Budidaya Kacang Panjang Dan Buncis

pokok kacang panjang

Kacang panjang adalah salah satu jenis sayuran yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia maupun dunia. Masyarakat dunia menyebutnya dengan nama Yardlong Beans/Cow Peas. Plasma nutfah tanaman kacang panjang berasal dari India dan Cina. Adapun yang menduga berasal dari kawasan Afrika. Plasma nutfah kacang uci (Vigna umbellata) diketemukan tumbuh liar di daerah Himalaya india, sedangkan plasma nutfah kacang tunggak (Vigna unguculata) merupakan asli dari Afrika. Oleh karena itu, tanaman kacang panjang tipe merambat berasal dari daerah tropis dan Afrika, terutama Abbisinia dan Ethiopia.Kacang panjang merupakan salah satu tanaman sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral. Fungsinya sebagai pengatur metabolisme tubuh, meningkatkan kecerdasan dan ketahanan tubuh memperlancar proses pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Pengolahan Lahan

Lahan yang digunakan adalah lahan yang baru, lalu dibersihkan dari gulma dan kotoran-kotoran lainya, lahan dicangkul dengan kedalaman sekitar 20-30 cm, dan diistirahatkan atau dibiarkan selama 1 minggu. Lahan dibagi menjadi 7 blok bedengan, dengan jarak antar blok tersebut 60 cm. Dimana masing-masing petak berukuran 100 cm x 600 cm.

Pemberian Pupuk NPK, Dolomit dan Pupuk Kandang

Pupuk NPK, Dolomit dan Pupuk Kandang diberikan sebelum tanam dengan cara disebarkan secara merata pada lahan dan dicampur pada tanah dan dibalik. Dosis pupuk NPK diberikan sesuai dengan perlakuan yaitu 18 gram/ m2, pupuk kandang kurang lebih 0,2 kg/ m2 dan dolomite 75 gr/m2 . Sebelum melakukan penaburan pupuk dolomite harus melakukan pengecekan pHtanah terlebih dahulu, agar pemberian dolomite dapat sesuai dengan dosis yang telah di anjurkan.

kacang

Penanaman

Penanaman benih dilakukan dengan cara membuat lubang tanam dengan menggunakan tugal sedalam 1-3 cm. Pada setiap lubang tanam di masukan 2 biji benih lalu ditutup kembali dengan tanah kompos

Penjarangan

Penjarangan tanaman dilakukan pada umur 1 minggu setelah tanam dengan menyisakan 1 tanaman.

Penyiraman

Dilakukan pagi atau sore hari disesuaikan dengan kelembaban tanah.

Penyulaman

Dilakukan dengan mengganti tanaman yang mati atau kurang baik dalam pertumbuhannya sampai dengan 7 hari setelah tanam.

Pemasangan Lanjaran dan gawar

Lanjaran digunakan untuk jalur rambat tanaman kacang panjang dengan menggunakan bambu yang panjangnya sekitar 2 m. Lanjaran bambu ditancapkan dengan jarak  5-10 cm dari batang tanaman, pemasangan lanjaran dilakukan pada tanaman setelah berumur 7-10 hst. Sedangkan pemasangan gawar dilakukan pada umur 8-11 hst.

Penyiangan dan Pembubunan

Penyiangan dilakukan dengan mencabut gulma atau tumbuhan liar yang dianggap mengganggu pertumbuhan tanaman dan sekaligus dilakukan pembubunan yang bertujuan untuk menguatkan berdirinya tanaman, menjaga kegemburan tanah serta mendekatkan unsur hara pada akar tanaman, pembubunan dilakukan setelah tanaman berumur 3 minggu dan 6 minggu setelah tanam.

Pemangkasan/pewiwilan

Pemangkasan atau pewiwilan daun dan cabang ruas 1-4 dilakukan 2 kali, dengan tujuan untuk merangsang/mempercepat pembungaan. Kegiatan pemangkasan ini dilakukan sebelum tanaman berbunga yaitu pada umur 15-20 hst. Caranya yaitu dengan memotong cabang 1-4 ruas dengan menggunakan pisau tajam ataupun gunting.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit antar lain dengan menjaga kebersihan lingkungan tanaman (sanitasi), penyemprotan hama dan ulat daun dan belalang menggunakan insektisida Bestox dengan konsentrasi 2cc/liter air. Penyemprotan dilakukan secara merata keseluruh bagian tanaman, frekwensi penyemprotan yaitu 1 minggu dan dihentikan 10 hari menjelang panen

Pemupukan

Pemupukan  NPK diberikan pada umur 21 hst dan 35 hst sebanyak 15 gr/ tanaman. Sedangkan pupukan daun menggunakan Gandasil B, penyemprotan dilakukan pada umur tanam 21-35 hst dengan dosis 2 cc/liter. Pemupukan KNO3 merah dilakukan pada umur 7 hst dengan dosis 3gr/tanaman dan pada saat umur 21 hst dengan dosis 5 gr/tanaman.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan pada saat umur 37 hst, dengan criteria panen yaitu polong sudah membentuk sempurna dan permukaan kulit masih halus

Baca Juga :Budidaya Mentimun Menggunakan Mulsa

:BUDIDAYA KATOKKON DENGAN MULSA PLASTIK

:Budidaya Terong Menggunakan Mulsa

:Langkah Budidaya Jahe Dengan Mulsa

Untuk petani cabai, melon, semangka, yang membutuhkan plastik mulsa hitam perak jangan ragu hubungi kami. Lim corporation pabrik & distributor mulsa plastik di Surabaya. Kami menyediakan mulsa plastik merk MONTANA,TEMBAKAU,KUDA dan BELL, minimal order 5 roll. Info harga sms/call: 0877.0282.1277 – 08123.258.4950. Info lebih lengkap tentang produk silahkan klik disini  www.mulsa99.com.

 

Advertisements

BUDIDAYA KATOKKON DENGAN MULSA PLASTIK

20140716_103110Adapun tahapan kegiatan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya Lada Katokkon :

Seleksi Benih

Buah lada Katokkon yang akan digunakan sebagai benih adalah buah yang setidaknya merupakan hasil panen kedua dan mempunyai bentuk permukaan bawah buah yang rata

Persemaian.

Buah yang telah diseleksi, bijinya  dikeluarkan kemudian dijemur/diangin-anginkan   selama kurang lebih 7 hari. Proses selanjutnya pada saat pesemaian yaitu merendam benih dalam air panas (Suam-suam kuku) selama kurang lebih 15-30 menit dan menaburkannya di tempat pesemaian.

Pembuatan pesemaian dilakukan dengan menyediakan media semai dari  tanah, pupuk organik dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1 . Setelah media  disiapkan kemudian benih ditambur secara merata dan disiram secukupnya. Proses selanjutnya  yaitu menutup persemaian dengan menggunakan daun pisang untuk menjaga kelembaban. Daun pisang dilepas setelah benih mulai berkecambah. Penyiraman pesemaian dilakukan setiap pagi atau sore hari tergantung tingkat kelembapan pesemaian agar bibit tumbuh  sehat dan optimal.

Setelah bibit  berumur kurang lebih 3 minggu atau sudah mempunyai 2 helai daun, bibit kemudian dipindahkan ke media yang lebih besar berupa kokeran 12 x 15 cm. Tempat pembibitan harus dinaungi dengan paranet agar bibit bisa terlindung dari sinar matahari yang terlalu panas atau air hujan. Perawatan bibit di mulai dengan penyiraman yang intensif pagi dan sore hari. Bibit siap dipindahkan setelah berumur setelah berumur ± 3 minggu di kokeran atau 5 minggu setelah semai.

Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan secara sempurna dilakukan 2 kali menggunakan Sekop dan Cangkul. Pengolahan pertama meliputi pembongkaran tanah dengan menggali sedalam 25 -30 cm kedalam tanah. Setelah pengolahan pertama dilakukan kemudian lahan dibiarkan 1 minggu agar gas-gas yang berbahaya dalam tanah dapat menguap. Pengolahan ke-dua meliputi pembentukan bedengan yang dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk organik sehingga dapat tercampur secara merata dalam tanah. Pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 100 cm, tinggi bedengan 25-30 Cm agar tidak tergenang pada musim hujan, sedangkan panjang bedengan disesuaikan keadaan lahan/lokasi.

Setelah bedengan siap kemudian pemasangan Mulsa Plastik . Pemasangan mulsa plastik sebaiknya dilakukan pada saat terik matahari.  Mulsa plastik yang dipasang pada siang hari akan memuai sehingga pemasangan mulsa plastik akan lebih rapat dan tidak ada ruang kosong antara mulsa dan tanah. Hal  selanjutnya dibuat lobang tanam dengan jarak tanam 80 Cm x 60 Cm dengan menggunakan pola tanam menyerupai bentuk jajar genjang. Hal ini bertujuan agar tanaman mempunyai ruang tumbuh yang lebih luas. Pelubangan dilakukan dengan menggunakan alat sederhana dari kaleng susu kental manis bekas atau yang seukuran yang diberi tangkai kemudian dimasukkan bara api/arang panas kedalam kaleng.

Penanaman.

Bibit sudah dapat di tanam setelah berumur ± 3 minggu di kokeran atau 5 minggu setelah semai . Bibit ditanam kedalam lobang tanam yang telah disiapkan secara tegak lurus dan pangkal tanaman harus rata dengan permukaan mulsa untuk mengurangi serangan hama jangkrik yang biasanya memotong batang tanaman muda.  Tanaman kemudian disiram secukupnya agar pertumbuhannya cepat dan sehat. Penanaman sebaiknya dilakukan pada saat petang hari agar  tanaman tidak stres.

Pemeliharaan Tanaman

Proses Pemeliharaan tanaman adalah merupakan hal yang sangat penting dalam budidaya tanaman cabe pada umumnya. Pemeliharaan di mulai sejak pemindahan tanaman ke lahan pertanaman. Pemeliharaan meliputi penyiraman, perempelan tunas, pemupukan dan juga pengendaliaan hama dan penyakit

Penyiraman

Dengan penggunaan mulsa plastik, proses penyiraman tanaman  lebih berkurang karena kelembapan tanah bisa terjaga. Pada saat tidak turun hujan, penyiraman dapat dilakukan maksimal 3 kali dalam seminggu.

Perempelan Tunas

Perempelan Tunas dilakukan saat umur tanaman 4 – 6 minggu di pertanaman. Tunas yang muncul dari ketiak-ketiak daun adalah tunas yang tidak produktif  dan akan mengganggu pertumbuhan tanaman secara optimal. Semua tunas samping harus dibuang agar tanaman kokoh dan kuat seperti pada gambar diatas.  Proses perempelan tunas  biasanya  dilakukan 2 sampai 3 kali tergantung pertumbuhan tanaman dan akan di hentikan saat terbentuk cabang.

Gambar proses perempelan sebelum20140325_105409

Dan sesudah20140325_105342.jpg

 

 

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang menyerang lada katokkon pada awal pertanaman pada umumnya adalah jangkrik dan belalang. Pada awal pertumbuhan, jangkrik merupakan hama yang sangat meresahkan karena langsung memotong batang tanaman muda sehingga menyebabkan kematian pada tanaman. Untuk menghindari hal tersebut saat penanaman pangkal tanaman harus rata dengan permukaan mulsa dan gulma yang berada di pinggir mulsa dibiarkan tumbuh sebagai sumber makanan bagi jangkrik agar tanaman tidak diserang. Gulma dicabut setelah tanaman telah kokoh atau berusia 3 minggu dipertanaman.Selain itu kami menanam jagung di pinggiran lahan percontohan 2 minggu setelah pertanaman lada katokkon yang bertujuan untuk mengurangi serangan hama dan penyakit. Dengan adanya tanaman jagung di sekitar pertanaman, maka secara tidak langsung akan mengalihkan pertahatian hama ke tanaman yang lebih tinggi.

Pemupukan tambahan (Susulan)

Sekalipun tanaman cabai sudah dipupuk total namun untuk menghasilkan hasil yang maksimal harus diberikan pemupukan susulan. Teknik pemupukan pada sistem mulsa plastik dilakukan melalui penyemprotan pupuk organik cair melalui daun maunpun dengan cara pengecoran pada lubang tanam. Pemupukan susulan pertama dilakukan saat umur tanaman 2 minggu  setelah tanam dengan menggunakan limbah cair dari kotoran ternak. Pemupukan selanjutnya melalui penyemprotan dengan menggunakan pupuk organik elang biru. Penyemprotan dilakukan sebanyak 2 kali dengan selang waktu 2 minggu setelah proses pemupukan pertama.

Baca Juga :Langkah Budidaya Jahe Dengan Mulsa

 

Untuk petani cabai, melon, semangka, yang membutuhkan plastik mulsa hitam perak jangan ragu hubungi kami. Lim corporation pabrik & distributor mulsa plastik di seluruh area Indonesia . Kami menyediakan mulsa plastik merk TEMBAKAU,KUDA,MONTANA dan BELL, minimal order 10 roll. Info harga sms/call: 0877.0282.1277 – 08123.258.4950. Info lebih lengkap tentang produk silahkan klik disini www.mulsa99.com

 

Budidaya Terong Menggunakan Mulsa

terong dengan mulsa new articles 1

A. Persemaian

Budidaya terong beroperasi intensif dimulai dari persiapan media semai. Benih terong yang akan ditanam harus berasal dari benih hibrida sehingga hasil temuan yang dicapai nanti hobi optimal. disaat kita melakukan pemeraman benih terong dengan  kertas negara basah maupun handuk lembab selama 24 jam, media semai mempersiapkan kita yang terdiri ketidak campuran tanah dan pukan (pupuk kandang) dengan perbandingan 2: 1. Penggunan pestisida bahan aktif metalaksil (Saromyl 35 SD) astra honda motor sebagai pencegah jamur dapet menghindarkan bibit dari penyakit pembuangan off. Hasil media campuran tersebut dimasukkan ke polybag dengan  tinggi ± 8 cm dan diameter 5 cm.

B. Pembibitan

Rendamlah benih hangat udara kuku selama 10 -15 menit bungkuslah benih gulungan kain basah untuk diperas selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah
sebarkan benih di differences bedengan persemaian  menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm siapkan ketidak campuran tanah dan pupuk kandang halus, kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi ketidak campuran tanah dan pupuk kandang halus. Tutup benih tersebut dengan tanah tipis
bedengan permukaan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang / Penutup lainnya penghasilan kena pajak benih berkecambah tampak muncul, buka penutupnya
siram persemaian pagi dan sakit hari (perhatikan kelembabannya ) perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan jika di perlukan semprot dengan pestisida
bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat dalam helai siap dipindah tanamkan

C.  Persiapan Lahan

Penghasilan kena pajak 24 jam benih tersebut melalui proses pemeraman yang dicirikan dengan munculnya radikula (akar Calon), maka benih tadi siap dipindahkan ke Media semai menggunakan pinset dengan  posisi radikula dibawah. Selama benih di persemaian, kita dapat melakukan persiapan tanam dengan mengolah tanah. Persiapan lahan diawali dengan  pembajakan sekali agar lapisan tebal kulit tanah yang ada di differences berada di bawah dan sebaliknya. Selanjutnya lahan diairi dengan cara di-leb / digenangi Beroperasi merata. Penggenangan sebaiknya dilakukan 3-5 jam Dan Selanjutnya dilakukan pembajakan kedua kalinya agar pembuatan bedengan hobi mudah.Untuk mencapai hasil temuan maksimal, maka untuk pupuk dasar sebaiknya diberikan pupuk kandang sebanyak 15 kg / 10 m2, dolomit 10-15 kg / 10 m2, (khusus untuk tanah basah / tergenang / bersifat asam). Penghasilan kena pajak pupuk kandang ditaburkan merata, maka ditambahkan pupuk urea dengan dosis 2,5 kg / 10 tanaman, SP-36 3 kg / 10 tanaman dan KCl 1,5 kg / 10 tanaman. Jika kita menggunakan NPK maka pemberian dapat dilakukan dengan dosis 3 kg / 10 tanaman. Penghasilan kena pajak tanah dicampur pupuk dengan maka barulah dibentuk bedengan – bedengan membentuk baris (satu baris satu tanaman) dengan jarak antar tanaman 75 cm untuk selanjutnya dipasang mulsa hitam perak.

D. Penanaman

Benih yang telah disemai selama 25 hari penghasilan kena pajak semai (HSS) dapat ditanam pada lubang tanam yang telah disediakan. Ciri dari bibit tanaman terong yang siap tanam adalah munculnya atau keluar 3 lembar daun helai sempurna atau mencapai ± 7,5 cm tinggi. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sakit hari penghasilan kena pajak dilakukan penggenangan untuk mempermudah pemindahan dan masa adaptasi pertumbuhan awal.
sistem tanam yang digunakan untuk terong adalah sistem baris, dengan jarak antara tanaman 75 cm. Bibit yang siap tanam dimasukkan kedalam lubang tanam yang ditugal sedalam 10-15 cm kemudian ditekan ke bawah sambil ditimbun dengan tanah yang berada di sekitar lubang mulsa sebatas leher akar (batang pangkal). Untuk menjaga dari serangan hama dapat diberikan insektisida bahan aktif karbofuran.

1.  Waktu tanam yang baik musim kering, dan jumlah: tersedia udara
2.  Pilih bibit yang tumbuh subur dan yang normal
3. Tanam bibit di lubang tanam beroperasi tegak kata lalu tanah di Sekitar batang      dipadatkan
4. Siram tanam lubang yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)

E. Pengairan
Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb / direndam beberapa jam atau disiram dengan gembor. Jika di leb / direndam biasanya 3-4 Hari tanah differences basah, tetapi hal suami tergantung pada struktur dan tanahnya tekstur, jika tanahnya banyak mengandung pasir maka tanah akan cepat kering.

F.PENYULAMAN

1. Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati terserang hama penyakit atau Penyulaman maksimal umur15 hari

G.PEMASANGAN AJIR (Turus)
1 Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu Sistem (merusak) perakaran
2 Turus terbuat dari bilah bambu / kayu dll setinggi 80-100 cm dan Lebar 2-4 cm
3 Tancapkan beroperasi individu dekat batang
4 Ikat batang atau Cabang terong pada turus
H.Penyiangan
Rumput liar atau gulma di Sekitar Tanaman disiangi atau dicabut penyiangan pada dilakukan Umur 15 Hari Dan 60-75 Hari penghasilan kena pajak Tanam

I.Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman terong tidak berbeda dari tanaman lainnya, yaitu membutuhkan suplai udara dan unsur hara yang cukup sehingga penyiraman yang teratur, maupun pemupukan susulan sangat perlu dilakukan.Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sakit hari selama seminggu pertama penghasilan kena pajak tanam.
Sedangkan pupuk susulan diberikan pada tanaman umur 21 hst antara berbaring ZA dosis 2,5 – 3 gram / tanaman, SP-36 2,5 – 3 gram / tanaman, KCl sebanyak 1-1,5 gram / tanaman.Pupuk diberikan dipinggir tanaman dengan jarak 10 cm dari pangkal batang. Pupuk susulan kedua pada dilakukan umur 50 HST dengan pupuk NPK Grand S-15 dengan dosis 8-10 gram pertanaman. Pemupukan ke – IV yang terakhir di yaitu NPK Grand-S 15 pada saat panen yang kedua dilakukan dengan dosis sebanyak 10 gram.Disamping penyiraman dan pemupukan, pencegahan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menyemprotkan pestisida TPU dengan ham atau penyakit yang menyerang. Sedangkan konsentrasinya disesuaikan dengan anjuran Dan interval penyemprotan sisesuaikan dengan intensitas serangan dan kondisi lingkungan.

J.PEMANGKASAN (perempelan)
Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang hobi produktif segera tumbuh

K.PANEN
Panen pertama terong dapat dilakukan saat tanaman berumur 30 hst atau sekitar 15 – 18 hst penghasilan kena pajak munculnya bunga. Kriteria panen buah terong layak panen adalah daging belum keras, warna buah mengkilat, ukuran tidak terlalu ataupun besar terlalu kecil. Sedangkan untuk terong jenis bulat kecil panen buah dapat dilakukan pada umur 10-15 hari penghasilan kena pajak muncul bunga dengan ciri buah segar kelihatan, warnanya cerah bagi terong tipe hijau dan belum berwarna kecoklatan Bagi terong berwarna ungu, bila dipotong belum tampak biji berwarna kuning keemasan yang dan warna daging putih masih bersih. Pemanenan dapat dilakukan seminggu dua  kali sehingga jumlah hearts satu musim dapat dilakukan 8 kali panen dengan potensi jangka waktu buah pertanaman bisa mencapai 21 buah. Penghasilan kena pajak pemanenan yang ke Delapan biasanya produksi mulai menurun baik kwalitas maupun kwantitasnya.

 

Baca Juga :Budidaya Serta Khasiat Tanaman Pare
MELAYANI PEMESANAN MULSA PLASTIK UKURAN KHUSUS
Info harga hub. 0877.0282.1277 – 08123.258.4950 – 0852.3392.5564
Bagi petani cabai, melon, semangka, yang membutuhkan plastik mulsa hitam perak silahkan hubungi kami. Lim corporation pabrik & distributor mulsa plastik di Sidoarjo Jatim. Kami menyediakan mulsa plastik merk Montana ,Bell,Kuda, tersedia ukuran 60/120cm x 500 meter x 0,35 (18 kg). Tersedia juga ukuran kecil kemasan 8kg.  Kami melayani pemesanan mulsa plastik ukuran khusus untuk pertanian maupun tambak. Minimal order 500kg per ukuran. Info lebih lengkap tentang produk silahkan klik disini www.mulsa99.com

 

Langkah Budidaya Jahe Dengan Mulsa

jahe 1

Budidaya daya jahe saat ini perlu adanya pembaharuan sehingga petani jahe kita khususnya diindonesia tidak kalah dengan petani dari china yang dalam segala hal kita selalu ketinggalan. Kreatifitas petani dituntut lebih baik. Dengan demikian diharapkan hasilnya akan lebih baik dan perawatan lebih efektif dalam biaya dan waktu.

Efektifitas Pemakaian Mulsa Penanaman Tanaman Cabai Merah

Budidaya Tanaman Bahan Jahe Bisa Dikerjakan Dengan Cara
(1) monokultur atau
(2) tumpangsari.

jahe 2
Pola budidaya tumpangsari terlebih jika luas areal tempat yang dipunyai terbatas. Tumpangsari yang dikerjakan berbarengan tanaman lain yang usia panennya lebih muda bakal memberi pendapatan untuk petani sepanjang menanti hasil tanaman bahan jahenya. Sebagian keuntungan lain yang didapat dengan pola tumpangsari yaitu

(a) kurangi kemungkinan kerugian ketika harga tanaman bahan jahe tengah murah,

(b) tingkatkan produktivitas tempat, serta melakukan perbaikan karakter fisik serta

mengawetkan tanah akibat rendahnya perkembangan gulma. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan dengan tanaman bahan jamu yaitu jagung, kacang-kacangan, bawang merah, cabai rawit, buncis, ketela pohon dsb

jahe 3

Dengan memakai mulsa diharapakan siklus kehidupan jahe dapat dipacu dengan tambah baik serta lebih lama, lantaran saat musim kering jahe bakal mati serta menaruh dalam tanah hingga ada musim hujan tiba baru menyelenggarakan kehidupannya kembali. dengan mulsa, air dalam tanah bakal terbangun kelembabannya serta keberlangsungan hidup jahe semakin lebih lama serta sistem pembesaran umbi bakal berjalan lebih lama.

Mulsa juga melindungi supaya gulma tetaplah terbangun hingga tak merebut makanan yang semestinya kita berikanlah pada jahe yang kita memelihara, selamat coba serta berhasil, Eko Susilo Jembangan Tirtoadi Mlati Sleman Yogyakarta coba tanaman jahe dibawah pohon Jati yang sekarang ini baru berusia sekitaran 3 bln. Kekurangannya saat itu mulai berkembang tunas baru terkadang bakal menembus plastik, petani mesti mengarahkan tunas jahe keluar dari plastik, atau perluas plastik lewat cara menyobek semakin besar begitu perkembangan tunas baru bakal terbangun dari gulma. disisi lain pengontrolan kelembapan pada susunan tanah sisi atas senantiasa terbangun saat tanah sangatlah kering pengairan butuh dikerjakan supaya tanah tetaplah basah/kelembapan terjaga

jahe 5

Masalah yang paling merugikan yaitu hama uret pemakan umbi jahe, langkah mengatasinya masihlah masih susah karena diobati dengan furadan dapat membahayakan kesehatan, disemprot tak dapat lantaran di dalam tanah. penulis belum temukan jalan keluar mengenai uret, terkadang tanaman yang terlihat batangnya ada yang mati, umumnya apabila dicabut tanaman itu bakal ada sisa gigitan uret.

 

Baca Juga :Halau Serangnan Hewan Dengan Paranet

Mulsa Hitam Perak plastik tersedia bahan full original dan kwalitas medium . Tersedia mulsa cap kuda yang terbuat dari bahan full original uk. 60/120cm x 500m pemakaian bisa digunakan 2x daya tahan sekitar 1tahun . Tersedia juga plastik mulsa Cap Montana Murah uk. 60/120cm x 457m daya tahan sekitar 6bulan. Info harga di 081232584950 | 087702821277 http://www.mulsa99.com/