Bawang Merah Vertikulur!! Teknik Baru Menguntungkan

Menanam bawang merah vertikultur sangat menguntungkan. Dan cara menanam teknik vertikultur pun sangat mudah. Untuk bawang merah yang ditanam dengan cara vertikultur tidak jauh beda dengan teknik konvensional.
Namun memiliki potensi panen yang lebih baik dari teknik konvensional.

Cara yang paling mudah untuk menanam bawang merah vertikultur adalah sebagai berikut :

persiapan

1. Persiapan media

Media yang dimaksud adalah tanah atau lebih tepatnya pengganti tanah pada vertikultur. Karena untuk instalasinya saya anggap sudah mengerti cara membuatnya dan sudah ada.

 

Komposisi yang baik untuk vertikultur adalah 1 : 1 : 2.
Yaitu cocopeat : sekam padi : tanah kompos atau tanah gembur. Caranya campurkan bahan-bahan diatas hingga tercampur rata. Lalu langsung masukkan ke dalam instalasi vertikultur yang telah dibuat. Biasanya dalam satu pipa atau satu tonggak dengan panjang 2 meter hanya membutuhkan 2 ember media tanam.

 

2. Pemilihan bibit

Untuk bawang merah, familiarnya bibit yang digunakan adalah umbinya sendiri. Namun sekarang sudah ada bibit bawang merah yang dijual di toko pertanian dalam bentuk biji.

Jika menggunakan umbi, maka dalam pemilihannya harus tepat. Umbi yang bagus adalah.

– Umbi sudah tua

– Warna umbi mengkilap

– Berat

– Berumbi satu

vertikulur bawanggg

3. Penanaman

Dalam penanaman ada 2 cara, yaitu dengan menanamnya langsung ke dalam media vertikultur atau juga bisa di semai terlebih dahulu.

Hasilnya pun tidak begitu beda jauh.
Jika akan disemai dahulu berikut langkahnya :

  • Siapkan rockwoll untuk tempat penyemaian bawang merah.
  • Potong bibit bawang merah pada ujung bagian atas. Sedikit saja, karena hanya untuk pertumbuhan tunas.
  • Potong rockwoll delapan bagian sama besar.
  • Basahi rockwoll dengan air biasa sampai basah merata.
  • Lubangi rockwool dengan tutup pulpen atau benda tajam lainnya.
  • Masukkan bawang merah ke dalah rockwoll. Dengan posisi separuh bawang merah di tanam dan separuhnya tidak.

Setelah penyemaian diatas selesai. Tunggu sampai 2 minggu. Setelah tumbuh daun, bawang merah siap dipindahkan di media vertikultur.

Caranya cukup masukkan setengah bagian dari bawang merah ke dalam media tanam. Jangan seluruhnya karena akan menyebabkan pembusukan. Jika sudah busuk maka bawang merah tidak bisa berproduksi umbi. Hanya bisa memproduksi daun saja.
Jika tidak melalui tahap penyemaian, maka penanaman sama dengan teknik konvensional. Yaitu dengan langsung menanam umbi pada media vertikultur.

Dengan cara menanam sebagian dari umbi bawang merah langsung kedalam media. Dan langsung lakukan perawatan.

vertikulur bawang

4. Perawatan

Perawatan hampir sama dengan teknik konvensional. Hanya saja lebih praktis dan mudah bila menggunakan teknik vertikultur. Perawatan yang harus rutin dilakukan adalah pemberian nutrisi tanam setiap 1 minggu sekali. Dan penyiraman dengan air biasa setiap 3 hari sekali.

Dosis yang diberikan untuk pupuk adalah nutrisi sayuran. Agar lebih praktis gunakan nutrisi hidroponik mix A dan B. Dengan dosis 1000 – 1200 ppm. Perlu diperhatikan, jangan berlebihan dalam melakukan penyiraman. Karena dengan intensitas penyiraman yang tinggi dapat membuat bawang merah menjadi busuk dan tidak bisa berproduksi.

Untuk proses penyiangan tidak perlu dilakukan. Karena dalam teknik vertikultur ini biasanya tidak ada rumput-rumputan liar seperti pada teknik konvensional.

5. Cara panen

Setelah kurang lebih selama 2,5 bulan. Bawang merah siap di panen. Atau ditandai dengan daun yang lunglai dan juga umbi yang sudah merah dan banyak. Jika seperti itu maka bawang merah siap untuk dipanen.

Caranya dengan mencabut bawang merah secara keseluruhan. Setelah itu pisahkan daun dan umbi bawang dengan cara di jemur dibawah terik matahari.

Untuk hasil panen, biasanya dalam 4 meter atau 2 tonggak mampu menghasilkan kurang lebih 4 kg bawang merah.
Walaupun ukuran umbinya tidak terlalu besar. Namun keuntungannya bisa sangat besar.

Advertisements

Mengenal Tanaman Palawija

Tanaman palawija merupakan tanaman yang potensial untuk dikembangkan karena hasilnya dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat, sumber protein nabati, dan bahan dasar berbagai industri. Sebagian besar tanaman palawija bukan merupakan tanaman asli Indonesia, namun demikian tanaman tersebut sudah beradaptasi dan dibudidayakan di Indonesia. Tanaman palawija meliputi jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar, serta masih banyak yang lainnya.

  • JAGUNG

jagung
Jagung berasal dari Amerika, di Indonesia jagung memegang peranan kedua sesudah padi. Sebagai bahan makanan, jagung bernilai gizi tidak kalah dibandingkan dengan beras. Selain untuk bahan makanan manusia, jagung dapat digunakan untuk makanan ternak, bahan dasar industri, minuman, sirup, kopi, kertas, minyak, dan cat. Hasil jagung per ha di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain. Pemakaian pupuk yang sangat sedikit, serta cara bercocok tanam yang belum diperbaiki.

 

  • KEDELAI

kajang ijo
Kedelai yang tersebar di Indonesia bukan tanaman asli, melainkan berasal dari Cina. Kedelai dapat diolah menjadi bahan makanan (tahu dan tempe), minuman, serta penyedap cita rasa makanan. Tidak hanya biji yang bermanfaat, tetapi daun dan batang yang sudah agak keringpun dapat digunakan sebagai makanan ternak dan pupuk hijau. Tanah bekas ditanami kedelai biasanya baik sekali untuk ditanam padi, sebab pada kedelai terdapat bintil-bintil yang dapat mengikat unsur N (Nitrogen) dari udara dengan memanfaatkan aktivitas bakteri Rhizobium.

 

  • KACANG TANAH

kacang tanah
Kacang tanah berasal dari Brazil. Kacang tanah berperan memenuhi kebutuhan pangan nasional sebagai sumber protein nabati, minyak, dan nutrisi lain. Produksi dan produktifitas kacang tanah Nasional dari tahun ke tahun terus meningkat, namun laju permintaannya masaih lebih besar dari pada ketersediaannya. Maka dari itu, antara lain dengan perluasan areal serta perbaikan teknologi budi daya dan pasca panen.

Baca Juga : 

Berbudidaya Dengan Plastik Mulsa
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

 

  • KACANG HIJAU

dele
Pengembangan budi daya kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga dalam kebutuhan kacang-kacangan setelah kedelai dan kacang tanah. Permintaan kacang hijau cenderung meningkat, sedang persedian produksi kacang hijau nasional belum dapat mencukupi kebutuhan di dalam negeri, sehingga harus di impor, kacang hijau tidak hanya dijadikan bahan makanan, tetapi juga digunakan sebagai pakan ternak.
Kelebihan kacang hijau dari pada tanaman pangan lain adalah :

  • Berumur pendek (genjah), dapat dipanen pada umur 58-65 hari atau tergantung varietas.
  • Tidak sulit dibudidayakan, baik di lahan kering maupun di lahan basah (sawah) pada musim kemarau sebagai tanaman penyelang padi.
  • Dapat menyuburkan tanah karena tanaman kacang hijau mampu mengikat nitrogen dari udara melalui simbiosis akar dengan bakteri Rhizobium sp, sehingga terbentuk nodula (bintil-bintil) akar dalam tanah sebagai sumber pupuk nitrogen.
  • Tidak terlalu banyak terserang hama dan penyakit, sehingga risiko kegagalan panen setelah bertanam dua kali padi relatif kecil.
  • Tidak sulit dalam pemasaran karena permintaan pasar cenderung meningkat dan harganya cukup tinggi.

 

  • UBI KAYU

ubi kasyu

Ubi kayu atau sering disebut singkong berasal dari Brasil. Di Indonesia, hasil ubi kayu melimpah ruah dibeberapa tempat, tetapi belum ditangani secara serius. Hal tersebut mengakibatkan Indonesia menjadi negara kedua penghasil singkong terbesar di dunia. Hasil panen berupa umbi dapat disimpan dalam keadaan segar, yaitu dengan menyimpan ubi kayu di dalam tanah atau sekam lembab.

Meskipun ubi jalar merupakan sumber karbohidrat setelah jagung, singkong, atau sagu, tetapi merupakan tanaman kesayangan petani karena bernilai ekonomi tinggi. Ubi jalar adalah tanaman merambat yang banyak varietasnya, dalam hal warna, batang, umbi, dan bentuk daun. Banyaknya variasi mengakibatkan nama ubi jalar bermacam-macam.
Pemanfaatan ubi jalar sampai sekarang terbatas sebagai tanaman sampingan saja. Bukan merupakan tanaman pokok, seperti padi, jagung, dan singkong. Ubi jalar hanya ditanam di tempat-tempat tertentu, terutama di daerah-daerah yang berdekatan dengan kota.

 

 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!

Sawi hijau yang juga terkenal dengan sebutan caisim. Sayuran ini kaya akan vitamin A & C, kalsium, zat besi, fosfor, dan berbagai mineral lainnya. Sawi hijau tumbuh dengan baik di Indonesia, terutama di daerah dengan ketinggian 1000 dpl dengan suhu 19-21 derajat celcius. Sawi hijau dapat tumbuh di musim kemarau maupun musim hujan. Sayuran ini tahan terhadap air hujan namun tidak menyukai air yang menggenang. Intensitas cahaya matahari sangat penting bagi proses fotosintesis, tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari selama 12-16 jam setiap harinya. Kondisi tanah juga harus menjadi perhatian petani untuk menanam sawi hijau. Sayuran ini dapat tumbuh optimal di tanah dengan pH 6-6.5 dengan karakteristiik tanah yang gembur, subur, dan pembuangan airnya baik.

Teknik Budidaya Sawi Hijau

Persemaian

Benih sawi direndam selama kurang lebih 2 jam sebelum disemaikan. Pilihlah benih yang tenggelam untuk disemai. Anda dapat menggunakan media polybag, botol plastik, ataupun tanah. Media tanam dibuat setebal 7 cm dan dicampur dengan pupuk kandang (1:1). Benih ditabur di atas media tanam, dibasahi, lalu ditutup dengan daun atau karung goni selama 2-3 hari. Tempat penyemaian sebaiknya diberi naungan. Setelah 2-3 minggu bibit sawi hijau siap ditanam di lahan.

Baca Juga : 

Langkah Budidaya Anggur
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pengolahan lahan

Lahan dibersihkan dari gulma dan dicangkul sedalam 20-30 cm untuk digemburkan. Setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 1 m dan panjang menyesuaikan lahan. Jarak antar bedengan minimal 40 cm. Bedengan yang telah rata lalu ditaburi pupuk kandang dan ditutup tanah kembali dan dibiarkan selama 3 hari. Pemberian kapur dolomit dilakukan jika pH tanah terlalu asam dan dilakukan sebelum proses penyebaran pupuk. Selanjutnya tanah ditutup dengan mulsa plastik. Ukuran mulsa plastik disesuaikan dengan panjang lahan tanam.

sawi mulsa

Penanaman bibit

Mulsa plastik yang telah dilubangi dengan diameter 8 cm dan jarak antar lubang 30×40 cm siap ditanami bibit sawi hijau. Tanah di tiap lubang sebaiknya dikeruk sedalam 10 cm sebagai tempat bibit tumbuh nantinya. Bibit ditanam satu persatu secara hati-hati di tiap lubang tanam lalu disirami. Setelah beberapa hari petani dapat melakukan penyiangan, yaitu mencabut tanaman sawi yang nampak layu dan menggantinya dengan bibit lainnya.

Panen

Setelah 30-35 hari setelah masa tanam, secara umum sawi hijau sudah bisa dipanen. Lama masa tanam tergantung dari lokasi lahan tanam. Semakin tinggi daerah tempat tanamnya (misalnya di gunung) maka masa tanam semakin panjang. Setelah di panen, pangkal batang sawi hijau (bagian akar) dipotong lalu dibersihkan. Selanjutnya sawi hijau dapat segera didistribusikan.

Penggunaan mulsa plastik pada pertanian holtikultura telah banyak diaplikasikan oleh petani, karena manfaatnya yang luar biasa bagi pertumbuhan tanaman. Mulsa plastik juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan menggunakan jenis mulsa lainnya.

Salah satu kelebihannya yaitu kemudahan pengadaan karena merupakan hasil produksi pabrik mulsa plastik sehingga tersedia kapanpun. Mulsa jenis ini pun sangat mudah didapatkan, hampir seluruh toko pertanian menjual mulsa plastik. Bagi Anda yang sedang mencari mulsa plastik, ada cara yang lebih praktis untuk memenuhi kebutuhan Anda. Silakan langsung menelepon dan mengirimkan SMS atau email kepada kami, Lim Corporation.

Menaman Seledri Yang Baik Dan Benar

Seledri merupakan kebutuhan makanan yang dimanfaatkan daunnya sebagai penyedap masakan, selain itu seledri juga dipakai sebagai penghias masakan. Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di kebun, namun semakin meningkatnya kebutuhan seledri, terutama rerstoran dan rumah makan maka tanaman seledri ini juga dibudidayakan dengan baik, Seledri bisa ditanam di kebun atau dengan cara yang mudah dengan menanamnya melalui media pot atau polybag.

Selain itu, seledri atau dengan nama latin Apium graveolens juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat, bijinya bisa dimanfaatkan sebagai ekstrak minyak sekedri, menanam seledri yang cocok adalah dilakukan di ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl, tapi ternyata tanaman ini juga tumbuh di dataran rendah dengan curah hujan yang sedikit rendah, karena tanaman ini tidak cocok di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi. Sementara itu, tanah yang cocok untuk tanaman ini adalah tanah yang gembur mengandung banyak unsur hara dengan keasaman tanah dengan ph 5,5 hingga 6,5.

Cara Budidaya Daun Seledri

  • Proses Penyemaian

Penyemaian dilakukan dengan menggunakan biji seledri, lakukan pada tempat penyemaian, berupa tanah yang sudah diolah terlebih dahulu yaitu dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos, sebelum melakuakan penaburan biji seledri sebaiknya rendam terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat sekitar 50-60 derajat cecius, kemudian siapkan baki atau tempat penyemaian yang sudah diberi tanah terlebih dahulu. Taburkan biji seledri secara merata pada permukaan tanah, kemudian bubuhi lagi dengan tanah secukupnya, jangan terlalu tebal.

Siram persemaian dengan hati-hati, sebaiknya dengan menggunakkan semprotan air, sehingga air tidak merusak media persemaian, tunggu sekitar 1 bulan atau daun seledri tumbuh sekitar 3-4 helai baru pindahkan pada lahan yang lebih luas, atau bisa juga menggunakan pot atau polybag.

seledrilaj

  • Pengolahan Lahan.

Tentukan terlebih dahulu media yang akan digunkan, kebun atau pot, namun yang terpenting adalah pengolahan lahan yang dilakukan dengan perlakuan organik. Gunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos, jika menggunakan media pot maka perbandingan antara tanah dan pupuk adalah 1:1, 1 untuk tanah dan 1 untuk pupuknya. Setelah itu biarkan terlebih dahulu selama kerang lebih 3-4 hari tanah jangan dulu digunakan atau ditanami.

  • Proses Penanaman.

Proses pemindahan seledri dilakukan dengan hati-hati, jika di kebun jika penanaman dilakukan di kebun maka buat lubang tanam terlebih dahulu dengan jarak tanam 20-20 cm, masukan tanaman dalam lubang tanam, jangan terlalu dalam tapi juga jangan terlalu dangkal, setelah dimasukin kemudian bubuhi lagi pinggiran tanaman dengan tanah.

Untuk media pot, lakukan proses yang sama, kemudian letakan pot di halaman yang tidak terkena sinar matahari yang langsung, atau dibawah pohon yang rimbun, ini dilakukan selama kurang lebih 1-2 minggu hingga tanaman lebih kuat dan akar sudah tumbuh.

  • Proses Pemupukan dan Perawatan Tanaman.

Proses perawatan meliputi proses penyiraman tanaman, lakukan penyiraman setiap hari, sebaiknya dilakukan pada sore hari, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanaman ataupun jangan sampai daun terkena tanah yang tercampur dengan air sewaktu menyiram. Jika dibiarkan ini akan mengakibatkan daun rusak dan membusuk.

Baca Juga : 

Menanam Sawi Menjadi Mudah Dengan Mulsa!
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Yuk Budidaya Bengkoang! Buah Kecil Percantik Kulit
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Pemupukan lakukan dengan secara teratur sesuai dosis yang terdapat dalam pupuk tersebut, jika menggunakan pupuk organik cair maka lakukan dengan secara terjadwal, biasanya pupuk ini adalah pupuk perangsang daun yang disemprotkan ke daun agar daun seledri tumbuh lebih sehat dan lebih lebat. Gunakan juga pupuk kompos organik atau untuk tanah.

  • Hama dan Penyakit Pada Seledri.

Beberapa hama yang mungkin akan ditemui dalam budidaya seledri, diantaranya adalah ulat tanah, keong, kutu dan tungau, jika dibiarkan maka hama-hama tersebut akan merusak tanaman atau membawa penyakit sehingga akan mengakibatkan seledri rusak, layu hingga pada kematian tanaman.

seledriiiii

Penyakit yang biasa menyerang Seledri diantaranya adalah, cercospora, bercak daun, virus aster yellow, kebanyakan penyakit disebabkan oleh kelalaian petani terhadap adanya hama yang menyerang dan membawa penyakit.

pencegahannya dengan dilakukan metode Pengendalian Hama Terpadu, dengan melakukan kontrol setiap hari dan jika terdapat hama maka segeralakukan pengendalian hama, cara yang paling aman dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida nabati.

  • Proses Pemanenan.

Pemanenan seledri biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan, mungkin ada juga yang hanya 1 bulan tergantung dari Varietas yang digunakan, Hibrida mungkin akan lebih cepat dengan hasil tanam yang lebih maksimal. Ciri-ciri tanaman siap panen adalah, daun seledri sudah rimbun dan memiliki banyak anakan. Pemanenan dilakukan tidak dengan mencabut tanaman, namun dengan memetik daunnya, sehingga tanaman masih bisa dipanen selama kurang lebih dalam frekuesni 1-2 minggu sekali. Hingga daun seledri sudah tidak anakan lagi.

Kulit Tampil Mulus, Yuk Budidaya Bengkoang!!

Bengkoang salah satu jenis buah yang cukup dikenal terutama dalam dunia kecantikan.kegunaan bengkoang tidak terbatas untuk mempercantik diri saja,melain juga bagi kesehatan tubuh.Bengkoang sendiri mengandung air yang cukup melimpah sehingga cocok digunakan sebagai penyuplai cairan bagi tubuh.

Keberadaan cairan yang cukup banyak dalam bengkoang,juga bisa digunakan sebagai buah untuk membantu program diet sekaligus cocok bagi penderita diabetes. Bengkoang memiliki banyak khasiat dalam menyehatkan tubuh karena mengandung banyak senyawa yang bagus untuk tubuh, berikut berbagai senyawa yang terkandung dalam buah bengkoang, yaitu: vitamin A 21 IU, vitamin E, vitamin K, zat besi, thiamin, seng, magnesium, kalsium, kalium,phyto nutrisi, mangan, energi, tembaga, karbohidrat, lemak, protein, niacin, serat, kolestrol, karoten, riboflavin, asam pantotenat dan pyridoxine.

  • Cara Budidaya Bengkoang

Tanaman bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar, tanaman ini bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter. Bengkoang biasanya diambil umbi dan dimanfaatkan
sebagai bahan makanan, umbi bengkoang diolah menjadi tepung sebelum akhirnya dibuat bahan makanan dan obat-obatan.

panen bengkuang

Di Indonesia ada dua varietas bengkoang yang dibudidayakan, yaitu verietas genjah dan badur. Bengkoang varietas genjah lebih cepatmasa panennya yaitu 4-5 bulan sedangkan bengkoang varietas badur umur panennya lebih lama yaitu antara 7 sampai 11 bulan. Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

Pembudidayaan bengkoang bisa dilakukan didataran rendah – ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun.25-28oC ialah perkiraan suhu agar dapat bertumbuh berkembang.Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

 

  • Penyiapan benih bengkoang

Benih bengkoang dapat didapat dengan dua cara, pertama menyeleksi dari tanaman yang ada. Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat, kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong, sebaliknya
tanaman lainnya tetap dilakukan pemangkasan bunganya, karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Jika Polong sudah membesar hingga tua,setelah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila benih akan disimpan,sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang bagus benih terkadang dapat bertahan hingga 1 tahun.

 

  • Pengolahan tanah dan penanaman

Pertama tempat yang akan di gunakan dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah. Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan.Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Baca Juga : 

Langkah Budidaya Anggur
Tips Budidaya Tanaman Sorgum Yang Benar
Berikut Manfaat Ubi Cilembu Yang Jarang Diketahui
Metode Sederhana Dalam Budidaya Timun Jepang

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar. Kemudian aduk hingga merata.lalu bikin lubang tanaman dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua baris bolongan dengan jarak
dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30cm. Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah. Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembapan tanah. Kebutuhan bibit bengkoang sekitar 25kg – 30kg
per hektar.

Sebelum bibit ditanam ada baiknya rendam terlebih dahulu benih selama 6-12 jam, kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari. Nanti akan terlihat calon tunas
tumbuh pada biji bengkoang. Baru setelah itu biji bisa ditanam.

buah bengkoang

 

  • Perawatan bengkoang

Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan apabila terjadi kekeringan ekstrim, lakukan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman bengkoang berumur dua minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar, pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan. Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak bisa bertumbuh kembang. penyulaman kalau bisa memakai kacang tanah,tidak memakai begkuang lagi. Karena pada umur seperti ini,bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya.Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada saat umur tiga minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam. Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan kalau bisa disamakan dengan penampakan tanaman, berikan pupuk tambahan secara penuh bila terlihat kurang gizi. Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk
untuk menghemat pengeluaran.

Disaat umur satu bulan mulai di lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada. Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru. Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Lakukan
lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

Di saat bunga sudah bertumbuh mekar 80% pemotongan sudah bisa dilakukan,karena bila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar, namun akan seperti wortel yakni kecil dan
memanjang. Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilakukan pengguntingan bunganya, tapi biarkan supaya bunganya dapat membuahkan
biji. Kemudian lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

Di saat umur sudah sekitar 3,5 bulan lakukan pengguntingan yang ketiga. Gunting semua bunga dan-daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak
daun,jangan sampai terlewat. Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

 

  • Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama & penyakit. Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak daun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang prima, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

 

  • Pemanenan bengkoang

Tanaman bengkoang dapat dipanen pada saat setelah berumur 4 bulan masa tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

kebun bengkuamng

 

Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat.