Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau

Musim hujan akan berubah menjadi musim kemarau. Teriknya sinar matahari tentu saja memberikan suhu panas yang membuat semua orang mengeluh. Tetapi, hal itu justru dapat memberi keuntungan kepada tanaman supaya bisa tumbuh serta berkembang dengan bantuan dari sinar matahari. Terdapat beberapa jenis sayuran yang cocok pada musim kemarau yang mungkin bisa Anda tanam untuk meraih keuntungan pada musim tersebut.

Hal ini selain untuk mengembangkan bakat dalam berkebun, juga bisa membantu Anda dalam mengatur pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi sayuran yang Anda tanam sendiri. Lantas, jenis sayuran apa saja yang cocok untuk ditanam ketika musim kemarau datang?

Ada 5 sayuran yang dapat Anda tanam pada musim kemarau, yaitu :

Tomat

Cara-Budidaya-Tomat-dalam-Polybag-yang-MudahTomat merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang tahan banting untuk ditanam ketika musim kemarau karena tak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Karena, di tanah kering pun mereka masih bisa tumbuh.

Meski demikian, Anda harus tetap menyiramnya secara berkala supaya tanaman tomat tak kehilangan kelembapannya. Jangan lupa juga untuk menanam tumbuhan lain di dekat tomat supaya terlindungi dari paparan sinar matahari secara langsung.

Terong

hqdefaultTerong juga merupakan salah satu jenis tanaman pilihan yang tepat untuk dibudidayakan ketika musim kemarau. Karena, tanaman terong dapat hidup dengan baik meskipun dengan keterbatasan air. Akan tetapi, Anda tetap harus menyiraminya supaya buah yang dihasilkan pun juga maksimal.

Baca Juga :

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan
Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik

Mentimun

TIMUN DALAM AL-QURAN DAN HADITSKeistimewaan mentimun yaitu dapat tumbuh pada lingkungan dengan suhu hangat cenderung panas. Tanaman mentimun akan menghasilkan buah yang baik serta mengandung banyak air apabila tumbuh pada lahan kering serta suhu yang hangat.

Labu

labu-golden-melonSama halnya dengan mentimun, apabila ditanam pada suhu tinggi, tanaman labu akan cepat tumbuh. Rasa buah yang dihasilkannya pun sangat manis ketimbang labu yang tumbuh pada daerah dingin.

Jagung

114Menurut pengalaman para petani yaa!!, menanam jagung tak serumit ketika menanam padi. Anda hanya cukup memberinya air sesekali, maka jagung akan tumbuh dan berproduksi dengan baik. Asal, Anda juga memerhatikan dari serangan hama dan penyakit yang kemungkinan bisa merusak tanaman jagung Anda. Beri pupuk yang cukup, maka Anda akan memperoleh hasil yang baik kualitasnya.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan

Musim hujan yang lebat mengakibatkan tanaman gampang membusuk karena tak kuat terhadap terjangan air yang setiap hari datang. Namun, ada beberapa tanaman sayuran yang cocok ditanam ketika musim hujan seperti berikut ini.

1. Kangkung

kangkung

Kangkung merupakan jenis sayuran yang hidup di dataran rendah dan mempunyai iklim dengan kelembapan yang cukup tinggi, bahkan sering hidup di perairan. Namun, karena adanya pembudidayaan dengan proses pembuatan varietas baru, sekarang jenis kangkung sudah banyak dibudidayakan di dataran ataupun di tanah.

Namun, itu tak mengubah tingkat ketahanan kangkung akan cuaca lembap bahkan tergenang air. Oleh karena itu, kangkung sangat baik untuk dibudidayakan ketika musim hujan.

2. Genjer

Foto2591

Selain kangkung, genjer juga termasuk jenis sayuran yang dibudidayakan di lingkungan berair. Genjer bahkan lebih cocok ditanam di area persawahan yang mempunyai genangan air. Karena itu, sayuran genjer paling pas ditanam saat musim hujan datang.

3. Bayam

cara-menanam-bayam

Penanaman bayam di musim hujan sangat baik pada tahap pembesaran sesudah sebelumnya dilakukan penyemaian. Sebab, dengan bantuan air hujan tanaman bayam akan mengalami pertumbuhan dengan cepat serta subur.

Baca Juga :

Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot
Budidaya Dengan Sistem Total Akuakultur, Untung Berlimpah
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat

4. Sawi Putih

sawi-putih

Meski sawi putih kebanyakan dibudidayakan di darat, bukan berarti sawi tak cocok ditanam saat musim hujan. Sawi sangat kuat dan tak mudah layu bila terkena rintikan air hujan secara terus menerus. Perawatan sawi juga cukup gampang dan tak memerlukan biaya yang besar.

5. Selada

selada-organik

Selada merupakan jenis sayuran yang biasa dimanfaatkan sebagai lalapan. Tanaman sayuran ini sangat disukai para petani saat musim hujan datang. Selada sangat kuat menghadapi kondisi cuaca yang sering hujan, bahkan tanaman selada bisa hidup subur ketika musim hujan.

6. Seledri

tanaman-obat-seledri

Tanaman yang biasa dipakai sebagai bumbu dapur ini memang banyak disukai. Aroma yang dihasilkan oleh seledri membuat masakan menjadi lebih sedap dan menggugah selera.

Seledri mampu bertahan dengan kondisi curah hujan yang tinggi. Untuk itu, tanaman sayuran ini sangat cocok dibudidayakan saat musim hujan datang.

7. Daun Bawang

20160811_042158

Dalam melaksanakan penanaman daun bawang, sangat diperlukan persediaan air yang cukup banyak. Maka, akan lebih baik jika menanam daun bawang saat musim hujan datang.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Mulsa Plastik untuk melindungi tanama ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau

budidaya-terong

Ketika musim kemarau datang, Anda bisa memanfaatkan dengan membudidaya beberapa sayuran yang bisa tumbuh baik di musim tersebut, salah satunya terong. Ada cara yang gampang budidaya terong di musim kemarau yang bisa ditiru.

Tanaman terong dapat tumbuh di suhu udara sekitar 22—30° Celcius dan terkena sinar matahari yang cukup. Sedangkan, jenis tanah yang cocok dan baik untuk ditanami terong yaitu jenis tanah gembur berpasir, subur, kaya akan bahan organik, mempunyai drainase yang baik dan pH sekitar 6,8—7,3. Berikut ini cara gampang budidaya terong yang perlu Anda ketahui.

1. Penyemaian benih

Benih yang baik yaitu benih yang mempunyai daya tumbuh di atas 75%. Dibutuhkan sekitar 300—500gram benih yang berkualitas untuk ditanam di lahan seluas 1 hektare. Untuk tahapan penyemaian, hal pertama yang harus Anda kerjakan, yaitu menyiapkan media penyemaian. Buatlah bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 20cm. Buatlah bedengan tersebut dari campuran tanah, arang sekam, dan kompos dan sesuaikan perbandingan pencampurannya.

Baca Juga :

4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag
Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
Meskipun Terlihat Sepele, Namun Ketika Mendaki Sangat Berguna

Sebelum benih ditebar di atas media semai, sebaiknya rendam dahulu benih terong dengan air hangat sekitar 10—15 menit, lalu bungkuslah benih terong dengan kain basah, lalu diamkan selama 24 jam. Selanjutnya, baru tebarkan benih ke atas media semai lalu tutupilah dengan tanah yang tipis. Selanjutnya, tutupilah bedengan tersebut dengan daun pisang, Mulsa plastik ataupun karung goni yang basah dan siramlah untuk menjaga kelembapan persemaian.

Setelah berkecambah mulai tumbuh pada hari kedua ataupun ketiga, bukalah tutup bedengan tersebut. Siramlah setiap hari dan sekitar 10—15 hari pindahkan bibit tanaman ke dalam polibag. Saat tanaman sudah mempunyai 4 helai daun, pindahkan tanaman tersebut ke lahan terbuka,

2. Pengolahan lahan dan penanaman

Lahan untuk budidaya terong dicangkul dengan kedalaman 30 cm. Bentuk bedengan dengan lebar 1m dan tinggi 30cm, serta panjangnya disamakan dengan ukuran lahan. Buatlah lubang tanam secara berbaris, dengan 1 bedengan sebanyak 2 baris. Jarak tanam per lubang 60cm, dan jarak per baris 70cm.

Taburkan pupuk di atas bedengan dan aduk sampai merata. Pakailah pupuk organik seperti kompos ataupuun pupuk kandang. Waktu menanam yang baik untuk tanaman terong yaitu pada musim kemarau.

3. Perawatan tanaman terong

Perawatan untuk budidaya terong dimulai dengan pengairan yang rutin dikerjakan setiap hari, khususnya di fase-fase awal pertumbuhan dan saat cuaca kering. Kemudian kerjakan penyulaman untuk tanaman yang pertumbuhannya tak normal, mati, atau yang terserang hama. Selanjutnya, lakukan penyiangan dengan cara mencabut rumput liar atau gulma di sekitar tanaman dan jangan lupa pasangkan Mulsa Plastik supaya Kelembapan tanah tetap terjaga dan tidak terserang penyakit.

Jika anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dari hama dan kekeringan tanah dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Budidaya Cabai Sangat Menguntungkan Dengan Mulsa Plastik

8tz3sBk1v2

Anda semua pasti sudah tidak asing lagi dengan cabai, karena cabai memang sering sekali dikonsumsi sehari-hari. Rasa cabai yang pedas memang sangat digemari masyarakat. Di Indonesia sendiri banyak sekali makanan yang menggunakan bahan cabai untuk menambahkan rasa pedas pada masakan.

Cara menanam cabai sistem mulsa plastik adalah salah satu teknik menanam cabai yang sering dipakai guna membudidayakan tanaman cabai, terutama untuk mereka para petanam yang hendak menanam dalam lahan berskala luas. Cara menanam cabai dengan sistem plastik mulsa ini banyak dilakukan karena mudah dalam proses persiapan, perawatan serta hemat biaya.

Adapun Tahap-Tahap Budidaya Cabai :

1. Pengolahan Lahan Tanam

Pengolahan lahan tanam meliputi persiapan seperti menyiangi gulma serta menggemburkan tanah. Meski cabai bisa beradaptasi dengan berbagai lingkungan, namun sebaiknya tanah yang hendak ditanami memiliki kadar pH tanah yang normal 5-7 dan terkena sinar matahari penuh sepanjang siang.

Untuk mempermudah perawatan nantinya anda juga perlu membuat sumber air seperti sumur bor untuk pengairan tanaman kelak. Gunakan herbrisida untuk mengatasi gulma dan rumput liar kemudian gemburkan tanah dengan menggunakan cangkul atau traktor mesin.

2. Pemberian Pupuk Dasar

Mirip seperti cara menanam semangka atau cara menanam terong yang membuat bedengan, setelah digemburkan maka buatlah lajur calon bedengan. Jarak antar lajur sekitar 30-50 cm. setiap lajur tadi diberi dengan pupuk dasar. Nah, pupuk dasar yang akan kita pakai ini merupakan gabungan pupuk organik dan pupuk buatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan unsur hara makro maupun mikro.

Setelah itu tutupi pupuk dan bentuk bedengan diatasnya dengan lebar bedengan 50-100 cm dan tinggi 20 cm

3. Pemasangan Plastik Mulsa

pemasangan plastik mulsa Ukuran plastik mulsa yang digunakan tentunya harus menyesuaikan lebar bedengan yang anda buat.

Pastikan warna perak diatas lalu buatlah 2 baris lubang tanam pada setiap bedengan dengan jarak antar lubang 40 cm

Pasanglah mulsa plastik dalam kondisi yang telah di tarik bentang ulur agar plastik tak mudah memuai pada siang hari agar plastik tidak menggelembung.

4. Persiapan Bibit Tanaman cabai

Agar diperoleh bibit yang kualitas unggul, maka anda sebaiknya membeli benih di toko pertanian yang mana sudah terjamin kualitasnyan benihnya. Biasanya merk benih yang sudah terkenal akan memiliki harga tinggi atau lebih mahal.

Setelah memperoleh benih cabainya, proses selanjutnya adalah melakukan proses penyemaian cabai yang tidak jauh beda seperti pada cara menanam cabai hidroponik atau cara menanam cabai dengan serbuk kayu.

Rutinlah menyirami dengan takaran yang pas sampai usia bibit 30 hari dan siap dipindah ke bedengan.

Baca Juga :

5 Cara Jitu Budidaya Buah Naga Dengan Polybag
Tips Untuk Membudidaya Tumbuhan Anggrek
Kegunaan Waring Selain Sebagai Pembungkus Buah dan Sayur

mulsa-plastik-hitam-perak-3

5. Penanaman Bibit di Bedengan

penanaman bibit cabai Anda bisa melubangi tanahnya lalu dikocor dengan tricoderma yang akan menjadi fungisia alami dalam tanha yang kan mencegah dari layu fusarium. kemudian esok harinya dikocor dengan NPK 16-16-16 + insektisida.

Kemudian esoknya lagi bibit cabai bisa ditanam. Pastikan untuk melakukan penanaman pada sore hari lalu segera disirami dengan cara lep.

6. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Tanaman cabai sendiri mempunyai hama dan penyakit yang amat beragam mulai dari waktu persemaian tanaman cabai bisa terserang rebah semai. kemudian sesudah ditanam pun juga tidak luput dari serangan berbagai penyakit.

Untuk mengatasi serangan hamanya maka perlu mengklasifikasi hama sehingga bisa melakukan penanganan yang terpadu. Untuk penyakit yang berasal dari jamur dan cendawan, maka bisa menggunakan fungisida kontak ataupun sistemik.

Untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka gunakan bakterisida. Untuk penyakit keriting dan bulai daun maka kendalikan serangga penyebabnya dengan menggunakan insektisida berbahan aktif. Kemudian untuk ulat grayak serta lalat buah maka coba menggunakan insektisida yang konsentrasi bahannya diatas 50 EC serta yang berbau menyengat.

7. Panen Buah cabai

Untuk cabai rawit biasanya pad usia 90 hari setelah tanam. Buah yang dipanen adalah yang sudah berubah warnanya menjadi merah.

Pastikan saat anda memetik, usahakan dengan gagangnya supaya buah cabai lebih awet dan tahan angkut. Waktu pemanenan ialah 3-5 hari sekali dengan puncak panen biasanya pada penen ke 8-10.

8. Perawatan Pasca Panen

Setelah panen yang ke-8 maka segera lakukan pemupukan dengan metode lep. Hal ini bertujuan untuk menyuplai kembali nutrisi tambahan agar tanaman tetap sehat dan produktif meski sudah seringkali dipanen.

Biasanya anda bisa memaksimalkan panen sampai diatas 20 kali untuk cabai besar dan bisa sampai setahun penuh untuk cabai rawit karena usia cabai rawit lebih lama

Jika anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk melindungi tanaman dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Woww!! Budidaya Lidah Buaya Dengan Mulsa Plastik, Hasil Lebih Bagus Dan Menguntungkan

lidah-buaya

Sejak jaman dulu tanaman lidah buaya atau aloe vera ini sudah dipercaya sebagai tanaman yang manfaatnya banyak. Namun tahukah Anda, apa sajakah manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari tanaman lidah buaya tersebut? Tak hanya guna merawat rambut, lidah buaya juga sering dimanfaatkan banyak orang untuk dijadikan bahan baku dari pembuatan kosmetik. Hal tersebut dikarenakan lidah buaya dipercaya bisa mengatasi kulit kering ataupun kusam. Dan juga memberikan efek lembab pada kulit wajah Anda.

Dan bukan itu saja, lidah buaya pun dapat Anda manfaatkan untuk dijadikan bahan makanan. Lidah buaya dipercaya masyarakat memiliki manfaat yang baik untuk pencernaan, suatu pangan yang bahannya berasal dari olahan lidah buaya yang sering dibuat adalah minuman segar nata de coco dan jelly. Untuk Anda yang mulai tertarik dengan budidaya lidah buaya ini, silahkan simak cara budidaya lidah buaya berikut dengan seksama.

1. Persiapan Bibit

Lidah buaya memiliki batang yang pendek serta tersembunyi dalam tanah. Di bagian batang tersebutlah akan muncul anakan yang mengelilingi tumbuhan induk dengan cara bergerombolan. Anakan tersebut bisa dipergunakan untuk dijadikan bibit dengan cara memisahkannya dari induknya. Anakan yang layak untuk dijadikan bibit yang ukurannya sekitar sebesar ibu jari dengan panjang antara 10-20cm. Tiap batang induk bisa menghasilkan sekitar 5-8 batang yang ada disekeliling lidah buaya. Guna penanaman lidah buaya dalam jumlah yang banya, maka harus dikerjakan persiapan kebun bibit yang khusus. Pembibitan dikerjakan hingga akar tanaman lidah buaya kuat guna dipindahkan ke tempat pemindahan, waktu pendederan bisa sekitar 3-4 minggu.

2. Pengaturan Lahan

Tanah yang ideal guna budidaya lidah buaya ialah tanah yang subur, kaya akan bahan organik, serta gembur. Jika tanaman lidah buaya ditanam pada daerah yang bertanah mineral atau juga tanah organik maka bisa tumbuh secara baik kalau diberikan tambahan pupuk. Perlu diingat kalau pH ideal guna tanaman lidah buaya ialah sekitar 5,5-6. Apabila tanah begitu asam maka bakal mengakibatkan tanaman lidah buaya bisa keracunan logam berat, maka daun tanaman jadi kuning seperti contohnya terbakar, pertumbuhan terhambat dan juga jumlah anakan yang berkurang.

Lalu buat lorong selebar 60-75 cm serta kedalaman 100cm disekitaran lahan. Lorong tersebut berguna sebagai batas kebun lidah buaya serta saluran drainase. Keadaan lorong perlu dipertahankan supaya dapat memenuhi fungsinya dengan cara diperbaiki jikalau mengalami kerusakan ataupun pendangkalan. Batas dibuat sesuai dengan ukuran jarak tanam yakni selebar 120 cm serta setinggi 30 cm dengan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan. Sesudah pencangkulan rampung kemudian kerjakan penaburan pupuk kandang ataupun abu bakar diatas bedegan.

Jangan lupa juga untuk memasang mulsa plastik hitam perak pada bendengan tersebut. Kenapa harus mulsa plastik? Sebab keunggulan dari mulsa plastik hitam perak yang telah diaplikasi oleh para petani berpengalaman adalah mulsa plastik mampu memantulkan cahaya matahari sehingga bisa mengurangi serangan hama seperti misalnya ulat penggerek daun serta tungau dan juga secara tak langsung mulsa plastik juga bisa mengurangi serangan cendawan serta penyakit seperti Fusarium sp.

Baca Juga :

8 Teknik Jitu Menanam Bunga Hias Dengan Polybag, Lebih Menguntungkan!!
Analisa Usaha Dan Prospek Budidaya Jamur Merang!!
Jangan Takut Makan Nasi, Ini Trik Rahasia Membuat Nasi Rendah Kalori

Penggunakan dari mulsa plastik hitam perak pun mampu menjaga tingkat kesuburan tanah maka pertumbuhan serta produksi tanaman aloe vera budidaya relatif seragam. Jika dilihat dari segi ekonomis sistem mulsa plastik hitam perak memang terbukti bisa mengurangi tenaga kerja guna penyiangan serta penggemburan tanah sehingga bias menekan ongkos produksi. Ketika sedang musim kemarau, mulsa plastik hitam perak dapar mengurangi penguapan air maka petani lidah buaya pun tak perlu sering untuk mengerjakan proses penyiraman.

plastik-mulsa-hitam-perak-1

3. Penanaman Bibit

Proses ini lebih baik dikerjakan dengan memakai bibit yang sudah dideder supayan tingkat kematiannya rendah. Tanaman ini bisa ditanam pada tiap musim, namun penanamannya yang cocok dikerjakan ketika awal musim hujan maupun akhir musim kemarau. Masalah yang muncul ketika musim hujan ialah tanaman lebih gampang terserang jamur sedangkan saat musim kering tanaman akan terancam kekeringan yang menyebabkan tanaman mati. Guna penanaman taanaman ini bisa dilapangan dan dikerjakan waktu pagi ataupun sore hari, ketika cahaya matahari tak terlalu terik jadi bisa mengurangi kelayuan tanaman. Bibit lidah buaya harus dilepas dari wadah polybag dengan sangat hati-hati supaya tak terlalu banyak akar yang putus sehingga dalam proses pembuatan lubang tanam pada batas sekitar sedalam mata cangkul.

4. Pemeliharaaan Tanaman

Jikalau ada tanaman yang mati sesudah penanaman lidah buaya maka segera kerjakan penyulaman. Supaya tanaman sulaman bisa mengejar tanaman lainnya jadi penyulaman harus dikerjakan 1-3 minggu sesudah tanam. Dalam pemupukkan lidah buaya yang diperlukan ialah nitrogen serta kalium karna berfungsi guna pembentuk zat hijau daun, pertumbuhan vegetatif tanaman serta pembentukkan jaringan sebuah tanaman. Pemupukkan dikerjakan dengan tujuan supaya dapat merangsang pertumbuhan serta perkembangan akar.

5. Pemanenan

Lidah buaya sendiri bisa Anda panen setelah berusia 10-12 bulan dari tahap penanaman. Guna pemanenan tanaman lidah buaya ini bisa dikerjakan dengan bertahap dan dapat dilakukan 3 bulan sekali atau 4 kali panen dalam 1 tahun. Daun segar tanaman ukurannya sepanjang 60-70cm serta tebal 5-7 cm dengan jumlah tanaman tiap ha 7500 batang. Produksi dari lidah buaya bisa mencapai angka 6-7 ton per ha dalam tiap kali panen.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan mulsa plastik hitam perak untuk menjaga tanaman dari serangan hama atau untuk yang lainnya, silahkan hubungi kami melalui SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 0812.3258.4950 / 0877.0282.1277

Metode, Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak

Persiapan bahan harus dilakukan sebelum plastik mulsa dipasang,hal ini wajib dilakukan.
Persiapan lahan meliputi:

1.Pengeringan tanah
Pengeringan tanha dilakukan dengan cara menguras tambak dan menjemur sampai tanah menjadi setengah kering, kemudian lapisan tanah teratas diangkat dan dirapikan sedemikian rupa pada tanggul tambak. Pengangkatan tanah bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa bahan organik yang telah menyatu dengan tanah yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas air selama proses budidaya. Setelah proses pengangkatan tanah selesai,tanah dijemur sampai benar-benar kering, pengapuran dilakukan menggunakan kapur aktif dengan dosis 1 ton per 5000 m2.

2. Pemasangan Plastik Mulsa
Pemasangan mulsa pada areal tambak yang akan digunakan untuk budidaya dilakukan dengan menggelar plastik mulsa dan memastikannya tidak mudah bergeser dengan memasangnya menggunakan potongan bumbu yang dibentuk menyerupai huruf U. Pemasangan plastik mulsa wajib dilakukan dengan baik dan dengan cara yang benar supaya tidak terangkat/rusak terkena arus kincir, karena bila plastik tidak benar-benar rapat dikhawatirkan benur akan masuk, terjebak dan akhirnya mati karena tidak bisa keluar lagi. Selain faktor tersebut, juga dikhawatirkan pada saat panen banyak udang yang masuk kedalam plastik sehingga menghambat proses panen.

* Untuk kebutuhan plastik mulsa hitam perak baik untuk tambak maupun pertanian silahkan hubungi kami, sms/call: 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564.

Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak
Ada beberapa cara pemasangan mulsa plastik pada tambak, antara lain:
a. Pemasangan secara menyeluruh/full, dimana seluruh areal tambak ditutup plastik mulsa, meliputi dasar, tanggul dan lereng tambak.
b. Pemasangan plastik mulsa hanya pada lereng tambak.
c. Pemasangan plastik hanya pada dasar tambak.
d. Pemasangan plastik pada lereng dan tanggul tambak.
e. Plastik mulsa yang dipakai dalam budidaya bisa digunakan dua kali periode budidaya, dengan catatan harus berhati-hati dalam menjaga/meminimalisasi kerusakan selama masa budidaya dan saat pemanenan.

Plastik Mulsa terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan berwarna perak dibagian atas dan warna hitam dibagian bawah dengan maksud warna perak pada mulsa akan memantulkan cahaya matahari sehingga proses fotosintesis menjadi lebih optimal, kondisi tambak tidak terlalu lembab, mengurangi serangan penyakit. sedangkan warna hitam pada mulsa akan menyerap panas sehingga suhu di dasar tambak menjadi hangat. selain itu warna hitam juga mencegah sinar matahari menembus kedalam tanah.

Pemasangan plastik mulsa sebaiknya dilakukan pada saat panas matahari terik agar plastik mulsa dapat memuai sehingga menutupi tambak dengan baik. Teknis pemasangannya bisa dilakukan oleh 6-8 orang untuk luas 1 Ha. caranya tariklah kedua ujung mulsa, kaitkan salah satu ujungnya menggunakan pasak penjepit plastik mulsa (biasanya digunakan bambu yang dibentuk menyerupai staples/uruf U) kemudian lakukan hal yang sama pada ujung yang satunya. setelah kedua ujung mulsa terkait erat, dengan cara bersamaan tariklah plastik mulsa pada kedua sisi setiap meternya secara bersamaan.

Kaitkan kedua sisi mulsa dan bedengan dengan pasak penjepit tadi sehingga seluruh sisi mulsa terkait rapat pada bedengan. Seluruh permukaan tambak harus tertutup dengan rapat, dengan cara meletakkan plastik mulsa secara tumpang tindih/over lapping dengan lebar area yang tumpang tindih 10 sampai 15 cm. setelah itu bagian tengah plastik mulsa yang tumpang tindih dijepit dengan bilah bambu utuh dan kemudian diperkuat dengan pasak penjepit bentuk stapler/huruf U agar tidak ada celah.

3. Pemasukkan Air
Air yang dimasukkan kedalam petak budidaya harus melalui proses penyaringan dengan kain waring hijau, jika pemasukan air menggunakan pompa Alcon harus diberi pemecah air yang terbuat dari anyaman bambu, hal ini bertujuan agar arus air dari pompa Alcon tidak merusak plastik yang terpasang pada petakan tambak, isi air setinggi 120-130 cm.

4. Sterilisasi air
Sterilisasi air dilakukan setela air didiamkan selama 3 hari, hal ini bertujuan agar apabila ada telur ikan liar yang masuk kepetakan budidaya telah pecah. sterilisasi menggunakan kaporit air akan menjadi bening karena semua organisme yang ada telah mati.

5. Pembenahan Kualitas air
Setelah 3-4 hari atau setelah reaksi kaporit menjadi tawar/netral dilakukan pemberian plankton dari fermentasi yang dilakukan. fermentasi yang dilakukan meliputi bekatul, gula jawa air, pakan, ragi, dan duper NB. Bahan-bahan tersebut di campur menjadi satu dan ditambah air secukupnya kemudian disimpan dalam blog yang di tutup rapat dan di diamkan selama 2-3 hari atau bau sudah mulai tercium wangi. bila hasil penyebaran plankton hasil fermentasi belum membawa perubahan pada air, sebaiknya langkah tersebut diulang sampai tiga kali. plankton yang telah tumbuh ditandai dengan warna air yang berubah menjadi hijau.

Melayani Pemesanan Mulsa Plastik Untuk Tambak
Kami melayani pemesanan kebutuhan plastik mulsa hitam perak untuk tambak ikan atau tambak udang. Ukuran lebar dan panjang, serta ketebalan plastik mulsa bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Biasanya untuk tambak, ketebalan mulsa sekitar 0,05 -0,08, lebar maksimal 250 cm (2,5 meter). Untuk pemesanan plastik mulsa ukuran khusus minimal order 500 kg per ukuran, proses produksi sekitar 14 hari.

Untuk info harga plastik mulsa dan cara pemesanan plastik mulsa silahkan hubungi kami:
– SMS/Call: 08123.258.4950 – 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564.