Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Jual Mulsa Plastik Untuk Bedengan Lahan – Lim Corporation

Kacang panjang termasuk sayuran yang banyak digunakan oleh konsumen sebagai bahan baku beragam masakan, tak heran jika permintaan kacang panjang slalu ada sehingga prospek usaha budidayanya tetap menjanjikan, apalagi budidayanya tergolong sederhana dan singkat, paling lama 2 bulan pasca tanam sudah dapat dipanen.

Proses tanamnya juga bisa memakai sistem monokultur atau tumpangsari, jadi petani bisa mengusahakan beragam komoditas dalam satu hamparan. Adapun beberapa tahap atau cara yang harus diperhatikan dalam menanam kacang panjang.

Tahap Persiapan Lahan
Setelah menentukan varietas yang berkualitas unggul, selanjutnya adalah mempersiapkan lahan yang akan ditanami. Terdapat 2 sistem penanaman pada kacang panjang yaitu menggunakan mulsa hitam perak atau tanpa mulsa. Caranya bisa satu baris atau 2 baris tanaman di setiap bedengan. Lahan yang akan ditanami digemburkan terlebih dahulu dengan dicangkul atau dibajak menggunakan traktor kemudian buat guludan atau bedengan.

Ukuran guludan disesuaikan dengan rencana pola tanaman, jika pola tanamnya satu baris, maka buat guludan dengan lebar 40-50 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar guludan 30-40 cm, untuk panjang guludan disesuaikan dengan kondisi lahan. Apabila akan memakai pola tanam 2 baris bedengan dibuat 60cm-80cm, tinggi 30cm dan jarak antar bedengan 30cm. Selanjutnya taburkan dolomit atau kapur pertanian di atas bedengan, kebutuhan dolomit disesuaikan dengan tingkat keasaman tanah sebelum diberi perlakuan, misalnya jika pH awal 5,6 , maka kebutuhan kapur pertanian sebanyak 2,65 ton per hektar. Berikan tambahan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per hektar, pupuk diaduk rata dengan tanah, kemudian rapikan bedengan kembali.

Sampai pada tahap ini pun sebenarnya bedengan sudah dapat langsung ditanami, namun bila akan menerapkan sistem mulsa plastik, tahapannya sedikit berbeda, bersamaan dengan penambahan pupuk kandang, tambahkan juga pupuk dasar kimia berupa TSP dan KCL masing-masing 15 gram per lubang tanam,tutup bedengan dengan tanah,lalu rapikan kembali permukaan bedengan, kemudian tutup bedengan dengan mulsa hitam perak. Lebih baik pemasangan mulsa dikerjakan pada siang hari supaya mulsa bisa ditarik dan dikembangkan maksimal.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!

Tahap Penanaman
Bertanam kacang panjang tak melalui proses persemaian jadi benih bisa langsung ditanam dilahan. Pada sistem penanaman tanpa mulsa lubang tanam bisa langsung dibuat di atas bedengan menggunakan tugal, jarak tanamnya adalah 20cm × 50cm atau 30cm × 40cm. Berikan pupuk TSP dan KCL disamping bedengan masing–masing 15gr. Dan sebaliknya dalam sistem mulsa plastik, satu hari sebelum tanam, di bedengan dibuat lubang tanam pada mulsa secara hati-hati, untuk memudahkan dalam penanaman kerjakan juga penugalan, jarak tanamnya yaitu 30cm-40cm dalam barisan dan 50cm-60cm untuk jarak antar barisan. Dengan lebar bedengan 60cm-80cm maka setiap bedengan bisa ditanami 2 baris tanaman, dan populasinya sekitar 50.000 tanaman per hektar.

Masukkan benih ke dalam lubang tanam, tiap lubang tanam diisi dengan 2 butir benih, kemudian lubang tanam ditutup dengan tanah tipis, sekam padi atau abu dapur. Untuk menanami 1 hektar lahan dibutuhkan benih sekitar 15-20 kg.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Biasanya 4-7 hari setelah tanam benih sudah berkecambah, jika ditemukan benih yang tidak tumbuh sebaiknya cepat diganti, proses penyulaman perlu dilakukan sebelum usia 14 hari setelah tanam, supaya pertumbuhan tanaman seragam. Pada fase awal perkecambahan hingga tanaman muda, sangat memerlukan ketersediaan air, bila tidak ada hujan penyiraman sangat disarankan dilakukan setiap hari, sedangkan pada fase selanjutnya penyiraman tidak dilakukan intensif tapi disesuaikan dengan kondisi kebun, yang penting tanah tidak kering atau becek.

Tanaman kacang panjang membutuhkan ajir atau turus sebagai sarana untuk merambat, alat bantu ini sebaiknya dipasang secepat mungkin usai benih berkecambah, agar tidak mengganggu sistem perakaran, ajir yang digunakan bisa berupa belahan bambu dengan tinggi 1,5-2 meter. Ajir dipasang berdekatan dengan lubang tanam, beberapa bagian dari tanaman kacang panjang diikatkan pada ajir agar tanaman tidak menjalar kemana-mana.

Tahap Perawatan
Pada usia 5 hari setelah tanam tanaman diberi pupuk susulan, jenis pupuk kimia yang diberikan adalah NPK 15:15:15 sebanyak 2-3 gram per tanaman. Aplikasi uuk susulan ini dapat dilakukan 2 cara yaitu langsung ditabur atau dikocor. Bila langsung ditabur dilakukan dengan cara membuat larikan di antara dua tanaman sepanjang bedengan, setelah ditaburkan lalu ditutup kembali menggunakan tanah. Namun bila memilih dikocor, NPK terlebih dahulu dilarutkan dalam air, caranya larutkan NPK sebanyak 100-150 gram kedalam ember berukuran 13 liter, larutan ini cukup untuk 50 tanaman sehingga tiap tanaman diberi satu gelas berukuran 240ml.

Selain pemupukan susulan juga perlu dilakukan penyiangan gulma atau rerumputan, sebab rerumputan sangat mungkin menjadi pembawa hama maupun penyakit. Penyiangan ada baiknya rutin dilakukan setiap 2-3 minggu sekali setelah penanaman, pada saat yang bersamaan lakukan pula pemangkasan pada daun-daun tua dan pucuk-pucuk yang tidak produktif, tujuannya adalah untuk merangsang pembungaan.

Yang tidak kalah penting dalam pemeliharaan adalah pengendalian hama penyakit, hama utama tanaman kacang panjang antara lain aphid, ulat bunga, ulat grayak dan penggerek biji. Sedangkan penyakit yang umum menyerang adalah antraknosa, layu bakteri dan mozaik virus seluruh hama dan penyakit tersebut sangat berpeluang menggagalkan panen, oleh karena itu akan lebih baik jika pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif, yaitu melakukan penyemprotan pestisida secara berkala, dosis dan cara aplikasinya disesuaikan dengan rekomendasi dari produsen pestisida yang biasanya tertera pada label kemasan.

Tahap Pemanenan
Untuk masa panen tanaman kacang panjang dimulai pada umur 45-60 hst sesuai dengan varietas yang ditanam, panen berikutnya dikerjakan selang 2-3 hari sekali, umumnya 20-30 kali petik. Namun bila mengikuti cara budidaya sesuai anjuran hasil panen bisa mencapai 20-25 ton per hektar.

* Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s