Cara Mengatasi Hama Cabe Keriting


Masalah yang sering membuat ketakutan para petani. Dapat dipastikan apabila tanaman cabe terserang penyakit maka tidak dapat melakukan panen alias gagal panen.Cabe kerdil tidak dapat berkembang tumbuh dengan baik tak dapat berbuah dan jika di biarkan di pastikan akan mati. keritingnya daun pada cabe di sebabkan oleh berbagai macam jenis hama,antara lain seperti:

Hama Thrips (Thrips Tabacci)
bentuknya sangat kecil tapi masih bisa di lihat oleh mata telanjang,ukuranya kurang lebih 0,5-1,5 mm. hama Trips juga bisa menyerang berbagai macam tanaman,karena jenis hama ini pemakan tanaman apa saja, sedangkan yang sering diserang oleh hama ini selain cabe adalah kopi,bayam,labu,ubi jalar,kentang,bayam,kapas dan masuh banyak lagi. Hama ini menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan tanaman pada daun muda dan bunga.Sedangkan untuk gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini terlihat pada permukaan bawah daun atau bunganya.Kerusakan pada tanaman cabe yang terserang hama ini ditandai dengan adanya bercak-bercak putih atau keperak perak an untuk awalnya akan tampak terlihat dekat tulang daun lalu akan menjalar ke tulang daun hingga seluruh permukaan daun menjai kuning. Kemudian daun cabe akan berubah warna menjadi warna coklat, tidak lama kemudian akan mengeriting keriput pada ahirnya kering.Pada tahap serangan yang tinggi bagian tepi daun akan mengerut,lalu menggulung ke atas dan terdapat benjolan seperti tumor.Dan pada daun yang menggulung ini hama trips menjadikan tempat berkembang biaknya, dan jika dibuka gulungan tersebut akan tampak Imago atau anak Hama Trips yang brkelompok,jika tanaman cabe sudah terserang hama trhips ini mengakibatkan pertumbuhan tanaman cabe menjadi kerdil dan tidak akan dapat berbunga.

* Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi

Hama Tungau (Mite)
ada dua jenis tungau yang menyerang tanaman cabe yang disebut tungau kuning atau polyphagotarsonemus latus dan tungau merah Tetranycus sp. Dan hama jenis in menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan daun. Yang diserang biasanya daun tanaman cabe yang ketiga hingga ke bawah. Dan daun akan menguning serta akan menggulung ke sisi bawah,mirip seperti sendok yan terbalik. Anda akan melihat binatang yang lembut seperti tepung yang bergerak lambat apabila anda membuka gulungan yang terdapat pada daun cabe. Pertumbuhan daun muda tanaman cabe pasti akan terhambatjika terserang hama jenis ini, yang pada ahirnya daun akan menjadi coklat dan mati mengering.

Kutu Daun (Myzus Persicae)
Hama ini sering disebut kutu kebul, cara menyerang pa tanaman cabe hama ini sama dengan Thrips dan Tungau yaitu menghisap cairan pada daun. Tetapi hama Kutu daun ini menghasilkan ekskresi cairan yang manis hingga mengundang datangnya semut. bila terlihat adanya semut yang semakin banyak dapat dipastikan ini adalah gejala bahwa cabe terserang dengan kutu daun ini.Dan residu cairan hasil ekskresi tersebut mengundang adanya jamur atau cendawan yang dapat dilihat adanya jelaga hitam oada lapisan daun. Jika cabe terserang dengan hama kutu kebul ini hanya akan menggulung daun pada ujungnya saja,dan di pastikan tanaman cabe akan kerdil dan mengganggu pertumbuhanya,tidak subur susah untuk berbunga dan menyebabkan kematian. Hama Virus. Apabila terdapat adanya hama kutu kebul dan thrips maka serangan virus dapat terjadi pada cabe.Kedua hama ini merupakan carier dan pembawa virus,Cucumber Mosaik Virus (CMV). Indikasi jika hama virus ini menyerang pada tanaman cabe adalah terlihat bercak agak kekuningan pada daun, ada bercak kuning di atas permukaan daun, dan akan melebar pada seluruh permukaan daun lalu menguning. Bentuk ukuran pada daun akan lebih kecil dari pada ukuran normal pada umumnya,kaku dan melengkung dan terlihat keriting,setelah menguning sebagian daun akan rontok lalu pada ahirnya cabe akan menjadi kerdil dan mati.

* Baca Juga : Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

Cara Mengatasi Hama Daun Keriting Pada Tanaman Cabe

1. Memilih bibit tanaman cabe yang tahan terhadap hama penyebab daun keriting.

2. Anda dapat melakukan memelihara kebersihan lingkungan dengan cara membersihkan gulma atau rumput liar. Keberadaan rumput liar akan mengundang timbulnya berbagai serangga yang dapat menyebarkan hama. Dengan menutup tanah menggunakan plastik mulsa dapat mengatasi hal ini. cara ini sangat efektif untuk mencegah tumbuhnya rumput liar. Tidak hanya itu kelembaban pada tanah akan tetap terjaga dengan baik dan biaya operasional dapat di minimalisir.

3. Jika memungkinkan penyiraman dapat dilakukan dengan springkel. Penyiraman ini dapat menguirangi serangan hama thrip,kutu maupun tungau

4. Sebaiknya hindari melakukan penanaman tanaman cabe berdekatan dengan tanaman lain yang rawan terkena serangan trips maupun tungau seperti singkong,Tanaman singkong dapat menularkan hama tungau,karena singkong seringkali mendapat serangan hama tungau.

5. Sebelum penanaman bibit cabe anda dapat melakukan penaburan pestisida Furadan 3G pada area tanam.Penggunaan furadan juga akan memberikan kekebalan pada tanaman cabe dikarenakan bekerja secara sistemik yaitu dapat dihisap oleh akar bersamaan air dan dengan unsur hara lainya. Dosis yang di gunakan yaitu 60 – 90 kg per hektar atau 2 sendok makan per meter persegi.

6. Penyemprotan pestisida setelah tanaman tumbuh atau sebelum terjadi serangan hama. Cara ini sangat ampuh apabila anda lakukan dari pada melakukan penyemprotan setelah terjadi serangan hama. Contoh Pestisida yang baik untuk mencegah hama keriting pada tanaman cabe salah satunya seperti pestisida yang berbahan aktif Fipronil,Imidakloprid dll. Agar dapat agar dapat bertahan lama dapat juga di campur dengan perekat pestisida,serta pupuk daun untuk menambah kesuburan tanaman.

cara pengendalian hama penyebab daun keriting setelah terjadi serangan adalah:

1.Anda dapat melakukan penyemproten dengan bahan aktif Untuk hama thrips dapat menggunakan insektisida yaitu seperti abamektin,karbosulfan,fipronil,imidakloprid. Sedangkan untuk hama tungau dapat digunakan akarisida dengan seperti samite,mitac dan mesurol.

2. Anda dapat melakukan pengendalian secara organik dengan penyemprotan biopestisida dari larutan daun Antawali atau brotowali, kapur dan kunyit. Trik pembuatannya ialah dengan menggunakan 1 kg daun brotowali,10 sendok makan kapur,1 kg kunyit di tumbuk atau di blender dan saring untuk mengambil larutanya dengan campuran air sebanyak 30ltr. daun tanaman cabe dapat anda semproti dengan semprotan berkabut secara merata.

3. Anda dapat melakukan secara mekanik dengan memotong daun yang terserang hama atau cengan cara mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Tetapi jika sudah terjadi serangan pada seluruh tanaman apalagi adanya serangan virus yang akut mau tidak mau harus dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang.

4. Penyemprotan Fungisida untuk mengendalikan jamur atau cendawan yang timbul akibat hama kutu,seperti: Antracol,Supracide,Dithane

5. Memberikan jeda pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan ataupun dengan menanam tanaman lain.

6. pemupukan dan penyemprotan zat perangsang tumbuh seperti GA3,Atonik,atau pupuk daun dapat melakukan pemulihan tanaman yang telah sembuh dari serangan hama.

Demikian artikel kali ini yang berjudul Cara Mengatasi Hama Cabe Keriting, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang melakukan bubidaya cabe atau hanya sekedar mencari pengetahuan 🙂

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Advertisements

Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi

Buah kiwi biasanya sering kita jumpai pada bulan Ramadhan. Buahnya dapat kita jadikan untuk pelengkap soup buah dan jus minuman segar untuk kita nikmati saat berbuka puasa. Buah kiwi sendiri masih jarang dibudidayakan oleh petani di negara kita. Berikut adalah panduan cara budidaya tanaman buah kiwi.

Persiapan lahan budidaya
Persiapan lahan dapat kita mulai dengan membersihkan tanah dari gulma yang mengganggu tanaman. Setelah dirasa cukup bersih,langkah berikutnya adalah menggemburkan bagian tanah yang akan di jadikan lahan tanam. Setelah kita gemburkan,lapisan atasnya dapat kita berikan pupuk kandang/kompos. Jika kita ingin menyesuaikan keasaman tanah,dilakukan dengan cara pemberian kapur dengan pupuk kapur (dolomit),pada area tanah yang sudah kita gemburkan.

sebelum dilakukannya proses penanaman tanaman kiwi adalah membuat lubang tanam dengan jarak kurang lebih 2 meter x 2 meter. Pengolahan,pemupukan,pengapuran,serta juga pembuatan lubang tanam harus sudah selesai 2 minggu sebelum tanam kiwi kita tanam.

* Baca Juga : Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah 

Penyemaian bibit tanaman buah kiwi
Untuk mempercepat dalam proses pembenihan,biji buah kiwi kita rendam dahulu dalam air hangat,kemudian kita keringkan. Selanjutnya benih dibungkus dengan tisu atau kapas dan biarkan sekitar satu malam.

Langkah-langkah Penyemaian Bibit
Media tanam yang baik untuk pembibitan tanaman kiwi adalah tanah humus.
Kemudian,setelah biji dibungkus selama satu malam lalu tebarkan ke media tanam tanah humus.
Diamkan selama kurang lebih 10 hari.
Biji akan mulai berkecambah dan tumbuh akar pada biji kiwi yang kita tebar.
Perlu diperhatikan juga bahwa selama proses penyemaian benih harus diberikan naungan guna menghindari paparan sinar matahari secara langsung.
Jika benih kiwi sudah tumbuh daun dan akar,kita dapat membuat naungan yang sudah kita buat tersebut menjadi transparan supaya calon bibit tanaman kiwi bisa terkena langsung paparan sinar matahari.

Penanaman bibit buah kiwi
Setelah bibit kiwi tumbuh daun,kita bisa memindahkannya ke dalam pot sampai kira-kira cukup besar untuk bisa ditanam pada tanah lahan budidaya.
Setelah bibit tanaman kiwi cukup besar dan sudah diperkirakan dapat tumbuh,langsung saja kita tanam dalam lubang tanam yang sudah kita buat sebelumnya.
Kemudian tutup dengan tanah kompos secara merata dan lakukan penyiraman.
Disarankan penanaman dilakukan pada saat pagi atau sore hari.
Perhatikan juga setelah bibit kita tanam jangan sampai tergenang air.

Pemeliharaan tanaman buah kiwi
Untuk tumbuhnya pohon kiwi perlu diperhatikan bahwa struktur tanah yang dibutuhkan haruslah kuat,karena tanah lahan tanam akan menahan beban yang sangat berat dari pohon kiwi ketika berbuah.

* Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis 

Langkah-langkah pemeliharaan tanaman
Penyiraman tanaman kiwi secara teratur pada pagi dan sore hari.
Pemupukan tanaman kiwi secara berskala dan sesuai dengan kebutuhan.
Penyuburan tanah secara teratur.
Pembersihan gulma yang mengganggu tanaman.
Pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman kiwi dengan penyemprotan fungisida,dll.
Pengemburan kembali tanah dengan pemberian kompos.
Selain hal-hal diatas,juga pemeliharaan bunga dan membantu proses penyerbukan dengan sikat lembut sehingga lebih banyak pembuahannya.

Panen buah kiwi
Buah Kiwi dapat kita panen tergantung pada kondisi cuaca. Pada umumnya buah dapat dipanen dengan cepat dengan waktu antara 3-4 bulan. Guna menghindari kerusakan pohon buah kiwi.Pemanenan kita gunakan gunting untuk memotong tangkai pada buah kiwi

Demikian artikel tentang Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi semoga artikel ini bermanfaat bagi yang ingin melakukan Budidaya Buah Kiwi 🙂

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

Indonesia merupakan sebuah Negara yang memiliki lahan pertanian yang sangat luas dan dengan hasil yang melimpah. Oleh karenanya, tidak perlu diherankan kalau nama Indonesia sangat dikenal oleh Dunia karena sumber daya alamnya yang sangat kaya raya, khususnya buah-buahan. Salah satu buah yang memiliki tekstur kulit yang unik dan memiliki bau maupun rasa yang khas adalah buah durian (durio zibethinus).

Durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Budidaya durian dilakukan melalui biji durian itu sendiri yang dibawa oleh para penikmat durian. Buah durian ini sangat populer hingga zaman sekarang karena memiliki rasa dan bau yang khas.

* Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis

Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah
Sebelum menanam durian, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami tentang jenis-jenis durian maupun syarat tumbuh durian tersebut sebelum melakukan penanaman. Hal ini dilakukan agar produktivitas budidaya durian yang dilakukan bisa berhasil dan dapat memberikan keuntungan yang melimpah. Tanaman durian ini juga memiliki varian serta rasa yang berbeda untuk setiap variannya. Adapun jenis-jenis durian yang cocok untuk dibudidayakan yaitu:

Pemilihan Bibit Durian yang Tepat
Bibit durian yang akan ditanam merupakan salah satu penentu yang paling berpengaruh di dalam keberhasilan dalam berkebun durian. Kriteria bibit yang layak digunakan itu harus subur, sehat , memiliki daun yang banyak , batang yang kokoh dan yang paling penting yang harus diperhatikan yaitu harus terbebas dari hami maupun penyakit. Bibit yang dipilih untuk dikembangkan juga sudah harus memiliki beberapa cabang, minimal 2 – 4 arah cabang, serta memiliki tunas atau calon baru yang akan tumbuh.

Persiapan Lahan Tanam
Proses persiapan lahan atau waktu yang tepat untuk menanam pohon durian ini sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau. Hal ini dilakukan agar bibit yang ditanam terhindar dari hama maupun penyakit. Usahakan agar tanaman terkena matahari langsung untuk proses pertumbuhan bibit yang di tanam. Lahan yang akan digunakan juga tidak boleh terendam air. Jika hal itu terjadi pada musim hujan, maka buatlah saluran air secepatnya untuk menghindari busuk pada akar sebagian bahkan seluruhnya yang mengakibatkan tanaman durian menjadi mati.

Jarak Tanam untuk Tanaman Durian
Jarak tanam yang baik dalam budidaya durian ini yaitu 8 x 12 m atau 10 x 10 m. Akar durian juga memerlukan pelindung agar tidak sepenuhnya kena sinar matahari langsung. Untuk itu, pada saat pohon durian masih kecil, ada baiknya tanaman durian diberi tanaman pelindung seperti pepaya, rumput gajah mini, atau tanaman lainnya yang sifatnya tidak permanen atau bukan tanaman keras yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman durian.

Ukuran Lubang Tanam
Ukuran lubang yang dibutuhkan dalam menanam durian berukuran sekitar 50 cm. Kemudian biarkan lubang selama 1 minggu. Campur tanah galian lubang tersebut dengan pupuk kandang yang sudah matang atau kompos, aduk hingga merata, kemudian masukkan ke dalam lubang seminggu sebelum penanaman dilakukan.

Proses Penanaman
Penanaman tanaman yang baik itu adalah sekitar awal musim penghujan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Buka atau sobek plastik polibag, sebaiknya menggunakan pisau atau gunting agar tanah pada polibag tersebut tidak pecah untuk menghindari stres pada tanaman. Tanam bibit tersebut secara perlahan dan timbun dengan tanah yang sudah disediakan sebelumnya hingga sekitar 2 atau 3 jari batang yang ditanam atau hingga batang tanaman kokoh. Kemudian siram tanaman secukupnya dan lakukan penyiraman secara rutin dan perlahan untuk menghindari benturan keras antara air dan batang hingga tanaman durian benar-benar tumbuh.

* Baca Juga : Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Penyiraman
Penyiraman tanaman dilakukan sejak awal menanam hingga tanaman tumbuh dan berbuah. Pada saat tanaman sedang berbunga, penyiraman dikurangi untuk menjaga bunga agar tidak busuk. Penyiraman sebaiknya dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore.

Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membersihkan tanaman durian dari cabang ataupun ranting tanaman yang mati juga yang diserang hama maupun penyakit. Lakukan pemangkasan pada pucuk tanaman durian untuk merangsang munculnya cabang baru ke segala arah.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ke tiga menggunakan pupuk NPK. Selain itu, pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang juga dilakukan sekali dalam setahun, dan dilakukan awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Pemberian Pupuk Makro harus disesuaikan dengan usia tanaman seperti tabel di atas. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara tabur sesuai dengan lingkar batang tanaman. Selain dengan pupuk tabur, pupuk bisa juga dilakukan dengan melarukan pupuk dengan air untuk menyiram tanaman.

Pemanenan Buah Durian
Masa panen tanaman durian bervariasi, tergantung dari jenis varietas bibit yang digunakan dan ditanam. Untuk durian local (asli Indonesia) itu umumnya dapat dipanen pada usia tanam 8 sampai 10 tahun. Sedangkan jenis durian unggulan dapat dipanen setelah umur tanaman mencapai 3 sampi 4 tahun sejak masa tanam.

Cara panen durian itu sangatlah mudah. Hanya menunggu hingga durian itu gugur sendiri dari pohonnya. Kemudian dikutip dan siap untuk dinikmati. Adapun ciri-ciri durian yang siap untuk dipanen yaitu:
Ujung duri dari kulit buah durian terlihat berwarna kecoklatan
Warna garis di antara duri jelas kelihatan
Ruas tangkai membesa dan terlihat semakin gelap warnanya
Terasa wangi khas aroma durian
Terdengar bunyi menggema pada durian apabila durian tersebut dipukul

Selamat mencoba dan semoga Teknik Budidaya Durian ini bisa berguna dan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang membaca

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Panduan Lengkap Cara Budidaya Belimbing Manis

Belimbing manis tanaman khas Indonesia berbentuk seperti bintang.ada satu daerah yang terkenal dengan produksi belimbing adalah Demak,Jawa Tengah.Demak terkenal dengan belimbingnya yang besar,warnanya kuning dan rasanya manis.Buah ini memiliki banyak sari,sehingga memungkinkan untuk dibuat wine buah.

Tanaman ini masihlah sangat jarang di budidayakan oleh para petani indonesia.Untuk itu budidaya tanaman belimbing ini merupakan peluang bisnis baru dan sasaran pasar yang tepat karen pasokan buahnya yang masih kurang di pasaran.Berikut adalah cara budidaya belimbing manis.

* Baca Juga : Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan 

Media Tanam
Hampir semua jenis tanah dapat digunakan untuk tanaman belimbing.Tanahnya subur,gembur,banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainasenya baik.
Derajat keasaman tanah untuk tanaman belimbing yaitu memiliki pH 5,5–7,5.
Kandungan air dalam tanah atau kedalaman air tanah antara 50–200 cm dibawah permukaan tanah.

Ketinggian Tempat
Ketinggian sekitar 500 m dpl lah yang tepat untuk penanaman tanaman belimbing.

Persyaratan Benih dan Bibit
Seperti tumbuhan lain produksi bibit belimbing harus selalu menggunakan pohon induk unggul atau perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi,enten, dan susuan).Perbanyakan Generatif dengan biji tidak dianjurkan,karena hampir selalu memberikan keturunan berbeda dengan induknya (segregasi genetis).maka dari itu,pembibitan secara generatif (biji) hanya dimaksudkan untuk menghasilkan bibit batang bawah (onderstam) yang kemudian digunakan pada perbanyakan vegetatif.

Penyiapan Benih
Penyiapan bibit unggul belimbing dilakukan dengan cara pembiakan vegetatif (cangkok, okulasi,susuan dan enten).Khusus pada perbanyakan vegetatif dengan cara penyambungan (okulasi, enten, susuan) diperlukan batang bawah atau bibit onderstam yang berasal dari biji (pembiakan generatif).

Persiapan
diperlukan 2.000 m2 untuk melakukan pembibitan yang dapat menampung sebanyak 5.000-10.000 bibit.
Sementara lahan untuk pohon induk dapat disediakan sendiri atau ditanam di daerah operasional.Syarat utama dalam pemilihan lahan adalah tersedianya air bagi tanaman,sebagai indikator alami ada atau tidaknya sumber air dapat digunakan pohon kelapa,dikarenakan lazinnya pohon palem tinggal di daerah yang banyak mengandung air.
Karakteristik lain dari tanah yang mengandung air adalah daerah yang terletak di lembah bukit atau gunung.Tanah untuk tanaman belimbing di dataran rendah sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut, dengan kedalaman air diantara 50 sampai 200 cm di bawah permukaan tanah dan tanah memiliki pH 5,5-7,5.
Tanah tanah yang subur,gembur,banyak mengandung bahan organik,aerasi dan drainase yang baik,serta waktu terbaik tanam di daerah yang memiliki iklim basah antara 7,5 bulan dan 4,5 bulan kering.

Pembukaan Lahan
Tentukan lahan yang taktis dan subur,cara pengolahan lahan dapat di lakukan dengan pembajakan/pengarukan dan pencangkulan tanah lahan cukup dalam antara 30–40 cm hingga gembur,kemudian dikeringanginkan selama 15 hari.Tambahkan pada tanah lahan yang telah diolah pupuk kandang yang matang dan halus sebanyak 2 kg/m2 kemudian campurkan dengan tanah atas secara merata sambil di rapikan bedengan,dan dirapikan dengan alat bantu bambu atau cangkal atau papan kayu dan selanjutnya lahan siap ditanami.

Pembentukan Bedengan
Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 100–120 cm,tinggi 30 cm dan panjangnya tergantung keadaan lahan.Bedengan sebaiknya membujur posisi Utara-Selatan.Pasang (tancapkan) tiang-tiang bambu di sisi Timur bedengan setinggi 100–150 cm,dan di sisi Barat 75–100 cm,kemudian pasang pula palang-palang sambil diikat. Selanjutnya pasang atap dari plastik bening (transparan) atau jerami lalu bedengan dapat digunakan.

Penentuan Pola Tanam
Penentuan jarak tanam dan pola tanaman biasanya relatif, tergantung pada luas lahan yang ada.Secara umum,ketika daerah yang cukup luas, jarak tanam antara satu tanaman belimbing dibuat sekitar 6 x 6 meter.Atau bisa menggunakan jarak dari 5 x 5 m dengan pola tanam dalam bentuk budaya perkebunan secara permanen dan intensif.

* Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Bawang Bombay 

Pembuatan Lubang Taman
Sebelum bibit ditanam,terlebih dulu dibuat lubang tanam.Lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.Lubang digali sedalam 50 cm, separuh tanah galian bagian atas dipisahkan,lubang diangin-anginkan selama 2-4 minggu.Setelah dianginkan,tanah pada bagian atas disatukan dengan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:1.Selain itu juga diberi pupuk NPK 20-10-10 sebanyak 1 genggam per lubang tanam.Kemudian campuran tanah dan pupuk itu dimasukkan kembali ke dalam lubang.

Cara Penanaman
Lubang yang sudah dipersiapkan untuk ditanami seperti diatas, setelah diberi pupuk tidak langsung ditanami,tetapi dibiarkan selama 1 minggu setelah itu baru ditanami.Bila yang ditanam bibit okulasi klon B17,maka pada waktu ditanam di lapang harus diseling dengan bibit klon B2.Caranya diantara 8 tanaman B17 ditengah-tengahnya ditanami B2.Kombinasi ini dimaksudkan untuk membantu penyerbukan,karena menurut seorang ahli,diduga belimbing klon B17 ini bersifat male sterile, sehingga perlu bantuan serbuk sari klon B2 dalam penyerbukannya.

Pengairan Dan Penyiraman
Tanaman belimbing banyak membutuhkan air sepanjang hidupnya. tidak ada masalah bila di wilayah tersebut yang sepanjang tahunnya selalu mendapatkan air,namun di daerah yang kering tanaman perlu diberi pengairan dan disiram.Sebagai indikasi bila tanaman perlu disiram yaitu bila rumput-rumput yang tumbuh dibawah pohon sudah mulai layu.

anda dapat bisa melakukan penyiraman dengan cara disiram atau penggenangan sampai daerah sekitar tajuk tanaman basah.Meskipun selalu butuh air,tanaman ini kurang menyukai air tergenang,perlu diberi sarana drainase dan air segera dialirkan ke luar kebun agar tidak menggenang.

Panen
letak dan geografi penanaman sangat mempengaruhi pemanenan buah belimbing,yaitu faktor iklim dan lingkungan.Di dataran rendah yang tipe iklimnya basah,umur petik buah belimbing sekitar 35–60 hari setelah pembungkusan buah atau 65–90 hari setelah bunga mekar.

berukuran besar telah matang dan warna buahnya berubah dari hijau menjadi putih atau kuning atau merah atau variasi warna lainnya adalah Ciri buah belimbing yang sudah saatnya dipanen,.Hal ini tergantung dari varietas belimbing.

CV.LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 /
0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

Cara Budidaya Bengkoang Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Bengkoang salah satu jenis buah yang cukup dikenal terutama dalam dunia kecantikan.kegunaan bengkoang tidak terbatas untuk mempercantik diri saja,melain juga bagi kesehatan tubuh.Bengkoang sendiri mengandung air yang cukup melimpah sehingga cocok digunakan sebagai penyuplai cairan bagi tubuh.

Keberadaan cairan yang cukup banyak dalam bengkoang,juga bisa digunakan sebagai buah untuk membantu program diet sekaligus cocok bagi penderita diabetes.Bengkoang memiliki banyak khasiat dalam menyehatkan tubuh karena mengandung banyak senyawa yang bagus untuk tubuh,berikut berbagai senyawa yang terkandung dalam buah bengkoang, yaitu: vitamin A 21 IU,vitamin E,vitamin K,zat besi,thiamin,seng,magnesium,kalsium,kalium,phyto-nutrisi,mangan,energi,tembaga,karbohidrat,lemak,protein,niacin,serat,kolestrol,karoten,riboflavin,asam pantotenat dan pyridoxine.

Cara Budidaya Bengkoang
Tanaman bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar, tanaman ini bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter. Bengkoang biasanya diambil umbi dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan,umbi bengkoang diolah menjadi tepung sebelum akhirnya dibuat bahan makanan dan obat-obatan.

Di Indonesia ada dua varietas bengkoang yang dibudidayakan, yaitu verietas genjah dan badur. Bengkoang varietas genjah lebih cepatmasa panennya yaitu 4-5 bulan sedangkan bengkoang varietas badur umur panennya lebih lama yaitu antara 7 sampai 11 bulan.Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

Pembudidayaan bengkoang bisa dilakukan didataran rendah – ketinggian 1500 meter dari permukaan laut.Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun.25-28oC ialah perkiraan suhu agar dapat bertumbuh berkembang.Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

Penyiapan benih bengkoang
Benih bengkoang dapat didapat dengan dua cara,pertama menyeleksi dari tanaman yang ada.Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat,kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong.sebaliknya tanaman lainnya tetap dilakukan pemangkasan bunganya,karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Jika Polong sudah membesar hingga tua,setelah itu polong siap dipanen sebagai benih.Apabila benih akan disimpan,sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya.Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat.Dengan penyimpanan yang bagus benih terkadang dapat bertahan hingga 1 tahun.

Pengolahan tanah dan penanaman
Pertama tempat yang akan di gunakan dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah.Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik.Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm,panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan.Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos.Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar.Kemudian aduk hingga merata.lalu bikin lubang tanaman dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm.Dalam satu bedeng buat dua baris bolongan dengan jarak dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30 cm.Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah.Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembapan tanah.Kebutuhan bibit bengkoang sekitar 25kg – 30kg per hektar.

Sebelum bibit ditanam ada baiknya rendam terlebih dahulu benih selama 6-12 jam,kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari.Nanti akan terlihat calon tunas tumbuh pada biji bengkoang.Baru setelah itu biji bisa ditanam.

Perawatan bengkoang
Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. apabila terjadi kekeringan ekstrim,lakukan penyiraman secukupnya.Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah,hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman bengkoang berumur dua minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar,pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan.Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak bisa bertumbuh kembang.penyulaman kalau bisa memakai kacang tanah,tidak memakai begkuang lagi.Karena pada umur seperti ini,bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya.Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada saat umur tiga minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam.Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg,atau kira-kira 20 ton per hektar.Untuk pemberian pupuk tambahan kalau bisa disamakan dengan penampakan tanaman,berikan pupuk tambahan secara penuh bila terlihat kurang gizi.Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk menghemat pengeluaran.

disaat umur satu bulan mulai di lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada.Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru.Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan.Lakukan lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

di saat bunga sudah bertumbuh mekar 80% pemotongan sudah bisa dilakukan,karena bila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar,namu akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang.Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit.Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini,jangan dilakukan pengguntingan bunganya,tapi biarkan supaya bunganya dapat membuahkan biji.kemudian lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

di saat umur sudah sekitar 3,5 bulan lakukan pengguntingan yang ketiga.Gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun,jangan sampai terlewat.Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama & penyakit.Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak taun,tungau daun merah dan kumbang.Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain,pengolahan tanah yang prima,sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

Pemanenan bengkoang
Tanaman bengkoang dapat dipanen pada saat setelah berumur 4 bulan masa tanam.Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali.Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

Manfaat Bengkoang bagi Kesehatan
Buah bengkoang, cukup banyak ditemukan disekitar kita mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern.Bengkoang sendiri mengandung banyak zat sehat yang berguna untuk menyehatkan tubuh.Adapun beragam manfaat bengkoang bagi kesehatan antara lain adalah sebagai berikut.

Mengobati Maag
Maag salah satu jenis gangguan pada perut yang cukup sering menyerang.Terutama bagi mereka yang sering makan telat,ada baiknya segera ganti pola makan anda agar terhindar dari maag.Maag dapat membuat seseorang mengalami gangguan perut yang terasa begitu melilit hingga pekerjaan pun terpaksa diabaikan.Untuk mengobati penyakit maag,anda bisa menggunakan bengkoang.Karena didalam buah bengkoang banyak mengandung senyawa alkali yang baik untuk menurunkan kadar asam lambung di dalam tubuh.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa
hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi
kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 /
08123.258.4950 / 0877.0282.1277 (SMS/CALL/WA).

New!! Geomembran Sebagai Solusi Kelangkaan Garam Di Indonesia

Akhir-akhir ini masyarakat indonesia dihebohkan dengan pemberitaan tentang kelangkaan garam dibeberapa daerah. Hal ini menjadi tugas bagi dinas perikanan dan kelautan untuk meninjau daerah-daerah penghasil garam di Indonesia, salah satunya yaitu daerah probolinggo sebagai penghasil garam no.2 setelah Madura,di Jawa Timur. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandy mengatakan akan mengevaluasi kelangkaan dan mahalnya harga garam. Salah satunya adalah untuk menambah lahan garam dengan sistem geo isolator.

Menurut Dedy, geo isolator itu adalah sebuah lahan garam geo isolator dengan mmenggunakan terpal. Yang berfungsi untuk mempercepat proses pembuatan garam, dan menambah hasil produksi. Dedy menyebut, nantinya sistem geo isolator itu akan disebar di beberapa tempat pada kelompok tani garam di Kabupaten Probolinggo. Namun, Dedy tidak merinci ada berapa tambak garam yang akan di fasilaitasi sistem geo isolator itu. Dedy menjelaskan, menurunnya produksi garam di Kabupaten Probolinggo, karena fenomena cuaca yang tak mendukung, sehingga penghasil garam tidak menentu dan terpaksa petani harus memanen garamnya dengan usia dini.

Berdasarkan masalah yang ada saat ini maka untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam rakyat perlu ada sentuhan teknologi bagi pembudidaya garam rakyat. Adapun untuk peningkatan produksi perlu penataan lahan yang ada yaitu merobah lahan dari tradisional menjadi semi intensif , karena pada lahan tradisional umumnya terdiri dari : kolam penampung air muda, kolam peminihan, meja kristalisasi sedangkan kolam penampung air tua hanya ada disekitar meja kristalisasi yang berbentu parit. Pada lahan semi intensif terdiri dari kolam penampung air muda, kolam peminihan, kolam ulir , kolam penampung air tua dan meja kristalisasi. Dari perbedaan tersebut pada lahan semi intensif akan cepat didapat air tua yaitu dengan penambahan kolam ulir, dan untuk meningkatkan produksi garam diperluasnya meja kristalisasi hal ini tidak perlu dikawatirkan kekurangan air tua karena stok air tua sudah tersedia di kolam penampung air tua.

Sedangkan untuk meningkatkan mutu garam rakyat yang perlu dilaksanakan oleh pembudidaya garam adalah pengontrolan air tua yang akan dilepas kemeja kristalisasi dimana air tua yang akan dilepas harus mempunyai kepekatan 25° Be agar didapat kristal garam yang baik yaitu kristal garam tersebut tidak mudah rapuh dengan waktu pemanenan minimal 10 hari.

Salah satu produk yang digunakan dalam pembuatan garam yang mengusung metode geo isolator adalah geomembran. Geomembran merupakan produk HDPE ( high density polyethylene)/LDPE (low density polyethylene) atau yang berfungsi sebgai tahan air. Produk plastik seperti geomembran memang fungsi utamanya adalah tahan air,geomembran berbentuk lembaran yang dipacking gulungan dengan ukuran bermacam-macam.

Aspek terpenting dalam geomembran adalah pengolahan bahan polyethylen yang digunakan,ketebalan produk,kerekatan bahan kimia yang terkandung, ketahanan produk,dll. Geomembran ini sangat cocok digunakan untuk geoisolator pembuatan garam,pelapis tambak/kolam agar air tidak meresap kedalam tanah,kolam renang,kolam penampungan air,kolam balong pertamina,spillway,waduk bahkan geomembran dapat diaplikasikan dengan material lain yang berfungsi sebagai pengontrol aliran air atau limbah pabrik.Untuk saat ini geomembran paling populer digunakan untuk tambak dan kolam penampung air. Kami berharap kedepanya geomembran bisa menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan garam di Indonesia. Adapun aplikasi geomembran diantaranya :
– Tempat pembuangan limbah industri
– Tempat pembuangan akhir sampah
– Kolam pengolahan air industri
– Penampungan air buangan
– Penampungan heap leach dan kolam tailing
– Floating cover
– Kolam buatan dan dekoratif
– Secodary containment
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Lapis kedap pada danau
– Waduk agrikultur
– Terowongan
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Kanal irigasi & drainase
– Lapis kedap pada tambak