Woww!! Budidaya Lidah Buaya Dengan Mulsa Plastik, Hasil Lebih Bagus Dan Menguntungkan

lidah-buaya

Sejak jaman dulu tanaman lidah buaya atau aloe vera ini sudah dipercaya sebagai tanaman yang manfaatnya banyak. Namun tahukah Anda, apa sajakah manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari tanaman lidah buaya tersebut? Tak hanya guna merawat rambut, lidah buaya juga sering dimanfaatkan banyak orang untuk dijadikan bahan baku dari pembuatan kosmetik. Hal tersebut dikarenakan lidah buaya dipercaya bisa mengatasi kulit kering ataupun kusam. Dan juga memberikan efek lembab pada kulit wajah Anda.

Dan bukan itu saja, lidah buaya pun dapat Anda manfaatkan untuk dijadikan bahan makanan. Lidah buaya dipercaya masyarakat memiliki manfaat yang baik untuk pencernaan, suatu pangan yang bahannya berasal dari olahan lidah buaya yang sering dibuat adalah minuman segar nata de coco dan jelly. Untuk Anda yang mulai tertarik dengan budidaya lidah buaya ini, silahkan simak cara budidaya lidah buaya berikut dengan seksama.

1. Persiapan Bibit

Lidah buaya memiliki batang yang pendek serta tersembunyi dalam tanah. Di bagian batang tersebutlah akan muncul anakan yang mengelilingi tumbuhan induk dengan cara bergerombolan. Anakan tersebut bisa dipergunakan untuk dijadikan bibit dengan cara memisahkannya dari induknya. Anakan yang layak untuk dijadikan bibit yang ukurannya sekitar sebesar ibu jari dengan panjang antara 10-20cm. Tiap batang induk bisa menghasilkan sekitar 5-8 batang yang ada disekeliling lidah buaya. Guna penanaman lidah buaya dalam jumlah yang banya, maka harus dikerjakan persiapan kebun bibit yang khusus. Pembibitan dikerjakan hingga akar tanaman lidah buaya kuat guna dipindahkan ke tempat pemindahan, waktu pendederan bisa sekitar 3-4 minggu.

2. Pengaturan Lahan

Tanah yang ideal guna budidaya lidah buaya ialah tanah yang subur, kaya akan bahan organik, serta gembur. Jika tanaman lidah buaya ditanam pada daerah yang bertanah mineral atau juga tanah organik maka bisa tumbuh secara baik kalau diberikan tambahan pupuk. Perlu diingat kalau pH ideal guna tanaman lidah buaya ialah sekitar 5,5-6. Apabila tanah begitu asam maka bakal mengakibatkan tanaman lidah buaya bisa keracunan logam berat, maka daun tanaman jadi kuning seperti contohnya terbakar, pertumbuhan terhambat dan juga jumlah anakan yang berkurang.

Lalu buat lorong selebar 60-75 cm serta kedalaman 100cm disekitaran lahan. Lorong tersebut berguna sebagai batas kebun lidah buaya serta saluran drainase. Keadaan lorong perlu dipertahankan supaya dapat memenuhi fungsinya dengan cara diperbaiki jikalau mengalami kerusakan ataupun pendangkalan. Batas dibuat sesuai dengan ukuran jarak tanam yakni selebar 120 cm serta setinggi 30 cm dengan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan. Sesudah pencangkulan rampung kemudian kerjakan penaburan pupuk kandang ataupun abu bakar diatas bedegan.

Jangan lupa juga untuk memasang mulsa plastik hitam perak pada bendengan tersebut. Kenapa harus mulsa plastik? Sebab keunggulan dari mulsa plastik hitam perak yang telah diaplikasi oleh para petani berpengalaman adalah mulsa plastik mampu memantulkan cahaya matahari sehingga bisa mengurangi serangan hama seperti misalnya ulat penggerek daun serta tungau dan juga secara tak langsung mulsa plastik juga bisa mengurangi serangan cendawan serta penyakit seperti Fusarium sp.

Baca Juga :

8 Teknik Jitu Menanam Bunga Hias Dengan Polybag, Lebih Menguntungkan!!
Analisa Usaha Dan Prospek Budidaya Jamur Merang!!
Jangan Takut Makan Nasi, Ini Trik Rahasia Membuat Nasi Rendah Kalori

Penggunakan dari mulsa plastik hitam perak pun mampu menjaga tingkat kesuburan tanah maka pertumbuhan serta produksi tanaman aloe vera budidaya relatif seragam. Jika dilihat dari segi ekonomis sistem mulsa plastik hitam perak memang terbukti bisa mengurangi tenaga kerja guna penyiangan serta penggemburan tanah sehingga bias menekan ongkos produksi. Ketika sedang musim kemarau, mulsa plastik hitam perak dapar mengurangi penguapan air maka petani lidah buaya pun tak perlu sering untuk mengerjakan proses penyiraman.

plastik-mulsa-hitam-perak-1

3. Penanaman Bibit

Proses ini lebih baik dikerjakan dengan memakai bibit yang sudah dideder supayan tingkat kematiannya rendah. Tanaman ini bisa ditanam pada tiap musim, namun penanamannya yang cocok dikerjakan ketika awal musim hujan maupun akhir musim kemarau. Masalah yang muncul ketika musim hujan ialah tanaman lebih gampang terserang jamur sedangkan saat musim kering tanaman akan terancam kekeringan yang menyebabkan tanaman mati. Guna penanaman taanaman ini bisa dilapangan dan dikerjakan waktu pagi ataupun sore hari, ketika cahaya matahari tak terlalu terik jadi bisa mengurangi kelayuan tanaman. Bibit lidah buaya harus dilepas dari wadah polybag dengan sangat hati-hati supaya tak terlalu banyak akar yang putus sehingga dalam proses pembuatan lubang tanam pada batas sekitar sedalam mata cangkul.

4. Pemeliharaaan Tanaman

Jikalau ada tanaman yang mati sesudah penanaman lidah buaya maka segera kerjakan penyulaman. Supaya tanaman sulaman bisa mengejar tanaman lainnya jadi penyulaman harus dikerjakan 1-3 minggu sesudah tanam. Dalam pemupukkan lidah buaya yang diperlukan ialah nitrogen serta kalium karna berfungsi guna pembentuk zat hijau daun, pertumbuhan vegetatif tanaman serta pembentukkan jaringan sebuah tanaman. Pemupukkan dikerjakan dengan tujuan supaya dapat merangsang pertumbuhan serta perkembangan akar.

5. Pemanenan

Lidah buaya sendiri bisa Anda panen setelah berusia 10-12 bulan dari tahap penanaman. Guna pemanenan tanaman lidah buaya ini bisa dikerjakan dengan bertahap dan dapat dilakukan 3 bulan sekali atau 4 kali panen dalam 1 tahun. Daun segar tanaman ukurannya sepanjang 60-70cm serta tebal 5-7 cm dengan jumlah tanaman tiap ha 7500 batang. Produksi dari lidah buaya bisa mencapai angka 6-7 ton per ha dalam tiap kali panen.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan mulsa plastik hitam perak untuk menjaga tanaman dari serangan hama atau untuk yang lainnya, silahkan hubungi kami melalui SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 0812.3258.4950 / 0877.0282.1277

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s