dapat menembus tanah sampai kedalamanan 1 meter. Hal ini sering mengakibatkan upaya pemberantasan gulma alang-alang tergolong cukup sulit dilakukan.

pengendalian-gulma-alang-alang.jpg

Berikut ini beberapa cara yang bisa dikerjakan untuk mengendalikan pertumbuhan alang-alang di perkebunan kelapa sawit!

Manual

Untuk area perkebunan kelapa sawit dengan ukuran yang tidak terlalu luas, upaya pengentasan ilalang secara manual bisa menjadi solusi yang dapat diandalkan. Kelebihan dari metode ini yaitu bersifat ramah lingkungan dan tidak memakan biaya yang cukup besar. Teknik ini dilakukan dengan memotong rimpang ilalang lalu biomasa-nya dikeringkan di atas tanah atau ditimbun di lubang yang cukup dalam. Adapun peralatan yang digunakan meliputi cangkul, sekop, dan garpu.

*Baca Juga:

 

Mekanis

Secara mekanis, pemberantasan alang-alang menggunakan bantuan traktor. Alternatif lain bisa juga memanfaatkan bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan ternak. Walaupun teknik mudah dan cepat, namun tidak memakan waktu yang lama alang-alang bakal tumbuh kembali.

Biologis

Alang-alang tidak akan tumbuh di tempat yang tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Sehingga Anda bisa memelihara tanaman penutup tanah seperti kacang-kacangan. Keuntungan lainnya tanaman kacang-kacangan juga dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nitrogen, mencegah erosi, dan menjaga kelembaban tanah. Selain itu, daun dari tanaman ini juga dapat dipakai untuk pakan hewan ternak.

Kimiawi

Karena dapat menimbulkan dampak yang serius bagi lahan budidaya, pengendalian gulma menggunakan metode kimiawi sebaiknya dipilih sebagai opsi terakhir bila cara-cara lain tidak cukup efektif. Bahan kimia yang digunakan berupa herbisida. Dalam penerapannya nanti, Anda wajib mematuhi petunjuk pemakaian dari produk herbisida tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif yang serius.