Manfaat Buah Melon Yang Harus Diketahui

Melon adalah buah bulat yang memiliki daging buah padat yang berwarna hijau muda. Buah lezat ini banyak mengandung air sehingga sangat menyegarkan jika dimakan langsung. Anda juga dapat membuat jus melon untuk menikmatinya sebagi minuman sehat. Buah melon sangat baik dikonsumsi karena mengandung sejumlah zat gizi bermanfaat bagi kesehatan. Apa manfaat makan buah melon?

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Bauh melon kaya akan vitamin C. Semangkok porsi daging buah melon mengandung sekitar 31 mg vitamin C yang setara dengan 52% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

2. Membantu Mengendalikan Tekanan Darah
Melon adalah sumber kalium (potassium) yang memadai. Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh sehingga membantu tubuh mengendalikan tekanan darah.

3. Menjaga Kesehatan Kehamilan dan Bayi dalam Kandungan
Satu mangkok daging buah melon meyediakan sekitar 32 mikrogram asam folat atau setara dengan 8 persen kebutuhan harian asam folat. Wanita hamil disarankan mengkonsumsi asam folat lebih banyak lagi, untuk menjaga kesehatan kehamilan dan bayi dalam kandungan.

Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

4. Menjaga Kesehatan Mata
Buah melon mengandung karotenoid yang disebut zeaxanthin. Zeaxanthin adalah antioksidan yang melindungi dan menjaga fungsi makula mata. Melon juga mengandung vitamin A yang merupakan nutrisi penting bagi kesehatan mata.

5. Menjaga Kesehatan Otot dan Jaringan
Tubuh membutuhkan mineral tembaga untuk memperbaiki otot dan jaringan. Melon adalah sumber mineral tembaga yang baik.

6. Menjaga Kesehatan Kulit
Makan buah melon juga bermanfaat bagi kesehatan kulit. Vitamin C membantu mencegah kerusakan sel-sel kulit dan mineral tembaga membantu regenerasi sel-sel kulit.

7. Membantu Detoksifikasi
Buah melon bengandung vitmin B termasuk thiamine dan niacin. Vitamin B membantu tubuh membuang racun yang berpotensi menyebabkan penyakit.

8. Membantu Mengurangi Berat Badan
Satu mangkok daging buah melon hanya mengandung sekitar 61 kalori. Melon membantu menyediakan nutrisi dan mengenyangkan sehingga sering dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengikuti program diet mengurangi berat badan.

Advertisements

Budidaya Melon Mudah Dengan Plastik Mulsa

 A. Tempat Budidaya

Kriteria yang dibutuhkan dalam sistem budidaya tanaman melon supaya memperoleh hasil yang optimal. Beberapa hal itu diantaranya ;

1. Penentuan Tempat Lahan

Tempat tempat yang dibutuhkan untuk membudidayakan tanaman melon, yakni tempat yang mempunyai ketinggian sekitar pada 200 sampai 2000 m dpl serta suhu yang diperlukan 12-27 °C.
Tempat yang dipakai diusahakan berstruktur miring serta tak berangin kencang. Hal semacam ini ditujukan supaya penyusunan irigasi yang dibutuhkan tanaman waktu tumbuh bisa dengan gampang terpenuhi, sedangkan tanah tak dalam kondisi keadaan becek atau tergenang air.

Tanaman melon mempunyai kekhasan dalam pembudidayaannya lantaran varietasi-varietas spesifik saja yang bisa dibudidayakan sesuai sama ketinggian tempatnya. Di bawah ini pembudidayaan melon berdasar pada ketinggian tempatnya :
* Ketinggian tempat 200 m dpl, dengan suhu 27-25 °C, yakni varietas : Musk Melon serta Oriental Sweet Melon
* Ketinggian tempat 200-650 m dpl, dengan suhu 25-23, 5°C serta 26-24 °C, yakni varietas : Jade, Golden Light, Silver Light, Cantaloupe (Halest Best)
* Ketinggian tempat 650-1. 000 m dpl, dengan suhu 23, 5-18°C serta 72., 4-19°C, yakni varietas : Casaba Melon, Melon (Jade Dew, Honey Dew)
* Ketinggian 1. 000-2. 000 m dpl, dengan suhu 18, 7-12 °C, yakni varietas : Cantaloupe, serta Casaba Melon.

Tanaman melon sesungguhnya bisa dibudidayakan pada tempat yang bersuhu tinggi atau pada 30°C sampai 35°C, tetapi yang butuh di perhatikan pada penanaman disuhu tinggi itu yaitu pengairan yang baik lantaran tanaman melon membutuhkan banyak air ketika tumbuh.

Ketika penyemaian benih, temperature tempat yang sesuai sama yaitu sekitaran 26 °C. jika keadaan temperature lebih tinggi jadi hal semacam ini punya pengaruh pada perkembangan tunas pada benih tanaman melon. Ketika tanaman melon alami perkembangan bakal membutuhkan temperature pada 35 °C sampai 37 °C, sedang ketika tanaman berbuah jadi sistem pembentukan buah sampai masak buah bakal membutuhkan temperature pada 26 °C pada siang hari, serta saat malam hari 16 °C.

Kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon ketika perkembangan sekitar pada 70 sampai 80%. Sedang tanaman melon muda yang tumbuh sampai dewasa membutuhkan kelembaban hawa optimal 80% dan minimum 60%.

Dengan kelembaban yang sangat tinggi bisa mengundang organisme penyebabnya penyakit seperti cendawan atau jamur yang bisa memengaruhi keadaan tanaman.

Cahaya matahari segera begitu utama untuk tanaman melon lantaran bisa menolong sistem fotosintesis tanaman, tanaman melon bakal membuahkan buah yang mani jika pada fase pembentukan buah, cahaya matahari yang di terima intensitasnya lebih tinggi. Hal semacam ini lantaran pada fase pembentukan buah tanaman menghasilkan vitamin C yang tersimpan dalam buah hingga kandungan gula yang terdapat pada buah juga turut bertambah.

Curah hujan yang sesuai sama untuk perkembangan tanaman melon yakni, daerah dengan curah hujan sekitar pada 2. 000 sampai 3. 000 mm/th. atau sekitaran 166. 66 sampai 250 mm/bln..

Tanaman melon baiknya ditanam dengan jarak yang lebih lebar jika saat penanaman bibit dikerjakan pada musim penghujan. Pembuatan bedengan untuk tempat tanaman di buat dengan lebar sekitaran ± 120 cm serta tinggi tanah bedengan sekitaran 50 sampai 60 cm. penyusunan jarak tanam ditujukan untuk memberi kelembapan yang sesuai sama untuk tanaman ketika tumbuh.

Akar pada tanaman melon cuma dapat menembus tanah sedalam 15 sampai 20 cm dan menebar dalam radius 30 sampai 40 cm. Dengan keadaan seperti itu jadi pengairan yang cukup mesti dikerjakan supaya keperluan air yang dibutuhkan tanaman bisa sesuai sama.
Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

 2. Keadaan Tanah

Tanaman melon bisa tumbuh pada tempat terbuka dengan menanamnya pada tanah yang di buat bedengan maupun dengan memakai media tanah yang disediakan dalam pot, polybag, atau wadah spesifik. Keadaan tanah yang ideal yang dipakai untuk pembudidayaan tanaman yaitu tanah yang bertektur simak, berpasir, gembur, drainase baik, subur, dan mengandung pH tanah pada 6, 0 sampai 7, 0.

Tanah yang dipakai untuk budidaya memakai pot sama dengan tanah yang dipakai di tempat terbuka, tetapi dibutuhkan penyusunan yang sesuai sama supaya bisa di ciptakan komposisi yang ideal untuk perkembangan melon.

Menurut riset beberapa pakar tanaman di Indonesia, pemakaian medium tanah yang digabung dengan humus daun bambu dengan perbandingan 1 : 1 semakin lebih tingkatkan perkembangan tanaman melon. Sedang medium tanah yang digabung dengan kombinasi humus daun bamboo dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2 bakal merubah keadaan buah melon sampai meraih diameter buah yang optimal. Alternatif lain kombinasi tanah yang dianjurkan oleh beberapa pakar tanaman yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman melon yakni dengan kombinasi tanah dengan unsure lempung, pasir, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Yang butuh di perhatikan dalam penentuan kombinasi mesti di pastikan kalau kombinasi dalam kondisi steril. Sterilisasi kombinasi bisa dikerjakan dengan terlebih dulu pengukusan atau dioven dengan suhu sekitar 100 °C serta saat pengukusan 30 menit. Sterilisasi kombinasi bisa pula dikerjakan dengan mencampurkan atau memfumigasikan dengan zat Basamid-G. alternative lain pergantian kombinasi pupuk kandang yaitu dengan memberi pupuk organic Super TW plus.

Sebelumnya penanaman tanah terlebih dulu digemburkan, sistem penggemburan baiknya dikerjakan pada musim kemarau agar tanah gampang dihancurkan serta diremahkan. Sistem penggemburan dikerjakan dengan mencangkulnya sampai kedalaman ± 30 cm, lalu membalikan tanah, yang semula tanah sisi bawah di balik agar ada dibagian atas. Hal semacam ini agar gulma tak dapt tumbuh serta berkembang.

Sesudah tanah dibalik-balikan biarlah tanah sepanjang 1 minggu agar tersinari serta terangin-anginkan. Bila telah cukup baru tanah di buat bedengan tempat tanaman bakal ditanam. Ukuran yang ideal untuk pembuatan bedengan yaitu panjang 5-7 m serta lebar pada 30-50 cm untuk penanaman satu baris tanaman atau lebar 1-1, 25 m jika penanaman dua baris. Semasing bedengan dengan gundukan tanah dengan ketinggian 30-50 cm.

B. Persiapan Penanaman

Jika tempat yang bakal dipakai pernah digunakan sebagai tempat budidaya tanaman semacam ddan terkena penyakit fusarium, jadi baiknya tempat itu tak dipakai, atau mungkin dengan menanam tanaman lain yg tidak semacam sampai ± 3-5 th.. Jikalau menginginkan digunakan dengan tanaman semacam jadi mesti lewat sistem pemrosesan tanah dengan cara kimiawi, serta tempat juga dapat dipakai kembali.

Prosesi kimiawi dapat memakai Basamid-G, dengan tempat yang basah serta lembap kombinasi basamid dapat dikerjakan, lalu aduk tanah dengan basamid hingga rata serta meraih kedalaman 20-30 cm. setelah rata tercampur basahi tanah hingga lembap sepanjang 7 hari, lalu tutup permukaan tanah dengan plastic sampai 1 minggu, kemudian kerjakan pencangkulan kembali hingga rata, serta sirami hingga lembap dengan air bersih.

Sesudah bedengan sudah siap ditanami jadi lahkah setelah itu pemasangan mulsa 3-7 hari sebelumnya bibit ditanam, mulsa atau penutup permukaan tanah bisa memakai plastic hitam perak (mulsa PHP). Pemakaian mulsa mempunyai tujuan supaya kelembaban serta suhu tanah tetaplah stabil, dapat juga menghindar perkembangan gulma.

Sesudah pemasangan mulsa usai jadi bisa dikerjakan pembuatan lubang tanam, alat bantu untuk melubangi mulsa dapat menggunanakan besi ata kaleng sisa yang dipanaskan supaya plastic bisa ditembus dengan diameter ± 10 cm.

Sesudah lubang tanam siap, setelah itu menempatkan ajir pada bedengan. Ajir atau cagak dipakai tanaman sebagai penopang tanaman atau sulur tanaman. Ajir ditanam selain lubang tanam serta menyilang dengan semasing. Ajir yang menyilang dibuat segitiga sama kaki dengan jarak ± 25 cm.

• Pemilihan bibit
Bibit yang ideal dapat kita peroleh dib alai pertamanan atau produsen dengan jaminan kualitas yang baik, dan memilih varietas yang sesuai dengan kondisi iklim dimana bibit ini akan ditanam.

• Pupuk organic dan anorganik
Pupuk yang diperlukan bagi tanaman melon berbeda dari tiap fasenya. Untuk itu perlu dipersiapkan jenis-jenis pupuk yang akan diperlukan. Pupuk organic yang perlu dipersiapkan antara lain jenis kompos, pupuk kotoran ternak, super TW plus, muhus, Gro-Mate, dan Stratos. Sementara untuk pupuk anorganik dapat dipilih seperti, Urea, TSP, ZA, KCI, ZK, SP-36, NPK dan beberapa jenis pupuk daun yang biasanya berupa pupuk cair.

Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman bisa menggunakan seperti, Rootone F, IBA, IAA, Atonik 6,5L, Dekamon, dan lain-lain sedangkan untuk zat yang diperlukan tanah bisa menggunakan seperti, Dolomit, Zaegro-1, kapur hidrat, kalsit, dan lain-lain.

• Obat tanaman
Obat tanaman diperlukan bila tanaman mengalami gejala terserang penyakit ataupun untuk menghilangkan hama tanaman yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Obat tanaman yang perlu disiapkan dan dipergunakan antara lain insektisida, bakterisida, fungisida untuk jamur, serta nematisida.

C. Pembibitan Tanaman Melon

Setelah menentukan biji dan varietas yang akan kita tanam, maka biji-biji tersebut disemai terlebih dahulu sebelum ditanam pada media tanam yang tersedia. Penyemaian perlu dilakukan untuk menghindari pertumbuhan tanaman seperti pertumbuhan kerdil hingga benih menjadi mati.

Penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan wadah plastic atau polybag atau juga menggunakan lahan penyemaian tersendiri. Jika ingin menggunakan polybag atau kantong plastic maka kita pilih polybag yang berukuran 8 x 10 cm, setelah polybag tersedia maka dapat dimasukan media tanam berupa tanah yang telah dicampur yang terdiri dari tanah, pasir serta pupuk organic dengan perbandingan 1 : 1 : 1 untuk masing-masing jenisnya.

Biji yang sudah siap rendam dahulu untuk mensterilkan hama dan penyakit dengan air yang dicampur pestisida selama 1- 2 jam, kemudian biji tiriskan sampai kering. Sebelum ditanam biji didiamkan dan ditutupi kain yang steril selama semalam dengan suhu 25 °C.

Setelah didiamkan semalam barulah benih di masukan pada masing-masing polybag dengan kedalaman 5 cm, benih yang berada dalam polybag harus disiram secara kontinyu, yuitu pada pagi jam 06.00 dan sore hari pukul 16.00, diusahakan jangan terlalu becek.

Setelah 10 hingga 14 hari maka tanaman akan mulai memproduksi daun, kalau sudah tumbuh daun penyemprotan bisa menggunaka pupuk daun agar daun terhindar dari serangan hama atau penyakit.
Setelah bibit berumur 2 minggu atau lebih maka bibit siap dipindahkan ke lahan budidaya. Jarak tanam sesuaikan dsengan lubang pada mulsa yang telah disediakan, kedalaman lubang tanam sekitar 10-15 cm. setelah 5 hari maka dapat diberikan pupuk anorganik dengan membenamkannya pada lubang tanam. Selanjutnya lakukan penyiraman yang sesuai agar tanaman melon tumbuh dengan baik

Menaman Seledri Yang Baik Dan Benar

Seledri merupakan kebutuhan makanan yang dimanfaatkan daunnya sebagai penyedap masakan, selain itu seledri juga dipakai sebagai penghias masakan. Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di kebun, namun semakin meningkatnya kebutuhan seledri, terutama rerstoran dan rumah makan maka tanaman seledri ini juga dibudidayakan dengan baik, Seledri bisa ditanam di kebun atau dengan cara yang mudah dengan menanamnya melalui media pot atau polybag.

Selain itu, seledri atau dengan nama latin Apium graveolens juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat, bijinya bisa dimanfaatkan sebagai ekstrak minyak sekedri, menanam seledri yang cocok adalah dilakukan di ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl, tapi ternyata tanaman ini juga tumbuh di dataran rendah dengan curah hujan yang sedikit rendah, karena tanaman ini tidak cocok di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi. Sementara itu, tanah yang cocok untuk tanaman ini adalah tanah yang gembur mengandung banyak unsur hara dengan keasaman tanah dengan ph 5,5 hingga 6,5.

Cara Budidaya Daun Seledri

  • Proses Penyemaian

Penyemaian dilakukan dengan menggunakan biji seledri, lakukan pada tempat penyemaian, berupa tanah yang sudah diolah terlebih dahulu yaitu dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos, sebelum melakuakan penaburan biji seledri sebaiknya rendam terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat sekitar 50-60 derajat cecius, kemudian siapkan baki atau tempat penyemaian yang sudah diberi tanah terlebih dahulu. Taburkan biji seledri secara merata pada permukaan tanah, kemudian bubuhi lagi dengan tanah secukupnya, jangan terlalu tebal.

Siram persemaian dengan hati-hati, sebaiknya dengan menggunakkan semprotan air, sehingga air tidak merusak media persemaian, tunggu sekitar 1 bulan atau daun seledri tumbuh sekitar 3-4 helai baru pindahkan pada lahan yang lebih luas, atau bisa juga menggunakan pot atau polybag.

seledrilaj

  • Pengolahan Lahan.

Tentukan terlebih dahulu media yang akan digunkan, kebun atau pot, namun yang terpenting adalah pengolahan lahan yang dilakukan dengan perlakuan organik. Gunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos, jika menggunakan media pot maka perbandingan antara tanah dan pupuk adalah 1:1, 1 untuk tanah dan 1 untuk pupuknya. Setelah itu biarkan terlebih dahulu selama kerang lebih 3-4 hari tanah jangan dulu digunakan atau ditanami.

  • Proses Penanaman.

Proses pemindahan seledri dilakukan dengan hati-hati, jika di kebun jika penanaman dilakukan di kebun maka buat lubang tanam terlebih dahulu dengan jarak tanam 20-20 cm, masukan tanaman dalam lubang tanam, jangan terlalu dalam tapi juga jangan terlalu dangkal, setelah dimasukin kemudian bubuhi lagi pinggiran tanaman dengan tanah.

Untuk media pot, lakukan proses yang sama, kemudian letakan pot di halaman yang tidak terkena sinar matahari yang langsung, atau dibawah pohon yang rimbun, ini dilakukan selama kurang lebih 1-2 minggu hingga tanaman lebih kuat dan akar sudah tumbuh.

  • Proses Pemupukan dan Perawatan Tanaman.

Proses perawatan meliputi proses penyiraman tanaman, lakukan penyiraman setiap hari, sebaiknya dilakukan pada sore hari, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanaman ataupun jangan sampai daun terkena tanah yang tercampur dengan air sewaktu menyiram. Jika dibiarkan ini akan mengakibatkan daun rusak dan membusuk.

Baca Juga : 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pemupukan lakukan dengan secara teratur sesuai dosis yang terdapat dalam pupuk tersebut, jika menggunakan pupuk organik cair maka lakukan dengan secara terjadwal, biasanya pupuk ini adalah pupuk perangsang daun yang disemprotkan ke daun agar daun seledri tumbuh lebih sehat dan lebih lebat. Gunakan juga pupuk kompos organik atau untuk tanah.

  • Hama dan Penyakit Pada Seledri.

Beberapa hama yang mungkin akan ditemui dalam budidaya seledri, diantaranya adalah ulat tanah, keong, kutu dan tungau, jika dibiarkan maka hama-hama tersebut akan merusak tanaman atau membawa penyakit sehingga akan mengakibatkan seledri rusak, layu hingga pada kematian tanaman.

seledriiiii

Penyakit yang biasa menyerang Seledri diantaranya adalah, cercospora, bercak daun, virus aster yellow, kebanyakan penyakit disebabkan oleh kelalaian petani terhadap adanya hama yang menyerang dan membawa penyakit.

pencegahannya dengan dilakukan metode Pengendalian Hama Terpadu, dengan melakukan kontrol setiap hari dan jika terdapat hama maka segeralakukan pengendalian hama, cara yang paling aman dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida nabati.

  • Proses Pemanenan.

Pemanenan seledri biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan, mungkin ada juga yang hanya 1 bulan tergantung dari Varietas yang digunakan, Hibrida mungkin akan lebih cepat dengan hasil tanam yang lebih maksimal. Ciri-ciri tanaman siap panen adalah, daun seledri sudah rimbun dan memiliki banyak anakan. Pemanenan dilakukan tidak dengan mencabut tanaman, namun dengan memetik daunnya, sehingga tanaman masih bisa dipanen selama kurang lebih dalam frekuesni 1-2 minggu sekali. Hingga daun seledri sudah tidak anakan lagi.

Cara Ampuh Mengatasi Gulma Alang-Alang

Alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica L) adalah tanaman perintis yang sering tumbuh di lahan-lahan kosong maupun di bekas sawah dan ladang. Sayangnya alang-alang juga biasanya menjadi gulma karena tumbuh di perkebunan dan mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Tanaman ini bisa hidup dengan baik di daerah-daerah yang banyak mengandung air dan mendapatkan cukup sinar matahari.

Ilalang merupakan tumbuhan rumput yang berbatang lunak dan membulat. Daunnya tipis, bertekstur licin dan diselubungi rambut, serta memiliki warna hijau gelap hingga terang. Sistem perakarannya ditunjang rimpang yang kuat sehingga sulit dicabut. Sedangkan bunga ilalang berwarna putih, berupa bulir majemuk, agak menguncup, dan mudah diterbangkan angin.

Proses perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat. Benih-benihnya gampang sekali diterbangkan angin dan tumbuh menjadi tanaman dewasa. Sementara itu, rimpang ilalang yang juga merupakan bakal tanaman dewasa dapat menembus tanah sampai kedalamanan 1 meter. Hal ini sering mengakibatkan upaya pemberantasan gulma alang-alang tergolong cukup sulit dilakukan.

pengendalian-gulma-alang-alang.jpg

Berikut ini beberapa cara yang bisa dikerjakan untuk mengendalikan pertumbuhan alang-alang di perkebunan kelapa sawit!

Manual

Untuk area perkebunan kelapa sawit dengan ukuran yang tidak terlalu luas, upaya pengentasan ilalang secara manual bisa menjadi solusi yang dapat diandalkan. Kelebihan dari metode ini yaitu bersifat ramah lingkungan dan tidak memakan biaya yang cukup besar. Teknik ini dilakukan dengan memotong rimpang ilalang lalu biomasa-nya dikeringkan di atas tanah atau ditimbun di lubang yang cukup dalam. Adapun peralatan yang digunakan meliputi cangkul, sekop, dan garpu.

*Baca Juga:

 

Mekanis

Secara mekanis, pemberantasan alang-alang menggunakan bantuan traktor. Alternatif lain bisa juga memanfaatkan bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan ternak. Walaupun teknik mudah dan cepat, namun tidak memakan waktu yang lama alang-alang bakal tumbuh kembali.

Biologis

Alang-alang tidak akan tumbuh di tempat yang tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Sehingga Anda bisa memelihara tanaman penutup tanah seperti kacang-kacangan. Keuntungan lainnya tanaman kacang-kacangan juga dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nitrogen, mencegah erosi, dan menjaga kelembaban tanah. Selain itu, daun dari tanaman ini juga dapat dipakai untuk pakan hewan ternak.

Kimiawi

Karena dapat menimbulkan dampak yang serius bagi lahan budidaya, pengendalian gulma menggunakan metode kimiawi sebaiknya dipilih sebagai opsi terakhir bila cara-cara lain tidak cukup efektif. Bahan kimia yang digunakan berupa herbisida. Dalam penerapannya nanti, Anda wajib mematuhi petunjuk pemakaian dari produk herbisida tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif yang serius.

Alang-Alang, Dianggap Gulma Namun Banyak Manfaatnya

Tanaman alang-alang sering disebut juga sebagai ilalang. Ini merupakan salah satu jenis rumput yang tumbuh liar dan biasanya dianggap sebagai gulma yang harus dibasmi, karena dapat merusak tanaman pokok di perkebunan dengan menghabiskan unsur hara dalam tanah. Namun, di luar itu, tanaman alang-alang juga dikenal sebagai rumput berkhasiat untuk kesehatan dan digunakan untuk pengobatan tradisional dalam mengatasi berbagai penyakit.

Alang-alang memiliki nama latin Imperata cylindrica dan termasuk dalam keluarga Poaceae. Rumput ilalang memiliki nama daerah yang sangat beragam. Orang minang menyebutnya alalang, halalang. Orang melayu, Madura dan Bali menyebutnya lalang. Sementara orang Sunda mengenalnya dengan nama eurih. Sebutan lainnya adalah rih (Batam), jih (Gayo), re (Sasak, Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulawesi selatan), eri, weri, weli (Ambon dan Seram), kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan masih banyak lagi.
Manfaat Tanaman Alang-Alang
Tanaman alang-alang ini sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat untuk digunakan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan biasanya adalah akar, batang dan bunganya.

Akar alang-alang memiliki rasa yang manis dan bersifat sejuk, karena itu banyak juga digunakan untuk meredakan panas dalam serta penyakit yang menyertainya, seperti sariawan. Memasuki meridian paru-paru, lambung dan kandung kemih. Simplisia ini bersifat tonik, meredakan demam (anti piretik), peluruh kencing (diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan rasa haus. Tunas muda juga berkhasiat untuk peluruh kencing (diuretik).

ilalang

Kandungan senyawa berkhasiat dari alang-alang terutama terdapat pada bagian akar dan batangnya. Secara umum, tanaman alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, beta-sitosterol, fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin dan tanin.

Cara Pemakaian Alang-Alang

Tanaman alang-alang ini bisa dijadikan sebagai obat dalam, diminum dan sebagai obat luar, dibalurkan.

  • Untuk obat yang diminum

Rebus akar alang-alang kering (sebanyak 15-30 gram), bila menggunakan yang masih segar maka jumlahnya kira-kira 30-60 gram. Sedangkan untuk bunga sekitar 5-10 mg, dan tunas muda 5-10 gram. Bisa juga akar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering digiling untuk dijadikan bubuk.

  • Untuk pemakaian luar

Bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan (mimisan).

Khasiat Akar Alang-Alang Sebagai Obat

Berikut ini adalah contoh pengobatan tradisional menggunakan tanaman alang-alang. Simak bahan dan caranya dengan seksama jika ingin mempraktekannya di rumah.

  • Melancarkan air seni

Anda yang mengalami gangguan dalam buang air kecil, bisa menggunakan ramuan berikut ini untuk mengatasinya. Sediakan 250 gram akar alang-alang dan gula batu secukupnya. Kedua bahan direbus dengan 3 gelas air selama 10 menit, dinginkan, saring, minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas dalam sekali minum.

  • Kencing batu

Ambil 100 gram akar alang-alang, 1/2 genggam daun meniran, dan 1/2 genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan 5 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan, lalu saring. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari sebanyak 1 gelas setiap kali minum. Lakukan secara rutin sampai batu keluar.

*Baca Juga: Langkah Budidaya Anggur

  • Hipertensi akibat sakit ginjal

Siapkan 200 gram akar alang-alang, tangkue (manisan dibuat dari labu putih). Rebus kedua bahan dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal setengah. Dinginkan, kemudian saring. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

  • Radang paru-paru

Ambillah 500 gram akar alang-alang, 5 helai daun sembung, 10 kuntum bunga melati kering dan garam secukupnya. Rebus semua bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Larutan ini untuk diminum 2 kali sehari.

  • Asma

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit asma atau ada anggota keluarga yang mengalaminya, akar ilalang bisa dijadikan sebagai obat asma tradisional. Siapkan 100 gram akar alang-alang, 25 gram kencur dan 25 gram daun sirih. Semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin saring airnya, masukkan 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh air jeruk nipis. Ramuan tersebut diminum sekaligus saat akan tidur malam.

uunch

  • Mimisan, Hepatitis

Untuk mengobati mimisan dan hepatitis, kita menggunakan ramuan yang sama. Sediakan 200 gram akar alang-alang dicuci bersih, rebus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas, dinginkan, saring. Minum air rebusan akar alang-alang tersebut 3 kali sehari.

  • Gangguan Prostat

Jika Anda mengalami gangguan pada prostat, bisa menggunakan akar alang-alang sebagai obat. Caranya, ambil 500 gram akar alang-alang direbus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 3 kali sehari.

  • Mengobati Diare

Akar alang-alang juga bisa digunakan sebagai obat diare. Caranya, ambil 250 gram akar alang-alang lalu dicuci bersih. Kemudian rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Minum air rebusan tersebut 1 gelas, segera setelah buang air besar.

  • Mengobati Keputihan

Bagi para wanita yang mengalami keputihan, rumput ini juga bisa dijadikan sebagai obat keputihan tradisional. Persiapkan 500 gram akar alang-alang, 2 tangkai daun pepaya, dan 5 gram pulasari. Semua bahan direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 2 kali sehari.

Siapa sangka kalau alang-alang alias ilalang, rumput liar yang mengganggu justru memiliki manfaat yang begitu besar bagi dunia kesehatan terutama pengobatan tradisional.

Wajib Tahu!! Inilah Manfaat Jengkol Yang Jarang Diketahui

         Masyarakat awam belum banyak mengetahui khasiat jengkol, padahal jengkol ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Yang masyarakat Indonesia pikirkan tentang jengkol hanya makanan yang lezat untunk dimasak. Jengkol sering dihidangkan sebagai lauk pada masakan. Jengkol pun kini dapat diolah sebagai camilan contohnya keripik jengkol.

         Bau jengkol tak bisa dipungkiri lagi ketajamanya. Namun dibalik tajamnya aroma jengkol, jengkol memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Tetapi sayangnya banyak orang yang tidak tahu. Berikut manfaat jengkol bagi kesehatan:

1. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang terdapat pada jengkol juga dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh.Bahkan, protein yang terdapat dalam kacang hijau lebih sedikit ketimbang protein yang ada di jengkol.

2. Mencegah Anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.

3. Mencegah dan Memperkuat Tulang

Kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini juga sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos. Jadi, sering-seringlah mengkonsumsi jengkol agar dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi lebih kuat.

4. Basmi Radikal Bebas

Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, B1, B2, C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan. Zat antioksidan ampuh dalam menghilangkan zat radikal bebas penyebab kanker.

5. Mengatasi penyakit jantung koroner

Jengkol, bahan makanan yang bersifat diuretic ialah makanan yang bertugasmelancarkan urine menjadi lancar. Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

6. Merampingkan perut

Jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan seratnya yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing.

7. Mencegah diabetes

Jengkol pun juga dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya dapat ditemukan di dalam jengkol ini. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Asam jengkolat diyakini dapat mencegah penyakit diabetes

8. Mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Dalam penyempitan pembuluh darah jengkol dapat mengatasi penyakit itu. Jangan memasak jengkol terlalu matang dikarenakan khasiatnya akan hilang jika jengkol overcook.

9. Mengatasi sembelit pada ibu hamil

Ibu hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu melancarkan pencernaan dan buang air besar. Konsumsilah jengkol sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.

10. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan

Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Untuk lebih mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi, kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah jengkol dapat membantu.

11. Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Jengko, merupakan makanan yang kaya akan asam folat. Namun tetap diingat bahwa mengkonsumsi jengkol hanya secukupnya saja karena akan berefek pada organ ginjal.

12. Mencegah kecacatan pada bayi

Kecacatan bawaan pada bayi dapat dicegah pada saat ibu mengandung dan mengonsumsi jengkol secukupnya.Dikarenakan jengkol mempunyai kandungan asam folat yang cukup

13. Mengontrol kadar gula darah

Kadar gula darah yang tinggi dapat dikontrol sangat baik oleh buah jengkol sehingga aman untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula yang bersahabat dengan para penderita diabetes. Untuk penderita diabetes, zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk dikonsumsi.

14. Zat Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung

Jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Jengkol juga memberi perlindungan terhadap serangan jantung dengan zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal serta aliran darah pun akan menjadi lebih lancar.

         Semoga informasi seputar manfaat jengkol bagi kesehatan ini bermanfaat untuk anda para pembaca. Selektiflah dalam mengkonsumsi makanan. Ternyata jengkol memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, walaupun jengkol identik sebagai makanan biasa.

         Perlu diingat bagi penderita gangguan organ ginjal, sebaiknya tidak dianjurkan mengkonsumsi jengkol karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal. Jengkol hanya perlu dikonsumsi 3-10 gram setiap hari. Konsumsilah jengkol sesuai takaran tersebut yang pas untuk anda yang ingin tetap sehat meski mengkonsumsi jengkol setiap hari.

Pabrik Plastik Mulsa Hitam Perak Cap Kuda

cropped-banner-wordpress-3.jpg

Pabrik serta distributor mulsa plastik hitam perak, mulsa pertanian di Surabaya, siap melayani pengiriman ke semua lokasi Indonesia. Ada READY STOCK mulsa plastik hitam perak cap KUDA (bahan 100% Original dapat 2x penggunaan), mengandung senyawa yg bakal mengusir thrips serta hewan klelet.

Ada 2 jenis ukuran mulsa plastik cap Kuda :
– 60cm x 0, 35 x 500m
– 50cm x 0, 35 x 600m.
Manfaat mulsa plastik hitam perak (MPHP) bakal menghindar tercucinya pupuk oleh air hujan, & penguapan unsur hara oleh cahaya matahari. Harga di pastikan murah lantaran kami segera produksi pabrik.

Mulsa Plastik Hitam perak Cap KudaManfaat Plastik Mulsa Untuk Tanaman
Mulsa plastik (plastik mulsa) adalah lembaran plastik penutup tempat (tanah bedengan) atas budidaya tanaman. Faedah/manfaat plastik mulsa serta penggunaan mulsa plastik utk :
– membuat perlindungan permukaan tanah dari erosi
– melindungi kelembapan serta susunan tanah
– menghalangi perkembangan gulma.

Plastik mulsa termasuk tipe mulsa anorganik sebab terbuat berbahan polietilena berdensitas rendah yg dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah desakan tinggi. Mulsa plastik banyak dibutuhkan pada budidaya tanaman dgn sistem intensifikasi produksi, salah satunya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran (cabai, sawi) serta buah (melon, semangka, & lain-lain).

*Jangan Lupa Baca Juga : Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Warna mulsa bakalan tetapkan daya radiasi matahari yg ditampung serta beresiko atas suhu susunan olah tanah, selain itu sinar yg dipantulkan bidang atas mulsa punya pengaruh pada kondisi lingkungan lebih kurang tanaman.

Dari demikian tipe plastik mulsa yg sekurang-kurangnya sedikit digunakan yaitu tipe mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam untuk melindungi kelembapan tanah, menghambat perkembangan gulma serta rumput liar, sedang warna perak untuk memantulkan cahaya matahari utk memotong penguapan cairan tanah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Tips Jitu Mengatasi Hama Serta Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum L Back) adalah semacam tanaman sebagai bumbu beragam masakan di dunia datang dari Iran, Pakistan serta pegunungan-pegunungan di samping utaranya, lalu dibudidayakan didaerah dingin yang bersub-tropis ataupun tropis, umbi bawang bisa dikonsumsi mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa jadikan zat pewarna serta daunnya dapatlah dipakai untuk kombinasi sayur.

Bawang Merah

131220Tanaman Bawang Merah Anda Diserang Hama Serta Penyakit!! Ini Langkah pencegahanya
Seperti tanaman yang lain tanaman bawang merah ini dapat tak lepas dari serangan hama serta penyakit yang bisa menghalangi perkembangan serta menurunkan kwalitas hasil panen. Nah di bawah ini type hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman bawang merah serta langkah untuk ingindaliannya, simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

A. Hama Pada Tanaman Bawang Merah

-Ulat (Agrotis Ipsilon)
Tipe 131221hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini akan terlihat layu serta pada akhirnya mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida tabor yang memiliki bahan aktif karbofuran (furadan, regent) dengan dosis 10-12 kg/ha. Untuk langkahnya ditabur ditanah atau digabung waktu pemupukan.

-Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Hama ini menyerang tanaman saat malam hari, ulat grayak ini datang dari telur serangga spodoptera litura yang berwarna putih kelabu, telur ditempatkan di daun yang hijau, telur berwarna putih seperti kapas, lama saat injubasi sekitar 3 hari. Telur menetas jadi larva kecil serta masuk ke daun bawang merah serta makan dari dalam daun, daun tampak transparan serta berlubang sisi yang dikonsumsi. Larva kecil bersembunyi di dalam daun apabila telah besar bersembunyi di dalam tanah. Pada serangan hebat bisa menggunakan daun bawang merah dalam 2 malam.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan mengambil telur, ulat grayak dari daun serta dengan melakukan penyemprotan insektisida lannete hijau serta untuk ulat yang besar dengan memakai insektisida memiliki bahan aktif klorfenapir.

Jangan Lupa Baca Juga : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

-Lalat Penggorok Daun (Liriomyza Chinensis)
Hama ini apabila menyerang tanaman bawang merah menusukkan telurnya ke daun tanaman itu, dengan ditandai bintik-bintik kecil lurus seperti ujung jarum. Selang 2 hari bintik-bintik itu membuat garis lurus berwarna putih serta makin lama daun mulai menjadi kering. Apabila serangan sangat hebat sampai ke akar bakal mengakibatkan busuk serta mengeluarkan belatung.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida memiliki bahan aktif Abamectin (demolish, agrimec).

-Tungau
Hama ini menyerang pada daun tanaman bawang merah lewat cara mengisap cairan pada daun hingga daun jadi kering serta pada akhirnya mati. Umumnya tipe hama ini menyerang tanaman bawang merah ketika musim kemarau. Berkembang begitu cepat waktu hawa mulai panas. Untuk serangan yang demikian hebat daun tampak kering dalam 3 hari serta tanaman juga jadi mati.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida memiliki bahan akatif Fenpropatrin (meotrin 50 ec) dengan dosis 20-30 ml/17 liter air, dengan interval 5 hari.

B.Penyakit Tanaman Bawang Merah

Penyakit Cekik (Dumping off)
Penyakit ini kerap menyerang tanaman muda yang ditanam dari biji pada saat masihlah dipersemaian cendawan ini menyerang sisi tanaman di bawah tanah sampai leher batang (sisi permukaan tanah) sampai akar serta leher batang busuk serta jadi kering. Setelah itu tanaman itu bakal layu mendadak tanpa ada memberi tanda-tanda menguning pada daunnya. Penyakit ini ditularkan lewat biji.

plastik-mulsa-7Langkah pencegahanya :
Untuk ingindalian bisa dikerjakan dengan memberi perlukaan pada bijinya sebelum saat ditanam.

-Penyakit Mati Pucuk
Penyakit ini awal mula menyerang ujung daun sampai warnanya menguning, lalu sel-selnya mati serta jadi kering. Lalu tanda-tanda menyebar ke bawah hingga lebih kurang 15 cm. di bagian daun yang kering ini pada akhirnya terurai ke bawah sembari membuat pilin. Penyakit ini disebarkan lewat hawa serta bersembunyi dalam tanah. Serangan biasa muncul setiap waktu tanaman mulai berusia 1/2 bln..

-Penyakit Trotot (Downy Mildew)
Penyakit satu ini bisa menyerang dengan cara systemis atau local serta sebarluaskan dengan hawa. Tanaman yang diserang daun bakal jadi pucat dan menguning. Jika hawa lembab daun yang diserang bakal menunjukkan tanda-tanda seperti bintik-bintik berwarna ungu. Apabila hawa kering akan menunjukkan bintik-bintik putih sedemikian rupa. Hingga daun itu bintik-bintik besar. Serangan ini bakal nampak pada keadaan kelembapan hawa yang tinggi serta suhu yang dingin pada 4-25 derajat celcius.

Langkah pencegahanya :
Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan pemanasan kering dengan suhu 41 derajat celcius sepanjang kian lebih 4 jam pada umbi-umbi bibit disangka memiliki kandungan penyakit embun itu.

-Penyakit Noda Ungu
Penyakit ini menyerang daun, tangkai bunga serta umbi bawang. Penyakit ini menyerang tanaman bawang lewat luka atau mulut kulit serta memberi tanda-tanda bintik lingkaran konsentris warna ungu pada pusatnya yang melebar jadi makin tidak tebal serta pada akhirnya berwarna abu-abu pada daerah sekitarnya.

Sisi yang rusak ini biasanya membuat cekungan. Disangka penyebaran penyakit ini lewat umbi bibit serta percikan air dari dalam tanah. Gejalanya kerap muncul berbarengan dengan penyakit embun upas. Penyakit ini susah diberatas namun pada bawang merah lebih tahan daripada bawang Bombay, hingga penyakit ini tidak sering diketemukan pada tanaman bawang merah.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Karet

13128Hi..salam hangat. kali ini kita akan memberikan tips jitu mengatasi hama pada tanamn karet. pada artikel sebelumnya kita sudah memberikan cara budidaya tanaman karet kan nah sekarang kita akan memberikan tips dalam mengatasi hama pada tanaman karet. hmmm penasaran ? kuy kita simak!

*Baca Juga Artikel Ini : Ternyata Begini Cara Meningkatkan Produktivitas Getah Karet !

Sebagaimana halnya tanaman perkebunan lainnya, tanaman karetpun tak luput dari gangguan hama & penyakit. Gangguan hama dan penyakit ini harus ditangani dengan baik agar tanaman tumbuh subur serta produktivitasnya optimal.

A. Hama

Beberapa jenis hewan menjadi hama tanaman karet dari masa pembibitan, penanaman, hingga masa berproduksi.

1351654891. Tikus.

Tikus (Rattus sp.) menjadi hama tanaman karet pada fase perkecambahan dan pesemaian. Pada waktu perkecambahan tikus memakan biji-biji yang sedang dikecambahkan dan saat penyemaian memakan daun-daun bibit yang masih muda.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan melindungi tempat perkecambahan agar tikus tidak dapat masuk ke dalamnya. Dalam hal ini tempat perkecambahan yang berupa kotak bisa ditutup dengan kawat kasa serta tempat perkecambahan di atas tanah dipasang pagar plastik.

2. Belalang.

131314984132Belalang menjadi hama bagi tanaman karet pada fase penyemaian dengan cara memakan daun daun yang masih muda. Serangga ini tergolong sangat rakus. Jika daun muda habis, mereka tak segan-segan memakan daun-daun tua, bahkan tangkainya.
Mengendalikan serangan belalang bisa secara kimiawi dengan menyemprotkan insektisida Thiodan dengan dosis 1,5 ml/liter air. Penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali tergantung pada intensitas serangannya.

3. Siput

4649465479434 Siput (Achatina fulicd) menjadi hama karena memakan daun-daun karet di areal pembibitan dengan gejala daun patah-patah. Pada daun-daun yang patah ini terdapat alur jalan berwarna keperakan mengkilap yang merupakan jejak siput.
Pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan siput-siput yang bersembunyi di tempat teduh lalu dibakar atau dikubur. Sementara itu, secara kimiawi dengan membuat umpan dari campuran dedak, kapur, semen, & Meradex dengan perbandingan 16:5:3:2. Campuran ini dilembabkan dulu dengan cara diberi air sedikit kemudian diletakkan di area pembibitan. Siput yang memakan umpan ini akan mati.

4. Uret Tanah131212
Uret tanah merupakan fase larva dari beberapa jenis kumbang, seperti Helotrichia serrata, Helotrichia rufajlava, Helotrichiafessa, Anomala varians, Leucopholis sp., Exopholis sp., dan Lepidiota sp. Bentuk uret tanah ini seperti huruf “C” dengan warna putih hingga kuning pucat. Uret tanah menjadi hama yang sangat merugikan karena memakan bagian tanaman karet yang berada di dalam tanah, terutama tanaman karet yang masih berada di pembibitan.
Mencegah serangan hama ini bisa dilakukan dengan menaburkan Furadan 3 G sesuai dengan dosis yang danjurkan pada saat menyiapkan areal pembibitan. Sementara itu, pengendaliannya bisa secara mekanis atau kimiawi. Secara mekanis dengan mengumpulkan uret-uret tersebut dan membakarnya. Secara kimiawi dengan cara menaburkan Furadan 3 G, Diazinon 10 G, atau Basudin 10 G di sekitar pohon karet. Dosis yang dipakai sekitar 10 gram/pohon.
*Jangan Lupa Baca Juga : Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana 

5. Rayap

7987987987654321984Rayap yang menjadi hama bagi tanaman karet, terutama spesies Microtermes inspiratus dan Captotermes curvignathus. Rayap-rayap tersebut menggerogoti bibit yang baru saja ditanam di lahan, dari ujung stum sampai perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat.
Pengendaliannya bisa dengan kultur teknis, mekanis, dan kimiawi. Secara kultur teknis ujung stum sampai sedikit di atas mata dibungkus plastik agar rayap tidak memakannya. Secara mekanis dilakukan dengan menancapkan umpan berupa 2 – 3 batang singkong dengan jarak 20 – 30 cm dari bibit, sehingga rayap lebih suka memakan umpan tersebut daripada bibit karet yang lebih keras.
Pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi rayap, seperti Furadan 3 G dengan dosis 10 gram ditaburkan di sekitar batang karet. Bisa juga menggunakan Agrolene 26 WP atau Lindamul 250 EC dengan dosis & frekuensi pemakaian bisa dibaca di kemasannya.

1312146. Kutu
Kutu tanaman yang menjadi hama bagi tanaman karet adalah Saissetia nigra, Laccifer greeni, Laccifer lacca, Ferrisiana virgata, dan Planococcus citri yang masing-masing memiliki ciri berbeda. Saissetia berbentuk perisai dengan warna cokelat muda sampai kehitaman. Laccifer berwarna putih lilin dengan kulit keras dan hidup berkelompok. Ferrisiana berwarna kuning muda sampai kuning tua dengan badan tertutup lilin tebal. Sementara itu, Planococcus berwarna cokelat gelap dan badannya tertutup semacam lilin halus mengilap. Kutu tersebut menjadi hama bagi tanaman karet dengan cara menusuk pucuk batang dan daun muda untuk mengisap cairan yang ada di dalamnya. Bagian tanaman yang diserang berwarna kuning dan akhirnya mengering, sehingga pertum-buhan tanaman terhambat.

Hama lain yang sering merusak tanaman karet, khususnya yang berada di pinggir hutan antara lain: Babi hutan, Rusa, Kijang, Tapir, Monyet, Tupai dan Gajah.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300

Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana

Budidaya padi sawah sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya mengkonsumsi beras sebagai makanan pokoknya. Hal ini membuat permintaan beras di masyarakat terus melonjak. Namun kenyataannya produksi beras di Indonesia belum dapat mencukupi kebutuhan beras masyarakat. Meski disebut sebagai negara agraris, Indonesia tetap mengimpor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan beras tersebut.
Bertanam padi biasanya hanya dijadikan pekerjaan sampingan, sehingga ini membuat hasil panen tidak maksimal. Padahal jika dilakukan dengan serius, budidaya ini sangat menguntungkan.

cara-menanam-padi-lapak-nasa

Metode Budidaya Padi Sawah
Agar hasil panen melimpah para petani harus mengetahui cara bertanam yang benar. Selain itu, petani harus bersungguh-sungguh membudidayakan tanaman ini. Berikut langkah-langkah yang harus Anda perhatikan.

-Pengolahan Tanah

Langkah pertama adalah dengan membersihkan lahan untuk ditanam padi. Anda harus membersihkan gulma seperti semak, rumput dan tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Setelah bersih, Anda harus mengaliri lahan tersebut dengan air agar tanah menjadi gembur sehingga mudah untuk dibajak dengan menggunakan alat tradisional atau modern.

Setelah gembur, aliri air hingga lahan tergenang air setinggi 10 cm. Anda biarkan lahan tersebut hingga 2 minggu untuk menghilangkan racun dan membuat tanah menjadi berlumpur.

-Memilih Bibit Padi Unggul

Langkah selanjutnya dalam budidaya padi sawah adalah menentukan bibit yang unggul dan berkualitas. Untuk mendapatkan bibit yang unggul, Anda bisa melakukan beberapa cara, Yang pertama adalah rendam beberapa benih padi di dalam air dan diamkan selama 2 jam. Kemudian letakkan benih yang sudah direndam tersebut di atas kain & perhatikan apakah mengeluarkan kecambah hingga 90% atau tidak. Jika iya maka benih tersebut memiliki kualitas baik.
*Baca Juga : Tips Mengatasi Hama & Penyakit Pada Tanaman Pisang

-Menyamai Benih Padi di Lahan

Langkah selanjutnya adalah dengan menyamai benih padi tersebut. Caranya adalah rendam benih selama sehari semalam, dan diamkan hingga benih mengeluarkan kecambah. Siapkan lahan sawah yang berar dan berlumpur. Selanjutnya Anda berikan pupuk urea & TSP dengan porsi 10 gr/1 m2. Tanam bibit padi pada lahan persemaian dengan cara menyebarnya secara merata.

-Cara Menanam Padi

Tahap budidaya padi sawah selanjutnya adalah proses penanaman. Caranya adalah siapkan bibit padi yang sudah tumbuh daun sekitar 2-3 helai dan sudah berusia lebih dari 2 minggu. Penanaman padi dapat dilakukan secara tunggal atau ganda, artinya satu lubang dapat diisi dengan satu atau dua bibit tanaman padi. Proses penanaman yang baik adalah pada lahan yang tergenang air & untuk kedalamannya sekitar 1-2 cm. Agar bisa tumbuh sempurna maka posisi akar harus membentuk huruf L.
*Baca Juga : Trik Jitu Bagi Pemula Dalam Mencangkok Tanaman Jambu Biji Dengan Mudah

-Memberikan Pupuk pada Tanaman Padi

Ini merupakan tahap penting yang harus dilakukan dalam budidaya padi sawah. Berikut takaran pupuk yang perlu Anda ketahui. Pada pemupukan pertama Anda berikan ketika padi berusia 7-15 hari. Pupuk yang dapat dipilih adalah pupuk urea & TPS dengan dosis 100:50 kg/ha. Kemudian di tahap kedua pemberian pupuk dilakukan pada padi berusia 25-30 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea 50 kg/ha serta phonska 100 kg/ha. Tahap pemupukan terakhir dilakukan saat tanaman berusia 40-45 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea yang dicampur Za dengan perbandingan 50:50 kg/ha.
cropped-Banner-Mulsa-Plastik-123-960x300-Melindungi Tanaman dari Hama

Setiap tanaman budidaya tidak lepas dari gangguan hama yang dapat merusak tanaman. Untuk itu Anda harus bisa mencegah hama agar tumbuhan padi dapat dipanen dengan maksimal. Hama yang sering mengganggu diantaranya adalah tikus, belalang, lembing, walang sangit, burung & sebagainya. Cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat bebegig sawah untuk mencegah burung atau dengan memelihara hewan pemangsa.

-Masa Panen

Ciri-ciri tanaman padi siap panen adalah warna dari butiran biji padi sudah menguning dengan ranting yang sudah mulai menunduk. Proses pemanenan dapat Anda lakukan secara tradisional atau menggunakan cara modern. Untuk menghindari kerugian maka Anda jangan menunda masa panen karena jika padi terlalu tua akan membuat biji padi mudah rontok.

Demikian artikel tentang Cara Budidaya Padi Yang Menguntungkan Dengan Cara Sederhana. selamat mencoba, semoga berhasil ya. jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan ada artikel menarik lainnya.