Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak

Rumput Pakan Ternak

Jenis rumput yang dipakai sebagai pakan ternak sangatlah beragam. Umumnya para peternak menggunakan jenis rumput khusus pakan ternak karena gampang ditemukan dan mempunyai kandungan nutrisi yang tepat. Nah, berikut ini 4 jenis rumput pakan ternak berkualitas untuk memenuhi keperluan harian ternak Anda.

Rumput Raja

Tanaman dengan nama ilmiah Pennisetum purpureophides merupakan salah satu jenis rumput yang membentuk rumput. Keunggulan dari rumput raja jika dibandingkan dengan rumput lainnya adalah daya adaptasinya yang baik, termasuk di daerah tropis Indonesia. Dan rumput raja ini juga merupakan rumput yang paling banyak dibudidayakan bersama dengan rumput gajah.

Rumput Raja

Rumput raja juga mengandung serat kasar yang cukup banyak, yakni sampai 32,6%. Bukan hanya itu, kandungan protein kasar rumput raja juga cukup tinggi sebesar 15,67%. Produktivitas rumput raja mampu mencapai 200—300 ton per hektare setiap tahunnya.

Baca Juga:
Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi
Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!
Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!

Rumput Gajah

Pennisetum purpureum umumnya disebut sebagai rumput gajah. Rumput jenis ini biasanya ditanam bersama dengan rumput raja. Untuk keunggulannya bila dibandingkan dengan rumput lain yaitu daya adaptasinya yang baik serta tahan kering. Rumput ini juga mempunyai produktivitas tinggi, yakni 200—250 ton per hektare per tahun.

Rumput Gajah

Rumput gajah juga sangat digemari sebagai pakan ternak sebab merupakan sumber serat kasar dengan kandungannya yang mencapai 34,2%. Tak hanya itu, rumput gajah juga mengandung protein sekitar 10,2%. Di Indonesia, Anda bisa melaksanakan perbanyakan rumput gajah dengan cara setek.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Rumput Gajah Dwarf

Rumput gajah dwarf adalah salah satu varian dari rumput gajah, dan umumnya disebut sebagai rumput gajah odot. Untuk nama latin dari rumput ini yaitu Pennisetum purpureum cv. Mott. Rumput ini asalnya dari Filipina dan merupakan salah satu rumput unggul.

Rumput Gajah Dwarf

Rumput gajah dwarf mempunyai kandungan serat kasar sebesar 33,5% dan protein kasar sebesar 8,3%. Rumput ini juga digemari oleh hewan ternak sebab struktur daun muda yang mempunyai banyak ruas daun.

Rumput BD

Dan yang terakhir, jenis rumput pakan ternak yang cukup populer adalah rumput BD atau rumput signal. Nama latin dari rumput ini yaitu Brachiaria decumbens. Keunggulan dari rumput ini adalah tahan injakan, pertumbuhannya cukup cepat, tahan kekeringan, toleran pada lahan kritis, serta cocok ditanam di daerah tropis. untuk kandungan serat kasarnya sekitar 30%—35% dengan protein kasar sebanyak 6%—10%.

Semoga dengan adanya ulasan mengenai “Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi

Fase Pemupukan Stroberi

Semua jenis tanaman membutuhkan pemupukan supaya pertumbuhannya lebih optimal. Tak terkecuali dengan tanaman stroberi. Pemupukan stroberi dilaksanakan supaya buah yang dihasilkan berkualitas unggul. Penting untuk memerhatikan kapan saja waktu yang tepat untuk pemberian pupuk ini supaya nutrisi yang diserap lebih optimal.

Pertama, Anda harus melaksanakan pemupukan pada lahan yang akan digunakan, baik lahan untuk penyemaian bibit ataupun lahan untuk budidaya stroberi. Ketika menyiapkan lahan, berikan pupuk kandang sebanyak 20—40 ton per hektare yang dicampur dengan kapur.

Bukan hanya itu, penyiapan benih juga memerlukan pupuk sebagai pemberi nutrisi. Pupuk yang diberikan bisa berupa pupuk kandang ataupun pupuk kompos halus. Pupuk ini dikombinasikan dengan media tanam lain, yakni tanah dan sekam padi atau pasir. Gunakan perbandingan 1:1:1 untuk media tanam.

Benih stroberi yang sudah tumbuh kemudian ditanam pada lahan yang sudah disiapkan. Pemberian pupuk akan menutrisi pertumbuhan tanaman dengan lebih optimal. Akan tetapi, pemberian pupuk bagi tanaman stroberi tak hanya berhenti di sini.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!
Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!
Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit

Tanaman berbuah manis-asam ini mempunyai beberapa fase pertumbuhan yang bisa ditandai secara kasat mata. Setiap fase mempunyai keperluan nutirisi yang berbeda. Mulai dari awal tumbuh sampai berbuah, kebutuhan nutrisi ini harus disesuaikan.

Fase pertama merupakan fase pertumbuhan vegetatif. Fase ini terjadi pada 2 minggu sesudah benih stroberi ditanam dan berakhir menjelang umur tanaman menginjak dua bulan. Jenis pupuk yang diberikan yaitu pupuk NPK.

Larutan pupuk NPK untuk tanaman stroberi diperoleh dengan melarutkan 2 gram NPK pada 1 liter air. Sebaiknya, gunakan pupuk NPK dengan perbandingan N yang lebih tinggi, misalnya 32:10:10. Siramkan pupuk ini sebanyak 100—150 mililiter pada setiap tanaman di sekitar area akar. Laksanakan pemupukan stroberi setiap 2—4 minggu sekali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Fase kedua adalah fase pembungaan. Gunakan pupuk NPK sebanyak 4 kilogram dengan unsur seimbang antara nitrogen, fosfor, dan kalium. Dengan dosis tersebut, Anda harus melarutkannya dalam 200 liter air. Pemupukan stroberi pada fase ini dilakukan setiap 2—4 minggu sekali.

Fase ketiga merupakan pembesaran dan pematangan buah. Pupuk dengan kandungan kalium yang tinggi lebih direkomendasikan pada tahap ini, misalnya KNO3. Tujuannya adalah untuk memperbesar ukuran buah. Agar rasa buah stroberi manis, tambahkan pula semprotan pupuk dengan kandungan magnesium atau kiserti. Terakhir, tetap gunakan pupuk mikro lengkap untuk memenuhi kebutuhan unsur mikro. Pemupukan ini terutama dilakukan di fase awal saat pertumbuhan vegetatif.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!

Alasan Budidaya Udang Vaname

Saat ini budidaya udang vaname sedang banyak digeluti oleh para penambak. Salah satu daerah yang sangat getol menggalakkan budidaya udang vaname ini yaitu Buol, Sulawesi Tengah. Hal ini karena banyak keungggulan budidaya udang vaname.

Di daerah Buol sendiri, udang vaname awalnya dibudidayakan karena merupakan salah satu dari 3 program unggulan Badan Kerja Sama Utara atau BKSU. Sekarang, Buol menjadi salah satu daerah potensial pengembangan udang jenis ini dan bahkan sudah terbagi menjadi beberapa klaster.

Sistem klaster yang dianut oleh daerah budidaya ini bisa meningkatkan efisiensi input produksi. Daya saing di pasar juga akan meningkat. Bukan hanya itu, sistem klaster yang diterapkan di kalangan pembudidaya bisa meminimalkan terjadinya penyakit dan mempermudah manajemen transfer teknologi sampai ke tangan pembudidaya.

Udang vaname mempunyai nama Latin Litopenaeus Vannameio. Sebutan lain bagi udang konsumsi ini yaitu pasific white shrimp, west coast white shrimp, dan camaron blanco langostino. Untuk nama resmi dari udang vaname sendiri yaitu white leg shrimp, crevette pettes blanches, dan comoron pattiblanco.

BACA JUGA:
Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!
Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman

Sekilas, bentuk dari udang ini hampir sama dengan udang budidaya pada umumnya. Morfologi udang vaname terdiri atas bagian kepala yang menyatu dengan bagian dada. Bagian ini sering juga disebut sebagai cephalothorax. Bagian yang menyatu ini terdiri atas 13 ruas, di mana 5 ruas adalah bagian kepala dan sisanya berada di bagian dada.

Bagian badan dan abdomen dari udang vaname terdiri atas 6 ruas. Badan ini dilengkapi dengan sepasang anggota badan atau kaki renang. Sementara, bagian kepala udang sendiri terlindungi dari cangkang yang berbentuk runcing. Cangkang ini disebut cucuk kepala atau sering sekali disebut rostum.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Awalnya, udang ini berasal dari daerah Amerika dan Hawai. Dan sekarang, persebarannya sudah banyak ditemui di berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia yang meliputi daerah Buol. Tambak udang vaname terus meluas sejak pertama kali dikenalkan pada 2002 silam.

Salah satu diantara keunggulan yang menonjol dari udang ini yaitu daya adaptasinya yang tinggi. Udang vaname mempunyai kepadatan tebar yang tinggi. Dengan begitu, udang ini sangat tahan pada berbagai goncangan lingkungan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!

Buah Kawista

Kawista atau nama ilmiahnya Limonia Acidissima yaitu buah yang langka dan belum banyak dikenal orang, apalagi oleh masyarakat Indonesia. Buah Kawista ini tergolong ke dalam suku jeruk-jerukan. Tanaman ini masih jarang ditemukan walaupun sekarang beberapa daerah sudah mulai mengembangkannya.

Membudidayakan buah kawista ini mempunyai banyak keuntungan. Tak hanya rasa buahnya yang disukai, pohon buah ini juga relatif tahan terhadap kondisi buruk termasuk pada kondisi tanah kering. Bukan hanya itu, buah ini juga lebih tahan akan penyakit.

Asal buah ini dari India selatan dan tersebar luas sampai ke Asia Tenggara. Di negara Indonesia, wilayah penyebaran yang paling banyak ditemui yaitu di kawasan pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Sifat Tanaman Buah Kawista Yang Langka

Tanaman ini merupakan pohon penghasil buah yang mampu hidup di tanah kering. Pada daerah tertentu, buah ini disebut dengan nama buah kawis.

Karakteristik pohon ini memang cukup unik. Mulai dari lokasi budidaya sampai morfologi tanaman dan buah, kawista tergolong buah yang gampang dikenali.

Lokasi Budidaya Buah Kawista Yang Ideal

Bukan hanya penampilan fisiknya saja, pembudidaya buah ini juga harus tahu dimana lokasi ideal budidaya tanaman ini. Pohon ini bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan kondisi tanah kering.

Tanaman penghasil buah beraroma harum ini adalah jenis tanaman buah di dataran rendah dengan ketinggian 400mdpl. Di wilayah tertentu, buah ini bisa hidup dengan baik.

Tak hanya di Indonesia, buah ini bisa tumbuh secara alami di wilayah Sri Lanka, India, Myanmar, dan IndoCina, setelah itu menyebar ke Malaysia. Pohon Kawista juga sudah diperkenalkan ke Amerika. Untuk Indonesia, tanaman ini tumbuh secara alami di wilayah pantai utara Jawa.

Pemanfaatan Buah Kawista

Pada wilayah Indonesia, pohon Kawista belum banyak dibudidayakan dan hanya ditanam secara liar di pekarangan rumah dan kebun. Meski demikian, di beberapa negara lain seperti Sri Lanka, budidaya kawista sudah banyak dilaksanakan oleh penduduk setempat. Buah kawista banyak dimanfaatkan dan diolah menjadi makanan olahan seperti krim kawista yang sudah menjadi salah satu komoditas ekspor.

– Tak hanya diolah menjadi bahan makanan, buah kawista juga bisa disantap langsung. Untuk meningkatkan nilai jualnya, maka buah ini lebih banyak diolah menjadi beragam makanan. Contoh olahan dari buah ini adalah sirup dan dodol. Bukan hanya itu, buah kawista yang sudah matang dipercaya mampu mengurangi sakit perut, dan bisa dipakai sebagai tonik.

– Sementara itu disisi lain kulit pohon Kawista banyak juga dimanfaatkan sebagai bahan campuran herbal untuk mengobati menstruasi yang berlebihan, gangguan hati, dan mengatasi mual. Dan bahkan ada yang memakainya untuk mengobati luka yang diakibatkan oleh gigitan serangga.

Sayangnya sampai dengan sekarang ini masih belum banyak masyarakat yang tahu cara mengolah dan budidaya pohon kawista. Hal ini disebabkan pohon dan buah kawista memang kurang populer bila dibandingkan dengan jenis buah lainnya. Sehingga, masih banyak kesempatan untuk mulai membudidayakan buah langka yang berharga cukup mahal ini.

BACA JUGA:
Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!

Manfaat Tanaman Buah Kawista Bagi Kesehatan

Sama halnya dengan buah tropis lainnya, kawista mempunyai banyak kandungan vitamin dan nutrisi lainnya. Secara umum, manfaatnya yaitu bisa memberi efek pencahar. Di dalam pengobatan alternatif, kawista juga bisa dipakai sebagai obat alami untuk masalah kesehatan seperti asma, flu ringan, konstipasi, diabetes, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi.

Untuk yang ingin melaksanakan budidaya buah langka ini, maka harus tahu juga berbagai manfaat buah kawista dan nutrisi yang terkandung di dalam buah kawista, diantaranya:

1. Membantu Mengurangi Diare
Buah kawista bisa membantu mengobati diare. Sebab dalam ekstrak buah yang terkandung di dalam kawista mempunyai sifat antibakteri yang bisa membantu melawan diare yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Oleh karena itu konsumsi buah ini dalam jumlah yang ideal bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan.

2. Sebagai Obat Herbal Untuk Batuk
Untuk memperoleh manfaat ini, maka bisa mengkonsumsinya dalam bentuk sirup atau konsumsi langsung buah ketika sudah masak. Kandungan cola dalam buah ini bisa sangat efektif untuk meredakan batuk secara sehat dan alami tanpa campuran bahan kimia.

3. Sebagai Penambah Energi
Karena kandungan glukosa yang melimpah pada buah kawista membuat buah ini menjadi andalan untuk meningkatkan energi. Kawista juga banyak dikonsumsi dan diolah menjadi tonik yang bisa mengembalikan energi sesudah melaksanakan pekerjaan berat.

Bagi olahragawan dan orang yang melaksanakan pekerjaan ekstra bisa mengkonsumsi buah ini untuk menambah energi. Konsumsinya bisa dari buah kawista segar ataupun dari hasil olahan buah ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

4. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Di dalam buah kawista ini juga kaya akan antioksidan dan vitamin C. Kandungan vitamin ini mampu menangkal radikal bebas dan memperkuat daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, siapa saja bisa menjadikan buah ini sebagai camilan sehat. Tetapi harus dicatat bahwa bagi yang mempunyai riwayat penyakit tertentu, seperti jantung, ginjal, dan diabetes sebelum menikmati buah ini haruslah disertai ijin oleh dokter.

5. Mengurangi Demam
Dengan memakan buah ini banyak masyarakat yang yakin bisa memberikan manfaat untuk mengurangi demam. Sampai sekarang ini belum ada penelitian yang menunjukkan hal ini, akan tetapi kebiasaan orang Asia yang sudah turun menurun dalam mengkonsumsi kawista pada saat mereka demam masih cukup kuat.

Cara Mengkonsumsi Buah Kawista

Karena banyaknya manfaat yang dimiliki oleh buah kawista sesuai dengan kekayaan kandungan nutrisi di dalam buah ini. Mulai dari serat, fe, vitamin, lemak, karbohidrat, protein, dan air, semuanya memberikan manfaat bagi tubuh.

Bagian daging buah ini juga mengandung kalsium, zat besi, asam nitrat dan berbagai jenis asam lainnya. Tak hanya manfaat kesehatan di atas, buah kawista juga sering dipakai sebagai sirup dan campuran herbal.

Atau bila ingin lebih praktis, untuk bisa langsung memperoleh manfaatnya bisa dengan melaksanakan metode yang paling gampang yaitu dengan membelah buah, mengeruk dagingnya, dan mencampurnya dengan sedikit gula dan setelah itu tinggal menyantap dan menikmatinya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit

Taman di Lahan Sempit

Bertanam atau berkebun di halaman rumah adalah kegiatan yang sangat bermanfaat. Mempunyai kebun buah sendiri tak hanya memungkinkan Anda bisa memamen buah-buahan lezat hasil kerja kerasmu namun juga bisa menjadi hobi dan media refreshing untuk melepas kepenatan, lho!

Akan tetapi banyak yang beranggapan mempunyai kebun buah sendiri di rumah mengharuskan Anda mempunyai lahan atau halaman yang luas. Padahal, sekarang mempunyai kebun buah di lahan sempit bisa disiasati dengan menanam buah di dalam pot. Apabila proses menanam buah di dalam pot, Anda tak bisa menjadikan pekarangan sebagai kebun buah, Anda bisa juga gunakan ruangan lainnya yang terkena cahaya matahari yang cukup seperti di atap. Yuk simak tips dan cara wujudkan kebun buah dalam pot berikut ini.

Kenali Media Tanam yang Pas untuk Kebun Buah Anda

Media tanam merupakan aspek penting yang menentukan apakah pohon buah Anda bisa tumbuh dengan subur dan berbuah dengan baik atau tidak. Selain memberikan nutrisi, media tanam juga akan menopang postur dari pohon buah di kebun buah Anda.

Komposisi media tanam yang direkomendasikan untuk kebun buahmu yaitu campuran dari kompos, tanah humus, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Anda juga bisa mengganti atau mengkombinasikan kompos dengan pupuk kandang. Umumnya tanah di lingkungan tropis mempunyai kandungan asam yang tinggi, untuk mengatasinya yaitu Anda bisa menambahkan sedikit kapur untuk menetralisirnya.

Media tanam ini bisa Anda pakai untuk menanam kebun buah di dalam pot. Akan tetapi, jika tanaman buah tumbuh cukup dewasa, benih tanaman bisa Anda biarkan tumbuh di polybag terlebih dulu sebelum tanaman cukup dewasa untuk dipindahkan ke dalam pot.

Pilih Tanaman yang Cocok untuk Kebun Buah Anda

Tak semua buah bisa dan cocok untuk Anda aplikasikan di kebun buah dalam pot milik Anda. Pemilihan benih buah yang tepat untuk kebun buah akan membantumu memperoleh hasil yang maksimal. Berikut merupakan beberapa jenis buah yang cocok untuk ditanam dalam kebun buah dalam pot:
* Jeruk Nipis
* Semangka
* Melon
* Nanas
* Jambu Biji
* Blueberry
* Anggur

Perawatan Kebun Buah

Jika sudah memilih benih tanaman untuk kebun buah dalam pot, langkah rutin yang harus terus Anda kerjakan untuk memastikan kebun buah mampu tumbuh dan berkembang dengan baik yaitu perawatan kebun buah. Di dalam merawat kebun buah ada 3 hal dasar yang perlu kamu pahami. Apa saja itu?

BACA JUGA:
Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE

1. Penyiraman
Baik pada taman ataupun kebun buah, penyiraman tanaman merupakan hal yang harus Anda kerjakan karena semua tanaman membutuhkan air. Laksanakanlah penyiraman kebun buah di waktu pagi hari dan sore hari. Hindari menyirami kebun buah di tengah hari dimana sinar matahari tengah bersinar sangat terik terkecuali kondisi media tanam kebun buah benar-benar sangat kering.

Di musim kemarau, penyiraman bisa Anda kerjakan 2 kali dalam sehari. Apabila musim hujan tiba, siramlah kebun buah hanya ketika tanah sudah mulai terlihat mengering.

2. Pemangkasan
Tak hanya menyirami kebun buah, Anda juga harus melaksanakan pemangkasan pada dahan dan juga daun-daun dari tanaman. Tujuannya untuk peremajaan pada tanaman buah dan juga memastikan bentuk dari pohon buah tetap rapi dan terkendali sebab lahan yang Anda punya terbatas. Proses pemangkasan juga bisa Anda Kerjakan saat Anda melihat bagian dari tanaman yang terkena hama atau gulma untuk menghindari penyakit tanaman akan menyebar. Pemangkasan yang baik juga akan merangsang tanaman buah untuk berbuah dan berkembang dengan lebih baik.

3. Pemupukan
Tahap perawatan selanjutnya untuk kebun buah dalam pot yang harus Anda pahami yaitu pemberian pupuk sebagai nutrisi tambahan. Pada masa awal penanaman, laksanakan pemupukan satu kali dalam sebulan sampai tanaman cukup dewasa. Ketika tanaman di kebun buah sudah dewasa, Anda cukup melaksanakan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali saja.

Anda bisa membuat sendiri pupuk kompos untuk kebun buah. Akan tetapi, apabila Anda merasa hal tersebut terlalu merepotkan, Anda bisa membeli berbagai pilihan pupuk organik siap pakai dengan mudah di toko-toko.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Apa yang Harus Anda Kerjakan Ketika Kebun Buah Terserang Hama?

Walaupun sudah melaksanakan perawatan dengan baik di kebun buah dalam pot, terkadang tanaman buah masih bisa terserang hama dan penyakit tanaman. Untuk mencegah hal ini terjadi yaitu dengan selalu menjaga kebersihan media tanam dari berbagai gulma dan juga hama yang ada. Jika perlu, selalu siapkan pestisida untuk mengusir serangga yang mengganggu kebun buahmu.

Selalu Ganti Media Tanam dari Tanaman yang Mulai Dewasa

Ketika tanaman semakin dewasa dan besar, terkadang Anda harus menganti media tanam ke dalam pot yang lebih besar. Selalu perhatikan pertumbuhan akar apakah sudah berlebihan atau masih memungkinkan untuk membiarkannya tumbuh di media tanam yang ada. Apabila media tanam sudah tak memadai dan memungkinkan, Anda harus memindahkan tanaman buah ke dalam pot yang lebih besar untuk membantu kebun buah tetap bisa bertumbuh kembang dengan lebih baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman

Mikoriza

Terdapat beragam jenis mikroorganisme dalam tanah yang mampu bersimbiosis dengan akar tanaman untuk meningkatkan ketahanan tanaman pada patogen serta meningkatkan laju pertumbuhan. Salah satu mikroorganisme tersebut yaitu mikoriza. Lantas, apa saja manfaat mikoriza untuk tanaman?

Pakar ahli sudah menemukan fakta bahwa mikoriza tersebar luas di seluruh dunia. Bahkan, bisa dibilang hampir setiap pohon mempunyai mikorizanya sendiri. Berdasarkan cara menempel dan struktur hifanya, mikoriza dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu ektomikoriza dan endomikoriza. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk tanaman dalam membantu penyerapan nutrisi dalam tanah. Berikut ini beberapa manfaat mikoriza untuk tanaman.

Membantu Kinerja Akar Menyerap Unsur Hara

Seperti yang diketahui bahwa rata-rata petani melaksanakan pemupukan pada lahan sebelum mengerjakan penanaman. Harapannya tentu supaya tanaman memperoleh banyak nutrisi. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata akar tanaman yang terbatas tak mampu menyerap semua unsur hara dari pupuk dalam tanah tersebut.

Kinerja akar akan meningkat sampai berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus kali lipat jika sudah terinfeksi mikoriza dan dengan bantuan hifa jamur mikoriza yang akan membantu menyerap nutrisi pupuk dalam tanah. Dengan begitu, tanaman menjadi lebih subur dan produktif sebab memperoleh lebih banyak unsur hara.

Membantu Tanaman Mendapatkan Air di Musim Kemarau

Di musim kemarau persediaan air tanah semakin sedikit akibat penguapan. Akibatnya kita harus melaksanakan pengairan ekstra pada tanaman budidaya kita. Apabila sumber air dekat, mungkin akan mudah melaksanakan pengairan dengan mesin pompa. Akan tetapi, bila daerah tersebut memang hanya lahan tadah hujan, tentu sangat sulit memperoleh air.

Di sini mikoriza berperan penting dengan hifanya yang luas akan membantu akar tanaman untuk menyerap air secara optimal dengan cakupan wilayah yang luas. Tanaman yang terinfeksi mikoriza terbukti mampu bertahan dengan baik di musim kemarau atau lahan kering.

BACA JUGA:
Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu

Melindungi Akar dari Serangan Mikroorganisme Patogen

Jenis mikroorganisme patogen tular tanah sangat banyak. Ada yang dari golongan bakteri dan ada juga yang dari golongan jamur. Penyakit seperti busuk akar, layu bakteri, dan layu fusarium sangat mengancam akar tanaman. Tetapi dengan adanya hifa mikoriza menyelubungi akar, akar tanaman akan dilindungi dari infeksi patogen tersebut.

Memicu Induksi Ketahanan Tanaman

Penelitian terbaru membuktikan bahwa adanya mikoriza di akar tanaman mengakibatkan naiknya kadar asam salisilat pada daun tanaman. Dan ini menjadikan tanaman lebih tahan terhadap infeksi jamur, bakteri, ataupun virus karena sifat asam salisilat mampu memicu munculnya antibodi pada sel tanaman. Induksi ini dikenal dengan ISR yang membuat tanaman lebih kebal pada infeksi virus gemini dan CMV dengan tingkat keberhasilan lebih dari 40%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Memacu Pertumbuhan Tanaman

Mikoriza menghasilkan beberapa fitohormon alami seperti auksin dan giberilin yang diperlukan tanaman untuk memacu tumbuh kembangnya. Otomatis tanaman yang mempunyai mikoriza di akarnya akan mempunyai pertumbuhan lebih pesat karena meningkatnya hormon tumbuh.

Membantu Penyerapan Phospat

Diketahui bahwa unsur hara phospat adalah unsur hara makro yang sulit terurai secara alami. Dan bahkan bisa memicu kekerasan struktur tanah. Pada EM4 jika terdapat pelarut phospat, maka kinerja mikoriza seperti dengan jalan memecah phospat menjadi lebih lunak dan menyerapnya untuk diberikan di tanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata, Ini 6 Manfaat Mikoriza Bagi Kesuburan Tanaman dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!

Melon

Jual Mulsa Plastik Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Mungkin Anda yang ingin memulai budidaya melon, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika Anda ingin bertanam buah manis dan segar yang satu ini. Melon sendiri mempunyai banyak keunggulan yang harus dipertimbangkan. Buah ini cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, baik segar ataupun diolah terlebih dulu.

Kali ini kita akan mempelajari tentang budidaya buah melon. Di dalam budidaya melon ini kita akan dihadapkan dengan beberapa hal, di antaranya yaitu musim buahnya melon dari para petani, kemudian ada juga teknik budidaya tanaman melon, tempat tumbuhnya buah melon.

Akan tetapi, kali ini kita akan membahas yang lebih spesifik yakni tentang apa saja yang menunjang budidaya melon berhasil dan panen besar, seperti mengetahui lebih spesifik tentang syarat tumbuh tanaman melon. Hal ini sangat penting, sebab musim berbuah melon akan sangat berpengaruh saat kita bisa memahami syarat tumbuh tanaman buah melon dengan baik. Sebab syarat tumbuh ini pun akan mempengaruhi proses pematangan buah melon. Untuk itu, berikut ini penjelasan lengkapnya:

Syarat Tumbuh Tanaman Melon

A. Syarat Iklim

Tanaman melon tergolong tanaman C-3, sebab pada proses fotosintesisnya menghasilkan senyawa karbon beratom 3 sebagai produk utamanya. Sifat utama tanaman C-3 yaitu efisiensi fotosintesisnya rendah. Maka melon menghendaki periode penyinaran yang lama, antara 10-12 jam/hari. Untuk intensitas matahari di dataran tinggi lebih tinggi dari dataran rendah. Hal ini juga berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon. Sebab itu, di awal pertumbuhan, tanaman melon memerlukan sinar matahari yang cukup.

Apabila intensitas sinar matahari kurang, tanaman melon akan tumbuh memanjang, jangkung dan lemah jadi tanaman gampang terserang penyakit. Bila ini terjadi pada tanaman melon memasuki masa buah, maka akan mengakibatkan rasa buah tak manis.

Curah hujan tanaman melon yang diperlukan sekitar 2.000-3.000 mm/th. Suhu udara yang diperlukan di masa perkecambahan benih melon yaitu sekitar 26 derajat celcius. Sedangkan periode pertumbuhan diperlukan suhu udara 20-30 derajat celcius.

BACA JUGA:
Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman

Untuk kelembaban udara yang diperlukan tanaman melon untuk masa pertumbuhan sekitar 70%-80%. Dan faktor lainnya yang harus diperhatikan yaitu persoalan angin. Angin berpengaruh besar pada penguapan air di permukaan tanaman. Semakin besar tiupan angin, maka semakin besar penguapan air pada permukaan daun.

Angin juga bisa mematahkan batang ataupun cabang-cabang roboh sebab melon berbatang lunak. Dan angin juga bisa mempengaruhi proses penyerbukan bunga jadi bisa mengakibatkan produksi buah melon menurun.

B. Syarat Kesuburan Tanah Media Tanam Budidaya Melon

Peranan tanah dalam budidaya melon ini menjadi faktor yang sangat penting. Tanah berfungsi sebagai penyangga akar, tempat berdirinya tanaman, tempat reservoir, gudang air, zat hara, dan udara bagi pernapasan akar. Tanah yang cocok dipakai sebagai media tanam melon yaitu tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik. Syarat pertumbuhan tanaman melon yang baik yaitu pada kemasaman tanah sekitar 5,8-7,2 pH.

Serta jangan lupa tambahkan pupuk kandang. Penambahan pupuk kandang bisa menambah kemasaman. Hal ini agar kemasaman tanah sesuai yang dikehendaki.

Tak hanya itu, tanaman melon tak suka tanah yang tergenang air. Dengan demikian tanah harus dibentuk bedengan-bedengan supaya pengaturan airnya baik. Dalam kondisi tekstur tanah yang mempunyai kandungan lempung tinggi, maka pemberian pupuk kandang harus lebih banyak supaya struktur tanahnya menjadi lebih baik.

C. Syarat Geografis Tanah yang Cocok Untuk Budidaya Melon

Tinggi rendahnya tempat dari permukaan laut atau altitude erat hubungannya dengan iklim. Altitude juga mempengaruhi kondisi curah hujan, intensitas cahaya dan panjangnya penyinaran matahari. Tanaman melon bisa tumbuh dengan cukup baik di ketinggian 300-1.000 mdpl.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

D. Syarat Topografi Tanah yang dibutuhkan Budidaya Melon

Kondisi topografi tanah berpengaruh cukup besar pada pembudidayaan tanaman melon. Daerah yang bertopografi miring membutuhkan penanganan teknis yang rumit dan biaya lebih tinggi dengan pemudidayaan di daerah yang bertopografi datar.

Untuk kondisi lahan dengan derajat kemiringan lebih besar dari 30% tak baik untuk budidaya tanaman. Tanaman melon umumnya dapat dibudidayakan di berbagai ragam kondisi topografi tanah, baik yang bergelombang ataupun yang datar asalkan memperoleh sinar matahari penuh di areal pertanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ingin Mulai Budidaya Melon, Coba Pahami Syarat Tumbuhnya Dulu Deh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE

Metode Bamele

Jual Plastik Mulsa Hitam Perak Berkualitas – Lim Corporation

Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian mendorong petani bawang merah di Nganjuk, Jawa Timur untuk mengubah pola atau cara budidaya dan segera menerapkan inovasi untuk melipatgandakan penghasilan.

Karena dorongan tersebut membuat para petani bawang merah di Nganjuk menerapkan metode budidaya bawang merah yang cukup unik yaitu memadukan antara tanaman bawang merah dengan ternak ikan lele.

Dan petani setempat menyebutnya dengan metode BAMELE alias Bawang Merah dan Lele. Hasilnya pun sangat luar biasa, petani bisa menikmati keuntungan ganda, karena keuntungan tak hanya dari hasil bawang merah, tetapi juga dari panen lele.

Susanto, seorang petani dari Dusun Padangan, Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, Nganjuk, adalah salah satu petani yang mencoba teknik BAMELE di lahan bawang merahnya. Menurutnya, tujuan awal teknik ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengajak petani melaksanakan budidaya secara sehat dan ramah lingkungan.

Ini merupakan cara budidaya nonpestisida, tak memakai bahan kimia sebab di bawahnya ada ikan lele. Untuk pengendalian hamanya, mereka menggunakan lampu light thrap dan pengendali hayati. Sehingga produk bawang merah yang dihasilkan lebih sehat dan aman dikonsumsi. Untuk buktinya, ikan lele bisa hidup dengan baik.

Berdasarkan pandangan para petani Nganjuk, proses budidaya dengan metode BAMELE ini sangat sederhana dan benar-benar sangat mengoptimalkan lahan. Dalam parit atau got lahan bawang merah yang ukuran lebarnya 40cm, bisa ditebar bibit lele berukuran diameter kepala 6 sampai 7 mili sebanyak 132 ribu ekor per hektare. Untuk umur pemeliharaan lele sama dengan umur panen bawang merah yaitu 60 hingga 70 hari.

BACA JUGA:
Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia

Dan hasilnya sangat memuaskan, bisa memanen bawang merah kelas organik 16-17 ton per hektare dan ditambah 10 ton lele. Harganya sekarang ini juga lagi bagus, bawang merah varietas Tajuk di petani dihargai Rp16.000 per kilogram, sementara untuk lelenya Rp15.000 per kilogram. Sangat menguntungkan bukan?.

Pada lokasi yang sama, Suwandi sangat mengapresiasi cara unik dan inovatif petani Nganjuk dalam berbudidaya bawang merah yang ramah lingkungan memakai teknik BAMELE ini. Sebab, metode budidaya BAMELE ini sangat menarik, bisa memberi keuntungan berlipat bagi petani ataupun lingkungan secara umum. Para petani menerapkan budidaya nonpestisida, hanya cukup mengandalkan lampu perangkap hama (light thrap) untuk mengatasi hama dan saluran air menjadi lebih terjaga karena diisi lele.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Untuk hasil panen keduanya pun lebih sehat dan aman jika dikonsumsi, serta pendapatannya juga double, bisa-bisa pendapatan per hektarnya sampai ratusan juta. Sangat cocok dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk terus meningkatkan inovasi demi tingkatkan produktivitas dan kesejahteran petani serta produk kita harus berdaya saing. Dan metode ini juga sesuai dengan visi Ditjen Hortikultura yang memang mengedepankan aspek budidaya yang ramah lingkungan.

Itulah contoh kreativitas pola integrasi selama ini hanya dikenal mina-padi, sekarang sudah ada mina-cabai, mina-bamer, dan lain sebagainya. Setiap daerah memiliki kearifan lokal dan cara sendiri dalam berbudidaya bawang merah. Dengan demikian, silakan saja petani berimprovisasi sesuai keinginannya. BAMELE ini patut untuk dicontoh sentra bawang merah yang lainnya.

Plastik Mulsa Hitam Perak
Produsen Plastik Mulsa Berkualitas

Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Judi Ernanto, yang juga ikut mendampingi kunjungan Suwandi dan jajaran, mengatakan, luas area tanam bawang merah di Kabupaten Nganjuk sekitar 14.000 hektare dengan produksi tahun sebelumnya mencapai 152 ribu ton. Nganjuk menjadi sentra bawang merah terbesar di Jawa Timur dan ketiga di Indonesia sesudah Brebes dan Bima.

Metode BAMELE ini inspirasi dari Pak Bupati sendiri yang menginginkan bawang merah Nganjuk diproduksi secara ramah lingkungan. Dan tentunya kita ingin produksi bawang merah Nganjuk bisa berkelanjutan dan bermutu. Sesuai arahan Bupati, kami akan replikasi dan kembangkan teknologi BAMELE ini di kota Nganjuk. Untuk targetnya sampai 14 ribu hektare bisa dipenuhi.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Tingkatkan Keuntungan Hasil Pertanian dengan Metode BAMELE” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu

Underwater Farm

Distributor Plastik Mulsa Hitam Perak Harga Murah – Lim Corporation

Apakah Anda percaya bahwa pertanian di masa depan kemungkinan besar dikerjakan di kedalaman laut? Ketika daratan sudah tidak lagi mendukung tanaman untuk tumbuh lantaran berbagai hal, rasanya tidak ada tempat lain yang masih bisa dimanfaatkan manusia selain lautan yang luas itu. Para peneliti tengah mengusahakan hal tersebut selama beberapa tahun belakangan. Sampai pada akhirnya apapun yang dulunya terlihat mustahil seperti underwater farm ini benar-benar tercipta. Apa yang dilakukan para peneliti hingga akhirnya mampu membuat sesuatu semacam ini? Simak ulasan berikut.

1. Konsep Underwater Farm
Sesuai dengan namanya, underwater farm merupakan teknik pertanian dengan memanfaatkan kedalaman laut sebagai media menumbuhkan tanaman. Mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana bisa hal tersebut dilaksanakan. Para peneliti memanfaatkan konsep dari biosphere, dimana mereka menciptakan sebuah lingkup ekosistem yang terlindungi oleh sebuah panel atau pagar.

Jadi, mereka membuat semacam bangunan berbentuk bohlam yang di dalamnya bisa tumbuh berbagai macam tumbuhan. Apakah tidak tenggelam, atau bahkan mati karena kehabisan udara? Pertanyaan tersebut akan terjawab di poin berikutnya.

2. Siklus yang Berulang Tanpa Henti
Hal pertama yang pasti dipikirkan oleh para peneliti ini adalah bagaimana tumbuhan bisa mendapatkan udara di kedalaman laut. Kemudian mereka menciptakan sebuah biosphere dan memasukkan udara ke dalamnya. Hal ini juga berguna untuk membuat biosphere tidak tenggelam.

Lalu bagaimana cara merawat tumbuhan ini seperti menyirami dan sebagainya? Untuk hal ini disiasati dengan cara membuat panel luar dari bahan yang tembus dengan cahaya. Ketika siang hari udara di dalam biosphere akan menguap. Namun karena terhalang dinding luar, maka air akan tertempel dan kemudian jatuh lagi. Jumlah uap air yang menguap dan jatuh lagi lebih dari cukup untuk membuat tumbuhan tetap terpenuhi kebutuhannya.

Ini adalah sebuah siklus dan akan berlangsung tanpa henti. Alhasil, peneliti sudah tidak perlu menyibukkan diri menyelam lalu merawat tumbuhan-tumbuhannya.

BACA JUGA:
Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya

3. Kenapa di Kedalaman Laut?
Alasannya pertama adalah karena daratan Bumi jumlahnya terbatas dan tidak semua tempat bisa dijadikan lahan pertanian. Tumbuhan akan sulit untuk berkembang di daerah yang terlalu panas atau dingin. Praktis, hanya beberapa tempat saja yang memungkinkan untuk tumbuhan.

Sedangkan laut rata-rata memiliki suhu yang stabil. Siang dan malam pun bergantian dengan durasi yang normal. Belum lagi lautan jauh lebih luas dari pada Bumi memungkinkan kita punya lahan pertanian yang sangat luas.
Alasan berikutnya adalah bebas dari gangguan, apa pun bentuknya. Sistem pertanian ini jelas akan terhindar dari hama dan serangga pengganggu, serta hal yang tak kalah pentingnya yaitu elemen pengusik lain. Contohnya angin ribut yang merusak sampai dengan banjir. Inovasi pertanian ini mempunyai keunggulan sebab lingkungan di dalam laut cukup tenang. Sedangkan panel luarnya sendiri berguna sebagai pelindung yang ampuh.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Hanya Perlu Sedikit Kontrol
Para peneliti pun ternyata sangat mudah untuk memantau perkembangan tumbuhannya. Yaitu cukup pasang kamera CCTV di berbagai sudut, dengan itu hasil secara langsung akan mereka peroleh. Belum lagi biosphere ini juga terpasang berbagai sensor yang memudahkan peneliti mengetahui setiap perubahan apa pun yang terjadi.

Plastik Mulsa 21

Mungkin sesekali mereka akan turun ketika terjadi kerusakan serius seperti di bagian panel. Dapat disimpulkan jika underwater farm ini merupakan metode pertanian paling sempurna yang ada saat ini. Terdapat sekitar 5 buah biosphere yang sekarang ini diteliti ada di Bay of Noli, Italia. Untuk hasilnya cukup positif dan sesuai dengan ekspektasi. Melihat hal tersebut mungkin saja cara ini dipakai banyak negara di dunia.

Negara Indonesia juga berpotensi mengembangkan teknik pertanian dengan sistem underwater ini. Mengingat negara kita punya lautan yang cukup luas. Dampaknya tentu akan mampu menutupi kebutuhan masyarakat. Cara yang brilian, bukan?

Demikian pembahasan artikel tentang “Underwater Farm, Inovasi Pertanian Masa Depan yang Tak Banyak Orang Tahu”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman

Jenis-jenis Gulma
Jenis-jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya

Distributor Mulsa Plastik High Quality – Lim Corporation

Budidaya berbagai jenis tanaman baik tanaman pangan maupun perkebunan tidak terlepas dari keberadaan gulma. Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya yang pertumbuhannya tidak dikehendaki dan umumnya merugikan karena dapat menghambat pertumbuhan, mengakibatkan penurunan kuantitas dan kualitas produksi dan dapat menjadi sarang hama dan penyakit. Gulma harus segera ditanggulangi pertumbuhannya agar tidak berkembang pesat. Terdapat 4 jenis gulma berdasarkan morfologi dan biotaninya yaitu.

Gulma Rerumputan (Grasses)
Gulma rerumputan umumnya berasal dari family gramineae. Gulma ini memiliki daun yang sempit seperti teki-tekian tetapi memiliki stolon, di dalam tanah stolon membentuk jaringan rumit yang sulit diatasi secara mekanik. Batang bulat atau agak pipih, kebanyakan berongga. Untuk daun soliter pada buku-buku, tersusun dalam dua deret, biasanya tulang daun sejajar, dan terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun serta helaian daun. Daun biasanya berbentuk garis, tepi daun rata. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun.

Gulma Teki-Tekian (Sedges)
Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. Gulma ini memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan. Proses fotosintesis gulma ini yaitu dengan cara C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam menguasai areal pertanian secara cepat. Karakteristik dari gulma ini yaitu bagian batang berbentuk segitiga, terkadang juga bulat dan tak berongga. Daun tersusun dalam tiga deretan, tidak memiliki lidah-lidah daun. Ibu tangkai karangan bunga tidak berbuku-buku. Bunga sering dalam bulir atau anak bulir, biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. Buahnya tidak membuka.

Gulma Daun Lebar (Broadleaves)
Gulma berdaun lebar umumnya termasuk family Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman budidaya berupa kompetisi cahaya. Gulma ini memiliki ciri daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala.

Gulma Pakis-Pakisan (Fern)
Gulma pakis-pakisan misalnya pakis kadal (Dryopteris Aridus), pakis Kinca (Neprolepsis Biserata), paku pedang (Neprolepsis Exaltata).

BACA JUGA:
Tips & Trik Budidaya Kentang Agar Hasil Maksimal
Iniloh! 7 Komoditi Unggulan Perkebunan Indonesia yang Mendunia
Tanaman Sering Layu, Coba 7 Cara Ini Untuk Perawatannya
Tips & Trik Budidaya Tanaman Storberi Agar Hasil Maksimal

Teknik Pengendalian Gulma

Pengendalian gulma adalah usaha yang dilakukan untuk menekan laju perkembangbiakan gulma agar tidak mengganggu tanaman budidaya. Gulma di lahan pertanian tidak harus selalu dikendalikan dari awal sampai panen. Pengendalian harus dilakukan pada waktu yang tepat, sehingga biaya, waktu, dan tenaga dapat lebih hemat. Waktu yang tepat untuk mengendalikan gulma adalah waktu periode kritis tanaman, yaitu periode di mana tanaman sangat peka terhadap faktor lingkungan. Periode ini biasanya terjadi umur 1/4 atau 1/3 sampai 1/2 umur tanaman.

Terdapat beberapa teknik pengendalian gulma yang dapat diterapkan petani melalui usaha pencegahan, pengendalian secara fisik/mekanis, pengendalian secara kimia serta pengendalian secara biologi.

– Pencegahan

Merupakan usaha pengendalian gulma melalui upaya-upaya pencegahan diantaranya:
* Pembersihan lahan dari gulma sebelum membudidayakan tanaman.
* Penyeleksian atau pemisahan biji gulma yang mungkin ikut tercampur di benih atau yang melekat pada alat-alat pertanian.
* Penggunaan pupuk kandang yang sudah matang guna mencegah kontaminasi biji gulma.
* Pencegahan pengangkutan tanaman, tanah maupun benda yang memberikan potensi pemindahan biji gulma maupun gulma ke lahan budidaya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

– Pengendalian Secara Fisik/Mekanis

Merupakan pengendalian gulma yang dilakukan oleh petani dengan alat-alat pertanian melalui kegiatan pengolahan tanah, pemangkasan, penggenangan, pembakaran dan penggunaan mulsa.

– Pengendalian Secara Kimiawi

Pengendalian gulma cara kimiawi dengan menggunakan herbisida. Cara ini efektif dilakukan karena dapat mengemat waktu dan tenaga namun penggunaan herbisida secara terus menerus pada lahan pertanian berdampak merugikan seperti terjadinya pergeseran gulma dominan, resistensi beberapa jenis gulma, gangguan kesehatan pemakai serta keracunan pada tanaman dan hewan peliharaan. Aplikasi herbisida sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 – 08.00 WIB dan disesuaikan dengan kondisi angin dan curah hujan. Penggolongan Herbisida berdasarkan daya efektifasnya pada gulma:

1. Herbisida Selektif
Yaitu herbisida yang hanya berfungsi lebih efektif mematikan gulma tertentu saja contohnya Ametrin, Diuron, Oksifluorfen, Klomazon dan Karfentrazon.

2. Herbisida Non Selektif
Yaitu herbisida yang dapat mematikan seluruh jenis gulma contohnya Glifosat dan Paraquat

Penggolongan Herbisida berdasarkan tipe translokasi herbisida di dalam organ gulma yaitu :

1. Herbisida Kontak (Tidak Ditranslokasikan)
Herbisida ini mematikan gulma yang terkena/kontak langsung dengan herbisida. Herbisida kontak bersifat tidak dialirkan ke seluruh organ gulma atau tidak ditranslokasikan. Herbisida kontak cepat mematikan gulma namun gulma cepat tumbuh kembali karena mematikan hanya yang terkena herbisida saja sehingga tidak sampai pada akarnya. Contoh dari herbisida kontak Oksifluorfen, Oksadiazon dan Propanil. Ketiga jenis herbisida ini bersifat selektif yaitu efektif mematikan gulma jenis tertentu sedangkan Parakuat dan Glufosinat bersifat non selektif sehingga dapat mematikan seluruh jenis gulma.

2. Herbisida Sistemik (Ditranslokasikan)
Herbisida sistemik mematikan gulma mulai dari daun yang terkena herbisida diteruskan ke seluruh jaringan gulma. Herbisida jenis ini dapat langsung diaplikasikan kepada tajuk gulma maupun ke tanah tempat tumbuh gulma. Contoh herbisida yang dialirkan melalui tajuk adalah glifosat, sulfosat dan ester sedangkan herbisida yang dialirkan melaui tanah adalah Ametrin, Atrazin, Metribuzin dan Diuron.

– Pengendalian Secara Biologi

Pengendalian gulma dengan cara biologi dapat dilakukan karena setiap spesies gulma mempunyai musuh alami. Pengendalian gulma dilakukan dengan menekan populasi gulma dengan musuh alami seperti insekta, fungi, ternak, ikan, dan sebagainya sehingga keberadaan gulma sudah tidak lagi merugikan. Apabila keadaan ini dapat dipertahankan, usaha pengendalian lain tidak diperlukan.

Demikian pembahasan artikel tentang “Mengenal Jenis Gulma dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3